Decision Maker

Siti Nurbaya Bakar

  • Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. (lahir di Jakarta, Indonesia, 28 Juli 1956; umur 58 tahun) adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam Kabinet Kerja 2014 - 2019, Republik Indonesia


Does Siti Nurbaya Bakar have the power to decide or influence something you want to change? Start a petition to this decision maker.Start a petition
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

Stop endangered birds from being drugged, shoved into water bottles, and illegally traded

The world was stunned when images of endangered cockatoos in Indonesia, stuffed into plastic bottles so they could be shipped abroad, came to light. We need your help to shut down Indonesia’s illegal animal trade and associated wildlife crime before it is too late. Indonesian police recently discovered dozens of endangered cockatoos sedated and jammed into water bottles. The rare animals -- there are only 7,000 left in the world -- were found either dead or barely alive. Unfortunately, this tragic scene is not rare in Indonesia. Indonesia’s law protecting endangered animals is 25 years old and outdated. The criminals responsible for the illegal animal trade are rarely caught. If they are apprehended, they receive a light punishment. This does not provide a deterrent for them to stop. Law enforcement needs the resources to catch the animal smugglers and more importantly the poachers, and then the ability to hand down harsher punishments. Join us in speaking for the voiceless animals being driven to extinction -- tell the Indonesian government we cannot afford to wait any longer to update the law protecting endangered species. Although the cockatoos were discovered before they reached their destination, it was too late for 11 of the birds. Each death brings the bird closer to extinction. Like in previous cases, the smugglers responsible will soon be back on the streets and will return to their illegal activities. Unless Indonesia's law is changed, and its law enforcement made effective, there is no incentive for these criminals to stop and more animals will be smuggled in horrifying ways and end up dying.    It will take pressure from the world community to get countries like Indonesia to take action and make sure these precious animals and other threatened species are truly protected. Please sign and share our petition demanding Indonesia take action and revise their law protecting endangered species. No more #BottledCockatoos! Conservation Policy Working Group, Indonesia

Conservation Policy Working Group
297,749 supporters
Petitioning Siti Nurbaya Bakar, Dirjen Konservasi Sumber Daya alam dan Ekosistemnya, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati

Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung.

Anda ingat dengan Yani seekor gajah Sumatera yang mati di Kebun Binatang Bandung (KBB) beberapa waktu lalu? Menjelang ajalnya, Yani dibiarkan sekarat dengan tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai karena KBB tidak mempunyai seorang pun dokter hewan.  Kematian Yani menjadi contoh buruknya pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Usai kasus kematian Yani, kita pun dikejutkan dengan sejumlah beruang yang terlihat kelaparan di dalam kandang yang kotor. Bahkan seekor beruang terlihat sangat kurus dan memakan fesesnya sendiri.  Relawan Scorpion berusaha membantu memberi makan beruang kelaparan dengan buah buahan serta meminta akses untuk melihat dan mengecek kondisi beruang tersebut -yang dikatakan KBB sedang berada di kandang perawatan. Namun, hingga saat ini permintaan akses tidak pernah dikabulkan. Hingga saat ini, kami tidak mengetahui bagaimana nasib beruang kurus yang memakan fesesnya sendiri tersebut.  Pada hari Minggu 8 Januari 2017, relawan scorpion kembali memantau Kebun Binatang Bandung dan menemukan kembali sejumlah beruang yang terlihat kelaparan. Beruang lapar terlihat seperti meminta makanan kepada sejumlah pengunjung yang sepertinya bebas melempar sesuatu kedalam kandang. Apa yang terjadi pada beruang ini adalah pelanggaran terhadap standar minimum prinsip kesejahteraan satwa di lembaga konservasi, yaitu: 1. Bebas dari rasa lapar dan haus 2. Bebas dari ketidaknyamanan lingkungan 3. Bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit 4. Bebas dari rasa takut dan tertekan 5. Bebas untuk mengekspresikan prilaku alami.  Hal ini juga bertentangan dengan pasal 1 angka 2 Peraturan Dirjen PHKA No. P 9/IV-SET/2011 yang menyatakan bahwa kesejahteraan satwa adalah Keberlangsungan hidup satwa yang perlu diperhatikan oleh pengelola agar satwa hidup sehat, cukup pakan, dapat mengekspresikan prilaku secara normal, serta tumbuh dan berkembang biak dengan baik dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya: Mohon Segera Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung. 

Yayasan Scorpion Indonesia
90,856 supporters
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

Ini DARURAT! Segera Selamatkan Kakatua Jambul Kuning dg Revisi UU Konservasi #KakatuaBotol

