Decision Maker

Rudiantara

  • Menteri Komunikasi dan Informasi RI

Does Rudiantara have the power to decide or influence something you want to change? Start a petition to this decision maker.Start a petition
Petitioning Rudiantara, Menkominfo

BLOKIR APLIKASI TIKTOK

  Assalamualaikum, Salam Sejahtera. Saya Agustiawan (ketua dari HEP Indonesia) seorang aktivis yang bergerak di bidang kesehatan dan pendidikan. Aplikasi andorid yang memberikan peluang orang-orang sangatlah banyak. Salah satunya adalah aplikasi tiktok yang mungkin tujuan awalnya sebagai wadah untuk menunjukkan eksistensi dan kreatifitas bagi penggunanya agar dapat dilihat orang banyak.  TIKTOK MASALAH KITA BERSAMA Semakin lama, aplikasi tiktok lebih terlihat sebagai aplikasi untuk menyalurkan kebodohan banyak kalangan. Contohnya: Video tiktok anak-anak yang joget (maaf) dan bahkan sampai ke video pornografi. Bahkan yang terbaru adalah tiktok menjadikan sholat/ibadah sebagai alat hiburan (sangat tidak layak!) http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/05/22/2-video-remaja-buat-video-tik-tok-pakai-gerakan-salat-ini-bikin-geram https://www.kaskus.co.id/thread/5b1b4cf5dac13eed708b4568/bahaya-video-tik-tok-buatan-anak-alay-yang-melahirkan-generasi-perusak-moral-bangsa/ https://tekno.tempo.co/read/1095670/waspadai-pemangsa-si-kecil-pada-aplikasi-tik-tok-dan-musical-ly Ini adalah masalah kita bersama, bagaimana negara ini bisa maju apabila anak-anak Indonesia sudah tercemar dengan tontonan yang tidak layak ditonton dan tidak memberikan faedah/pelajaran yang baik. Negara ini butuh panutan yang baik, bukan tontonan alay yang malah memancing orang lain untuk membuat hal yang serupa dan berujung kepada kebobrokan mental anak bangsa.   Tidak perlu kita hakimi siapapun, karena kita hanya butuh satu solusi BLOKIR APLIKASI TIKTOK. . ayo bantu saya, bersama orang-orang yang masih bercaya bahwa masih ada harapan untuk mengubah segalanya. Sebelum Terlambat. The power of your voice, with decision makers to find new solution. Kalian dapat menemukan saya di instagram @agustiawan28 karena saya selalu aktif berinteraksi di sana.  Kita Ingin Indonesia yang lebih baik LEBIH BAIK PEMERINTAH MEMBLOKIR SATU APLIKASI DENGAN MUDHARAT YANG LEBIH BANYAK, DARIPADA BERMUNCULAN ANAK-ANAK YANG AKAN MEMBUAT VIDEO ALAY YANG TIDAK LAYAK DITONTON Salam hangat Agustiawan,  

Agustiawan Imron
86,036 supporters
Petitioning Rudiantara, Menteri Pertanian Republik Indonesia, Kapolres Sikka AKBP I Made Kusuma Jaya, S.H,S.Ik, Rektor IPDN Prof. Dr. H. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS

Hukum Pelaku Pembakaran Anjing Yang Memamerkan Kebrutalannya di Media Sosial!

Dalam insta story tanggal 30 Desember 2017 akun instagram @tyoaquinopega atau nama lengkapnya Tyo Aquino Pega menampilkan video singkat yang ia rekam dan upload di instagram pribadinya proses pembakaran anjing yg jadi korban kebrutalannya untuk disantap sambil tertawa.Pelaku pemostingan seharusnya paham benar bahwa konten video postingannya yang brutal ini merupakan teror serius dan menimbulkan trauma yang tidak bisa dianggap enteng.JANGAN PERNAH MENGANGGAP REMEH PENYIKSAAN SATWA WALO SEKECIL APAPUN ITU!Mau jadi apa masyarakat kita kalo hal seperti ini didiamkan begitu saja!Hasil riset di Amerika membuktikan jika narapidana kasus pembunuhan manusia ketika mereka kecil terbukti sering menyiksa dan menyakiti satwa.Apalagi pelaku pemostingan ini dilakukan oleh lulusan mahasiswa dari Institut yang mencetak abdi negara dengan kata lain ia adalah calon aparat negara yang telah diwisuda beberapa bulan lalu.Kekhawatiran kami sebagai penyelamat satwa dan juga sekaligus sebagai penyayang anjing adalah seandainya pelaku pemostingan @tyoaquinopega ini nantinya bener2 jadi aparat negara maka sudah bisa dipastikan jika kebiasaan memakan anjing akan dianggap lumrah dan juga aksi brutalnya terhadap satwa bisa jadi dilakukan juga kepada manusia.Terima kasih.Animals Hope Shelter.

