Decision Maker

Siti Nurbaya Bakar

  • Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. (lahir di Jakarta, Indonesia, 28 Juli 1956; umur 58 tahun) adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam Kabinet Kerja 2014 - 2019, Republik Indonesia


Does Siti Nurbaya Bakar have the power to decide or influence something you want to change? Start a petition to this decision maker.Start a petition
Closed
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

Stop endangered birds from being drugged, shoved into water bottles, and illegally traded

The world was stunned when images of endangered cockatoos in Indonesia, stuffed into plastic bottles so they could be shipped abroad, came to light. We need your help to shut down Indonesia’s illegal animal trade and associated wildlife crime before it is too late. Indonesian police recently discovered dozens of endangered cockatoos sedated and jammed into water bottles. The rare animals -- there are only 7,000 left in the world -- were found either dead or barely alive. Unfortunately, this tragic scene is not rare in Indonesia. Indonesia’s law protecting endangered animals is 25 years old and outdated. The criminals responsible for the illegal animal trade are rarely caught. If they are apprehended, they receive a light punishment. This does not provide a deterrent for them to stop. Law enforcement needs the resources to catch the animal smugglers and more importantly the poachers, and then the ability to hand down harsher punishments. Join us in speaking for the voiceless animals being driven to extinction -- tell the Indonesian government we cannot afford to wait any longer to update the law protecting endangered species. Although the cockatoos were discovered before they reached their destination, it was too late for 11 of the birds. Each death brings the bird closer to extinction. Like in previous cases, the smugglers responsible will soon be back on the streets and will return to their illegal activities. Unless Indonesia's law is changed, and its law enforcement made effective, there is no incentive for these criminals to stop and more animals will be smuggled in horrifying ways and end up dying.    It will take pressure from the world community to get countries like Indonesia to take action and make sure these precious animals and other threatened species are truly protected. Please sign and share our petition demanding Indonesia take action and revise their law protecting endangered species. No more #BottledCockatoos! Conservation Policy Working Group, Indonesia

Conservation Policy Working Group
299,045 supporters
Petitioning Joko Widodo

Hentikan sirkus keliling Lumba-Lumba!

--English version: www.change.org/travellingdolphins -- Mereka sengaja dibuat lapar. Mereka diangkut truk yang sempit, gelap, dan pengap. Klorin dalam kolam sering membuat mereka buta. Bunyi yang mereka dengar dalam truk, pesawat, atau musik keras pertunjukkan membuat kerusakan sonar. Tidak heran bila mereka sering ditemukan mati. Dan semua ini dengan dalih pendidikan dan pelestarian? Inilah yang ditemukan pada sirkus lumba-lumba keliling PT. Wersut Seguni Indonesia (WSI) dan beberapa lainnya. Mereka mendapatkan lumba-lumba dari hasil tangkapan di sekitar pulau Karimun Jawa, 2-3 juta per ekor. Saking buruknya industri ini, praktek ini telah dihentikan di seluruh dunia, kecuali Indonesia. Hal ini dapat kita hentikan apabila kita bisa menekan perusahaan-perusahaan lain untuk mendukungnya. Dengan tekanan-tekanan serupa, Carrefour, hero, Giant, Lottemart telah setuju untuk berhenti menyediakan tempat parkirnya untuk area sirkus ini. Begitu pula dengan Garuda, yang telah berkomitmen untuk berhenti mengangkut lumba-lumba dengan pesawatnya dan Teh Botol Sosro, Coca-Cola yang telah berhenti mensponsori.  Namun, praktik sirkus lumba keliling masih ada sampai sekarang, diadakan diberbagai mal daerah, dan bahkan difasilitasi oleh Pemkab, Pemkot, dan Pemda, bahkan di ruang publik! Mari kita berikan mereka kesempatan untuk melakukan hal yang benar. Paraf petisi ini, sekarang! Dan selamatkan Lumba-Lumba Indonesia. World’s last remaining travelling dolphin circusses in Indonesia:  http://vimeo.com/29454682  Facebook: https://www.facebook.com/pages/Close-Down-Indonesian-Dolphin-Traveling-Circus/126111427469027 Twitter: @savedolphin_ina --------------------------------------------  

Jakarta Animal Aid Network
113,540 supporters
Petitioning Joko Widodo

Hentikan sirkus keliling Lumba-Lumba!

--English version: www.change.org/travellingdolphins -- Mereka sengaja dibuat lapar. Mereka diangkut truk yang sempit, gelap, dan pengap. Klorin dalam kolam sering membuat mereka buta. Bunyi yang mereka dengar dalam truk, pesawat, atau musik keras pertunjukkan membuat kerusakan sonar. Tidak heran bila mereka sering ditemukan mati. Dan semua ini dengan dalih pendidikan dan pelestarian? Inilah yang ditemukan pada sirkus lumba-lumba keliling PT. Wersut Seguni Indonesia (WSI) dan beberapa lainnya. Mereka mendapatkan lumba-lumba dari hasil tangkapan di sekitar pulau Karimun Jawa, 2-3 juta per ekor. Saking buruknya industri ini, praktek ini telah dihentikan di seluruh dunia, kecuali Indonesia. Hal ini dapat kita hentikan apabila kita bisa menekan perusahaan-perusahaan lain untuk mendukungnya. Dengan tekanan-tekanan serupa, Carrefour, hero, Giant, Lottemart telah setuju untuk berhenti menyediakan tempat parkirnya untuk area sirkus ini. Begitu pula dengan Garuda, yang telah berkomitmen untuk berhenti mengangkut lumba-lumba dengan pesawatnya dan Teh Botol Sosro, Coca-Cola yang telah berhenti mensponsori.  Namun, praktik sirkus lumba keliling masih ada sampai sekarang, diadakan diberbagai mal daerah, dan bahkan difasilitasi oleh Pemkab, Pemkot, dan Pemda, bahkan di ruang publik! Mari kita berikan mereka kesempatan untuk melakukan hal yang benar. Paraf petisi ini, sekarang! Dan selamatkan Lumba-Lumba Indonesia. World’s last remaining travelling dolphin circusses in Indonesia:  http://vimeo.com/29454682  Facebook: https://www.facebook.com/pages/Close-Down-Indonesian-Dolphin-Traveling-Circus/126111427469027 Twitter: @savedolphin_ina --------------------------------------------  