Kawan,  Puluhan ekor kakatua jambul kuning diselundupkan lewat Kapal Tidar yang berangkat dari Papua menuju Jakarta. Ini perbuatan sadis! Burung-burung yang semestinya dilindungi itu tubuhnya dijejalkan dalam botol bekas air mineral. Mereka lebih dulu dibius hingga lemas dan tak berdaya. Burung-burung itu dijejalkan dalam botol agar tak bersuara supaya dapat disembunyikan dalam tas, tanpa diketahui petugas. Dalam kasus ini sedikitnya 7 ekor kakatua jambul kuning mati saat kapal diperiksa petugas. Kondisi ini sangat memprihatinkan, terlebih lagi populasi kakaktua jambul kuning yang tersisa di alam kini tak lebih dari 7.000 ekor. Saking langkanya, sejak tahun 2007 kakatua berjambul kuning juga sudah ditetapkan sebagai hewan terancam punah. Penyelundupan INI BUKANLAH YANG PERTAMA!! Kasus penyeludupan dengan modus botol mineral sering kali  terjadi. Sebelumnya polisi sudah mengungkap modus penyembunyian burung bahkan dengan cara yang lebih kejam, mereka dimasukkan dalam pipa, bahkan ada yang disembunyikan di kaos kaki dan celana dalam.   Mirisnya, tidak ada efek jera bagi pelaku yang tertangkap tangan. Seringkali hakim hanya memvonis pelaku beberapa bulan penjara saja. Ini terjadi karena berdasarkan peraturan, pelaku hanya menghadapi sanksi penjara MAKSIMAL 5 tahun  dan denda 100 juta rupiah. Artinya, sanksi yang diterima pelaku bisa saja jauh dibawah itu. Tak heran pelaku ketagihan dan tak pernah jera, sanksinya  terlalu ringan jika dibandingkan dengan kerugian yang dialami negara. Mengapa hal ini terjadi? Sebagian besar karena akar kebijakannya yang lemah. Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang mengatur kebijakan tentang konservasi spesies langka, ketentuan didalamnya banyak yang sudah tidak relevan. Bayangkan UU itu sudah 25 tahun dibuat dan belum pernah direvisi! Kasus penyelundupan kakatua jambul kuning ini hanyalah satu contoh betapa besarnya ancaman terhadap beragam satwa langka unik Indonesia Ayo kita selamatkan satwa-satwa malang yang tak mampu membela diri itu. Kita desak Pemerintah RI melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Perwakilan kita di Komisi IV, VII dan Badan Legislasi DPR untuk segera revisi ketentuan dalam UU 5/1990 agar spesies langka kita terjamin perlindungannya.   Tandatangani petisi ini. Jangan biarkan kakatua jambul kuning punah begitu saja, kita “Selamatkan Kakatua Jambul Kuning dengan Revisi UU Konservasi”. Jangan pernah ada lagi #KakatuaBotol ! Salam Bijak, Kelompok Kerja Kebijakan Konservasi  

Conservation Policy Working Group
297,749 supporters
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

Ban All Cruel Animal Attractions in the Indonesian Zoos

Animals humiliation and exploitation rampant in Indonesia, such as bear show, dolphin show, orangutan show, elephant show, tiger show, etc.  It's time to end all cruel animal attractions in Indonesia. There are still many zoos and safari parks rely on cruel animal attractions to attract visitors.  Since last year, World Animal Protection has called for an end to worldwide "irresponsible wildlife tourism" that sees at least half a million animals suffer for the sake of entertainment. The Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group requested that the Minister of Environment and Forestry issues a ban on all cruel animal attractions in Indonesia. Based on the monitoring of Scorpion in the Indonesian zoos, the wildlife attractions are mostly used for the sake of entertainment rather than educational interests, therefore. The attractions are a form of animal abuse and exploitation. Please sign, share, and let your voice be heard in calling for an end to all cruel animal attractions in Indonesia.        

Yayasan Scorpion Indonesia
25,027 supporters
Petitioning Joko Widodo, Siti Nurbaya Bakar

#JanganTundaLagi Terbitkan Peraturan Menteri Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik!

UJI COBA BERHASILSejak uji coba kebijakan kantong plastik tidak gratis diberlakukan pada 21 Februari 2016 lalu, hasilnya menunjukkan perubahan yang signifikan. Setelah uji coba tahap pertama di 23 kota berhasil dilaksanakan dari 21 Februari - 31 Mei 2016, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dibantu oleh Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) melakukan observasi lapangan tahap pertama setelah satu bulan pelaksanaan kebijakan tersebut. Rata-rata pengurangan kantong plastik dalam skala nasional mencapai 55,1%. Masyarakat juga mulai beralih menggunakan tas belanja pakai ulang. APRINDO MUNDURAtas efektivitas tersebut, pada 1 Juni 2016, KLHK kembali menerapkan kebijakan kantong plastik tahap kedua untuk skala nasional. Pada observasi tahap kedua ini, penggunaan kantong plastik di usaha ritel skala nasional (anggota APRINDO) selama Bulan Juni – September 2016 mengalami penurunan sebesar rata-rata 13,8%. Hal ini dipengaruhi oleh keputusan DPP APRINDO pada Mei 2016 yang membebaskan usaha ritel anggota APRINDO untuk menghentikan uji coba kebijakan kantong plastik tidak gratis. Bahkan, ada pula yang mengalami penaikan jumlah penggunaan kantong plastik. PERATURAN MENTERI DIMANA?Sepanjang kebijakan ini bergulir, KLHK juga menyusun aturan khusus mengenai pengurangan kantong plastik yang dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri. Rencana awal, Peraturan Menteri tersebut akan diterbitkan pada Juni 2016 setelah uji coba pertama dilaksanakan. Namun, ternyata sampai awal tahun 2017 ini Peraturan Menteri belum bisa diterbitkan karena masih dalam proses penyusunan dan mengakomodir berbagai hal. "Kita masih godok terus, mudah-mudahan sebelum minggu ketiga sudah selesai aturannya. Bulan ini, karena saya janjinya dari Desember (2016)," imbuh Siti Nurbaya Bakar, Menteri LHK (dalam Liputan6.com, 16 Februari 2017) Apabila KLHK tidak segera mengeluarkan Peraturan Menteri tersebut, maka kantong plastik akan terus didapat oleh masyarakat secara gratis dan timbunan sampah kantong plastik akan semakin menumpuk. Ritel modern banyak yang menantikan Peraturan Menteri untuk membatasi pemberian kantong plastik kepada konsumen, begitupun dengan konsumen. Sangatlah penting diperhatikan untuk segera menerbitkan Peraturan Menteri yang mengatur pengurangan kantong plastik agar ada dasar hukumnya yang kuat. Langkah ini juga menjadi bagian upaya mewujudkan komitmen Indonesia Bersih Sampah 2020. MASYARAKAT SUPORTIF!Masyarakat sangat mendukung adanya kebijakan kantong plastik tidak gratis. Berdasarkan survei yang melibatkan 535 konsumen, hasilnya, 92% sadar jika plastik berdampak buruk bagi lingkungan, 67% setuju membawa tas belanja sendiri. Hasil survei menunjukkan, dulu orang menghabiskan tiga kantong plastik saat berbelanja, saat ini berkurang hanya dua lembar. AYO TERBITKAN PERATURAN SEGERAKami mendorong agar KLHK segera menerbitkan Peraturan Menteri tentang pengurangan kantong belanja plastik sesuai dengan janji yang sudah disampaikan sejak tahun 2016. Karena, melalui peraturan tersebut, penggunaan kantong plastik dapat berkurang dan meminimalisir timbunan sampah kantong plastik yang mencemari lingkungan.

