Decision Maker

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, commonly abbreviated as Telkom Indonesia or just Telkom, is the largest telecommunications services company in Indonesia.


Does PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk have the power to decide or influence something you want to change? Start a petition to this decision maker.Start a petition
Victory
Petitioning Mentri BUMN

Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

Saya merasa kecewa dengan salah satu  perusahaan BUMN yaitu TELKOM yang mengelola Internet dan Telepon rumah sekaligus TV Kabel yang dalam paket Indihome nya. Dalam PROMO mereka mengakatan Unlimited tanpa FUP dalam paket tersebut. Dengan harga yang sudah di tentukan, Namun setelah berjalan dalam pemakaian, tiba-tiba pihak TELKOM merubah kebijakan yang semula UNLIMITED tanpa FUP menjadi UNLIMITED dengan ada FUP. Sebenar nya dengan FUP ini sangat membantu sekali dalam menjaga kualitas jaringan. Namun seharusnya tidak dengan melakukan nya sebelah pihak saja, karena bila ada nya perubahan kebijakan yang seharusnya tidak ada dalam promo yang seolah-olah menipu dengan kertas promo ini. Lalu pihak Telkom menyatakan pernyataan (Dari hasil uji coba yang dilakukan, tidak ada pelanggan yang komplain karena terkena FUP. "Yang protes ternyata yang melakukan resell seperti warnet dan mini operator tanpa lisensi," ujar Direktur Consumer Telkom, Dian Rachmawan.) sumber: http://teknologi.metrotvnews.com/read/2016/01/31/477540/penjelasan-indihome-terkait-kebijakan-fup Saya pelanggan hanya ingin adanya komunikasi yang jelas dan baik dari pihak TELKOM, jangan melakukan nya sebelah pihak saja. Jika adanya perubahan, pikirkan dengan harga yang di tawarkan, apakah sesuai dengan yang pertama kali di tawarkan? Lalu menghilangkan beberapa CHANNEL TV yang seharus disediakan oleh pihak Indihome, yang di lakukan sebelah pihak oleh TELKOM. Kembalikan Channel tersebut seperti yang di janjikan pada promo, jangan berdalih itu adalah bonus saja. 64 Channel di kembalikan lagi. Dan jangan lakukan kami pelanggan seperti kami tidak mengetahui apa yang kalian lakukan. Pelayanan TELKOM CARE yang di sediakan TELKOM juga sangat tidak membantu. Mohon untuk di perbaiki lagi.  Jika memang pihak manajemen TELKOM  ini tidak mampu memanajemen BUMN ini, tolong di gantikan. Jangan merugikan pelanggan. Pelanggan sudah sangat terugikan banyak sekali. 

Katsuo Ono
23,923 supporters
Petitioning PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Joko Widodo

Tolak penurunan FUP (limit quota) pemakaian Indihome !

Layanan internet di Indonesia dlm 5 th terakhir cukup meningkat, terutama setelah tren sinyal 4G dan jaringan kabel Fiber Optik dipakai oleh penyedia layanan (ISP/NAP), maka harapan utk akses Internet yg cepat mudah murah menjadi kenyataan di negeri ini Hal ini sejalan dg program pemerintah Joko Widodo guna menaikan kualitas hidup rakyat baik sandang pangan papan bahkan pengetahuan yg salah satu media itu dg Internet, namun pada prakteknya apakah Pemerintah melalui lembaga turunannya melakukan hal tsb ? TELKOM sbg BUMN komunikasi di Republik ini mendapat tugas khusus menyebarkan Infrastruktur jaringan ke seluruh pelosok negeri, dg produk andalan bernama Indihome yg menggunakan Fiber Optik memakai jargon connected to you menghubungkan antar wilayah tiap penduduk negeri melalui teknologi digital, hal ini sesuai dg UUD 45 "Mencerdaskan kehidupan bangsa", namun itu hanya mimpi belaka. Setelah 1 th berjalan produk Indihome ini menggunakan aturan baru yakni FUP (Fair Used Policy) tentang limit pemakaian dg jumlah kuota tertentu yg mengakibatkan pelanggan dibatasi menggunakan Internet secara optimal krn kecepatan akses maupun kualitaa koneksi pasti diturunkan sepihak dg alibi memberi keadilan bagi semua pelanggan, skema 50% kecepatan turun menjadi hal yg menakutkan bagi pelanggan krn menjadi pagar pembatas setiap bulan. Memasuki tahun ketiga (2016-2019), produk Indihome ini kembali keluarkan revisi kebijakan FUP, entah mengikuti trend pemerintah saat ini yg gemar revisi ataupun kepentingan ekonomi guna memaksa pelanggan menaikan paket layanan agar terhindar dari FUP, hal ini tentu meresahkan mirip dg perang issue Pilpres sehingga butuh perhatian khusus dari Presiden Jokowi utk 'menegur' BUMN arogan ini krn tidak menjalankan amanat UUD'45 Krn itu sbg WNI yg berhak atas Kehidupan bangsa yg cerdas maka pengguna Indihome menuntut Dirut BUMN Telkom serta Presiden Jokowi : 1. Batalkan kebijakan FUP jilid-2 yg mencekik pengguna layanan 2. Perbanyak aneka layanan jaringan Internet baik media kabel/sinyal/titik hotspot di tiap penjuru desa 3. Ganti Dirut TELKOM apabila tdk mampu menjalanjan amanah UUD'45  "Mencerdaskan Kehidupan Bangsa" ! Petisi ini dibuat guna mewadahi aspirasi ungkapan kekesalan kekecewaan pengguna Indihome se-Indonesia, tak tertutup kemungkinan dukungan yg membesar menjadi Class Action, merdeka !