Jakarta Animal Aid Network
113,540 supporters
Closed
Petitioning Siti Nurbaya Bakar, Dirjen Konservasi Sumber Daya alam dan Ekosistemnya, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati

Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung.

Anda ingat dengan Yani seekor gajah Sumatera yang mati di Kebun Binatang Bandung (KBB) beberapa waktu lalu? Menjelang ajalnya, Yani dibiarkan sekarat dengan tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai karena KBB tidak mempunyai seorang pun dokter hewan.  Kematian Yani menjadi contoh buruknya pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Usai kasus kematian Yani, kita pun dikejutkan dengan sejumlah beruang yang terlihat kelaparan di dalam kandang yang kotor. Bahkan seekor beruang terlihat sangat kurus dan memakan fesesnya sendiri.  Relawan Scorpion berusaha membantu memberi makan beruang kelaparan dengan buah buahan serta meminta akses untuk melihat dan mengecek kondisi beruang tersebut -yang dikatakan KBB sedang berada di kandang perawatan. Namun, hingga saat ini permintaan akses tidak pernah dikabulkan. Hingga saat ini, kami tidak mengetahui bagaimana nasib beruang kurus yang memakan fesesnya sendiri tersebut.  Pada hari Minggu 8 Januari 2017, relawan scorpion kembali memantau Kebun Binatang Bandung dan menemukan kembali sejumlah beruang yang terlihat kelaparan. Beruang lapar terlihat seperti meminta makanan kepada sejumlah pengunjung yang sepertinya bebas melempar sesuatu kedalam kandang. Apa yang terjadi pada beruang ini adalah pelanggaran terhadap standar minimum prinsip kesejahteraan satwa di lembaga konservasi, yaitu: 1. Bebas dari rasa lapar dan haus 2. Bebas dari ketidaknyamanan lingkungan 3. Bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit 4. Bebas dari rasa takut dan tertekan 5. Bebas untuk mengekspresikan prilaku alami.  Hal ini juga bertentangan dengan pasal 1 angka 2 Peraturan Dirjen PHKA No. P 9/IV-SET/2011 yang menyatakan bahwa kesejahteraan satwa adalah Keberlangsungan hidup satwa yang perlu diperhatikan oleh pengelola agar satwa hidup sehat, cukup pakan, dapat mengekspresikan prilaku secara normal, serta tumbuh dan berkembang biak dengan baik dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya: Mohon Segera Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung. 

Yayasan Scorpion Indonesia
91,949 supporters
Petitioning Joko Widodo

Hentikan operasi pabrik semen yang menggusur warga di Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah!

Hari cinta Sedunia, 14 februari 2015 Jam 16.17 waktu setempat.  Hari ke 244 di tenda perlawanan warga, demi rumahnya, melawan pembangunan pabrik Semen Indonesia.  Bersama para ibu yang telah dihina disiksa dan dipukuli secara rutin oleh mafia rakus yang ingin mengambil tanah mereka.  Bertahan.  Setiap jengkal tanah adalah setetes darah dan harga diri.  Saat yang kaya makin jadi kaya, begitu pula si miskin. Sama antara pejabat dan rakyat. Tidak puas "menjual" lahan lahan bagus tanah air, sekarang pegunungan Kendeng Jawa Tengah , Rembang sudah "dilacur" pejabat untuk Semen Indonesia, menyusul daerah daerah lain.  Di Lumbung Padi indonesia, yang sudah berubah menjadi penyumbang bencana terbesar Indonesia. Tanah cantik para petani yang sudah diduduki puluhan pabrik semen yang orientasinya adalah EKSPOR.  Ratusan ribu orang terancam kemiskinan dan penelitian mengatakan kalau ini diteruskan maka per 2050 sebagian Jawa sudah bisa dipastikan hilang dari Peta.  Hari ini, gunung indah dan hijau dengan sumber air alami ini sudah dirubah oleh para mafia rakus menjadi daerah kekeringan. 2 JUTA orang JawaTengah sekarang sudah kekurangan air.  Dengan ledakan besar pemecah batu setiap jam 12 siang 10 menit dari rumah rakyat, mungkin mereka berharap suatu hari kita merubah makanan pokok kita dari nasi menjadi semen.  Kali ini masih ada satu kesempatan untuk kita menghentikan. Karena Seorang Menteri bisa mengeluarkan surat dan begitu juga seorang Gubernur. Karena suara rakyat harus didengar.  Karena kalau tidak, mafia akan terus merajalela di area lain Indonesia.  Karena, kita adalah manusia dan pejabat kita konon adalah manusia punya hati yang bisa membaca dan merasakan.  Buat yang mau baca lengkap kerugian yang bs terjadi kalau ini berjalan bisa buka di : http://melaniesubono.blogdetik.com/2015/03/03/sejengkal-tanah/ Dan kalau kamu setuju, tanda tangani ini yang akan langsung disampaikan ke Ibu Siti Nurbaya dan Pak Ganjar Pranowo sebagai dua wakil suara kita yang bisa menghentikan ini.  Untuk indonesia. Rumah kita. 

