Decision Maker

Tokopedia

  • PR Executive Tokopedia

Tokopedia.com adalah sebuah situs belanja online


Does Tokopedia have the power to decide or influence something you want to change? Start a petition to this decision maker.Start a petition
Victory
Petitioning Tokopedia, Yusi Obon, Lazada.co.id, Lazada

#RIPYongki Hentikan Penjualan Produk yang Terbuat dari Gading Gajah di Toko Online

Gimana rasanya kalau kamu lagi main di rumah sendiri tiba-tiba ada orang masuk dan langsung mencabut paksa gigi kamu hingga mati? Kira-kira hal ini yang dialami oleh Gajah Sumatera, Yongki, yang ditemukan tewas dengan lidah membiru dan gading dicabut paksa. Terlihat sobekan besar dibagian pipi hingga rahang kiri dan kanan gajah malang itu. Pembunuh sadis telah mengambil paksa gadingnya. Yongki adalah gajah jantan terlatih berumur 35 tahun. Semasa hidupnya, Yongki adalah gajah yang sangat berjasa. Ia adalah anggota tim - gabungan antara gajah terlatih dan pawang yang bertugas di sekitar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung. Tugas tim ini sangat mulia, yaitu memantau dan menjaga agar gajah-gajah liar dari dalam hutan tidak masuk ke kebun atau perkampungan penduduk. Semakin kecilnya habitat hutan menyebabkan gajah liar kehilangan tempat tinggal dan semakin sering bersinggungan langsung dengan penduduk. Dengan gagah berani, Yongki mampu mengusir gajah-gajah liar agar kembali masuk ke hutan. Berkat kerja keras dan jasanya, kerusakan harta benda maupun korban jiwa akibat konflik antara gajah liar dan masyarakat, dapat diturunkan.  Saya Wisnu Wardana,  saya seorang dokter hewan. Saya kerap diminta membantu autopsi gajah yang mati, sebagian karena diracun atau dibunuh untuk diambil gadingnya. Autopsi diperlukan untuk mengetahui penyebab matinya satwa langka dilindungi itu. Minggu lalu, saya sangat tersentak dan hingga kini sangat bersedih saat mendengar matinya gajah Yongki. Seharusnya mempunyai gading merupakan anugrah, tapi tidak bagi Yongki. Gajah itu dibunuh karena gadingnya.  Saya lebih tersentak lagi, karena ternyata produk-produk gading gajah, yang jelas-jelas ilegal, dijual di toko-toko online. Foto pada petisi ini adalah contoh produk-produk dari gading gajah yang diperdagangkan secara online. Semestinya ada aturan/ kebijakan yang ketat terhadap hal ini. Sebagai konsumer yang cerdas dan masyarakat yang peduli terhadap satwa dilindungi, melalui petisi ini, mari kita sampaikan kepada pengelola toko online besar di Indonesia seperti Lazada.co.id, bukalapak.com dan Tokopedia.com untuk mencantumkan secara tertulis dalam kebijakannya untuk  tidak mengizinkan penjualan produk-produk yang berasal dari semua satwa dilindungi, termasuk gading gajah, dan juga memastikan bahwa produk-produk yang dijual melalui situs online itu bukan barang atau benda yang mengandung unsur atau dibuat dengan bahan baku yang ilegal. Menurut UU No 5 tahun 1990, menjual dan mengedarkan bagian-bagian satwa yang dilindungi adalah kejahatan pidana yang bisa dijebloskan kepenjara maksimal lima tahun dan denda 100 juta rupiah. Tentu, sesuai dengan hukum ekonomi dasar, apabila kita tidak menyediakan pasokan, maka tidak akan ada permintaan. Gajah adalah salah satu ciptaan Tuhan, sudah selayaknya kita sesama mahluk ciptaanNYA saling melindungi. Ayo! Dukung petisi ini untuk mengindari gajah dari pembunuhan keji. Jangan ada lagi Yongki-Yongki lainnya yang dibunuh secara keji karena gadingnya. #RIPYongki

Wisnu Wardana
28,266 supporters
Victory
Petitioning Tokopedia, Manajemen Tokopedia, KEMENKOMINFO, Kemendagri, Divisi Cyber Crime Polri, POLRI

Selamat Tinggal, Tokopedia...