Rahyang Nusantara
31,729 supporters
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

ช่วยหมีออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย โดยด่วน!

[ดูคลิปที่นี่] ไม่มีสัตว์ตัวไหนที่ได้รับการดูแลอย่างที่ควรจะเป็นที่สวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย… ก่อนหน้านี้ช้างยานี สุมันตราถูกปล่อยทิ้งให้สิ้นลมที่สวนสัตว์แห่งนี้ ไม่มีแม้กระทั่งหมอ หรือยารักษา ทั้งหมดเกิดจากการบริหารจัดการยอดแย่ของเจ้าของสวนสัตว์ ต่อมาเราพบว่ามีหมีจำนวนหนึ่งอาศัยอยู่ในสวนสัตว์ท่ามกลางสภาพแวดล้อมที่ไม่ต่างจากขุมนรก พวกหมีถูกรวมอยู่ในกรงสกปรก พวกมันดูผอมโซ ไม่มีแรง ไม่มีอะไรจะกินจนถึงกับต้องกินมูลของตัวเอง (มันไม่ใช่เรื่องน่าตลก แต่มันเป็นภาพที่น่าเศร้าที่สุด) เราพยายามพูดคุยกับเจ้าหน้าที่ที่ดูแลสวนสัตว์ เพื่อขอเข้าไปดูสภาพความเป็นอยู่ของพวกมัน แต่คำขอของเราก็ไม่เคยได้รับการตอบรับ... อาสาสมัครของเราเข้าไปสำรวจที่กรงหมีอีกครั้งในวันที่ 8 ม.ค. ที่ผ่านมา และยังพบว่ายังมีหมีหิวโซอีกจำนวนมาก พวกมัน'ขอ' 'รอ'อาหารจากนักท่องเที่ยว ดูคลิปที่นี่ การปฏิบัติจากสวนสัตว์เช่นนี้ถือเป็นการละเมิดสวัสดิภาพสัตว์ในแบบที่มันควรจะเป็น... กล่าวคือต้องดูแลพวกเขา: ให้พ้นจากความหิวโหย ให้พ้นการสภาพแวดล้อมที่ไม่ได้มาตรฐาน ให้พ้นจากโรคภัย ความเจ็บป่วย ให้พ้นจากความกลัว ความเครียด และ ให้พวกมันอยู่ได้ตามธรรมชาติ เราขอเรียกร้องให้เจ้าหน้าที่รัฐที่เกี่ยวข้องรีบออกมาดำเนินการโดยด่วน โปรดช่วยหมีเหล่านี้ออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย ขอทุกท่านโปรดร่วมลงชื่อสนับสนุน ----------------- [Bahasa Indonesia]    Anda ingat dengan Yani seekor gajah Sumatera yang mati di Kebun Binatang Bandung (KBB) beberapa waktu lalu? Menjelang ajalnya, Yani dibiarkan sekarat dengan tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai karena KBB tidak mempunyai seorang pun dokter hewan. Kematian Yani menjadi contoh buruknya pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Usai kasus kematian Yani, kita pun dikejutkan dengan sejumlah beruang yang terlihat kelaparan di dalam kandang yang kotor. Bahkan seekor beruang terlihat sangat kurus dan memakan fesesnya sendiri.  Relawan Scorpion berusaha membantu memberi makan beruang kelaparan dengan buah buahan serta meminta akses untuk melihat dan mengecek kondisi beruang tersebut -yang dikatakan KBB sedang berada di kandang perawatan. Namun, hingga saat ini permintaan akses tidak pernah dikabulkan. Hingga saat ini, kami tidak mengetahui bagaimana nasib beruang kurus yang memakan fesesnya sendiri tersebut.  Pada hari Minggu 8 Januari 2017, relawan scorpion kembali memantau Kebun Binatang Bandung dan menemukan kembali sejumlah beruang yang terlihat kelaparan. Beruang lapar terlihat seperti meminta makanan kepada sejumlah pengunjung yang sepertinya bebas melempar sesuatu kedalam kandang. Apa yang terjadi pada beruang ini adalah pelanggaran terhadap standar minimum prinsip kesejahteraan satwa di lembaga konservasi, yaitu: 1. Bebas dari rasa lapar dan haus 2. Bebas dari ketidaknyamanan lingkungan 3. Bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit 4. Bebas dari rasa takut dan tertekan 5. Bebas untuk mengekspresikan prilaku alami.  Hal ini juga bertentangan dengan pasal 1 angka 2 Peraturan Dirjen PHKA No. P 9/IV-SET/2011 yang menyatakan bahwa kesejahteraan satwa adalah Keberlangsungan hidup satwa yang perlu diperhatikan oleh pengelola agar satwa hidup sehat, cukup pakan, dapat mengekspresikan prilaku secara normal, serta tumbuh dan berkembang biak dengan baik dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya: Mohon Segera Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung. 