melanie subono
28,220 supporters
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

Ini DARURAT! Segera Selamatkan Kakatua Jambul Kuning dg Revisi UU Konservasi #KakatuaBotol

Kawan,  Puluhan ekor kakatua jambul kuning diselundupkan lewat Kapal Tidar yang berangkat dari Papua menuju Jakarta. Ini perbuatan sadis! Burung-burung yang semestinya dilindungi itu tubuhnya dijejalkan dalam botol bekas air mineral. Mereka lebih dulu dibius hingga lemas dan tak berdaya. Burung-burung itu dijejalkan dalam botol agar tak bersuara supaya dapat disembunyikan dalam tas, tanpa diketahui petugas. Dalam kasus ini sedikitnya 7 ekor kakatua jambul kuning mati saat kapal diperiksa petugas. Kondisi ini sangat memprihatinkan, terlebih lagi populasi kakaktua jambul kuning yang tersisa di alam kini tak lebih dari 7.000 ekor. Saking langkanya, sejak tahun 2007 kakatua berjambul kuning juga sudah ditetapkan sebagai hewan terancam punah. Penyelundupan INI BUKANLAH YANG PERTAMA!! Kasus penyeludupan dengan modus botol mineral sering kali  terjadi. Sebelumnya polisi sudah mengungkap modus penyembunyian burung bahkan dengan cara yang lebih kejam, mereka dimasukkan dalam pipa, bahkan ada yang disembunyikan di kaos kaki dan celana dalam.   Mirisnya, tidak ada efek jera bagi pelaku yang tertangkap tangan. Seringkali hakim hanya memvonis pelaku beberapa bulan penjara saja. Ini terjadi karena berdasarkan peraturan, pelaku hanya menghadapi sanksi penjara MAKSIMAL 5 tahun  dan denda 100 juta rupiah. Artinya, sanksi yang diterima pelaku bisa saja jauh dibawah itu. Tak heran pelaku ketagihan dan tak pernah jera, sanksinya  terlalu ringan jika dibandingkan dengan kerugian yang dialami negara. Mengapa hal ini terjadi? Sebagian besar karena akar kebijakannya yang lemah. Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang mengatur kebijakan tentang konservasi spesies langka, ketentuan didalamnya banyak yang sudah tidak relevan. Bayangkan UU itu sudah 25 tahun dibuat dan belum pernah direvisi! Kasus penyelundupan kakatua jambul kuning ini hanyalah satu contoh betapa besarnya ancaman terhadap beragam satwa langka unik Indonesia Ayo kita selamatkan satwa-satwa malang yang tak mampu membela diri itu. Kita desak Pemerintah RI melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Perwakilan kita di Komisi IV, VII dan Badan Legislasi DPR untuk segera revisi ketentuan dalam UU 5/1990 agar spesies langka kita terjamin perlindungannya.   Tandatangani petisi ini. Jangan biarkan kakatua jambul kuning punah begitu saja, kita “Selamatkan Kakatua Jambul Kuning dengan Revisi UU Konservasi”. Jangan pernah ada lagi #KakatuaBotol ! Salam Bijak, Kelompok Kerja Kebijakan Konservasi  

Conservation Policy Working Group
299,045 supporters
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

Ban All Cruel Animal Attractions in the Indonesian Zoos

Animals humiliation and exploitation rampant in Indonesia, such as bear show, dolphin show, orangutan show, elephant show, tiger show, etc.  It's time to end all cruel animal attractions in Indonesia. There are still many zoos and safari parks rely on cruel animal attractions to attract visitors.  Since last year, World Animal Protection has called for an end to worldwide "irresponsible wildlife tourism" that sees at least half a million animals suffer for the sake of entertainment. The Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group requested that the Minister of Environment and Forestry issues a ban on all cruel animal attractions in Indonesia. Based on the monitoring of Scorpion in the Indonesian zoos, the wildlife attractions are mostly used for the sake of entertainment rather than educational interests, therefore. The attractions are a form of animal abuse and exploitation. Please sign, share, and let your voice be heard in calling for an end to all cruel animal attractions in Indonesia.        

Yayasan Scorpion Indonesia
25,994 supporters
Petitioning Joko Widodo, Siti Nurbaya Bakar

#JanganTundaLagi Terbitkan Peraturan Menteri Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik!