Dear Tokopedia,Selamat Pagi, Perkenalkan saya Eka - Pengguna setia layanan tokopedia dari 3 tahun lalu, Bagi saya tokopedia adalah marketplace yang paling sering saya gunakan untuk berbelanja online (saya juga install beberapa market place lain, namun tokopedia lah yang menurut saya paling aman dan nyaman). Lebih dari itu, saya selalu merekomendasikan tokopedia ke teman-teman saya untuk berbelanja, karena saya sangat yakin berbelanja di tokopedia aman dan sejauh ini saya belum pernah sekalipun mendapat kendala. Baik berbelanja online untuk pribadi, maupun berbelanja untuk teman yang saya rekomendasikan menggunakan tokopedia. Namun, mohon maaf sebelumnya tokopedia, Pada tanggal 17 September saya melakukan transaksi pembelian Smartphone di tokopedia senilai Rp 7.000.000 dengan nomor Invoice-2193039-4057149-20180916225729-VUhIVkhBVlY, ini adalah pembelian Smartphone yang kesekian kalinya (dimana sebelumnya tidak pernah bermasalah).Pada awalnya, proses transaksi berjalan normal seperti biasanya saya berbelanja di Tokopedia sebelum kejadian ini. Kurang lebih pukul 12:50 ada Telp masuk, mengatas namakan customer service Tokopedia menelpon saya, untuk memberitahukan bahwa ada transaksi yang janggal dan Customer Service tersebut untuk membatalkan transaksi via telp, dengan mengirimkan kode OTP yang dikirim ke nomer handphone saya. Jujur, pada saat kejadian tersebut saya tidak ada firasat bahwa ini adalah penipuan, karena sms kode OTP yang saya dapatkan langsung dari tokopedia.Saya pun menginfokan kode OTP tersebut kepada orang yang mengaku customer service tokopedia untuk pembatalan transaksi, dan segera cek akun saya untuk memastikan dananya kembali, dan memang betul dana tersebut kembali.Disinipun saya belum merasa curiga, karena memang uang saya kembali menjadi saldo di tokopedia. Kejanggalan mulai terasa ketika saya akan menarik dana tersebut masuk ke Rekening saya. Ketika akan saya tarik dana, selalu ada keterangan saldo tidak cukup, dan anehnya saldo saya berkurang. Disinilah awal mula kecurigaan saya, bahwa customer service tadi adalah penipu yang mengatasnamakan tokopedia.Dalam kondisi cukup panik karena saldo saya terus berkurang, saya langsung mencari nomer customer service Tokopedia di internet (Saya cari di Hubungi Kami : Tokopedia tidak ada nomor CS Tokopedia). Berdasarkan penelusuran saya di internet saya menemukan beberapa nomor tokopedia, namun ketika saya hubungi satu persatu tidak ada satupun nomor yang aktif dan bisa dihubungi. Hampir setengah jam saya berusaha mencari dan menghubungi nomor-nomor tokopedia dan hasilnya nihil, Akhirnya saya mengakses menu Hubungi Kami di tokopedia untuk menyampaikan keluhan saya, , dan ternyata membuat pengaduan di tokopedia itu agak ribet, ternyata ada cukup banyak menu yang harus saya lihat dengan petunjuk yang kurang jelas. Walaupun bagi saya sudah terlambat, karena saldo saya sudah dikuras untuk pembelian pulsa dan paket token listrik.  Akhirnya saya berhasil menuliskan keluhan saya dan saya sampaikan ke tokopedia, dan beberapa menit kemudian pihak tokopedia menghubungi saya melalui telepon. Saya pun menceritakan kronologi kejadian di atas. Pihak customer service tersebut menyampaikan bahwa akan menghubungi via telp untuk memastikan tindak lanjut untuk kejadian di atas, namun sampai saat ini tidak ada telp masuk dan yang ada hanyalah email-email balasan yang bersifat retoris dan kurang membantu bagi saya.Dari poin-poin di atas saya tidak sepenuhnya menyalahkan pihak tokopedia. Saya berusaha memaparkan kelemahan dari sisi saya pribadi dan sisi tokopedia untuk kebaikan bersama ke depannya. 