Ban misleading online promotions for fake medicines

Ban misleading online promotions for fake medicines

The Issue

Petisi dalam Bahasa Indonesia di bawah

I am Dr Leslie Lam Kwok Tai, from the Cardiac Centre at Farrer Park Medical Centre in Singapore. It has come to my attention that my name has been used without my knowledge or permission in a series of misleading email and social media advertisements in Indonesia and the region for a supposed health supplement called ReCardio.

The advertisements include derogatory remarks about Indonesian cardiologists which are falsely attributed to me, but more dangerously they also make false claims about the product's ability to treat and even cure hypertension. Even worse, they encourage people to stop taking their prescribed medication in favour of this untested and unregulated pseudo medicine/ supplement; something which could cost lives.

The irresponsible promotion of such products is dangerous and can:

  1. Hinder the treatment of patients and may even put lives at risk by encouraging them to stop taking essential medications.
  2. Mislead patients as to the effectiveness of such products; especially when they are not regulated and tested by approved bodies.
  3. Undermine the trust between patients and doctors by damaging the reputation and credibility of the medical profession.

I am writing this petition to ask medical practitioners and members of the public across the ASEAN region to call on their governments and social media providers to take a stand against the misleading and dangerous advertising of dubious products purporting to cure medical conditions. Vendors are not allowed to make such irresponsible claims in the advertisements they run on television or in the newspapers and they should be held to the same standards online. Making false claims about the effectiveness of pseudo medications puts the ill and vulnerable at risk.

****

Nama saya Dr Leslie Lam Kwok Tai, dari Cardiac Centre di Farrer Park Medical Centre di Singapura.

Baru-baru ini; saya diberitahu bahwa  ReCardio, sebuah merek suplemen jantung, telah mencatut nama saya dalam iklan-iklan yang disebarkan melalui email dan media sosial Indonesia dan ASEAN.

Iklan-iklan palsu dan fitnah itu menyebutkan bahwa saya mengkritik rekan-rekan ahli jantung Indonesia, dan mengklaim produk mereka bisa merawat bahkan menyembuhkan hipertensi secara total. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, iklan-iklan itu mendorong masyarakat Indonesia penderita penyakit jantung untuk berhenti memakan obat dan sebagai gantinya mengkonsumsi suplemen mereka yang dijual online. Suplemen mereka tidak pernah diuji dan tidak mempunyai izin apapun dari badan-badan maupun otoritas kesehatan, serta dapat menimbulkan korban jiwa.

Promosi produk seperti itu sangat berbahaya, karena:

1.         Membahayakan nyawa pasien, karena mendorong mereka untuk berhenti mengkonsumsi obat penting jangka panjang yang diberi dokter.

2.         Menyesatkan pasien dengan informasi palsu yang tidak berdasar pada studi ilmiah dan tidak mempunyai izin dari badan-badan kesehatan resmi.

3.         Merusak rasa percaya antara pasien dan dokter dengan merusak reputasi dan kredibilitas profesi medis

Saya memimpin petisi ini untuk meminta dokter-dokter dan masyarakat umum di Indonesia dan ASEAN untuk meminta pemerintah dan media sosial untuk peduli dan membantah iklan-iklan menyesatkan tentang produk-produk berbahaya seperti ini. Pengedar obat dan suplemen tidak dibenarkan membuat klaim yang tidak bertanggungjawab seperti ini di televisi maupun di koran, dan standar ini sepatutnya ditetapkan juga di media sosial dan internet.

Membuat pernyataan palsu dan fitnah tentang kemanjuran obat dan suplemen semu membahayakan mereka yang sakit dan orang yang mudah percaya.

This petition had 141 supporters

The Issue

Petisi dalam Bahasa Indonesia di bawah

I am Dr Leslie Lam Kwok Tai, from the Cardiac Centre at Farrer Park Medical Centre in Singapore. It has come to my attention that my name has been used without my knowledge or permission in a series of misleading email and social media advertisements in Indonesia and the region for a supposed health supplement called ReCardio.

The advertisements include derogatory remarks about Indonesian cardiologists which are falsely attributed to me, but more dangerously they also make false claims about the product's ability to treat and even cure hypertension. Even worse, they encourage people to stop taking their prescribed medication in favour of this untested and unregulated pseudo medicine/ supplement; something which could cost lives.

The irresponsible promotion of such products is dangerous and can:

  1. Hinder the treatment of patients and may even put lives at risk by encouraging them to stop taking essential medications.
  2. Mislead patients as to the effectiveness of such products; especially when they are not regulated and tested by approved bodies.
  3. Undermine the trust between patients and doctors by damaging the reputation and credibility of the medical profession.

I am writing this petition to ask medical practitioners and members of the public across the ASEAN region to call on their governments and social media providers to take a stand against the misleading and dangerous advertising of dubious products purporting to cure medical conditions. Vendors are not allowed to make such irresponsible claims in the advertisements they run on television or in the newspapers and they should be held to the same standards online. Making false claims about the effectiveness of pseudo medications puts the ill and vulnerable at risk.

****

Nama saya Dr Leslie Lam Kwok Tai, dari Cardiac Centre di Farrer Park Medical Centre di Singapura.

Baru-baru ini; saya diberitahu bahwa  ReCardio, sebuah merek suplemen jantung, telah mencatut nama saya dalam iklan-iklan yang disebarkan melalui email dan media sosial Indonesia dan ASEAN.

Iklan-iklan palsu dan fitnah itu menyebutkan bahwa saya mengkritik rekan-rekan ahli jantung Indonesia, dan mengklaim produk mereka bisa merawat bahkan menyembuhkan hipertensi secara total. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, iklan-iklan itu mendorong masyarakat Indonesia penderita penyakit jantung untuk berhenti memakan obat dan sebagai gantinya mengkonsumsi suplemen mereka yang dijual online. Suplemen mereka tidak pernah diuji dan tidak mempunyai izin apapun dari badan-badan maupun otoritas kesehatan, serta dapat menimbulkan korban jiwa.

Promosi produk seperti itu sangat berbahaya, karena:

1.         Membahayakan nyawa pasien, karena mendorong mereka untuk berhenti mengkonsumsi obat penting jangka panjang yang diberi dokter.

2.         Menyesatkan pasien dengan informasi palsu yang tidak berdasar pada studi ilmiah dan tidak mempunyai izin dari badan-badan kesehatan resmi.

3.         Merusak rasa percaya antara pasien dan dokter dengan merusak reputasi dan kredibilitas profesi medis

Saya memimpin petisi ini untuk meminta dokter-dokter dan masyarakat umum di Indonesia dan ASEAN untuk meminta pemerintah dan media sosial untuk peduli dan membantah iklan-iklan menyesatkan tentang produk-produk berbahaya seperti ini. Pengedar obat dan suplemen tidak dibenarkan membuat klaim yang tidak bertanggungjawab seperti ini di televisi maupun di koran, dan standar ini sepatutnya ditetapkan juga di media sosial dan internet.

Membuat pernyataan palsu dan fitnah tentang kemanjuran obat dan suplemen semu membahayakan mereka yang sakit dan orang yang mudah percaya.

The Decision Makers

Petition Updates

Share this petition

Petition created on 16 March 2020