UJI COBA BERHASILSejak uji coba kebijakan kantong plastik tidak gratis diberlakukan pada 21 Februari 2016 lalu, hasilnya menunjukkan perubahan yang signifikan. Setelah uji coba tahap pertama di 23 kota berhasil dilaksanakan dari 21 Februari - 31 Mei 2016, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dibantu oleh Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) melakukan observasi lapangan tahap pertama setelah satu bulan pelaksanaan kebijakan tersebut. Rata-rata pengurangan kantong plastik dalam skala nasional mencapai 55,1%. Masyarakat juga mulai beralih menggunakan tas belanja pakai ulang. APRINDO MUNDURAtas efektivitas tersebut, pada 1 Juni 2016, KLHK kembali menerapkan kebijakan kantong plastik tahap kedua untuk skala nasional. Pada observasi tahap kedua ini, penggunaan kantong plastik di usaha ritel skala nasional (anggota APRINDO) selama Bulan Juni – September 2016 mengalami penurunan sebesar rata-rata 13,8%. Hal ini dipengaruhi oleh keputusan DPP APRINDO pada Mei 2016 yang membebaskan usaha ritel anggota APRINDO untuk menghentikan uji coba kebijakan kantong plastik tidak gratis. Bahkan, ada pula yang mengalami penaikan jumlah penggunaan kantong plastik. PERATURAN MENTERI DIMANA?Sepanjang kebijakan ini bergulir, KLHK juga menyusun aturan khusus mengenai pengurangan kantong plastik yang dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri. Rencana awal, Peraturan Menteri tersebut akan diterbitkan pada Juni 2016 setelah uji coba pertama dilaksanakan. Namun, ternyata sampai awal tahun 2017 ini Peraturan Menteri belum bisa diterbitkan karena masih dalam proses penyusunan dan mengakomodir berbagai hal. "Kita masih godok terus, mudah-mudahan sebelum minggu ketiga sudah selesai aturannya. Bulan ini, karena saya janjinya dari Desember (2016)," imbuh Siti Nurbaya Bakar, Menteri LHK (dalam Liputan6.com, 16 Februari 2017) Apabila KLHK tidak segera mengeluarkan Peraturan Menteri tersebut, maka kantong plastik akan terus didapat oleh masyarakat secara gratis dan timbunan sampah kantong plastik akan semakin menumpuk. Ritel modern banyak yang menantikan Peraturan Menteri untuk membatasi pemberian kantong plastik kepada konsumen, begitupun dengan konsumen. Sangatlah penting diperhatikan untuk segera menerbitkan Peraturan Menteri yang mengatur pengurangan kantong plastik agar ada dasar hukumnya yang kuat. Langkah ini juga menjadi bagian upaya mewujudkan komitmen Indonesia Bersih Sampah 2020. MASYARAKAT SUPORTIF!Masyarakat sangat mendukung adanya kebijakan kantong plastik tidak gratis. Berdasarkan survei yang melibatkan 535 konsumen, hasilnya, 92% sadar jika plastik berdampak buruk bagi lingkungan, 67% setuju membawa tas belanja sendiri. Hasil survei menunjukkan, dulu orang menghabiskan tiga kantong plastik saat berbelanja, saat ini berkurang hanya dua lembar. AYO TERBITKAN PERATURAN SEGERAKami mendorong agar KLHK segera menerbitkan Peraturan Menteri tentang pengurangan kantong belanja plastik sesuai dengan janji yang sudah disampaikan sejak tahun 2016. Karena, melalui peraturan tersebut, penggunaan kantong plastik dapat berkurang dan meminimalisir timbunan sampah kantong plastik yang mencemari lingkungan.

Rahyang Nusantara
31,798 supporters
Closed
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

ช่วยหมีออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย โดยด่วน!

[ดูคลิปที่นี่] ไม่มีสัตว์ตัวไหนที่ได้รับการดูแลอย่างที่ควรจะเป็นที่สวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย… ก่อนหน้านี้ช้างยานี สุมันตราถูกปล่อยทิ้งให้สิ้นลมที่สวนสัตว์แห่งนี้ ไม่มีแม้กระทั่งหมอ หรือยารักษา ทั้งหมดเกิดจากการบริหารจัดการยอดแย่ของเจ้าของสวนสัตว์ ต่อมาเราพบว่ามีหมีจำนวนหนึ่งอาศัยอยู่ในสวนสัตว์ท่ามกลางสภาพแวดล้อมที่ไม่ต่างจากขุมนรก พวกหมีถูกรวมอยู่ในกรงสกปรก พวกมันดูผอมโซ ไม่มีแรง ไม่มีอะไรจะกินจนถึงกับต้องกินมูลของตัวเอง (มันไม่ใช่เรื่องน่าตลก แต่มันเป็นภาพที่น่าเศร้าที่สุด) เราพยายามพูดคุยกับเจ้าหน้าที่ที่ดูแลสวนสัตว์ เพื่อขอเข้าไปดูสภาพความเป็นอยู่ของพวกมัน แต่คำขอของเราก็ไม่เคยได้รับการตอบรับ... อาสาสมัครของเราเข้าไปสำรวจที่กรงหมีอีกครั้งในวันที่ 8 ม.ค. ที่ผ่านมา และยังพบว่ายังมีหมีหิวโซอีกจำนวนมาก พวกมัน'ขอ' 'รอ'อาหารจากนักท่องเที่ยว ดูคลิปที่นี่ การปฏิบัติจากสวนสัตว์เช่นนี้ถือเป็นการละเมิดสวัสดิภาพสัตว์ในแบบที่มันควรจะเป็น... กล่าวคือต้องดูแลพวกเขา: ให้พ้นจากความหิวโหย ให้พ้นการสภาพแวดล้อมที่ไม่ได้มาตรฐาน ให้พ้นจากโรคภัย ความเจ็บป่วย ให้พ้นจากความกลัว ความเครียด และ ให้พวกมันอยู่ได้ตามธรรมชาติ เราขอเรียกร้องให้เจ้าหน้าที่รัฐที่เกี่ยวข้องรีบออกมาดำเนินการโดยด่วน โปรดช่วยหมีเหล่านี้ออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย ขอทุกท่านโปรดร่วมลงชื่อสนับสนุน ----------------- [Bahasa Indonesia]    Anda ingat dengan Yani seekor gajah Sumatera yang mati di Kebun Binatang Bandung (KBB) beberapa waktu lalu? Menjelang ajalnya, Yani dibiarkan sekarat dengan tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai karena KBB tidak mempunyai seorang pun dokter hewan. Kematian Yani menjadi contoh buruknya pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Usai kasus kematian Yani, kita pun dikejutkan dengan sejumlah beruang yang terlihat kelaparan di dalam kandang yang kotor. Bahkan seekor beruang terlihat sangat kurus dan memakan fesesnya sendiri.  Relawan Scorpion berusaha membantu memberi makan beruang kelaparan dengan buah buahan serta meminta akses untuk melihat dan mengecek kondisi beruang tersebut -yang dikatakan KBB sedang berada di kandang perawatan. Namun, hingga saat ini permintaan akses tidak pernah dikabulkan. Hingga saat ini, kami tidak mengetahui bagaimana nasib beruang kurus yang memakan fesesnya sendiri tersebut.  Pada hari Minggu 8 Januari 2017, relawan scorpion kembali memantau Kebun Binatang Bandung dan menemukan kembali sejumlah beruang yang terlihat kelaparan. Beruang lapar terlihat seperti meminta makanan kepada sejumlah pengunjung yang sepertinya bebas melempar sesuatu kedalam kandang. Apa yang terjadi pada beruang ini adalah pelanggaran terhadap standar minimum prinsip kesejahteraan satwa di lembaga konservasi, yaitu: 1. Bebas dari rasa lapar dan haus 2. Bebas dari ketidaknyamanan lingkungan 3. Bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit 4. Bebas dari rasa takut dan tertekan 5. Bebas untuk mengekspresikan prilaku alami.  Hal ini juga bertentangan dengan pasal 1 angka 2 Peraturan Dirjen PHKA No. P 9/IV-SET/2011 yang menyatakan bahwa kesejahteraan satwa adalah Keberlangsungan hidup satwa yang perlu diperhatikan oleh pengelola agar satwa hidup sehat, cukup pakan, dapat mengekspresikan prilaku secara normal, serta tumbuh dan berkembang biak dengan baik dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya: Mohon Segera Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung. 