1. Dari Saya Pribadi Saya berbelanja di toko yang belum memiliki reputasi baik, dan tidak benar-benar memastikan yang menelpon saya adalah benar customer service tokopedia. Sehingga saya memberikan kode OTP yang dikirimkan via sms dari tokopedia ke oknum yang mengaku sebagai customer service tersebut. 2. Tokopedia - Belum ada nomor customer service resmi, sehingga apabila ada pihak-pihak yang mengaku sebagai customer service tokopedia, kami sebagai orang awam belum bisa mengidentifikasi sepenuhnya benar tidaknya nomer yang menghubungi kami. Hal ini sangat rawan digunakan sebagai modus penipuan seperti yang saya alami. Tokopedia dapat berkaca dari market place lain yang sudah ada online customer service di aplikasinya. Dimana ketika saya sudah mengetahui bahwa ada hal yang tidak beres di akun saya, saya masih harus mencari kontak tokopedia yang mudah. Bandingkan apabila ada live chat atau nomor customer service yang bisa kami hubungi langsung dan dapat bergerak cepat, kemungkinan uang saya masih bisa diselamatkan. Bayangkan berapa waktu yang saat ini dibutuhkan untuk dapat menghubungi pihak tokopedia, telat 1-5 menit saja uang sudah pasti ludes dilahap penipu. - Saya baru mengetahui bahwa kita bisa login di akun tokopedia dengan bemodalkan nomor HP dan kode OTP tanpa harus memasukkan password. Ditambah lagi tidak ada pemberitahuan via email, bahwa akun tokopedia saya di akses dari perangkat lain (yang digunakan penipu), hal ini tentu sangat berbahaya apabila akun kita dibobol dengan cara yang sama dengan yang saya alami. Harapan saya semoga ada teman-teman yang lain yang senasib dengan saya yang juga bermasalah dengan sistem komplain di tokopedia ataupun e-commerce yang lain, mau untuk turut membantu menyebarkan petisi saya dan membuat agar petisi ini dapat didengar. Saya berkeinginan agar YLKI, Menkominfo, dan pihak lain yang memiliki kekuasaan untuk membuat regulasi  agar ke depannya, e-commerce yang ada di Indonesia dalam hal keluhan pelanggan agar ada standarisasi dan jangan terlalu ribet dalam pembuatannya. Bila perlu e-commerce harus mencantumkan CALL CENTER agar pembeli yang bermasalah dapat dengan segera mendapatkan pelayanan maksimal tanpa harus mengharapkan balasan email yang tidak kunjung datang. Bagi saya uang 7jt itu adalah nominal yang besar, sehingga saya harap tokopedia juga turut bertanggung jawab atas hilangnya saldo saya tersebut, karena saya sadar kesalahan tidak sepenuhnya ada di saya. Tokopedia adalah wadah bertransaksi online yang sebetulnya sudah menggerakkan roda ekonomi di banyak lini. Jangan rusak karena sistem yang masih longgar dan belum adanya customer service live yang bisa langsung dihubungi, sehingga menjadikan celah bagi penipu, mari berbenah bersama.Mohon pihak tokopedia dapat mendengarkan keluh kesah kami selaku konsumen di tokopedia. Namun, apabila tidak ada respon positif dari tokopedia, dengan berat hati saya sampaikan "Selamat Tinggal, Tokopedia".  Saya akan melupakan rasa sedih akibat kejadian ini, petisi ini, berikut Tokopedia. Saya tunggu kabar baiknya. Terima kasih. Salam Sejahtera.Eka.queenhomedesign@gmail.com  