Animals Hope Shelter
79,797 supporters
Closed
Petitioning Ketua dan Para Wakil Ketua DPR RI, Majelis Ulama Indonesia, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Lembaga Sensor Film Indonesia, Komisi Penyiaran Indonesia, Lembaga sensor Indonesia, Kementerian, Kem...

Stop Film Anak yang Melecehkan Agama!

Salah satu tugas sebagai orang tua adalah memilihkan hal-hal terbaik untuk tumbuh kembang dan pendidikan anak, termasuk untuk tontonan. Di tengah minimnya film anak, kehadiran film Naura dan Genk Juara (NGJ) diharapkan mampu menjadi salah satu tayangan yang bermanfaat bagi anak-anak. Namun sungguh disayangkan, dalam film tersebut kami mendapati banyak sekali hal yang tidak layak untuk anak-anak, termasuk pelecehan terhadap agama, dalam hal ini adalah pelecehan terhadap Islam. Banyak yang kami soroti dari film tersebut di antaranya adalah penggunaan busana  anak yang tidak sesuai dengan adat timur kita, di mana tokoh utama memakai celana sangat pendek yang kita kenal dengan hot pants, penokohan tokoh jahat yang sangat centil dan cenderung psikopat yang merupakan contoh buruk untuk anak-anak, dan yang paling kami perhatikan adalah penampilan berjenggot dan penggunaan kalimat-kalimat suci dalam agama Islam yang sengaja digunakan oleh tokoh penjahat yang dinamai Trio Licik! Poin terakhir ini yang sangat kami soroti. Di tengah masyarakat yang mengedepankan kebhinekaan, menjunjung tinggi toleransi antar ummat beragama, dan saling menghormati dengan sesama, kami melihat film ini justru sangat berpotensi memecah belah persatuan karena menyakiti ummat Islam. Untuk itu, kami meminta pada para Bapak dan Ibu yang berwenang dalam hal penyiaran, pendistribusian, dan pengawasan perfilman di Indonesia untuk dapat menindak tegas hal ini. Kami minta produser, sutradara, dan penulis skenario film Naura dan Genk Juara untuk MEMINTA MAAF di hadapn publik mengenai pelecehan terhadap ummat Islam! Kami meminta pada pihak yang berwenang untuk MENARIK dan MENSTOP peredaran dan pemutaran film Naura dan Genk Juara dari jaringan industri perfilman di Indonesia karena memecah belah persatuan bangsa! Demikian petisi ini kami buat. Terima kasih.