Yayasan Scorpion Indonesia
90,856 supporters
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

ช่วยหมีออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย โดยด่วน!

[ดูคลิปที่นี่] ไม่มีสัตว์ตัวไหนที่ได้รับการดูแลอย่างที่ควรจะเป็นที่สวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย… ก่อนหน้านี้ช้างยานี สุมันตราถูกปล่อยทิ้งให้สิ้นลมที่สวนสัตว์แห่งนี้ ไม่มีแม้กระทั่งหมอ หรือยารักษา ทั้งหมดเกิดจากการบริหารจัดการยอดแย่ของเจ้าของสวนสัตว์ ต่อมาเราพบว่ามีหมีจำนวนหนึ่งอาศัยอยู่ในสวนสัตว์ท่ามกลางสภาพแวดล้อมที่ไม่ต่างจากขุมนรก พวกหมีถูกรวมอยู่ในกรงสกปรก พวกมันดูผอมโซ ไม่มีแรง ไม่มีอะไรจะกินจนถึงกับต้องกินมูลของตัวเอง (มันไม่ใช่เรื่องน่าตลก แต่มันเป็นภาพที่น่าเศร้าที่สุด) เราพยายามพูดคุยกับเจ้าหน้าที่ที่ดูแลสวนสัตว์ เพื่อขอเข้าไปดูสภาพความเป็นอยู่ของพวกมัน แต่คำขอของเราก็ไม่เคยได้รับการตอบรับ... อาสาสมัครของเราเข้าไปสำรวจที่กรงหมีอีกครั้งในวันที่ 8 ม.ค. ที่ผ่านมา และยังพบว่ายังมีหมีหิวโซอีกจำนวนมาก พวกมัน'ขอ' 'รอ'อาหารจากนักท่องเที่ยว ดูคลิปที่นี่ การปฏิบัติจากสวนสัตว์เช่นนี้ถือเป็นการละเมิดสวัสดิภาพสัตว์ในแบบที่มันควรจะเป็น... กล่าวคือต้องดูแลพวกเขา: ให้พ้นจากความหิวโหย ให้พ้นการสภาพแวดล้อมที่ไม่ได้มาตรฐาน ให้พ้นจากโรคภัย ความเจ็บป่วย ให้พ้นจากความกลัว ความเครียด และ ให้พวกมันอยู่ได้ตามธรรมชาติ เราขอเรียกร้องให้เจ้าหน้าที่รัฐที่เกี่ยวข้องรีบออกมาดำเนินการโดยด่วน โปรดช่วยหมีเหล่านี้ออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย ขอทุกท่านโปรดร่วมลงชื่อสนับสนุน ----------------- [Bahasa Indonesia]    Anda ingat dengan Yani seekor gajah Sumatera yang mati di Kebun Binatang Bandung (KBB) beberapa waktu lalu? Menjelang ajalnya, Yani dibiarkan sekarat dengan tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai karena KBB tidak mempunyai seorang pun dokter hewan. Kematian Yani menjadi contoh buruknya pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Usai kasus kematian Yani, kita pun dikejutkan dengan sejumlah beruang yang terlihat kelaparan di dalam kandang yang kotor. Bahkan seekor beruang terlihat sangat kurus dan memakan fesesnya sendiri.  Relawan Scorpion berusaha membantu memberi makan beruang kelaparan dengan buah buahan serta meminta akses untuk melihat dan mengecek kondisi beruang tersebut -yang dikatakan KBB sedang berada di kandang perawatan. Namun, hingga saat ini permintaan akses tidak pernah dikabulkan. Hingga saat ini, kami tidak mengetahui bagaimana nasib beruang kurus yang memakan fesesnya sendiri tersebut.  Pada hari Minggu 8 Januari 2017, relawan scorpion kembali memantau Kebun Binatang Bandung dan menemukan kembali sejumlah beruang yang terlihat kelaparan. Beruang lapar terlihat seperti meminta makanan kepada sejumlah pengunjung yang sepertinya bebas melempar sesuatu kedalam kandang. Apa yang terjadi pada beruang ini adalah pelanggaran terhadap standar minimum prinsip kesejahteraan satwa di lembaga konservasi, yaitu: 1. Bebas dari rasa lapar dan haus 2. Bebas dari ketidaknyamanan lingkungan 3. Bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit 4. Bebas dari rasa takut dan tertekan 5. Bebas untuk mengekspresikan prilaku alami.  Hal ini juga bertentangan dengan pasal 1 angka 2 Peraturan Dirjen PHKA No. P 9/IV-SET/2011 yang menyatakan bahwa kesejahteraan satwa adalah Keberlangsungan hidup satwa yang perlu diperhatikan oleh pengelola agar satwa hidup sehat, cukup pakan, dapat mengekspresikan prilaku secara normal, serta tumbuh dan berkembang biak dengan baik dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya: Mohon Segera Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung. 

