Wyndham: Hentikan Kekejaman Pada Hewan

The Issue

Jika Wyndham mengelola hotel dan resort mereka seperti pemasok telurnya menjalankan peternakan, mereka akan menjadi kotor, kecil, padat, dan tidak aman. Wyndham Hotels & Resorts dan Wyndham Destinations memiliki rahasia kelam. Jutaan ayam petelur di seluruh rantai pasok global Wyndham menderita dalam kerangkeng yang kejam.

Kerangkeng ini sangat kecil dan sesak sehingga ayam tidak dapat melakukan perilaku alaminya atau yang aktivitas penting bagi kesehatan mereka. Tak jarang, bagian tubuh mereka terperangkap dalam jeruji, yang mengakibatkan tulang retak atau bahkan patah, pergeseran sendi, dan kehilangan bulu yang parah. Beberapa ayam, yang kelelahan atau tidak bisa bergerak, diinjak-injak sampai mati oleh ayam lain.

Ratusan perusahaan di seluruh dunia meninggalkan kerangkeng seperti ini. Komitmen global untuk tidak menggunakan kerangkeng sudah dibuat oleh beberapa perusahaan terbesar di dunia, termasuk Marriott International, AccorHotels, Hotel InterContinental, Hotel Hilton, Best Western, Unilever, Nestle, Lidl, Aldi, Aramark, Sodexo, Mondelez, dan Compass Group. Bahkan perusahaan makanan cepat saji kelas atas dan institusi penjara di AS juga meninggalkan praktik mengerikan ini.

Wyndham telah mengakui bahwa sistem kerangkeng tidak manusiawi dan usang. Pada tahun 2017, Wyndham Worldwide berjanji kepada pelanggan bahwa mereka akan menggunakan 100% sumber telur bebas kerangkeng di seluruh dunia, dan ini memberikan Wyndham pujian dari publik atas kebijakan standar kesejahteraan hewan yang lebih tinggi. Namun di tahun 2018, Wyndham Worldwide dipecah menjadi dua perusahaan - dan keduanya masih memegang nama Wyndham - lalu menghapus komitmen telur bebas kerangkengnya. Akibatnya hingga hari ini Ayam dalam rantai pasok Wyndham masih menderita. Pelanggan di seluruh dunia telah bosan dengan janji palsu dan komitmen kosong.

Wyndham Destinations mengatakan: "Kami percaya pada keramahan dengan hati." Wyndham Hotels and Resorts dengan bangga menyatakan: "Kami memegang standar tertinggi. Kami bertanggung jawab, jujur, dan transparan. Kami melakukan hal yang benar ... kami menghormati komitmen kami. " Sudah waktunya bagi kedua perusahaan ini untuk menepati kata-kata mereka dengan serius; untuk melakukan hal yang benar, bertindak secara transparan, dan menunjukkan welas kasih kepada jutaan hewan yang menderita. Saatnya untuk menindaklanjuti komitmen mereka dan bekerja untuk memenuhi standar kesejahteraan hewan. Sudah waktunya bagi semua merek Wyndham menepati janji globalnya untuk menerapkan sumber telur yang 100% bebas kerangkeng.

Tandatangani petisi ini untuk memberi tahu Wyndham bahwa Anda tidak akan menginap di salah satu hotel mereka sampai mereka berhenti mendukung penyiksaan hewan yang mengerikan ini.

avatar of the starter
Farm Animal Care AlliancePetition Starter
Victory
This petition made change with 397 supporters!

The Issue

Jika Wyndham mengelola hotel dan resort mereka seperti pemasok telurnya menjalankan peternakan, mereka akan menjadi kotor, kecil, padat, dan tidak aman. Wyndham Hotels & Resorts dan Wyndham Destinations memiliki rahasia kelam. Jutaan ayam petelur di seluruh rantai pasok global Wyndham menderita dalam kerangkeng yang kejam.

Kerangkeng ini sangat kecil dan sesak sehingga ayam tidak dapat melakukan perilaku alaminya atau yang aktivitas penting bagi kesehatan mereka. Tak jarang, bagian tubuh mereka terperangkap dalam jeruji, yang mengakibatkan tulang retak atau bahkan patah, pergeseran sendi, dan kehilangan bulu yang parah. Beberapa ayam, yang kelelahan atau tidak bisa bergerak, diinjak-injak sampai mati oleh ayam lain.

Ratusan perusahaan di seluruh dunia meninggalkan kerangkeng seperti ini. Komitmen global untuk tidak menggunakan kerangkeng sudah dibuat oleh beberapa perusahaan terbesar di dunia, termasuk Marriott International, AccorHotels, Hotel InterContinental, Hotel Hilton, Best Western, Unilever, Nestle, Lidl, Aldi, Aramark, Sodexo, Mondelez, dan Compass Group. Bahkan perusahaan makanan cepat saji kelas atas dan institusi penjara di AS juga meninggalkan praktik mengerikan ini.

Wyndham telah mengakui bahwa sistem kerangkeng tidak manusiawi dan usang. Pada tahun 2017, Wyndham Worldwide berjanji kepada pelanggan bahwa mereka akan menggunakan 100% sumber telur bebas kerangkeng di seluruh dunia, dan ini memberikan Wyndham pujian dari publik atas kebijakan standar kesejahteraan hewan yang lebih tinggi. Namun di tahun 2018, Wyndham Worldwide dipecah menjadi dua perusahaan - dan keduanya masih memegang nama Wyndham - lalu menghapus komitmen telur bebas kerangkengnya. Akibatnya hingga hari ini Ayam dalam rantai pasok Wyndham masih menderita. Pelanggan di seluruh dunia telah bosan dengan janji palsu dan komitmen kosong.

Wyndham Destinations mengatakan: "Kami percaya pada keramahan dengan hati." Wyndham Hotels and Resorts dengan bangga menyatakan: "Kami memegang standar tertinggi. Kami bertanggung jawab, jujur, dan transparan. Kami melakukan hal yang benar ... kami menghormati komitmen kami. " Sudah waktunya bagi kedua perusahaan ini untuk menepati kata-kata mereka dengan serius; untuk melakukan hal yang benar, bertindak secara transparan, dan menunjukkan welas kasih kepada jutaan hewan yang menderita. Saatnya untuk menindaklanjuti komitmen mereka dan bekerja untuk memenuhi standar kesejahteraan hewan. Sudah waktunya bagi semua merek Wyndham menepati janji globalnya untuk menerapkan sumber telur yang 100% bebas kerangkeng.

Tandatangani petisi ini untuk memberi tahu Wyndham bahwa Anda tidak akan menginap di salah satu hotel mereka sampai mereka berhenti mendukung penyiksaan hewan yang mengerikan ini.

avatar of the starter
Farm Animal Care AlliancePetition Starter

Victory

This petition made change with 397 supporters!

Share this petition

The Decision Makers

Noah Brodsky
Chief Brand Officer
Jeff Myers
Chief Sales and Marketing Officer, Wyndham Vacation Clubs
Geoff Ballotti
Geoff Ballotti
President and Chief Executive Officer
Lisa Borromeo Checchio
Lisa Borromeo Checchio
Chief Marketing Officer
Mary Falvey
Mary Falvey
Chief Administrative Officer
Petition updates
Share this petition
Petition created on September 16, 2019