Rektor UI: Hentikan kekerasan terhadap kucing & anjing di Kampus UI Depok

Petition Closed

Rektor UI: Hentikan kekerasan terhadap kucing & anjing di Kampus UI Depok

This petition had 12,506 supporters


Sedih sekali saya membaca postingan soal kebijakan rektor UI untuk "membersihkan" kampus dari kucing dan anjing liar yang tinggal di sekitar kampus. Setelah setahun lalu UI "membersihkan" areanya dari anjing dan kucing yang tak bertuan, sekarang ini terjadi lagi. Satwa kaki empat itu ditangkap, dikarungi, dibius, ...dalam kondisi ketakutan beberapa di antaranya bisa saja mati dalam proses penangkapan.

Malu rasanya menjadi salah satu lulusan berjaket kuning .. karena ternyata almamaterku terlalu sombong untuk sekedar berbagi lahannya yang sungguh luas itu dengan kucing-kucing dan anjing-anjing liar untuk sekedar menumpang hidup. 

Bukan hanya kucing dan anjing tak bertuan yang jadi korban. Sedih sekali mengetahui kalau Bobby, salah satu anjing legendaris berusia 14 tahun, milik satpam UI yg sudah mengabdi puluhan tahun menjaga keamanan lingkungan kampus, juga dibius dan diangkut ... Dipaksa berpisah dengan pemiliknya. Marah dan geram saya mengetahui hal ini.

Menangkapi, mengusir, apalagi membantai hewan-hewan tersebut adalah perbuatan sangat keji dan arogan, juga tidak memberikan solusi apa-apa terhadap masalah yang ada. 

Kalau masalahnya populasi kucing dan anjing terlalu banyak, mestinya dilakukan sterilisasi agar populasinya tidak bertambah. Rektor mungkin tidak tahu bahwa selama ini ada karyawan-karyawan UI yang membantu sterilisasi dan memberi makan kucing-kucing liar disekitar UI.  Memindahkan kucing dan anjing tak bertuan bukan solusi, tapi justru  memindahkan masalah ke tempat lain. 

Meskipun sudah ada korban yang jatuh, semoga lewat petisi ini bersama kita bisa mendorong perubahan dan solusi bagi hewan-hewan yang tak bisa membela dirinya itu. Mari kita dukung petisi ini untuk mendesak agar Rektor UI:

1. Meminta maaf dan menghentikan kebijakan "membersihkan" kampus dari kucing dan anjing liar. Komitmen ini harus dinyatakan secara terbuka kepada publik. Jika seorang pemimpin lembaga pendidikan tinggi tidak punya welas asih terhadap makhluk yang lemah, bagaimana kualitas generasi anak didik di kampus tercinta ini ke depannya? Sedih saya membayangkannya.

2. Menugaskan / menunjuk penanggung jawab di UI agar dapat bekerja sama dengan komunitas-komunitas pecinta anjing & kucing dan  Dinas / Pemerintah terkait untuk secara berkala mengadakan kegiatan bakti sosial steril / kebiri masal anjing & kucing di sekitar kampus dan mencarikan adopter jika dibutuhkan. Tim tersebut juga bertugas menempatkan  dispenser makanan / minuman di lingkungan kampus UI Depok sehingga anjing dan kucing yang ada di sana tidak perlu mengganggu siapa pun.

Sebagai insitusi pendidikan, mestinya UI dapat membuka dialog, mencari solusi permasalahan yang ada, bukan sekedar menangkapi dan memindahkan satwa-satwa lemah ini.

#SaveCatsandDogsUI

Iin Sofjan

Alumnus UI dan pecinta satwa



Today: iin is counting on you

iin sofjan needs your help with “Rektor @univ_indonesia, Hentikan kekerasan thdp kucing & anjing di Kampus UI Depok #SaveCatsandDogsUI”. Join iin and 12,505 supporters today.