Windi Ningsih
50,756 supporters
Petitioning Rudiantara

Sisi Lain Tumblr: Mohon Pertimbangan

Kepada, siapapun dibalik pemblokir-an tumblr....... ....can you just gimme back my laman biru tua? :( Itu reaksi pertama saya ketika tau tumblr akan diblokir. Beberapa teman sudah mengeluhkan diari elektroniknya bahkan tidak bisa dibuka lagi. Saya tidak memiliki kepentingan komersial, di tumblr sana. Kalaupun tumblr benar-benar ditutup, kerugian yang saya derita hanyalah kehilangan memori, jejak hidup, kenangan-kenangan. Tapi entah kenapa saya terlalu melibatkan perasaan, saya merasa memiliki unsur kepemilikan. Tumblr milik saya, teman-teman saya, dan semua orang yang menggunakan. Adilkah kalau saya harus kehilangan karena ulah segelintir kalangan? Dear Bapak Menteri Rudiantara M.B.A selaku Menteri Komunikasi dan Informatika. Disini saya Selviani Nurul Utami ingin menyampaikan keluh kesah, keresahan saya dan teman-teman saya selaku pengguna tumblr. Kenapa Tumblr harus diblokir? Karena ditemukan 360 akun yang mengandung unsur pornografi? Ah, Bapak. Bukankah angka sekian tidak sebanding dengan jumlah akun lain yang malah melahirkan hal-hal positif? Saya bahkan mengenal hampir 10.000 akun yang aktif menggunakan tumblr untuk hal-hal baik. Hanya karena 360 pengguna, 10.000 bahkan lebih lainnya; harus kehilangan media? Mungkin yang harus diblokir bukan situsnya, Pak. Tapi pola pikir :) Bapak harus tau, saat sedih, saya menggunakan tumblr. Saat senang, risau, bahagia, bahkan patah hati atau depresi, tumblr adalah media untuk berekspresi. Dengan tumblr, ada orang-orang yang tidak bisa bebas menyalurkan pendapat pada dunia nyata, menjadi luwes dan apa adanya di dunia maya. Dengan tumblr, banyak kalangan menemukan telinga untuk mendengar ketika bahkan ia tak mampu "bicara". Tumblr sangat luas dan mendunia, tapi kenapa Bapak bisa-bisanya memblokir dengan menyempitkan penilaian pada 360 akun saja? Disamping semua itu, walaupun tumblr tidak memiliki fasiltas untuk report akun pornografi, setiap user yang menggunakan, diberi hak dan kewenangan untuk menggunakan "safe mode". Berangkat dari situ, Saya dan kawan kawan positif saya membentengi diri untuk tidak terjerumus seperti 360 akun yang Bapak maksudkan.  Kalau bicara tentang kenangan, memang, ada langkah untuk menyelamatkan tulisan-tulisan yang pernah kami unggah. Tapi pointnya bukan hanya kenangan, Pak. Pointnya, kalau bukan di tumblr, kemana kami harus bermigrasi? Twitter? Facebook? Wattpad? Telegram? Memang Bapak bisa menjamin kalau pada platform tulis lain, pornografi tidak akan ditemukan?  Oh, iya Pak. Di tumblr juga Bapak bisa dengan mudah menemukan media dakwah keagamaan dengan bahasa yang ramah, berbagi ilmu bercocok tanam, menceritakan skripsi yang tidak kunjung selesai, lalu saling menyemangati satu sama lain. Saya bahkan pernah berbagi cerita dengan seseorang yang ingin mengakhiri hidupnya, suicidal, hanya karena di dunia nyata ia tidak menemukan orang yang peduli. Lalu karena tumblr, sampai sekarang ia masih hidup bahkan membantu teman-teman lainnya yang sedang tidak mempunyai harapan hidup. Masih mau diblokir, Pak? '-')/ Di cover petisi ini, backgroundnya saya lampirkan karya beberapa teman-teman tumblr. Beberapa lho, ya. Belum semua. Kalau harus semua, petisi ini bisa jadi gramedia ._. Pornografi tidak bisa diberantas, Pak. Teralu luas. Terlalu neko-neko kalau Bapak ingin pornografi sampai tidak ada sama sekali. Memblokir tumblr bukan solusi. Kalau tumblr hilang, -aku ramal, pornografi hanya akan berpindah ke tempat lainnya, tidak akan tiada seperti yang Bapak harapkan. Lalu apa solusinya? bekali rakyat Indonesia dengan edukasi. Kalau sudah punya otak seperti kami, walaupun tumblr menyuguhkan pornografi, bahkan kami enggan untuk "menikmati" melirik sedikit saja jijik. Jadi, mohon maaf nih, Pak. Kalau yang berotak seperti kami tidak menggunakan pornografi, yang menggunakan berarti yang.....? hehe, isi sendiri. Mudah-mudahan Bapak bisa mengerti dan mengambil tindakan yang bijaksana atas keresahan saya dan kawan-kawan. Bagi kawan-kawan penikmat laman biru tua, dukung, yuk? Kalau bukan kita yang mendukung, yang kehilangan ya hanya kita. Dukung, ya? 2016 silam tumblr pernah akan diblokir dan rekan saya sudah berhasil mengumpulkan 10.000 tanda tangan untuk mencegah Bapak memblokir, maka kali ini saya berniat mengumpulkan 15.000 tanda tangan agar Bapak tau seberapa banyak pengguna tumblr positif yang tidak sebanding dengan 360 akun yang Bapak maksudkan. #StandupOnceMore #SaveTumblr #TolakBlokirTumblr #BloggerMelawan