Joko Why
3,987 supporters
Petitioning PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Telkomsel

Hapus blokir Netflix, Telkom!

Telkom Indonesia, melalui semua anak perusahaannya (Telkomsel, Indihome, Wifi.id) telah memblokir Netflix dengan alasan yang SANGAT TIDAK MASUK AKAL sejak 27 Januari 2016. Bagaimana tidak, dengan dalih pornografi dan tidak mendukung konten lokal, Netflix diblokir oleh seluruh anak perusahaan telkom dan ini membuat telkom menjadi satu-satunya Internet Service Provider (ISP) yang memblokir netflix di Indonesia. Jika memang alasannya itu, mengapa tidak sekalian memblokir twitter ataupun facebook yang jelas-jelas terdapat konten pornografinya? (kalo emang kita niat nyarinya, pasti ketemu akun-akun yang "begitu" kok.) Apakah memang ada "deal" antara telkom dengan perusahaan Over The Top (OTT) lainnya? lalu bagaimana kabarnya dengan kerjasama antara HOOQ, Viu maupun iFlix? Apakah mereka berani 100% kontennya bebas dari pornografi maupun kekerasan? Janji untuk membuka netflix pernah diberitakan oleh beberapa outlet media, seperti Kompas, CNN Indonesia, Detik, dll. Tapi, sampai tulisan ini dibuat (21/05), pemblokiran netflix masih tetap ada. Telkom, tolonglah bersaing secara fair dan jangan naif terhadap realita. Mungkin ada beberapa shows dari Netflix yang berbenturan dengan nilai budaya kita, tetapi ini bukan hak anda untuk menentukan apa yang kami jelajahi di Internet. Anda adalah satu-satunya ISP yang memblokir Netflix, yang berarti Netflix tidak bertentangan dengan peraturan Kementrian Komunikasi dan Informatika. Salam, Indira Almer  

Indira Almer
1,641 supporters
Petitioning Beatrice Lorenzin, Bill Shorten, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Ban Ki-moon (Secretary-General of the United Nations), Joko Widodo, Ketua dan Para Wakil Ketua DPR RI, Tou Xiong, +KOTA, United N...

Pembubaran BOP (Badan Otorita Pariwisata) Labuan Bajo Flores

Masyarakat Mabar menolak adanya BOP(Badan Otorita Pariwisata )  #BubarkanBOPLBF   ALASAN MENOLAK BOP(BADAN OTORITAS PARIWISATA) MAANGGARAI BARAT Tesis utama adalahBop melihat ciri ciri pembangunan yang sentralistik.dengan di bentuk langsung berdasarkan pepres No. 32, 2018, kekuasaan BOP wilayah administratif dengan jelas mencaplok wilayah kedaulatan pembangunan kabupaten Manggarai Barat. Point tuntutan Tesis utama diatas dapat kita lacak dalam beberapa point tuntutan berikut ini. 1.dari segi pembentukan dan kedudukan (bdk. Bab 1 Pasal 1, BOP bertanggung jawab langsung kepada presiden. Itu berarti BOP jelas mengabaikan prinsip demokratis dalam mengurus pembangunan, karena mengesampingkan peran pemda (Pemkab Kab. Manggarai Barat) dalam mengurus pembangunan pariwisata di Manggarai Barat.2. Bop juga dengan jelas melawan prinsip otonomi daerah dengan menguasai kawasan secara otonomi di daerah yang nota bene3. Dari segi penguasaan tanah 400 Hektare di labuan bajo tanpa konsultasi publik,memicu eskalasi konflik agraria di labuan bajo. 4. Tidak adanya unsur pemda(pemerintah dan dpr dalam susunan organisasi BOP dalam mengurus pembangunan pariwisata (bdk. Bab III ,pasal 3-5 dan pasal pasal selanjutnya). Dewan kepengurusan yang seluruhnya berasal dari lingkaran kementerian juga dengan jelas menunjukkan watak teknoratik BOP dalam mengurus pembangunan.5. Watak sentralistik BOP juga terlihat jelas dari point rencana induk dan rencana detail pengembangan dan pembangunan, dimana terbuka ruang luas bagi BOP untuk mengatur zonasi pembangunan di manggarai Barat melalui kewenangan untuk merancang RTRW dan RWJP 3-3 (bdk. Bab 4 pasal 19 point 1-3).6. Dari segi peruntukan lahan (bdk. Pasal 23),BOP dengan jelas berwatak kapitalis.karena itu sudah pasti tidak merangsang tumbuhnya pembagunan ekonomi yang berwajah kewirausahan lokal7. Adapun ruang partisipasi masyarakat (bdk. Bab 4 pasal 26) di rumuskan dalam kalimat yang begitu eksklusif dengan kalimat yang begitu lemah. Masyarakat "dapat" berpartisipasi dskam bentuk penyertaan modal, penyewaan. Tritura1. Mendesak presiden jokowidodo untuk mencabut pemberlakuan pepres NO. 32 tahun 2018 tentang badan Otorita pengelola pariwisata Labuan Bajo-Flores2. Beri ruang yang luas bagi otonomi daerah pemerintah kabupaten manggarai barat untuk mengurus rumah tangga pembangunan sendiri3. Menolak segala pembangunan yang berwatak sentralistik dari bumi pariwisata labuan bajo.  