Yayasan Scorpion Indonesia
90,856 supporters
Petitioning Joko Widodo, Siti Nurbaya Bakar, Gubernur Papua, Gubernur Papua Barat, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Kalimantan Barat, Gubernur Kalimantan Tengah, Gubernur Riau, Gubernur Maluku, Gubernur Sul...

#JagaHutan Sebagai Identitas Bangsa Indonesia

Hutan Indonesia wajib dijaga karena hutan adalah anugerah Tuhan yang memberikan manusia dan makhluk hidup lainnya manfaat berupa udara untuk bernapas dan air sebagai sumber kehidupan! Hutan menjadi penyangga hidup manusia, menjadi sumber makanan dan obat-obatan. Hutan Indonesia juga perperan sebagai penjaga keseimbangan iklim dunia, menjaga kita dari bencana banjir, longsor, dan angin topan. Indonesia adalah salah satu pemilik hutan tropis terbesar di dunia; ketiga setelah Brasil dan Kongo! Hutan kita kaya akan keanekaragaman hayati. Hutan bakau kita juga merupakan yang terluas di dunia, dengan jumlah sekitar 4,25 juta hektar pada awal 1990-an.  Relakah kita kehilangan semua ini? Luas hutan kita terus berkurang! Selama 2009 s.d. 2013, 1.13 juta hektar hutan hilang setiap tahun. Penyebabnya? Kebakaran hutan dan lahan, alih fungsi lahan untuk industri, dan pembalakan liar. Akibatnya bencana semakin sering terjadi, masyarakat yang tinggal di sekitar hutan kehilangan mata pencaharian hingga menyebabkan budaya dan kearifan lokal ikut terancam hilang, satwa liar kehilangan habitatnya, pemanasan global akibat emisi gas rumah kaca yang terlepas dari aktivitas pembukaan hutan pun terus meningkat, ditambah lagi munculnya konflik sosial antara masyarakat sekitar hutan dengan para pemangku kepentingan. Kamu peduli? Akankah kamu biarkan itu semua terus terjadi?  Waktunya beraksi! Menjaga hutan Indonesia, hutan kita! Aksi #JagaHutan ini bisa menjadi masif dan besar apabila diperingati bersama-sama dalam suatu hari khusus untuk merayakan kekayaan hutan Indonesia. Kami mengajak semua pihak untuk merayakan Hari Hutan Indonesia pada tanggal 13 Mei 2017, bertepatan dengan peringatan ditandatanganinya moratorium izin baru di hutan primer dan gambut oleh Presiden Jokowi yang merupakan janji pemerintah untuk melindungi hutan Indonesia.  Sebar dan paraf petisi #JagaHutan untuk perlindungan hutan Indonesia yang lebih baik!

Hutan Itu Indonesia
14,205 supporters
Petitioning Siti Nurbaya Bakar, Director General of Natural Resources and Ecosystem Conservation Ministry of Environment and Forestr, Director of Biodiversity Conservation

Ban Elephant Rides in Indonesia

It's time to end elephant riding at many zoos in Indonesia. There are still many zoos and safari parks rely on elephant ride attractions to attract visitors. A cruel tourist attraction that is proven to be harmful to elephants must finally come to an end.   Elephant riding often exploited from morning till afternoon to take visitors around the areas of the zoo. Visitors are subject to a fee to be able to enjoy elephant riding. Since Yani death, a sumateran elephant, Bandung Zoo has stopped elephant riding. Some zoos which still use elephant riding in Indonesia are Taman Safari Indonesia, Bali Safari and Marine Park, Semarang Zoo, Medan Zoo, Gembira Loka Zoo, Jambi Zoo and others. We asks for all zoos and safari parks across Indonesia to totally stop as soon as possible all elephant ridings because this attraction is one of 10 cruellest wildlife attractions in the world. Elephant riding has no educational value, but it will only make elephants suffer for the sake of amusement. And we ask the Ministry of Environment and Forestry to ban elephant riding. Elephant riding ranks in the top 10 cruellest animal attractions. World Animal Protection, an international wildlife protection organization has issued a list of 10 cruellest animal attractions.   Please sign, share, and let your voice be heard in calling for an end to elephant rides in Indonesia.

Yayasan Scorpion Indonesia
13,383 supporters
Petitioning Siti Nurbaya Bakar

インドネシアの動物園で飢えに苦しむクマを救ってください!

2016年5月、ヤニ(Yani)という名のスマトラゾウがインドネシアのバンドン動物園で亡くなりました。この時、動物園には獣医がいなかったためヤニは十分な治療を受けられなかったと言われています。 ヤニの死は、バンドン動物園はがずさんな運営にあることを示す一例です。ヤニの死のあと、私たちは今度は何匹ものクマがお腹を空かせて、汚い檻の中に閉じ込められているのを発見しました。一匹のクマは痩せこけ、自分の排泄物を食べていました。 私たちの団体のボランティアはお腹を空かせたクマたちに果物を与え、クマの飼育環境を視察させて欲しいとバンドン動物園に要請しました。動物園側は、十分な世話をしていると主張しました。しかし、視察の要請はこれまで全く受け入れられていません。このままでは、痩せこけ、お腹を空かせて自分のフンを食べるクマたちがこの後どうなってしまうかわかりません。 私たちは2017年1月8日にバンドン動物園を再び訪問しましたが、その時もお腹を空かせているクマたちがたくさんいました。クマたちは来園客に向けて食べ物をせがみ、来園客は手元にあるものを檻に投げ入れていました。 この動物園のクマたちに起きていることは、動物を保護する団体に求められている動物福祉の最低限の指針に違反するものです。その指針は以下を提唱しています。 飢えと渇きからの自由 不快からの自由 痛み・傷害・病気からの自由 恐怖や抑圧からの自由 正常な行動を表現する自由 また、この状態は動物福祉に関する規約No. DG PHKA P 9 / IV-SET / 2011の第1条第2項にも反しています。この規約では、動物福祉は、動物の生存能力を管理者が監督し、安全で心地よい環境で、十分な食料を与え、正常な行動をできる状態にし、十分に成長し繁殖できるようにし、動物が健康に過ごすことができるようにしなければならないと規定しています。 インドネシア環境森林大臣Siti Nurbayaさん、いますぐバンドン動物園で飢えに苦しむクマたちを救ってください! 英語版はこちら