Tami Sn
19,809 supporters
Closed
Petitioning Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara

Batalkan pemblokiran aplikasi chat Telegram

Memblokir Telegram dengan alasan platform itu dijadikan platform komunikasi pendukung terorisme mungkin mirip dengan membakar lumbung padi yang ada tikusnya. Lebih buruk lagi, karena pendukung terorisme atau hal-hal lain yang merongrong NKRI apa pun tetap bisa berkomunikasi di platform lainnya. Bila Anda aktif di Facebook, Whatsapp, BBM, mungkin juga pernah melihat konten kebencian atau "anti-NKRI" dan sejenisnya yang melintas bebas dibagikan dan diteruskan ke khalayak luas. Ada banyak pengguna Telegram yang menikmati fitur-fitur aplikasi tersebut yang tidak/belum mampu disediakan pendahulunya maupun app sejenis. Para pemakai Telegram juga sedikit tenang karena, setidaknya sejak didirikan, data mereka tidak dipakai perusahaan skala besar untuk keperluan monetisasi. Para pengguna itu menjadi korban karena tak bisa mengakses Telegram, atau harus repot sedikit untuk melangkahi blokir pemerintah. Sebaiknya pemerintah menunjukkan upaya terlebih dahulu dalam berkomunikasi dengan Telegram (yang pendirinya belum terlalu lama ini jalan-jalan dengan santai di berbagai pelosok Indonesia), yang senantiasa aktif menanggapi laporan blokir grup pendukung terorisme. Laporan-laporan itu bahkan dilakukan proaktif oleh beberapa orang dari komunitas pengguna Telegram.

Dodi IR
17,027 supporters
Petitioning Rudiantara

TOLAK PEMBATASAN REGISTRASI 1NIK 3SIM

*Yth, Seluruh Rakyat Indonesia* Kami adalah bagian sehari – hari dari masyarakat Indonesia, yang telah turut serta  memajukan perekonomian, mengurangi pengangguran, dan mengedukasi kita semua dalam penggunaan telekomunisasi seluler. Kemenkominfo mengeluarkan peraturan yang membatasi penggunaan kartu perdana secara mandiri hanya sebanyak 3 buah untuk registrasi 1 KTP. Kita semua tentu setuju demi ketertiban, agar penggunaan kartu perdana prabayar harus diregistrasi sesuai identitas secara valid. Kartu perdana khususnya kartu perdana internet, harganya jauh lebih murah daripada isipulsa paket internet. *Dengan adanya Pembatasan tersebut,* *akan BERAKIBAT pada :* 1. *HARGA* pulsa internet akan *NAIK* *TAJAM;* 2.  Karena keuntungan konter pulsa dominan dari kartu perdana, dengan pembatasan, konter pulsa akan tutup karena merugi. *Bila konter* pulsa tutup, *maka masyarakat* *khususnya di* *PEDESAAN DAN* *PEDALAMAN,* *tidak* *bisa lagi berbelanja* *pulsa.* *Masyarakat harus* *pergi ke wilayah* *kabupaten/ kota yang* *terdapat gerai atau* *modern channel.*  *Tentu, *BIAYANYA* *BERTAMBAH MAHAL.!*3. Konter pulsa berguguran, maka *HILANGLAH* *sumber penghidupan* *5 juta jiwa* *masyrkt Indonesia* Pengangguran pun *BERTAMBAH..!* Kemudian industri atau pasar seluler tentu *AKAN DIKUASAI* *OLEH MODERN* *CHANNEL ATAU PARA* *PEMODAL BESAR..!* Kami sudah berjuang sejak Juli 2017, tapi kita *rakyat kecil ini,* memang *TIDAK DIANGGAP PENTING* oleh para penguasa. Bahkan tanggal 07 November 2017, Kemenkominfo menyetujui permintaan kami. *Kenyataannya????* Persetujuan mereka tersebut *CUMA TIPU DAYA,* agar kami tidak unjuk rasa. Sampai hari ini *TIDAK TEREALISASI.* Untuk itu kami mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia, mohon dibantu untuk menyuarakan ini, share dan viralkanlah setiap postingan kami, *SETIAP HARI.* Apapun bidang kita masing – masing, *kita harus tolong menolong sesama rakyat kecil,* karena pada hari ini, akibat *kzholiman penguasa,* kehidupan kita harus *TEGAK DARI PERJUANGAN KITA SENDIRI..!!**Penghidupan kita harus BERDAULAT atas suara kita sendiri...!!* Semoga Tuhan Yang Maha Esa merahmati kita semua. Terimakasih atas doa dan dukungan seluruh rakyat Indonesia. Kesatuan Niaga ‘Celluler Indonesia (KNCI)  