Rakat Mabar Flores
610 supporters
Victory
Petitioning PT. TELKOM INDONESIA, Indihome

Perbaikan Kualitas Jaringan Internet FO Indihome

CATATAN PENTING : Hari, Selasa 28 Juli 2015, PT. Telkom Indonesia telah mendatangi dan memeriksa serta melakukan pembenahan jaringan internet Indihome di kantor kami. Turut ada di dalam rombongan Kantor Telkom Cabang Trenggalek (Bp. Hendri), Kepala Kantor Telkom Indonesia Tulungagung (Bpk. Wahyu Triyanto), General Manager Telkom Kediri ( Bpk. Arya ) yang ikut meninjau langsung dan mengamati perbaikan jaringan internet dan penggantian modem di kantor BKD Trenggalek. Akhirnya Jaringan internet indihome kami dapat mengakses situs-situs yang selama ini bermasalah diakses dengan speed yang cukup baik. Untuk menambah pelayanan, PT. Telkom juga melakukan pengamatan / observasi selama 2-7 hari jaringan internet kami. Terima kasih buat semua tim teknis dan pimpinan PT. Telkom Indonesia atas pelayanannya. Kami cukup puas dan merasa terbantu dengan layanan ramah dan profesional ini. TERIMA KASIH.UNTUK SELANJUTNYA KAMI NYATAKAN PETISI DI BAWAH INI DITUTUP ! ------------------------------------------------------------------------------------------------  Jaringan Fiber Optic ( FO ) yang ditawarkan PT. Telkom Indonesia dengan menawarkan kecepatan internet yang lebih baik dan kualitas serta layanan yang lebih luas dengan harga terjangkau adalah harapan baru bagi pengguna dan pelanggan internet di Indonesia. Namun berdasarkan pengalaman kami di kantor, setelah proses upgrade jaringan ke FO melalui Indihome ada beberapa masalah yang kerap terjadi dan merugikan pelanggan.Masalah yang paling mengganggu adalah seringnya website resmi kantor kami ( BKD Kabupaten Trenggalek ) yang notabenenya instansi pemerintah daerah tidak dapat/susah diakses melalui jaringan FO Indohome ini secara normal dan sering muncul pesan the connection was reset ( pada Mozilla Firefox ) atau ERR_EMPTY_RESPONSE ( pada Google Chrome ). Padahal setelah kami melakukan konfirmasi ke pihak web hosting kami dan kami akses TIDAK menggunakan jaringan FO Indihome tidak ada masalah.Hal ini tidak hanya terjadi pada website resmi kami, beberapa website yang kami temui misal beberapa website dari blogspot atau website dengan domain .com dan bahkan .go.id juga susah untuk diakses dengan pesan serupa.Kami kira masalah ini hanyalah pada instansi kami, namun setelah kami mencari informasi ternyata ada rekan kami di instansi lain di daerah kami yang menggunakan jaringan internet FO dari Indihome mengalami masalah serupa. Dan ternyata setelah kami browsing internet banyak pengguna jaringan internet Indihome mengalami masalah yang sama. Hal ini sudah lebih dari 3 kali kami laporkan dan teknisi Telkom datang ke kantor kami tapi tidak ada solusi permanen akan masalah tersebut. Kami bahkan berkali-kali dihubungi oleh pihak Telkom melalui telepon dan ternyata juga tidak ada solusi dan sepertinya mereka menyerah dan mengatakan bahwa hal tersebut hanya dapat dilakukan oleh Telkom pusat. Bahkan sekali waktu ada pegawai telkom yang menghubungi kami dan terkesan bernada tidak senang dan menganggap kami yang telah melakukan kesalahan.Selain hal tersebut keluhan lain adalah seringnya drop kecepatan internet di instansi kami bahkan dari 10Mbps pernah menjadi 0.5Kbps dalam beberapa hari.Kami yakin banyak pelanggan FO Indihome yang mengalami hal serupa dan tidak diberikan solusi permanen dari Telkom. Oleh karena itu kami mengajak anda, pelanggan FO Indihome atau yang menggunakan jaringan melalui paket Indihome Telkom Indonesia untuk mempetisi PT. Telkom Indonesia khususnya divisi Indihome agar dapat memberikan perbaikan kualitas layanan secara permanen dan memberikan pelayanan profesional dan ramah kepada pelanggan.Semoga internet di Indonesia akan menjadi lebih baik dengan pelayanan profesional, teknologi yang mumpuni, SDM berkualitas dan ramah terhadap pelanggan.Keluhan lain yang kami kumpulkan dari internet : http://lapor.net/kualitas-layanan-telkom-indihome-tidak-jelas/ http://www.kaskus.co.id/thread/5522aad6c1cb17355b8b4572/diskusi-all-about-indihome-by-telkom---part-1/140 http://www.kaskus.co.id/thread/55951059d89b09d75b8b456c/diskusi-all-about-indihome-by-telkom---part-2/60 https://hanyalewat.com/20154540/indihome-mereka-mendengar.html

Bayu Wahyudi
115 supporters
Petitioning PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Kementrian Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara

My Goverment has gone too far ( Pemerintah negara saya telah bertindak terlalu jauh )