Yayasan Scorpion Indonesia
91,949 supporters
Closed
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

ช่วยหมีออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย โดยด่วน!

[ดูคลิปที่นี่] ไม่มีสัตว์ตัวไหนที่ได้รับการดูแลอย่างที่ควรจะเป็นที่สวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย… ก่อนหน้านี้ช้างยานี สุมันตราถูกปล่อยทิ้งให้สิ้นลมที่สวนสัตว์แห่งนี้ ไม่มีแม้กระทั่งหมอ หรือยารักษา ทั้งหมดเกิดจากการบริหารจัดการยอดแย่ของเจ้าของสวนสัตว์ ต่อมาเราพบว่ามีหมีจำนวนหนึ่งอาศัยอยู่ในสวนสัตว์ท่ามกลางสภาพแวดล้อมที่ไม่ต่างจากขุมนรก พวกหมีถูกรวมอยู่ในกรงสกปรก พวกมันดูผอมโซ ไม่มีแรง ไม่มีอะไรจะกินจนถึงกับต้องกินมูลของตัวเอง (มันไม่ใช่เรื่องน่าตลก แต่มันเป็นภาพที่น่าเศร้าที่สุด) เราพยายามพูดคุยกับเจ้าหน้าที่ที่ดูแลสวนสัตว์ เพื่อขอเข้าไปดูสภาพความเป็นอยู่ของพวกมัน แต่คำขอของเราก็ไม่เคยได้รับการตอบรับ... อาสาสมัครของเราเข้าไปสำรวจที่กรงหมีอีกครั้งในวันที่ 8 ม.ค. ที่ผ่านมา และยังพบว่ายังมีหมีหิวโซอีกจำนวนมาก พวกมัน'ขอ' 'รอ'อาหารจากนักท่องเที่ยว ดูคลิปที่นี่ การปฏิบัติจากสวนสัตว์เช่นนี้ถือเป็นการละเมิดสวัสดิภาพสัตว์ในแบบที่มันควรจะเป็น... กล่าวคือต้องดูแลพวกเขา: ให้พ้นจากความหิวโหย ให้พ้นการสภาพแวดล้อมที่ไม่ได้มาตรฐาน ให้พ้นจากโรคภัย ความเจ็บป่วย ให้พ้นจากความกลัว ความเครียด และ ให้พวกมันอยู่ได้ตามธรรมชาติ เราขอเรียกร้องให้เจ้าหน้าที่รัฐที่เกี่ยวข้องรีบออกมาดำเนินการโดยด่วน โปรดช่วยหมีเหล่านี้ออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย ขอทุกท่านโปรดร่วมลงชื่อสนับสนุน ----------------- [Bahasa Indonesia]    Anda ingat dengan Yani seekor gajah Sumatera yang mati di Kebun Binatang Bandung (KBB) beberapa waktu lalu? Menjelang ajalnya, Yani dibiarkan sekarat dengan tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai karena KBB tidak mempunyai seorang pun dokter hewan. Kematian Yani menjadi contoh buruknya pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Usai kasus kematian Yani, kita pun dikejutkan dengan sejumlah beruang yang terlihat kelaparan di dalam kandang yang kotor. Bahkan seekor beruang terlihat sangat kurus dan memakan fesesnya sendiri.  Relawan Scorpion berusaha membantu memberi makan beruang kelaparan dengan buah buahan serta meminta akses untuk melihat dan mengecek kondisi beruang tersebut -yang dikatakan KBB sedang berada di kandang perawatan. Namun, hingga saat ini permintaan akses tidak pernah dikabulkan. Hingga saat ini, kami tidak mengetahui bagaimana nasib beruang kurus yang memakan fesesnya sendiri tersebut.  Pada hari Minggu 8 Januari 2017, relawan scorpion kembali memantau Kebun Binatang Bandung dan menemukan kembali sejumlah beruang yang terlihat kelaparan. Beruang lapar terlihat seperti meminta makanan kepada sejumlah pengunjung yang sepertinya bebas melempar sesuatu kedalam kandang. Apa yang terjadi pada beruang ini adalah pelanggaran terhadap standar minimum prinsip kesejahteraan satwa di lembaga konservasi, yaitu: 1. Bebas dari rasa lapar dan haus 2. Bebas dari ketidaknyamanan lingkungan 3. Bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit 4. Bebas dari rasa takut dan tertekan 5. Bebas untuk mengekspresikan prilaku alami.  Hal ini juga bertentangan dengan pasal 1 angka 2 Peraturan Dirjen PHKA No. P 9/IV-SET/2011 yang menyatakan bahwa kesejahteraan satwa adalah Keberlangsungan hidup satwa yang perlu diperhatikan oleh pengelola agar satwa hidup sehat, cukup pakan, dapat mengekspresikan prilaku secara normal, serta tumbuh dan berkembang biak dengan baik dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya: Mohon Segera Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung. 