Fadel Abdillah
14,890 supporters
Petitioning Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Menkominfo, MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMASI, Rudiantara

TOLAK PEMBEKUAN TRANSPORTASI ONLINE DI CIANJUR

Salam Sejahtera bagi kita semua. Sebagai bentuk kepedulian kita semua terhadap rekan-rekan driver ojol Cianjur. Apakah anda hanya akan berdiam diri saja melihat rekan-rekan ojol sedang mengalami kesulitan?? Ingatlah kehadiran transportasi online sedikit banyak sangat membantu kegiatan sehari-hari masyarakat sangat efisien, dan ekonomis.  Dalam hal ini saya menegaskan petisi ini dibuat atas dasar rasa kepedulian terhadap rekan-rekan driver ojol di Cianjur.  Berikan dukungan dengan menyetujui petisi ini. Sekecil apapun dukungan anda, insya Alloh sangat bermanfaat untuk mereka. Akhir kata , saya ucapkan terima kasih yg sebesar-besarnya. Tertanda : Dari kami Driver ojek online Sukabumi Jawa Barat.

Munandar Aris
12,214 supporters
Victory
Petitioning Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K), JENDERAL POLISI TITO KARNAVIAN, Dr. Susanto, MA, Rudiantara

Menteri Kesehatan Ambil Tindakan untuk Grup Antivaksin!