Bahasa Indonesia :  Pemerintah Indonesia seringkali melakukan pensensoran, dan rakyat Indonesia tidak terlalu mengeluh dengan hal itu, karena tidak secara langsung mempengaruhi kegiatan sehari-hari mereka di dunia maya. Tetapi hari ini, menurut saya, pemerintah telah bertindak terlalu jauh dalam hal ini. Hari ini pemerintah melakukan pengaktifan paksa "SafeSearch" pada Google search dan "Restricted Mode atau Mode Terbatas" pada Youtube dan itu berlaku untuk seluruh pengguna internet Indonesia, dan sepertinya hal itu diberlakukan pada pengguna Telkomsel terlebih dahulu ( Ya, saya juga pengguna Telkomsel, jadi saya juga terkena duluan ). Untuk SafeSearch, mungkin saya bisa mengerti. Tapi untuk Restricted Mode di Youtube, banyak sekali ( menurut saya, terlalu banyak ) yang terblokir.  Banyak juga video di Youtube yang sebenarnya sama sekali bukan konten negatif terblokir juga. Tidak boleh memberikan komentar di video manapun di Youtube. Ayolah pemerintah, memberikan komentar juga termasuk memberikan pendapat. Saya mengerti, Indonesia itu  ±87% penduduknya beragama Islam, tapi itu bukan berarti anda ( pemerintah ) bebas melakukan pensensoran seketat-ketatnya di negara kita yang telah memilih sistem demokrasi, yang berarti hak-hak individual juga harus diperhatikan, termasuk kebebasan berpendapat. Jadi saya mohon, tarik kembali pemaksaan dalam pengaktifan SafeSearch dan Restricted Mode terhadap semua akun Google orang Indonesia. #PensensoranItuBoleh[IMO]TetapiTakBolehTerlaluBerlebihan   English :  The Indonesian government often conducts censorship, and the Indonesian people do not complain too much about it, because it isn't directly affect their daily internet activities. But today, in my opinion the government has gone too far in this regard. Today the government activates the "SafeSearch" on every Google search and "Restricted Mode" on Youtube and it applies to all Indonesian internet users, and it seems that it applies to Telkomsel users first (Yes, I am also a Telkomsel user, so I was also got it first). For SafeSearch, maybe i can understand. But for Restricted Mode on Youtube, a lot of stuffs ( imo, too much ) are blocked. There are also many videos on Youtube that actually aren't negative contents at all also blocked. Can not comment on any video on Youtube. Come on, government, giving comments = giving opinions and thoughts. I understand, ± 87% of Indonesia's population are Muslims, but that does not mean you (the government) are free to conduct strict-tight censorship in our country that has chosen the democratic system, and it means that individual rights must also be considered, including freedom of speech. So please, take back that desicion to force-apply SafeSearch and Restricted Mode to all Indonesians' Google accounts. #CensorshipIsOK[IMO]ButPleaseDontGoTooFarWithIt Note : I'm sorry that my English isn't perfect, i'm Indonesian, and most of the English version is translated with G-Translate, with a little bit of edit by myself.

Dante Enoshima
113 supporters
Petitioning Telkomsel, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Irwan prayitno, Jokowi

Bangun Tower Telekomunikasi di Nagari Tanjuang Bungo, Kec. Suliki, Kab 50 Kota

Pemerataan sinyal telekomunikasi di seluruh Indonesia hingga ke pelosok kian digencarkan. Target Indonesia merdeka sinyal di 2020 terus dikejar Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Pemerintah terus menggelar infrastruktur telekomunikasi di seluruh desa berpemukiman di Indonesia. Melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pemerintah membangun prasarana telekomunikasi di wilayah-wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T) serta perbatasan yang secara finansial tidak menarik minat swasta untuk dikelola (financially not viable). Akan tetapi program pemerintah tersebut tidak sejalan bagi Nagari Tanjuang Bungo, Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Masyarakat Tanjuang Bungo masih belum merdeka dari kebutuhan telekomunikasi dan informasi yang sekarang serba cepat dan mudah. Pemerintah Nagari Tanjuang Bungo sudah melakukan berbagai macam cara untuk menghadirkan tower telekomunikasi, tapi sampai saat ini tak kunjung terealisasi meskipun pihak terkait sudah melakukan survey lokasi. Kami warga Tanjuang Bungo memohon kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk melakukan pemerataan sinyal telekomunikasi sampai ke daerah kami. Sehingga Indonesia benar - benar merdeka sinyal pada tahun 2020. Jika Anda mendukung kami, silahkan tandatangain petisi ini.  

Ridho Illahi
93 supporters
Petitioning Lukman Hakim Saifuddin, Donald J. Trump, United Nations Development Program, Joko Widodo, Ban Ki-moon (Secretary-General of the United Nations), Bank Of America, Anies Baswedan, United Nations, NET...

Help my venture to spread literacy for my Indonesia

5 May of 2018, I was trying build a venture that I by myself get burden because of the low-literacy aspect of my environment. I decided to inviting my friends who concern about literacy elevate of Indonesian young generation. Some of my friends interested in ideas, so we spread our campaigne start from friend to friend. But, until now we hard in our struggle to spread our virus literacy in other huge level communities. We are university students of UIN Alauddin Makassar, Indonesia who go down to the real sight of our society, students who care to our people by seeing our people by give them capability of reading. Read books, teach kids and some of character building program that we're trying to set it up.   Our observation about the low of literacy of our people is just because of the no-opportunities they have and face, it's really need our care hands and sympaty for elevate their literacy and modern sight of kbowledege throught book. We believe that book can change and structuralize our mind and change our life condition in better. We know it's hard but nothing is hard without we share care and help people together. Your care and generosity will build our people and our global society We will use the donation by print signature petition banner and others teaching's stuff amount 500 dollars for several items program, travel accomodation cost to other communities and events amount 500 dollars in set of program, and also we buy books and rent house of venture amount 1000 dollars. And also your contribution will use by charity for orphanage and kids who need our helping hands. All about our venture you can found here: www.salajapustaka96.blogspot.com and Facebook: Salaja Pustaka Thank you dearly for your concern and kind heart for support.