Eka Supriyanto
58 supporters
Fitur Tokocash Tokopedia menahan uang saya

Menanggapi petisi yang dibuat Saudara Rizky melalui Change.org pada April 2017 (https://www.change.org/p/tokopedia-fitur-tokocash-tokopedia-menahan-uang-saya?utm_source=target&utm_medium=email&utm_campaign=added_as_petition_target) mengenai aktivasi Tokocash. Kami ingin menginformasikan bahwa Saudara Rizky telah melakukan aktivasi Tokocash sejak 17 Maret 2017, 12:39:51 WIB. Perihal pengembalian dana atas pembatalan transaksi yg terjadi pada tanggal 13 April 2017 INV/20170411/XVII/IV/77934872 ke Tokocash Saudara Rizky, bahwa pengembalian dana ke Tokocash hanya akan terjadi jika pengguna sudah mengaktifkan Tokocash pada akunnya dan bisa dipindahkan ke saldo Tokopedia jika jumlahnya masih sama dengan nilai dana saat melakukan transaksi. Jika nilainya tidak sama atau dalam hal ini langsung digunakan untuk bertransaksi lainnya dengan menggunakan Tokocash tersebut (hasil pengembalian dana dr transaksi yang dibatalkan) maka tidak bisa dipindahkan ke saldo Tokopedia dikarenakan nilai dana yang ada pada Tokocash pengguna tidak sama dengan dengan nilai dana pada saat transaksi awal. Hal inilah yang terjadi pada Saudara Rizky, saat terjadi pembatalan pada 13 April 2017 sehingga dana masuk ke Tokocash pengguna dan langsung digunakan pada hari itu juga untuk bertransaksi produk lain di Tokopedia, sehingga dana yang ada pada Tokocash berubah tidak sesuai nilai dana diawal transaksi dan hal ini membuat Saudara Rizky tidak bisa memindahkan dana tersebut ke saldo Tokopedia. Tim Tokopedia sudah menghubungi Saudara Rizky untuk menjelaskan perihal penggunaan Tokocash. Ketentuan mengenai Tokocash bisa diakses di https://www.tokopedia.com/bantuan/pembeli/fitur-belanja/tokocash/ Terima kasih

2 years ago
CEGAH PENIPUAN ONLINE! TOKOPEDIA PERBAIKI SISTEMMU!

Dear Redaksi Change.org Melalui surat tanggapan ini, saya mewakili Tokopedia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami Saudara Adhitya Indra (https://www.change.org/p/manajemen-tokopedia-cegah-penipuan-online-tokopedia-perbaiki-sistemmu-e02a036c-9701-43dd-9e1e-dbd1570d9703), atas dua transaksi yang telah dilakukan yaitu INV/20170625/XVII/VI/90085262 dan INV/20170627/XVII/VI/90165485 dimana nomor resi kedua pesanan tersebut tidak dapat dilacak di sistem Tokopedia karena resi yang diinput oleh penjual tidak valid. Dapat kami informasikan bahwa untuk transaksi INV/20170625/XVII/VI/9008526 saat ini kami telah menindak penjual dan mengembalikan sepenuhnya dana kepada Saudara Adhitya Indra, sementara untuk transaksi INV/20170627/XVII/VI/90165485, dana tidak dikembalikan ke pembeli melainkan diteruskan ke penjual karena pembeli sudah melakukan pembatalan komplain di Pusat Resolusi Tokopedia sehingga transaksi dianggap selesai. Kami juga ingin menyampaikan beberapa hal terkait ketidaknyamanan Saudara. Pertama, mengenai lamanya tombol ‘Bantuan’ yang muncul di Pusat Resolusi Tokopedia. Tombol ‘Bantuan' muncul apabila dalam tiga hari sejak komplain dibuka, belum terdapat respon dari penjual. Hal ini dikarenakan Tokopedia ingin memberikan kesempatan kepada penjual terlebih dahulu untuk menanggapi keluhan, memberikan penjelasan, dan menerima solusi atau menawarkan solusi baru sebelum dimediasi oleh Pusat Resolusi Tokopedia. Kedua, mengenai ketidakvalidan nomor resi yang diberikan oleh penjual. Kevalidan nomor resi memang tidak langsung terdeteksi di sistem Tokopedia. Hal ini dikarenakan perlunya sinkronisasi terlebih dahulu antara sistem Tokopedia dengan sistem kurir yang bekerja sama. Maka dari itu, diperlukan waktu untuk mendeteksi kevalidan resi yang diinput oleh penjual. Terakhir, mengenai sistem rating penjual. Kami informasikan pihak kami terus melakukan improvement untuk meningkatkan pengalaman belanja pembeli. Selain sistem rating dan ulasan yang diberikan oleh pembeli, saat ini Tokopedia juga sudah memiliki fitur penalti reputasi serta performa toko. Penalti reputasi tersebut berupa pengurangan poin toko akibat pembatalan maupun pelanggaran syarat dan ketentuan Tokopedia yang dilakukan penjual, sementara untuk performa toko dipengaruhi oleh beberapa parameter, seperti tingkat komplain di toko tersebut dan kecepatan respons toko. Akhir kata, kami ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan Saudara Adhitya Indra dalam mengamati proses transaksi online yang terjadi melalui platform kami. Catatan dari pengguna selalu menjadi sangat berguna bagi perjalanan Tokopedia ke arah yang lebih baik. Atas perhatian dan kerja sama Redaksi Change.org, kami mengucapkan terima kasih.