Yang terhormat Ibu Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, SpM, selaku Menteri Kesehatan Kabinet Kerja dan Bapak Jenderal Polisi Tito Karnavian, selaku Kepala Kepolisian Republik Indonesia,  Data Kementerian Kesehatan menujukkan sampai dengan November 2017, ada 95 kabupaten dan kota dari 20 provinsi yang melaporkan kasus difteri. Secara keseluruhan terdapat 622 kasus, 32 diantaranya meninggal dunia. Sementara pada kurun waktu Oktober hingga November 2017, ada 11 Provinsi yang melaporkan terjadinya KLB difteri, antara lain di Sumatra Barat, Jawa Tengah, Aceh, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur. Penjelasan Ikatan Dokter Anak Indonesia ( IDAI) Difteri merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriae yang sangat mudah menular dan berbahaya karena dapat menyebabkan kematian akibat obstruksi larings atau miokarditis akibat aktivasi eksotoksin. Pada kejadian luar biasa (KLB), selain difteri farings, tonsil, dan larings, telah pula dilaporkan terjadinya difteri hidung dan difteri kulit. Kejadian luar biasa yang terjadi di Jawa Timur dan secara sporadik di daerah lain (Pontianak dan Banjarmasin) merupakan indikator bahwa program imunisasi nasional tidak mencapai sasaran. Oleh karena itu, dalam menghadapi dan mengatasi masalah difteri, kita harus memperbaiki pelaksanaan program imunisasi secara menyeluruh. Hal tersebut penting untuk mendapat perhatian yang serius dari semua kalangan kesehatan, khususnya dokter spesialis anak. Kejadian luar biasa pada difteri harus segera diatasi secara terencana, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Edukasi mengenai imunisasi harus senantiasa diberikan oleh setiap petugas kesehatan pada setiap kesempatan bertemu orang tua pasien. Seluruh anggota IDAI diharapkan turut berpartisipasi aktif dalam memberantas difteri dan meningkatkan cakupan imunisasi DPT. Gerakan Antivaksin Juru bicara Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi menambahkan munculnya KLB Difteri dapat terkait dengan adanya immunity gap, yaitu kesenjangan atau kekosongan kekebalan di kalangan penduduk di suatu daerah. Kekosongan kekebalan ini terjadi akibat adanya akumulasi kelompok yang rentan terhadap difteri, karena kelompok ini tidak mendapat imunisasi atau tidak lengkap imunisasinya. Akhir-akhir ini, di beberapa daerah di Indonesia, muncul penolakan terhadap imunisasi. "Penolakan ini merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya cakupan imunisasi. Cakupan imunisasi yang tinggi dan kualitas layanan imunisasi yang baik sangat menentukan keberhasilan pencegahan berbagai penyakit menular, termasuk difteri," ungkap Oscar. Sesuai dengan Permenkes No. 12/ 2017 Pasal 33: Seseorang atau sekelompok orang yang melakukan tindakan menghalang- halangi penyelenggaraan Imunisasi Program dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan. Kami berharap Menteri Kesehatan dan jajaran, atau Kepolisian Republik Indonesia mengambil tindakan tegas kepada kelompok- kelompok yang eksis di media sosial daring, semacam grup ini, ini, ini, atau ini, kepada figur publik semacam ini, ini, ini, ini, ini, dan kepada grup- grup lain yang gencar mengampanyekan informasi tidak akurat tentang imunisasi. Sungguh sangat disayangkan apabila figur publik yang seharusnya bisa mengkampanyekan perubahan ke arah yang lebih baik justru melakukan tindakan yang kurang tepat ini. Sebab, kalau 40 persen dari populasi rakyat Indonesia ini galau dan tidak mau vaksinasi, siap-siap saja wabah yang sempat hilang bakal muncul lagi di sekitar kita, dan membahayakan generasi berikutnya. Mohon dukungan kepada warga Indonesia, para orang tua yang sadar akan perlunya perlindungan imunitas sejak dini kepada putra- putrinya, untuk mendorong pemerintah mengambil tindakan tegas, sesuai hukum yang berlaku, kepada kelompok- kelompok masyarakat yang gemar membuat kebingungan dan teror sosial, menyebarkan informasi rancu tentang vaksin dan imunisasi!     

Alumni Farmasi Institut Teknologi Bandung 2002
7,003 supporters
Petitioning Gatot S. Dewa Broto

Menkominfo, jangan penjarakan orang karena update status di media sosial!