Muhammad Syarif Hidayatullah
56 supporters
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

Pelanggan IndiHome Yth., Masih dalam suasana Idul Fitri, Telkom mengucapkan selamat Idul Fitri 1437 H, mohon maaf lahir dan bathin. Bersamaan dengan ini, IndiHome juga memiliki kabar gembira untuk para pelanggan. Kini layanan CATCHPLAY dan iflix sudah dapat dinikmati! CATCHPLAY adalah layanan OTT TV yang memberikan cara terbaik untuk nonton dan menemukan film kesukaan Anda. Perpustakaan film CATCHPLAY diupdate setiap minggu dengan pilihan film dan serial TV terbaik dari film blockbuster Hollywood, Asia dan Indonesia, kapan saja dimana saja! Dengan CATCHPLAY, ketinggalan film bioskop yang keren seperti The Hunger Games dan Divergent bukan menjadi masalah lagi. Karena CATCHPLAY memiliki setiap film yang diinginkan. Miliki apa yang Anda cintai, sesederhana itu! Sedangkan iflix merupakan layanan OTT TV juga yang memberikan puluhan ribu jam serial TV dan film-film terbaik dari seluruh dunia, di manapun, kapanpun! Tidak ada akses internet? Tidak masalah! Anda dapat mengunduh konten-kontennya hingga ke 5 perangkat dan menontonnya secara offline! Dari serial TV Hollywood terpopuler, acara TV lokal favorit, komedi, drama, K-drama, kartun, film Asia dan masih banyak lagi. Selamat datang di dunia penuh hiburan. Let’s Play! Untuk Pelanggan IndiHome, sudah bisa menikmati video streaming dari CATCHPLAY GRATIS selama 2 hingga 6 bulan sesuai paket IndiHome yang dimiliki. Dapatkan bebas nonton Movie Lovers dan 1 single rental per bulan dengan ketentuan sebagai berikut: -Pelanggan IndiHome dengan kecepatan 30 Mbps s/d 100 Mbps, nikmati bebas nonton selama 6 Bulan. -Pelanggan IndiHome dengan kecepatan 20 Mbps, nikmati bebas nonton selama 3 bulan. -Pelanggan lama IndiHome (yang berlangganan sebelum 1 Juni 2016) dengan kecepatan 10 Mbps, nikmati bebas nonton selama 2 bulan. -Pelanggan baru IndiHome (yang berlangganan mulai 1 Juni 2016) dengan kecepatan 10 Mbps, nikmati bebas nonton selama 1 bulan. Untuk video streaming dari iflix, Pelanggan IndiHome dapat menikmati GRATIS nonton ribuan TV Show dan film hingga 12 BULAN! Info lebih lanjut mengenai CATCHPLAY, klik http://www.indihome.co.id/catchplay Cara mengaktifkan CATCHPLAY, klik http://www.indihome.co.id/catchplay-tutorial Info lebih lanjut mengenai iflix, klik http://www.indihome.co.id/iflix Cara mengaktifkan iflix, klik http://www.indihome.co.id/iflix-tutorial Selain menikmati CATCHPLAY dan iflix lewat PC atau gadget, pelanggan juga bisa menikmati layanan video streaming ini dengan menggunakan layar TV. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan hybrid box dari IndiHome. Untuk mendapatkan hybrid box, pelanggan bisa menghubungi Telkom 147 atau datang ke Plasa Telkom. Demikian update info dari Telkom mengenai tambahan layanan yang bisa dinikmati pelanggan. Semoga menambah kenyamanan pelanggan dalam menikmati IndiHome. Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

3 years ago
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

⁠⁠⁠Pelanggan Yth., Terhitung mulai 11 April 2016, layanan Useetv di IndiHome akan menghentikan tayangan MNC Group yakni RCTI, Global TV dan MNC TV. Pemberitahuan tersebut kami sampaikan kepada pelanggan melalui running text EPG di UseeTV dan layanan pesan singkat (SMS) yang isinya : “Kepada Pelanggan YTH, per tanggal 11 April UseeTV akan menghentikan tayangan MNCTV, Global TV dan RCTI. Sebagai gantinya ditayangkan channel-channel baru yang lebih menarik.Terima kasih” Demikian pemberitahuan resmi dari Telkom. PT. Telkom menghentikan tayangan ketiga channel tersebut karena pihak MNC sebagai penyedia ketiga layanan tersebut tidak lagi memperbolehkan penayangannya di layanan IndiHome. Sebagai gantinya, Telkom telah menyiapkan channel-channel tambahan seperti, K-plus (SD + HD), DreamWorks (SD + HD), RED (SD + HD), BabyFirst, Hi-Indo!, Pelangi, dan Prambors. Selain itu, Telkom juga sedang menyiapkan film-film menarik yang bisa dinikmati pelanggan IndiHome. Demikian kami informasikan, semoga hal ini tidak mengurangi kenyamanan para pelanggan kami yang setia. Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