Yayasan Scorpion Indonesia
90,856 supporters
ช่วยหมีออกจากสวนสัตว์บันดุง อินโดนีเซีย โดยด่วน!

สวัสดี ดิฉันทราบเรื่องร้องเรียนจากหน่วยงานพิทักษ์สัตว์ Scorpion Foundation ที่เป็นผู้สร้างเเคมเปญรณรงค์นี้เพื่อช่วยหมีออกจากสวนสัตว์บันดุง ก่อนอื่นดิฉันอยากขอขอบคุณทุกท่านที่ร่วมกันแจ้งข่าวให้เจ้าหน้าที่ได้รับทราบ และช่วยเราในการติดตามสภาพของสัตว์ในสวนสัตว์แห่งนี้ ตั้งแต่ทราบเรื่องดิฉันได้มอบหมายเจ้าหน้าที่ตั้งทีมงานที่ผู้เชี่ยวชาญและมีสัตวแพทย์ เข้าตรวจสุขภาพและความเป็นอยู่ของหมีที่สวนสัตว์บันดุง ขณะเดียวกันก็สืบเสาะข้อมูลที่เกี่ยวข้องอื่นๆ เพื่อประกอบการพิจารณา สัปดาห์นี้ เจ้าหน้าที่และทีมงานทุกคนจะประชุมกันอีกครั้งเพื่อประเมินว่าควรออกมาตรการอะไร แล้วดิฉันจะอัพเดทผลการประชุมให้ทุกท่านทราบอีกครั้ง ขอบคุณมาก ดร.สิติ นูบายา บาการ์ รัฐมนตรีกระทรวงธรรมชาติและสิ่งแวดล้อม สาธารณรัฐอินโดนีเซีย ------- Dear friends I have received and read the petition submitted by friends from Scorpion Foundation. First of all I want to thank you for the report that was presented to me. This greatly helps us in monitoring the welfare of animals, particularly those in zoos. Since knowing this problem, I've sent a team to the field to check directly the condition of the bears in Bandung Zoo as well as to collect materials and information which I will use to make the right decision. In addition, a doctor is also included in the team to perform a complete medical examination and welfare of animals, including the suitability of the condition of the place. On Monday, we will be meeting to discuss examination results to determine what decisions I would take. I will inform you, our friends, further regarding the decision which will be make after hearing the report of the team and the results of the meeting. Thank you, Minister of Environment and Forestry Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc.

10 months ago
Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung.

Teman-teman, Saya sudah menerima dan membaca petisi yang disampaikan oleh kawan-kawan dari Yayasan Scorpion. Pertama-tama saya ingin berterima kasih atas laporan yang disampaikan kepada saya. Ini sangat membantu kami dalam memantau kesejahteraan hewan, terutama yang berada dalam kebun binatang. Sejak mengetahui permasalahan ini, saya sudah mengirim tim ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi beruang di Kebun Binatang Bandung, serta tim mengumpulkan bahan-bahan dan keterangan yang akan saya pergunakan untuk mengambil keputusan yang tepat. Selain itu, ikut dalam tim adalah dokter yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap dan kesejahteraan hewan, berikut kelayakan kondisi tempat. Hari senin nanti, kami akan rapat gelar hasil pemeriksaan untuk menentukan keputusan apa yang akan saya ambil. Saya akan menginformasikan lagi kepada teman-teman keputusan selanjutnya setelah saya mendengar laporan dari tim dan hasil rapat. Terima kasih, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc.

10 months ago
#JanganTundaLagi Lanjutkan dan Dukung Penerbitan Peraturan Kantong Plastik Tidak Gratis!

Teman-teman, Terima kasih perhatiannya atas isu sampah di Indonesia. Petisi yang telah dibuat komunitas Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) ini adalah petisi yang penting. Saya sepakat dengan 20 ribu lebih penandatangan, bahwa saatnya kita kurangi secara signifikan limbah plastik yang ada. Jumlah limbah plastik di Indonesia terlalu banyak. Hampir 10 Milyar lembar kantong plastik kta digunakan, dan 95% menjadi sampah. Maka itu, gerakan konsumen macam ini punya potensi besar dalam membawa perubahan. Minggu lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan surat edaran di bawah Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (Nomor: SE-06/PSLB3-PS/2015). Surat ditujukan kepada kepala daerah dan pelaku usaha; mengenai penerapan plastik berbayar di seluruh gerai pasar modern di Indonesia. Hal ini dalam rangka sosialisasi dan persiapan penerapan kebijakan tersebut. Presiden juga telah memberi atensi khusus. Berdasarkan pendalaman masalah di berbagai kota di Indonesia, Presiden telah memerintahkan agar ada regulasi yang dapat mendorong Pemda secara konkret menyelesaikan persoalan sampah beserta percepatannya pada tahun 2016 dan 2017 ini. Untuk itulah saat ini sedang difinalisasi aturan-aturan sampah menyangkut strategi nasional dan agenda percepatan oleh pemda tahun 2016 ini. Untuk komunitas GIDKP dan semua yang peduli isu sampah, teruskan perjuangannya, jangan bosan membantu kerja pemerintah yang berat ini. Salam Hormat, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
#JanganTundaLagi Terbitkan Peraturan Menteri Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik!