Halo teman-teman! Masih ingat Prita? Tahun 2008, Prita terkena kasus “pencemaran nama baik” dan sempat ditahan 22 hari di penjara padahal Prita hanya menulis e-mail pribadi tentang pengalaman Prita di sebuah rumah sakit. Tapi Alhamdulillah, kasus sudah selesai, dan Prita bebas dari jerat hukum. Ingin tahu kapan selesainya? Februari 2013 kemarin baru menerima hasil keputusan bebas dari Mahkamah Agung.  Betul, 5 tahun kemudian!  Sayangnya, walaupun kasus selesai, regulasi yang menjerumuskan Prita masih ada. Namanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU-ITE). Selama 5 tahun terakhir, terdapat “Prita-Prita” lainnya, orang-orang biasa yang hanya ingin menyampaikan pendapatnya melalui media digital.  Jadi kalau kamu nge-tweet, menulis status di facebook, BBM, bahkan meng-email, terus ada yang merasa terhina atau dicemarkan nama baiknya, mereka bisa mengadukan kamu ke polisi. Ancaman penjaranya, 6 tahun dan atau denda 1 milyar rupiah..  “Kalau memang ga bersalah gimana?” Prita juga akhirnya dinyatakan tidak bersalah. Tapi tetap masuk dipenjara selama 22 hari. Prita minta penangguhan pun, tidak dikabulkan.  Nama yang sering muncul terkait UU ini memang nama Prita. Tapi sebenarnya korbannya banyak! sejak UU dibuat tahun 2008, sudah ada 24 orang yang menjadi korban. Coba ingat-ingat, pernahkah kamu lewat social media, memberikan kritik? Atau menyebut sesuatu yang mungkin menyinggung orang lain baik sengaja maupun tidak? kalau kamu dilaporkan, sangat mungkin kamu dipenjara, bahkan karena hal sepele. Dari dulu sudah niat, kalau sampai kasus selesai, Prita akan perjuangkan supaya tidak ada Prita-Prita yang lainnya. Petisi ini, langkah pertama Prita.  Ada harapan baru. Kita punya Menkominfo baru. Dengan petisi ini, ayo sama-sama kita minta:  Kepada Menkominfo: untuk hapus pasal 27 ayat 3 UU ITE dan hentikan pemenjaraan orang hanya karena ia menyampaikan pendapatnya di internet atau media sosial. hilangkan hukuman penjara (pidana) bagi mereka yang hanya ingin berpendapat.  Kepada ketua Mahkamah Agung: untuk memutuskan agar UU ini tidak berlaku sampai direvisi.   Jangan sampai orang jera dalam berpikiran kritis dan berpendapat, demi kemajuan bersama. Dukung petisi ini terus ya teman-teman!   =========================================================== Daftar korban UU ITE: Johan Yan. Komentar di Facebook tentang dugaan korupsi Rp 4,7 triliun di Gereja Bethany Surabaya. terancam hukuman penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar. Anthon Wahju Pramono. SMS dengan bahasa yang kasar kepada HM Lukminto di Pengadilan Negeri Solo. Ade Armando. Dosen FISIP UI, menjadi tersangka karena mengindikasikan adanya korupsi pada Direktur Kemahasiswaan UI.   Benny Handoko. Men-tweet mengenai tuduhan korupsi kepada @misbakhun mantan anggota DPR dan aktivis di PKS. Sempat ditahan 1 hari, kasus sedang berjalan. Budiman. Siswa SMP Negeri Ma'rang, Kab. Pangkep ditahan karena mengkritik Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid melalui Facebook. Mirza Alfath. Dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe Aceh dianggap melakukan pelecehan atas syariat Islam atas komentarnya di Facebook. Musni Usmar. Mantan Ketua Komite Sekolah SMAN 70 yang juga salah satu dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi tersangka pencemaran nama baik setelah menulis di blog. Alexander Aan. Dipenjara 2,5 tahun dan denda 100 juta rupiah karena dianggap menyebarkan kebencian agama lewat Facebook, Sumatera Barat. Muhammad Fajriska Mirza. Men-tweet tentang dugaan suap Jamwas Marwan Effendi. Ancaman 8 tahun penjara.   Ira Simatupang. Mantan dokter RSUD Tangerang dilaporkan kepolisi atas laporan pencemaran nama baik, divonis 5 bulan penjara. Donny Iswandono. Penggerak dan pemimpin redaksi Media Online Nias-Bangkit.com (NBC) dituntut Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi terkait pemberitaan kasus korupsi di Nias Selatan. Muhammad Arsyad. Aktivis Garda Tipikor ditahan setelah menulis status BlackBerry Messenger (BBM) mengindikasikan korupsi Nurdin Halid. Denny Indrayana. Wakil menteri hukum dan HAM, dilaporkan OC Kaligis ke Polda Metro Jaya atas pencemaran nama baik. Yenike Venta Resti. Karena status Facebooknya, ia dituntut 1,5 tahun penjara. Diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Mustika Tahir. Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparatur, ditahan Polisi Sulawesi Selatan atas laporan Andi Khairil Syam (anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Wajo. Farhat Abbas. Diperiksa sebagai tersangka karena berkomentar bernada SARA ke Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kasusnya sudah dimediasi. Rahayu Kandiwati dan Siti Rubaidah. Aktivis perempuan dan korban, dilaporkan Joko Prasetyo, seorang aktivis perempuan, dan Siti Rubaidah karena telah memberikan pernyataan di media massa serta dalam situs change.org.   Beryl Cholif Arrahman. Mengkritik guru lewat Facebook, sempat dipecat dari SMA Negeri 1 Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Pemecatan akhirnya dibatalkan, diganti surat tidak mengulangi perbuatan. Yunius Koi Asa. Dianggap memfitnah tentang kecurangan pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT melalui Facebook. Dilaporkan ke Polres Belu, oleh Silverius Mau. Prita Mulyasari. Menulis email tentang keluhan perlakuan buruk RS Omni Internasional. Sempat ditahan 22 hari. Dinyatakan bebas Februari 2013.