Yayasan Scorpion Indonesia
91,949 supporters
ช่วยหมีออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย โดยด่วน!

สวัสดี ดิฉันทราบเรื่องร้องเรียนจากหน่วยงานพิทักษ์สัตว์ Scorpion Foundation ที่เป็นผู้สร้างเเคมเปญรณรงค์นี้เพื่อช่วยหมีออกจากสวนสัตว์บันดุง ก่อนอื่นดิฉันอยากขอขอบคุณทุกท่านที่ร่วมกันแจ้งข่าวให้เจ้าหน้าที่ได้รับทราบ และช่วยเราในการติดตามสภาพของสัตว์ในสวนสัตว์แห่งนี้ ตั้งแต่ทราบเรื่องดิฉันได้มอบหมายเจ้าหน้าที่ตั้งทีมงานที่ผู้เชี่ยวชาญและมีสัตวแพทย์ เข้าตรวจสุขภาพและความเป็นอยู่ของหมีที่สวนสัตว์บันดุง ขณะเดียวกันก็สืบเสาะข้อมูลที่เกี่ยวข้องอื่นๆ เพื่อประกอบการพิจารณา สัปดาห์นี้ เจ้าหน้าที่และทีมงานทุกคนจะประชุมกันอีกครั้งเพื่อประเมินว่าควรออกมาตรการอะไร แล้วดิฉันจะอัพเดทผลการประชุมให้ทุกท่านทราบอีกครั้ง ขอบคุณมาก ดร.สิติ นูบายา บาการ์ รัฐมนตรีกระทรวงธรรมชาติและสิ่งแวดล้อม สาธารณรัฐอินโดนีเซีย ------- Dear friends I have received and read the petition submitted by friends from Scorpion Foundation. First of all I want to thank you for the report that was presented to me. This greatly helps us in monitoring the welfare of animals, particularly those in zoos. Since knowing this problem, I've sent a team to the field to check directly the condition of the bears in Bandung Zoo as well as to collect materials and information which I will use to make the right decision. In addition, a doctor is also included in the team to perform a complete medical examination and welfare of animals, including the suitability of the condition of the place. On Monday, we will be meeting to discuss examination results to determine what decisions I would take. I will inform you, our friends, further regarding the decision which will be make after hearing the report of the team and the results of the meeting. Thank you, Minister of Environment and Forestry Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc.

1 year ago
Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung.

Teman-teman, Saya sudah menerima dan membaca petisi yang disampaikan oleh kawan-kawan dari Yayasan Scorpion. Pertama-tama saya ingin berterima kasih atas laporan yang disampaikan kepada saya. Ini sangat membantu kami dalam memantau kesejahteraan hewan, terutama yang berada dalam kebun binatang. Sejak mengetahui permasalahan ini, saya sudah mengirim tim ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi beruang di Kebun Binatang Bandung, serta tim mengumpulkan bahan-bahan dan keterangan yang akan saya pergunakan untuk mengambil keputusan yang tepat. Selain itu, ikut dalam tim adalah dokter yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap dan kesejahteraan hewan, berikut kelayakan kondisi tempat. Hari senin nanti, kami akan rapat gelar hasil pemeriksaan untuk menentukan keputusan apa yang akan saya ambil. Saya akan menginformasikan lagi kepada teman-teman keputusan selanjutnya setelah saya mendengar laporan dari tim dan hasil rapat. Terima kasih, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc.

1 year ago
#JanganTundaLagi Lanjutkan dan Dukung Penerbitan Peraturan Kantong Plastik Tidak Gratis!

Teman-teman, Terima kasih perhatiannya atas isu sampah di Indonesia. Petisi yang telah dibuat komunitas Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) ini adalah petisi yang penting. Saya sepakat dengan 20 ribu lebih penandatangan, bahwa saatnya kita kurangi secara signifikan limbah plastik yang ada. Jumlah limbah plastik di Indonesia terlalu banyak. Hampir 10 Milyar lembar kantong plastik kta digunakan, dan 95% menjadi sampah. Maka itu, gerakan konsumen macam ini punya potensi besar dalam membawa perubahan. Minggu lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan surat edaran di bawah Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (Nomor: SE-06/PSLB3-PS/2015). Surat ditujukan kepada kepala daerah dan pelaku usaha; mengenai penerapan plastik berbayar di seluruh gerai pasar modern di Indonesia. Hal ini dalam rangka sosialisasi dan persiapan penerapan kebijakan tersebut. Presiden juga telah memberi atensi khusus. Berdasarkan pendalaman masalah di berbagai kota di Indonesia, Presiden telah memerintahkan agar ada regulasi yang dapat mendorong Pemda secara konkret menyelesaikan persoalan sampah beserta percepatannya pada tahun 2016 dan 2017 ini. Untuk itulah saat ini sedang difinalisasi aturan-aturan sampah menyangkut strategi nasional dan agenda percepatan oleh pemda tahun 2016 ini. Untuk komunitas GIDKP dan semua yang peduli isu sampah, teruskan perjuangannya, jangan bosan membantu kerja pemerintah yang berat ini. Salam Hormat, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
#JanganTundaLagi Terbitkan Peraturan Menteri Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik!

