Saya tidak merasa nyaman melihat berita/ video Sarwendah yang selalu menampilkan adegan yg mengarah ke adegan birahi, ucapan2 kasar terhdp mantannya juga sepertinya dia men brainwashed anak2 nya utk tidak menyukai / tdk respect kepada ayahnya .
Dia tidak pantas di jadikan panutan di media social. Perkataannya yang kasar dan merendahkan ayah dari anak anak nya di media social sungguh tidak mencerminkan perbuatan seorang ibu yang baik
Sarwendah bukan contoh ibu yg baik , bermesra mesraan didepan anaknya dapat mengganggu mental anak2nya juga menjadi contoh yg buruk untuk ditiru memaki dan menyepelekan mantan suami di social media yg nota bene masih bertanggung jawab dgn hidup mereka juga menghasut anak dengan mengakui laki2 lain sebagai daddy padahal blum ada pernikahan dan ayah anak itu masih hidup.. membiarkan anak gadisnya diramgkul dan di pangku oleh laki2 lain selain ayahnya dapat memberi dampak buruk kepada orientasi love and seks anaknya dikelak kemudian hari .
Just doesn’t like she act on social media , juga gak suka aja cara dia bermesraan di depan anak dia sendiri apalagi dipertontonkan di Sosmed, dia kan public figur jadi gak pantas aja bicara kasar dan tidak memanusiakan manusia.
Let the world know that one greedy mother prevents one desperate father who sacrifices everything just for his family and the greedy mother doesn’t even let him spending quality time with his childrens and what make it more worse she and her close friends brainwashed the childrens to hate their father.
Saatnya public figur di Indonesia mengedapankan etika dan tutur kata yang baik. Apalagi jika profesi yg mereka jalani bersangkutan langsung dengan khalayak luas setiap hari, secara live. Jangan biasakan public figur yg masih menggantungkan hidupnya dengan jualan online tidak menerima konsukuensi atas pernyataan mereka, yang merasa mereka lebih tinggi tanpa dukungan khalayak luas. Public figur yang merasa statusnya lebih tinggi, merasa hebat bahkan angkuh ke kahalayak luas, tidak pantas dijadikan panutan dan tidak pantas didukung.