Prita Mulyasari
5,098 supporters
Petitioning Rudiantara, Jokowi, Budi Karya Sumadi, Tito Karnavian

Banyak Kasus Pelecehan, Pemerintah Bekukan Izin Operasi Grab!

Kecepatan, kemudahan dan transparansi adalah keunggulan aplikasi ini sehingga kebutuhan akan hal ini tidak bisa dihindari. "Yang penting cepat dan mudah" sudah menjadi jargon bagi aplikator maupun user (konsumen). Konsumen maunya cepat dan aplikator maunya dapat untung dari apa yang dia kembangkan. Grab adalah perusahaan asing yang membuka usaha di Indonesia karena melihat pasar luar biasa besar. Mengandalkan harga yang kompetitif masuklah Grab dan bersaing di Indonesia untuk segmen transportasi daring. Namun, kemudahan yang ditawarkan ini menjadi pangkal permasalahan yang oleh Grab dianggap "gampang". Lihat data ini:1. Viral Terjadi Tindakan Asusila dari Oknum Pengemudi, Grab: Kami Respons Cepat, http://www.tribunnews.com/techno/2018/10/08/viral-terjadi-tindakan-asusila-dari-oknum-pengemudi-grab-kami-respons-cepat2. Viral Kasus Pelecehan oleh Driver, Grab Sudah Lakukan Hal-hal Ini https://inet.detik.com/consumer/d-4250543/viral-kasus-pelecehan-oleh-driver-grab-sudah-lakukan-hal-hal-ini3. Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Driver Grab Ini Beri Klarifikasi Datangi Polresta Palembang http://palembang.tribunnews.com/2018/05/05/diduga-lakukan-pelecehan-seksual-driver-grab-ini-beri-klarifikasi-datangi-polresta-palembang4. Mahasiswi cantik dicabuli selama dua jam oleh driver Grab Car https://www.merdeka.com/peristiwa/mahasiswi-cantik-dicabuli-selama-dua-jam-oleh-driver-grab-car.html5. Driver GrabBike Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Penumpangnya, Ini Tanggapan Manajemen Grab http://wartakota.tribunnews.com/2017/09/07/driver-grabbike-lakukan-pelecehan-seksual-terhadap-penumpangnya-ini-tanggapan-manajemen-grab6. Sopir Grabcar Diduga Ajak 'Ngamar' Penumpang https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20180821120731-192-323857/sopir-grabcar-diduga-ajak-ngamar-penumpang7. Selama 2 Jam, Mahasiswi AN Dicabuli dalam Taksi Online Grab https://www.suara.com/news/2018/05/05/165435/selama-2-jam-mahasiswi-an-dicabuli-dalam-taksi-online-grab Kejadian oknum Grab melakukan pencabulan dan pelecehan daftarnya sangat panjang dan tidak pernah ada tindakan serius dari Grab Indonesia sebagai aplikator. Sejumlah kasus dianggap "gampang" tanpa ada tindakan tegas. Yang terbaru adalah, Grab mengundang mediasi untuk penumpang yang dicabuli oleh mitra Grab. Bahkan aplikator penyelenggara Grab saja masih blunder dalam menangani kasus yang sudah jelas masuk ranah hukum. Perusahaan macam apa yang menghadapi sebuah kasus dengan kategori penindakan delik umum masih berkutat dengan mediasi, padahal rekam jejak dan rekam data lengkap bahkan sudah tersebar di media sosial? Apakah memang Grab sengaja memelihara para maniak seks itu bekerja dibawah benderanya? Cabut izin operasi Grab di Indonesia, yang telah secara gamblang memang hanya bertujuan cari uang saja disini tanpa menghormati aturan hukum dan etika yang berlaku di Indonesia. Usir!

Dewi Mardianti
1,936 supporters