3 years ago
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

⁠⁠⁠Pelanggan Yth., Terhitung mulai 11 April 2016, layanan Useetv di IndiHome akan menghentikan tayangan MNC Group yakni RCTI, Global TV dan MNC TV. Pemberitahuan tersebut kami sampaikan kepada pelanggan melalui running text EPG di UseeTV dan layanan pesan singkat (SMS) yang isinya : “Kepada Pelanggan YTH, per tanggal 11 April UseeTV akan menghentikan tayangan MNCTV, Global TV dan RCTI. Sebagai gantinya ditayangkan channel-channel baru yang lebih menarik.Terima kasih” Demikian pemberitahuan resmi dari Telkom. PT. Telkom menghentikan tayangan ketiga channel tersebut karena pihak MNC sebagai penyedia ketiga layanan tersebut tidak lagi memperbolehkan penayangannya di layanan IndiHome. Sebagai gantinya, Telkom telah menyiapkan channel-channel tambahan seperti, K-plus (SD + HD), DreamWorks (SD + HD), RED (SD + HD), BabyFirst, Hi-Indo!, Pelangi, dan Prambors. Selain itu, Telkom juga sedang menyiapkan film-film menarik yang bisa dinikmati pelanggan IndiHome. Demikian kami informasikan, semoga hal ini tidak mengurangi kenyamanan para pelanggan kami yang setia. Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

3 years ago
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

Para pelanggan IndiHome Yth.,  Terimakasih atas berbagai masukan yang disampaikan kepada Telkom mengenai layanan IndiHome melalui petisi ini untuk peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan. Setelah melalui beberapa komunikasi sebelumnya, maka untuk meningkatkan kemudahan dalam komunikasi dan untuk menindaklanjuti keluhan dan masukan pada petisi ini, kami akan menyediakan saluran khusus berupa e-mail specialcare@telkom.co.id. Email yang dikirim agar dilengkapi data nomor IndiHome dan nomor telepon rumah. Telkom akan mengupayakan penyelesaian keluhan dalam waktu 4 hari. Melalui media email khusus tersebut diharapkan juga dapat meningkatkan kecepatan alur informasi masukan dan umpan balik dari pelanggan serta tindak lanjut terkait petisi ini, terutama mengenai perbaikan layanan dan keluhan gangguan. Selain itu, kami juga menginformasikan bahwa aplikasi berbasis android My IndiHome sudah bisa didownload di Play Store. Denggan menggunakan aplikasi ini maka pelanggan dapat dengan mudah mengecek paket yang diikuti, jumlah tagihan, menyampaikan keluhan, mendapatkan info promo dan info-info lainnya. Dengan disediakannya saluran komunikasi khusus via email specialcare@telkom.co.id untuk para pelanggan di petisi ini maka kami menghimbau agar petisi ini dialihkan ke media khusus yang telah kami sediakan. Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

4 years ago
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

KABAR GEMBIRA :) Setelah beberapa hari sebelumnya IndiHome memberi kejutan kepada pelanggan dengan penambahan channel DreamWorks, hari ini IndiHome kembali menambah 5 channel baru pada paket basic UseeTV yang bisa dinikmati oleh para pelanggan IndiHome TANPA biaya tambahan. Ke-lima channel tersebut adalah: 1. BabyFirst : berisi tayangan untuk anak 0-4 tahun 2. Galaxy TV : menyuguhkan box office movies terutama action 3. Zee : menyajikan film-film India dengan dubbing bahasa Indonesia 4. Red : menayangkan film-film dan serial Asia 5. Pelangi TV : berisikan film-film Indonesia dan Sinetron produksi MultiVision Plus Untuk bisa menikmati ke-lima channel baru tersebut, pelanggan perlu melakukan restart Set Top Box (STB). Pelanggan IndiHome yang mengambil UseeTV paket diskon tidak bisa menikmati tambahan channel ini seperti halnya channel DreamWork yang sudah ditambahkan beberapa hari yang lalu. Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

4 years ago
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

IndiHome Sajikan Channel Dreamworks pertama di Indonesia Untuk memanjakan pelanggan IndiHome, Telkom akan terus menambah channel-channel baru di UseeTV, khususnya dalam paket basic yang bisa dinikmati oleh semua pelanggan. Untuk itu, selain channel-channel yang sudah dikenal masyarakat, IndiHome juga akan memperkenalkan channel DreamWorks dengan kualitas gambar yang setara dengan film-film animasi DreamWorks yang sebelumnya sudah dikenal masyarakat. Channel DreamWorks ini merupakan yang pertama di Indonesia dan akan tersedia dalam paket basic yang dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan IndiHome. Dalam channel DreamWorks ini nantinya akan tersaji serial-serial kartun terkenal karya DreamWorks.  Beberapa tayangan menarik yang akan tersaji di channel DreamWorks ini antara lain serial All Hail king Julien dari film Madagascar yang terkenal dan sekaligus pemenang Emmy Award, The Advetures of Puss dari film Boots serta Dragons: Race to the Edge yang diinspirasi dari film original How to Train Your Dragon. Channel Dreamworks juga menyajikan program pra sekolah setiap pagi yaitu DreamWorks Junior yang menampilkan Raa Raa sang singa yang berisik dan Guess with Jess. Tayangan ini sangat mendidik dan sekaligus menghibur dengan kucingnya yang lucu. Untuk memastikan tayangan DreamWorks ini bisa dinikmati, pelanggan perlu melakukan restart Set Top Box (STB). Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