2 years ago
Aktifkan Fitur Penarikan Dana Top-up TOKOCASH ke Rekening User/Saldo Tokopedia

Dear Redaksi Change.org Melalui surat tanggapan ini, saya mewakili Tokopedia memohon maaf atas kekeliruan informasi yang disampaikan oleh CS kami kepada Saudara Tri Sarjono (https://www.change.org/p/tokopedia-aktifkan-fitur-penarikan-dana-top-up-tokocash-ke-rekening-user-saldo-tokopedia). Karena setelah melakukan investigasi lebih lanjut terhadap akun Tokopedia Saudara Tri, kami mendapati bahwa pengguna tersebut tidak terbukti melanggar syarat dan ketentuan Promo TokoCash yang berlangsung pada 29-31 Mei 2017 silam di platform kami. Saat ini, kami telah memulihkan akun Saudara Tri untuk bisa mengikuti promo-promo di kemudian hari. Sebagai permohonan maaf, kami memberikan cashback ke TokoCash Saudara Tri sebesar dua kali lipat dari yang seharusnya didapatkan. Kami juga ingin menyampaikan bahwa untuk saat ini, saldo TokoCash belum dapat diuangkan ataupun dipindahkan ke rekening pribadi. Namun khusus untuk pembatalan transaksi yang dananya berasal dari metode pembayaran selain TokoCash, terdapat pilihan untuk memindahkan dana tersebut ke Saldo Tokopedia (Informasi TokoCash Selengkapnya: https://www.tokopedia.com/bantuan/115000145223-tokocash/). Akhir kata, kami ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan Saudara Tri dalam mengamati proses transaksi online yang terjadi melalui platform kami. Catatan dari pengguna selalu menjadi sangat berguna bagi perjalanan Tokopedia ke arah yang lebih baik. Atas perhatian dan kerja sama Redaksi Change.org, kami juga mengucapkan terima kasih. Salam, Siti Fauziah Communications Lead Tokopedia

2 years ago
#RIPYongki Hentikan Penjualan Produk yang Terbuat dari Gading Gajah di Toko Online

HAK JAWAB TOKOPEDIA ATAS PETISI DI LAMAN CHANGE.ORG BERJUDUL #RIPYONGKI HENTIKAN PENJUALAN PRODUK YANG TERBUAT DARI GADING GAJAH DI TOKO ONLINE Jakarta, 29 September 2015 - Tokopedia sangat menyayangkan adanya pihak-pihak yang menyalahgunakan sistem Tokopedia yang bersifat user generated content, dimana setiap pihak dapat melakukan pengunggahan produk di Tokopedia secara mandiri. Sistem seperti ini sebenarnya sangat memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi jual beli online. Manfaat situs dengan sistem user generated content memang sangat besar di dunia teknologi saat ini, namun tetap diperlukan batasan-batasan tertentu dalam penggunaannya agar sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. Tokopedia dengan tegas melarang penjualan produk yang terbuat dari gading gajah. Hal ini telah diatur dalam syarat dan ketentuan penggunaan website Tokopedia (https://www.tokopedia.com/terms.pl). Dalam halaman tersebut terdapat sub bab J (Jenis Barang) yang menyatakan bahwa hewan dan barang-barang lain yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia dilarang keras diperjualbelikan di situs Tokopedia. Menanggapi petisi tersebut, pihak Tokopedia langsung melakukan pemantauan dan penghapusan produk yang dimaksud. Kami sebenarnya juga sudah menyediakan sebuah sarana yang memudahkan masyarakat Indonesia dalam memantau perdagangan online di website kami. Kami menyediakan fitur report di setiap laman produk, dimana setiap orang bisa melaporkan langsung jika ada produk yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan penggunaan website Tokopedia dan/ atau hukum yang berlaku di Indonesia, lalu Tim Tokopedia akan dengan segera menghapus produk tersebut. Lebih lanjut, secara berkala kami juga telah melakukan pemantauan produk yang melanggar syarat dan ketentuan penggunaan website kami. Kami berharap masyarakat Indonesia dapat lebih dewasa dan lebih bijak dalam menggunakan dan memanfaatkan kemajuan teknologi. baru

4 years ago