Petition updatePanduan Konsumen Cerdas untuk Kelestarian BumiBijak Kertas tuk Selamatkan Harimau
Earth Hour IndonesiaIndonesia
Jul 28, 2015
Global Tiger Day adalah perayaan tahunan untuk meningkatkan kepedulian terhadap usaha konservasi haimau. Dirayakan setiap tanggal 29 Juli, pertama kali digagas pada Tigger Summit di Saint Petersburg tahun 2010. Tujuan dari perayaan ini adalah untuk melindungi habitat alami harimau dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu konservasi harimau. Indonesia dengan kehidupan hutannya adalah rumah bagi Harimau Sumatera (Phantera tigris sondaica). Kondisi populasi Harimau Sumatera kian terancam punah, mengingat berkurangnya luasan hutan Sumatera. Sisa hutan Sumatera yang dihitung dari 1985 hingga 2014 adalah 10,8 juta hektar atau tinggal 25% dari total luasan seluruh Pulau Sumatera, jika dihitung,laju kehilangan hutan Sumatera mencapai 500 ribu hektare pertahunnya, atau sekitar satu hektare permenit. Menurut drastisnya luasan hutan sumatera, sebanding dengan hilangnya populasi Harimau Sumatera, menurut Strategi Konservasi Harimau Sumatera 2007-2017 populasi harimau Sumatera hanya 400 individu, angka inipun dikutip dari IUCN Cat specialist group yang merilisnya pada tahun 2002. Saking langkanya, kucing besar sumatera ini masuk dalam daftar merah IUCN (IUCN Redlist), kategori Kritis atau Critically Endanger (CR). Lantas apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan Harimau Sumatera? Nah, bagaimana dengan masyarakat di kota, apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan salah satu kebanggaan Indonesia ini? jawabannya mudah, salah satunya hemat kertas. Mengapa hemat kertas bisa menyelamatkan Harimau? Sebab kertas dibuat dari pohon, makin banyak konsumsi kertas makin banyak pohon yang diperlukan. Banyaknya konsumsi kertas, maka makin banyak pohon yang harus ditanam, bukannya malah bagus tapi kebalikan, pohon yang ditanam adalah pohon akasia, artinya pohon dihutan harus ditebang untuk ditanam akasia ini. Rata-rata konsumsi kertas di dunia adalah 54,7 kilogram perorang, angka untuk Asia adalah 41 kilogram perorang diluar Jepang. Sementara untuk satu ton bubuk kertas, dihasilkan dari 24 pohon, 32 juta energy BTU’s, menghasilkan 22,219 galon limbah cair dan setengah kilogram limbah padat (1,922 pounds). Jadi tidak hanya hutan yang hilang, tapi juga membuang energi dan menghasilkan limbah (cair dan padat) Nah, jadi kita bisa selamatkan Harimau Sumatera dengan cara mudah, Cuma hemat kertas. Kalau tidak kita lakukan, jangan kaget, beberapa tahun kedepan kita hanya bisa memandang dan menemukan Harimau Kertas!
Copy link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X