Teman-teman, Terima kasih perhatiannya atas isu sampah di Indonesia. Petisi yang telah dibuat komunitas Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) ini adalah petisi yang penting. Saya sepakat dengan 20 ribu lebih penandatangan, bahwa saatnya kita kurangi secara signifikan limbah plastik yang ada. Jumlah limbah plastik di Indonesia terlalu banyak. Hampir 10 Milyar lembar kantong plastik kta digunakan, dan 95% menjadi sampah. Maka itu, gerakan konsumen macam ini punya potensi besar dalam membawa perubahan. Minggu lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan surat edaran di bawah Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (Nomor: SE-06/PSLB3-PS/2015). Surat ditujukan kepada kepala daerah dan pelaku usaha; mengenai penerapan plastik berbayar di seluruh gerai pasar modern di Indonesia. Hal ini dalam rangka sosialisasi dan persiapan penerapan kebijakan tersebut. Presiden juga telah memberi atensi khusus. Berdasarkan pendalaman masalah di berbagai kota di Indonesia, Presiden telah memerintahkan agar ada regulasi yang dapat mendorong Pemda secara konkret menyelesaikan persoalan sampah beserta percepatannya pada tahun 2016 dan 2017 ini. Untuk itulah saat ini sedang difinalisasi aturan-aturan sampah menyangkut strategi nasional dan agenda percepatan oleh pemda tahun 2016 ini. Untuk komunitas GIDKP dan semua yang peduli isu sampah, teruskan perjuangannya, jangan bosan membantu kerja pemerintah yang berat ini. Salam Hormat, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
Mohon segera adakan "duduk bersama" untuk mencari solusi permanen untuk bencana kabut asap

Teman-teman, Terima kasih telah terus mengawal kami melalui petisi mengenai isu darurat asap ini. Saya menulis ini dari Kalimantan Selatan dan setelah ini ke Sumatera Utara dan Jambi untuk memantau keadaan di lapangan dan terus mencari solusi. Area kebakaran mencapai 190 ribu ha lebih dibandingkan dengan tahun lalu sekitar 40 ribu saja. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah meneliti 139 perusahaan terkait hutan atau kebun dari pelepasan kawasan. Dari situ, ada 26 perusahaan yang kami sedang teliti kemungkinan pidana. Hal itu juga dilakukan oleh POLRI dan diantaranya telah ditetapkan tersangka. Solusi jangka panjang yang sedang dikembangkan adalah tata kelola gambut dan penggunaan lahan yang tepat, kekuatan kelembagaan masyarakat dalam pemadaman secara partisipatif, dan tentunya yang sangat penting: ketaatan hukum bersama dunia usaha para pemegang konsesi lahan. Sekian update dari saya sejauh ini. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
@Jokowi @bravonur :Tindak Tegas Pembakar Hutan dan Lahan

Teman-teman, Terima kasih telah terus mengawal kami melalui petisi mengenai isu darurat asap ini. Saya menulis ini dari Kalimantan Selatan dan setelah ini ke Sumatera Utara dan Jambi untuk memantau keadaan di lapangan dan terus mencari solusi. Area kebakaran mencapai 190 ribu ha lebih dibandingkan dengan tahun lalu sekitar 40 ribu saja. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah meneliti 139 perusahaan terkait hutan atau kebun dari pelepasan kawasan. Dari situ, ada 26 perusahaan yang kami sedang teliti kemungkinan pidana. Hal itu juga dilakukan oleh POLRI dan diantaranya telah ditetapkan tersangka. Solusi jangka panjang yang sedang dikembangkan adalah tata kelola gambut dan penggunaan lahan yang tepat, kekuatan kelembagaan masyarakat dalam pemadaman secara partisipatif, dan tentunya yang sangat penting: ketaatan hukum bersama dunia usaha para pemegang konsesi lahan. Sekian update dari saya sejauh ini. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
Cabut izin usaha dan pengelolaan hutan perusahaan-perusahaan pembakar hutan di Riau dan sekitarnya! Usir mereka dari Riau!

Teman-teman, Terima kasih telah terus mengawal kami melalui petisi mengenai isu darurat asap ini. Saya menulis ini dari Kalimantan Selatan dan setelah ini ke Sumatera Utara dan Jambi untuk memantau keadaan di lapangan dan terus mencari solusi. Area kebakaran mencapai 190 ribu ha lebih dibandingkan dengan tahun lalu sekitar 40 ribu saja. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah meneliti 139 perusahaan terkait hutan atau kebun dari pelepasan kawasan. Dari situ, ada 26 perusahaan yang kami sedang teliti kemungkinan pidana. Hal itu juga dilakukan oleh POLRI dan diantaranya telah ditetapkan tersangka. Solusi jangka panjang yang sedang dikembangkan adalah tata kelola gambut dan penggunaan lahan yang tepat, kekuatan kelembagaan masyarakat dalam pemadaman secara partisipatif, dan tentunya yang sangat penting: ketaatan hukum bersama dunia usaha para pemegang konsesi lahan. Sekian update dari saya sejauh ini. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
Kembalikan Hak Masyarakat Riau Atas Udara Yang Bersih!