Teman-teman, Terima kasih perhatiannya atas isu sampah di Indonesia. Petisi yang telah dibuat komunitas Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) ini adalah petisi yang penting. Saya sepakat dengan 20 ribu lebih penandatangan, bahwa saatnya kita kurangi secara signifikan limbah plastik yang ada. Jumlah limbah plastik di Indonesia terlalu banyak. Hampir 10 Milyar lembar kantong plastik kta digunakan, dan 95% menjadi sampah. Maka itu, gerakan konsumen macam ini punya potensi besar dalam membawa perubahan. Minggu lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan surat edaran di bawah Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (Nomor: SE-06/PSLB3-PS/2015). Surat ditujukan kepada kepala daerah dan pelaku usaha; mengenai penerapan plastik berbayar di seluruh gerai pasar modern di Indonesia. Hal ini dalam rangka sosialisasi dan persiapan penerapan kebijakan tersebut. Presiden juga telah memberi atensi khusus. Berdasarkan pendalaman masalah di berbagai kota di Indonesia, Presiden telah memerintahkan agar ada regulasi yang dapat mendorong Pemda secara konkret menyelesaikan persoalan sampah beserta percepatannya pada tahun 2016 dan 2017 ini. Untuk itulah saat ini sedang difinalisasi aturan-aturan sampah menyangkut strategi nasional dan agenda percepatan oleh pemda tahun 2016 ini. Untuk komunitas GIDKP dan semua yang peduli isu sampah, teruskan perjuangannya, jangan bosan membantu kerja pemerintah yang berat ini. Salam Hormat, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
Mohon segera adakan "duduk bersama" untuk mencari solusi permanen untuk bencana kabut asap

Teman-teman, Terima kasih telah terus mengawal kami melalui petisi mengenai isu darurat asap ini. Saya menulis ini dari Kalimantan Selatan dan setelah ini ke Sumatera Utara dan Jambi untuk memantau keadaan di lapangan dan terus mencari solusi. Area kebakaran mencapai 190 ribu ha lebih dibandingkan dengan tahun lalu sekitar 40 ribu saja. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah meneliti 139 perusahaan terkait hutan atau kebun dari pelepasan kawasan. Dari situ, ada 26 perusahaan yang kami sedang teliti kemungkinan pidana. Hal itu juga dilakukan oleh POLRI dan diantaranya telah ditetapkan tersangka. Solusi jangka panjang yang sedang dikembangkan adalah tata kelola gambut dan penggunaan lahan yang tepat, kekuatan kelembagaan masyarakat dalam pemadaman secara partisipatif, dan tentunya yang sangat penting: ketaatan hukum bersama dunia usaha para pemegang konsesi lahan. Sekian update dari saya sejauh ini. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
@Jokowi @bravonur :Tindak Tegas Pembakar Hutan dan Lahan

Teman-teman, Terima kasih telah terus mengawal kami melalui petisi mengenai isu darurat asap ini. Saya menulis ini dari Kalimantan Selatan dan setelah ini ke Sumatera Utara dan Jambi untuk memantau keadaan di lapangan dan terus mencari solusi. Area kebakaran mencapai 190 ribu ha lebih dibandingkan dengan tahun lalu sekitar 40 ribu saja. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah meneliti 139 perusahaan terkait hutan atau kebun dari pelepasan kawasan. Dari situ, ada 26 perusahaan yang kami sedang teliti kemungkinan pidana. Hal itu juga dilakukan oleh POLRI dan diantaranya telah ditetapkan tersangka. Solusi jangka panjang yang sedang dikembangkan adalah tata kelola gambut dan penggunaan lahan yang tepat, kekuatan kelembagaan masyarakat dalam pemadaman secara partisipatif, dan tentunya yang sangat penting: ketaatan hukum bersama dunia usaha para pemegang konsesi lahan. Sekian update dari saya sejauh ini. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
Cabut izin usaha dan pengelolaan hutan perusahaan-perusahaan pembakar hutan di Riau dan sekitarnya! Usir mereka dari Riau!

Teman-teman, Terima kasih telah terus mengawal kami melalui petisi mengenai isu darurat asap ini. Saya menulis ini dari Kalimantan Selatan dan setelah ini ke Sumatera Utara dan Jambi untuk memantau keadaan di lapangan dan terus mencari solusi. Area kebakaran mencapai 190 ribu ha lebih dibandingkan dengan tahun lalu sekitar 40 ribu saja. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah meneliti 139 perusahaan terkait hutan atau kebun dari pelepasan kawasan. Dari situ, ada 26 perusahaan yang kami sedang teliti kemungkinan pidana. Hal itu juga dilakukan oleh POLRI dan diantaranya telah ditetapkan tersangka. Solusi jangka panjang yang sedang dikembangkan adalah tata kelola gambut dan penggunaan lahan yang tepat, kekuatan kelembagaan masyarakat dalam pemadaman secara partisipatif, dan tentunya yang sangat penting: ketaatan hukum bersama dunia usaha para pemegang konsesi lahan. Sekian update dari saya sejauh ini. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
Kembalikan Hak Masyarakat Riau Atas Udara Yang Bersih!