4 years ago
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

Pelanggan IndiHome Yth. Selama beberapa minggu terakhir ini cukup banyak masukan yang disampaikan kepada Telkom terkait penawaran produk IndiHome. Telkom sangat berterima kasih atas masukan-masukan tersebut dan berusaha untuk meningkatkan benefit IndiHome bagi pelanggan. Salah satu dari masukan tersebut adalah channel-channel di UseeTV yang sejak masa promo berakhir dialihkan dari paket Basic menjadi Add on. Telkom terus berusaha untuk memperkaya jumlah dan jenis channel yang ada di UseeTV. Meski demikian, tidak semuanya bisa diterapkan begitu saja karena adanya keterikatan dengan penyedia konten. Selama tahun 2015, Telkom masih bisa mempertahankan channel-channel tersebut untuk berada di paket Basic, namun dikarenakan situasi tersebut, maka sebagian dari channel-channel tersebut harus dipindahkan ke paket Add on. Sebagai bagian dari upaya menyediakan channel yang menarik bagi pelanggan, maka per tanggal 1 Maret ini pelanggan IndiHome akan bisa menikmati promo channel-channel HBO seperti HBO, Cinemax, HBO Signature, HBO Hits, dan HBO Family serta channel Disney dan Disney Junior. Semua pelanggan bisa menikmati channel-channel tersebut selama 1 bulan tanpa dikenakan biaya. Bagi pelanggan yang berminat untuk berlangganan channel-channel tersebut nantinya, Telkom menyediakan tambahan masa promo 2 bulan sehingga secara total pelanggan IndiHome bisa menikmati masa promo ini sampai 3 bulan. Bagi para pecinta HBO dan Disney, IndiHome juga sudah menyiapkan paket Add on yang lebih menarik dan sesuai kebutuhan pelanggan. Proses pendaftaran untuk mengikuti promo ini bisa dilakukan di website www.indihome.co.id Dan berikut link URL Promo HBO dan Disney : Untuk Promo HBO http://www.indihome.co.id/promo-hbo Untuk Promo Disney http://www.indihome.co.id/promo-disney Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

4 years ago
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

AKSES YOUTUBE TIDAK MASUK DALAM PERHITUNGAN FUP INDIHOME Sebagai salah satu upaya meningkatkan keleluasaan pelanggan IndiHome dalam memanfaatkan Internet, Telkom berencana untuk tidak memperhitungkan akses Youtube pada FUP Indihome. Dari hasil analisa penggunaan internet oleh pelanggan IndiHome, penggunaan Youtube adalah yang tertinggi. Saat ini Telkom sedang dalam proses penyiapan agar bila pelanggan mengakses konten Youtube yang ada di Indonesia tidak diperhitungkan usagenya atau bebas FUP. Uji coba sudah dilakukan dan sudah berhasil diterapkan di Jakarta dan sekitarnya, Jawa Timur serta Kalimantan. Pelanggan yang berdomisili di lokasi-lokasi tersebut bisa mencoba dan mengecek apakah penggunaan akses ke Youtube sudah tidak menambah usage. Sebagai informasi tambahan, sebagian besar konten Youtube yang diakses pengguna internet Indonesia sudah berada di Indonesia (tidak melalui link internasional). Telkom akan terus memonitor kebutuhan usage pelanggan agar bisa memberikan batasan FUP yang paling optimal sehingga pelanggan tetap nyaman. Terkait channel UseeTV, saat ini Telkom sedang menyiapkan kerjasama dengan partner penyedia content. Kami mengusahakan di akhir bulan Februari ini sudah bisa ada penambahan channel menarik termasuk channel untuk anak-anak. Demikian kami informasikan, semoga melalui penjelasan ini dapat membantu menjelaskan tentang layanan Indihome, yang terkait dengan akses Youtube yang tidak masuk dalam perhitungan FUP Indihome. Kami atas nama Telkom Indonesia, sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanan dari segenap pelanggan yang kami hormati. Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

4 years ago
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

Pelanggan Yang Kami Hormati, Pertama-tama, Telkom mengucapkan terima kasih atas masukan, kritik dan saran dari para pelanggan IndiHome melalui forum ini. Telkom juga meminta maaf yang sebesar-besarnya atas berbagai ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan IndiHome dalam beberapa minggu terakhir ini. Berikut adalah jawaban Telkom menjawab terkait “Kenaikan Harga” 1. Sehubungan dengan masa promosi Indihome selama tahun 2015, semua pelangganan dikenakan harga promosi yang mengandung diskon. Di mana masa promosi tersebut telah berakhir per tanggal 31 Desember 2015. 2. Di samping paket promosi, Telkom juga memberlakukan promo paket perintis untuk daerah tertentu. Ini merupakan bagian dari upaya Telkom meningkatkan penetrasi internet di masyarakat. 3. Informasi diskon selama masa promosi ini, telah dicantumkan dalam material promo seperti flyer, brosur, website, serta disampaikan oleh petugas penjualan, outbond call, serta SMS blast. 4. Sebagai contoh : - Harga sewa Set Top Box yang seharusnya Rp 60.000,-/ bulan tetapi selama masa promosi harga hanya Rp 30.000,-/bulan (promo berakhir 31 Desember 2015). Dan setelah masa promo, Telkom mengenakan harga Rp 50.000,-/bulan (masih di bawah harga seharusnya). Solusi Setelah masa promosi (termasuk paket perintis), pelanggan mengalami perubahan harga sebesar Rp 50.000,-/bulan sehingga ada penambahan biaya sewa Set Top Box sebesar Rp 20.000/bulan sampai dengan 31 Desember 2016 (biaya tersebut belum termasuk PPN). Perbedaan antara tagihan dan harga yang tertera bisa juga terjadi karena pelanggan menggunakan telepon rumah melampaui fasilitas 1.000 menit (lokal atau SLJJ) yang diberikan gratis sebagai bagian dari paket IndiHome. Bila pelanggan melakukan panggilan setelah 1.000 menit maka akan dikenakan biaya sesuai dengan tarif panggilan telepon lokal atau SLJJ yang berlaku. Selain itu panggilan ke telepon seluler juga dikenakan biaya tambahan sesuai tarif yang berlaku, kecuali panggilan ke Telkomsel bila pelanggan telah mengikuti paket add on Telepon Mania 88 atau paket sejenis lainnya untuk operator seluler selain Telkomsel. Apabila pelanggan merasakan kenaikan melampaui jumlah yang semestinya, dimohon untuk bisa menyampaikan hal ini ke Plasa Telkom. Telkom juga sedang menyiapkan aplikasi berbasis Android dan IOS untuk memudahkan pelanggan mendapatkan informasi dan layanan dari Telkom, khususnya terkait IndiHome. Aplikasi ini direncanakan akan mulai diperkenalkan pada bulan Februari ini. Demikian kami informasikan, semoga melalui penjelasan ini dapat membantu menjelaskan tentang layanan Indihome, yang terkait dengan Kenaikan Harga. Kami atas nama Telkom Indonesia, sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanan dari segenap pelanggan yang kami hormati. Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