Teman-teman, Terima kasih telah terus mengawal kami melalui petisi mengenai isu darurat asap ini. Saya menulis ini dari Kalimantan Selatan dan setelah ini ke Sumatera Utara dan Jambi untuk memantau keadaan di lapangan dan terus mencari solusi. Area kebakaran mencapai 190 ribu ha lebih dibandingkan dengan tahun lalu sekitar 40 ribu saja. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah meneliti 139 perusahaan terkait hutan atau kebun dari pelepasan kawasan. Dari situ, ada 26 perusahaan yang kami sedang teliti kemungkinan pidana. Hal itu juga dilakukan oleh POLRI dan diantaranya telah ditetapkan tersangka. Solusi jangka panjang yang sedang dikembangkan adalah tata kelola gambut dan penggunaan lahan yang tepat, kekuatan kelembagaan masyarakat dalam pemadaman secara partisipatif, dan tentunya yang sangat penting: ketaatan hukum bersama dunia usaha para pemegang konsesi lahan. Sekian update dari saya sejauh ini. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

2 years ago
ปล่อยโลมาในบ่อคลอรีนแคบที่ Wake Bali Adventure Park ในบาหลีให้กลับคืนสู่ท้องทะเล

เรียนทุกท่าน ขอบคุณทุกท่านที่แสดงความห่วงใย และความกังวลผ่านแคมเปญรณรงค์เพื่อปกป้องสัตว์และธรรมชาติรอบตัวเรา โปรดเข้าใจว่าดิฉันทราบเรื่องการกักขังโลมาที่ศูนย์กิจกรรมในบาหลีมาตั้งแต่แรกเริ่ม และขณะนี้ กำลังติดตามความคืบหน้าเพื่อจะนำมาแจ้งให้ทุกท่านทราบ ตั้งแต่ทราบข่าวเกี่ยวกับแคมเปญรณรงค์น ดิฉันได้ปรึกษากับทีมงาน และเมื่อหลายวันก่อนดิฉันได้รับรายชื่อของผู้สนับสนุนแคมเปญรณรงค์ทั้งหมดผ่านเจ้าหน้าที่ของ Jakarta Animal Aid Network ดิฉันขอเรียนว่า เรามีความตั้งใจจริงที่จะแก้ไขปัญหา และกำลังสืบหาความจริง หากเราพบว่ามีการกระทำความผิดในศูนย์กิจกรรมฯ จริง เช่น การทำร้ายสัตว์ การปล่อยปะละเลย หรือ ตรวจพบว่าคุณภาพการดูแลสัตว์ต่ำกว่ามาตรฐาน ขอให้ทุกท่านเชื่อว่า เราจะดำเนินการกับผู้กระทำผิดให้ถึงที่สุด เพราะประเด็นนี้ทำให้เกิดกระแสสังคม วิพากษ์วิจารณ์แหล่งท่องเที่ยวมากมายที่มีการจัดแสดงโลมา หรือสัตว์ชนิดอื่นๆ ดิฉันจึงอยากให้สาธารณชน และผู้เชี่ยวชาญ ช่วยกันคิดว่าอะไรจะเป็นทางออกที่ดีที่สุด ที่จะเกิดผลกระทบต่อสิ่งแวดล้อม สัตว์ สิ่งมีชีวิตทั้งหลายน้อยที่สุด ดิฉันและทีมงานกำลังวางแผนเพื่อจัดเวทีเสวนาเกี่ยวกับโลมาที่ศูนย์กิจกรรมในบาหลี และจะเชิญผู้เชี่ยวชาญจากสาขาต่างๆ เช่น การศึกษา จิตวิทยา การอนุรักษ์สัตว์ป่าและธรรมชาติ รวมไปถึงหน่วยงานภาคประชาสังคม เพื่อหาทางออกในการแก้ปัญหาร่วมกัน ดิฉันจะนำความคืบหน้า และผลจากวงเสวนามาอัพเดทให้ทุกท่านได้ทราบ ขอบคุณ ดร.สิติ นูบายา บาการ์ รัฐมนตรีกระทรวงธรรมชาติและสิ่งแวดล้อม สาธารณรัฐอินโดนีเซีย

2 years ago
Free four wild dolphins contained in a tiny pool at Wake Bali Adventure

Dear friends, Thank you very much for your concerns and voices through this petition. Your support and reports help us in conserving the environment and protecting wildlife. Know that I have noticed this petition since the beginning, and following its updates. Since receiving the petition, I have discussed this issue with my team. Several days ago, the petition was hand-delivered to me by our friends at Jakarta Animal Aid Network. We are taking this report seriously and currently, investigating the situation. If in fact there are violations happening in the resort that are unlawful such as abuse, neglect, or not up to the standards of the regulations, rest assured we will take action. Moreover, this has opened a public discourse about the existence of places with captive dolphins and other wildlife. I want to open up this dialogue to the public and the experts, and determine the best way forward, that is best for the environment, best for the animals, and best for the people. In several weeks we are planning to have a round table discussion about the topic of captive dolphins, and we will invite experts in education, psychology, conservation, animal protection, civil society organizations, to talk openly to try to come up with a solution. I will surely share the results of that discussion back to you. Thank you for your attention. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Minister of Environment and Forestry Republik Indonesia

2 years ago