Teman-teman, Terima kasih telah terus mengawal kami melalui petisi mengenai isu darurat asap ini. Saya menulis ini dari Kalimantan Selatan dan setelah ini ke Sumatera Utara dan Jambi untuk memantau keadaan di lapangan dan terus mencari solusi. Area kebakaran mencapai 190 ribu ha lebih dibandingkan dengan tahun lalu sekitar 40 ribu saja. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah meneliti 139 perusahaan terkait hutan atau kebun dari pelepasan kawasan. Dari situ, ada 26 perusahaan yang kami sedang teliti kemungkinan pidana. Hal itu juga dilakukan oleh POLRI dan diantaranya telah ditetapkan tersangka. Solusi jangka panjang yang sedang dikembangkan adalah tata kelola gambut dan penggunaan lahan yang tepat, kekuatan kelembagaan masyarakat dalam pemadaman secara partisipatif, dan tentunya yang sangat penting: ketaatan hukum bersama dunia usaha para pemegang konsesi lahan. Sekian update dari saya sejauh ini. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
ปล่อยโลมาในบ่อคลอรีนแคบที่ Wake Bali Adventure Park ในบาหลีให้กลับคืนสู่ท้องทะเล

เรียนทุกท่าน ขอบคุณทุกท่านที่แสดงความห่วงใย และความกังวลผ่านแคมเปญรณรงค์เพื่อปกป้องสัตว์และธรรมชาติรอบตัวเรา โปรดเข้าใจว่าดิฉันทราบเรื่องการกักขังโลมาที่ศูนย์กิจกรรมในบาหลีมาตั้งแต่แรกเริ่ม และขณะนี้ กำลังติดตามความคืบหน้าเพื่อจะนำมาแจ้งให้ทุกท่านทราบ ตั้งแต่ทราบข่าวเกี่ยวกับแคมเปญรณรงค์น ดิฉันได้ปรึกษากับทีมงาน และเมื่อหลายวันก่อนดิฉันได้รับรายชื่อของผู้สนับสนุนแคมเปญรณรงค์ทั้งหมดผ่านเจ้าหน้าที่ของ Jakarta Animal Aid Network ดิฉันขอเรียนว่า เรามีความตั้งใจจริงที่จะแก้ไขปัญหา และกำลังสืบหาความจริง หากเราพบว่ามีการกระทำความผิดในศูนย์กิจกรรมฯ จริง เช่น การทำร้ายสัตว์ การปล่อยปะละเลย หรือ ตรวจพบว่าคุณภาพการดูแลสัตว์ต่ำกว่ามาตรฐาน ขอให้ทุกท่านเชื่อว่า เราจะดำเนินการกับผู้กระทำผิดให้ถึงที่สุด เพราะประเด็นนี้ทำให้เกิดกระแสสังคม วิพากษ์วิจารณ์แหล่งท่องเที่ยวมากมายที่มีการจัดแสดงโลมา หรือสัตว์ชนิดอื่นๆ ดิฉันจึงอยากให้สาธารณชน และผู้เชี่ยวชาญ ช่วยกันคิดว่าอะไรจะเป็นทางออกที่ดีที่สุด ที่จะเกิดผลกระทบต่อสิ่งแวดล้อม สัตว์ สิ่งมีชีวิตทั้งหลายน้อยที่สุด ดิฉันและทีมงานกำลังวางแผนเพื่อจัดเวทีเสวนาเกี่ยวกับโลมาที่ศูนย์กิจกรรมในบาหลี และจะเชิญผู้เชี่ยวชาญจากสาขาต่างๆ เช่น การศึกษา จิตวิทยา การอนุรักษ์สัตว์ป่าและธรรมชาติ รวมไปถึงหน่วยงานภาคประชาสังคม เพื่อหาทางออกในการแก้ปัญหาร่วมกัน ดิฉันจะนำความคืบหน้า และผลจากวงเสวนามาอัพเดทให้ทุกท่านได้ทราบ ขอบคุณ ดร.สิติ นูบายา บาการ์ รัฐมนตรีกระทรวงธรรมชาติและสิ่งแวดล้อม สาธารณรัฐอินโดนีเซีย

3 years ago
Free four wild dolphins contained in a tiny pool at Wake Bali Adventure

Dear friends, Thank you very much for your concerns and voices through this petition. Your support and reports help us in conserving the environment and protecting wildlife. Know that I have noticed this petition since the beginning, and following its updates. Since receiving the petition, I have discussed this issue with my team. Several days ago, the petition was hand-delivered to me by our friends at Jakarta Animal Aid Network. We are taking this report seriously and currently, investigating the situation. If in fact there are violations happening in the resort that are unlawful such as abuse, neglect, or not up to the standards of the regulations, rest assured we will take action. Moreover, this has opened a public discourse about the existence of places with captive dolphins and other wildlife. I want to open up this dialogue to the public and the experts, and determine the best way forward, that is best for the environment, best for the animals, and best for the people. In several weeks we are planning to have a round table discussion about the topic of captive dolphins, and we will invite experts in education, psychology, conservation, animal protection, civil society organizations, to talk openly to try to come up with a solution. I will surely share the results of that discussion back to you. Thank you for your attention. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Minister of Environment and Forestry Republik Indonesia

3 years ago