4 years ago
Telkom yang semena-mena terhadap pelanggan, mengubah kebijakan Promo dengan sebelah pihak.

Pelanggan Yang Kami Hormati, Pertama-tama, Telkom mengucapkan terima kasih atas masukan, kritik dan saran dari para pelanggan IndiHome melalui forum ini. Telkom juga meminta maaf yang sebesar-besarnya atas berbagai ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan IndiHome dalam beberapa minggu terakhir ini. Berikut adalah jawaban Telkom terkait dengan Fair Usage Policy (FUP) : 1. Fair Usage Policy diterapkan pada layanan Indihome dengan latar belakang dari pengamatan terhadap pemakaian yang tidak wajar. Pemakaian tidak wajar dan cenderung extreme ini (kita sebut: heavy user) biasanya ditemui pada pelanggan-pelanggan yang meresellerkan layanan internet seperti warnet ataupun juga pelanggan yang sering melakukan download/ streaming secara terus menerus. 2. Pelanggan seperti di atas akan mengganggu kenyamanan pelanggan lain (kita sebut : normal user) karena membebani bandwith yang dapat berdampak pada melambatnya koneksi internet secara keseluruhan. 3. Pada dasarnya setiap provider layanan internet harus menyediakan link internasional dan pengguna internet Indonesia lebih banyak mengakses konten di luar negeri dari pada konten di dalam negeri. Demikian pula pengguna internet di luar negeri tidak cukup banyak mengakses konten di Indonesia. Sehingga secara keseluruhan, jauh lebih besar trafik data internet mengalir dari luar Indonesia ke dalam negeri daripada sebaliknya. 4. Oleh karena itu, perlu pengaturan pada pemakaian pelanggan sesuai dengan paket yang sudah dipilih. Hal ini dimaksudkan agar pelanggan mendapat perlakukan yang sama (fair) dalam mendapat koneksi internet. 5. FUP berbeda dengan kuota yang umumnya diterapkan pada layanan seluler. Bedanya, apabila pelanggan telah melewati batas FUP yang ditetapkan, pelanggan masih tetap dapat menggunakan layanan internet dengan kecepatan yang lebih rendah. Namun jangan khawatir, karena batasan FUP yang diterapkan Indihome masih sangat leluasa bagi pelanggan (normal user) dan setelah melewati batasan FUP, kecepatan yang disediakan masih cukup nyaman. 6. FUP hanya berlaku pada layanan internet saja, tidak mempengaruhi pemakaian telepon dan IPTV. Solusi 1. Untuk pelanggan Warnet , Telkom sudah menyiapkan solusi berupa IndiHome paket Pro. 2. Untuk pelanggan yang bukan termasuk Warnet tapi membutuhkan usage yang lebih besar dari batas FUP, kami menyarankan untuk memilih paket dengan kecepatan lebih tinggi (yang otomatis menaikan batas FUP-nya) sehingga dapat mengakomodir kebutuhan dan pemakaian yang diperlukan. 3. Untuk mengetahui pemakaian bulanan, pelanggan dapat langsung melihat pada aplikasi yang sudah ada di http://www.indihome.co.id/usage-info 4. Telkom akan terus memonitor kebutuhan usage pelanggan agar bisa memberikan batasan FUP yang paling optimal sehingga pelanggan tetap nyaman dan aman. 5. Telkom sedang dalam proses penyiapan agar bila pelanggan mengakses konten Youtube yang ada di Indonesia tidak dikenakan penambahan usage atau bebas FUP. Saat ini sistem ini sudah berhasil diterapkan di Jakarta dan sekitarnya, Jawa Timur serta Kalimantan. Pelanggan yang berdomisili di lokasi-lokasi tersebut bisa mencoba dan mengecek apakah penggunaan akses ke Youtube sudah tidak menambah usage. Sebagai informasi tambahan, sebagian besar konten Youtube yang diakses pengguna internet Indonesia sudah berada di Indonesia (tidak melalui link internasional). Demikian kami informasikan, semoga melalui penjelasan ini dapat membantu menjelaskan tentang layanan Indihome, yang terkait dengan Fair Usage Policy. Kami atas nama Telkom Indonesia, sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanan dari segenap pelanggan yang kami hormati. Terima kasih, Jayalah Indonesia. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi email : corporate_comm@telkom.co.id atau customercare@telkom.co.id

4 years ago