Hentikan Permenhub 108

0 telah menandatangani. Mari kita ke 25.000.


Dijaman era Informasi dan teknologi yang semakin meningkat di indonesia, dan telah hadir di tengah masyarakat Indonesia sebuah layanan taxi yang berbasis Online, Hadirnya taxi online di indonesia semakin memudahkan dan mengubah pola masyarakat indonesia terhadap aktifitas sehari-hari, jika sebelum hadirnya layanan online, masyarakat bergantung terhadap kendaraan pribadi dan transportasi konvensional seperti bus kota, angkot, dll, yang berhenti di rute jalurnya, dan taxi konven yang berjalan sesuai argo.

Hadirnya taxi online di indonesia ini sangat membantu masyarakat di karenakan pemesanan melalui aplikasi lebih memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sarana transportasi,selain itu kami bisa melayani masyarakat full selama 24 jam dan memudahkan masyarakat dalam titik penjemputan dan drop off di lokasi yg sudah di tentukan. Sangat di sayangkan apabila dengan adanya permenhub 108 ini, menjadi tidak menguntungkan lagi bagi masyarakat di karenakan pihak pemerintah tidak aware terhadap kebutuhan masyarakat terhadap sarana transportasi berupa taxi online. Dengan adanya permenhub 108 membuat masyarakat berpikir bahwa pemerintah telah mempolitisir keadaan dengan mengambil keuntungan dengan adanya taxi online, karena pemerintah tidak mampu menyediakan sarana transportasi umum. 

Dan hadirnya layanan taxi online banyak membuka kesempatan masyarakat untuk bergabung dan bekerja di taxi onlie, bahkan untuk saat ini taxi online yang bergabung sudah diatas 10.000 orang, bukannya sangat membantu membuka lapangan pekerjaan? Tentunya "IYA". Bahkan produsen otomotif di indonesia telah menjual berbagai jenis mobil kepada driver online, bukannya menambahkan jumlah pendapatan pajak penjualan mobil? Tentunya "IYA" 

Apalagi akan adanya keputusan PERMENHUB 108 yang akan diterbitkan Bulan Januari 2018. Akan mengancam mata pencaharian Puluhan Ribu Driver online dan tentunya akan ada Putus Mitra terhadap Driver online di indonesia, dan tentunya akan banyak penarikan Mobil yang telah Kredit di beberapa Leasing karna tidak mampu untuk membayar angsuran karna Putus mitra dikarenakan Permenhub 108 ini.

Sebagian Nilai Point yang kami menolak

1.mobil harus mempunyai SRUT untuk uji kir
2.mobil harus atas nama badan hukum kop/pt 
3.mobil wajib bersetiker untuk mrngetahui wilayah oprasinya( stiker dishub)
4.driver Wajib memiliki Sim A umum

Dengan PETISI ini, Kami sebagai Masyarakat yang telah bekerja sebagai driver online menolak rancangan PERMENHUB 108, karena kami tidak ingin dapur tidak mengebul, tidak bisa membayar sekolah anak, menghidupi keluarga karena ini mata pencaharian yang sangat membantu buat kami. Sedangkan Pemerintah sendiri tidak membuka lapangan pekerjaan tetapi malah akan menutup lapangan pekerjaan puluhan ribu masyarakat.

Demikian lah petisi yang saya buat, semoga dapat mengubah pemikiran dari pak mentri Bapak Budi Karya Sumadi dan Kepada Bapak Presiden Joko Widodo tolong lah kami, berikan solusi untuk menyelamatkan Puluhan Ribu Driver Taxi online Indonesia yang terancam pengangguran dan lebih aware terhadap kebutuhan masyarakat berupa sarana transportasi umum berbasis online ini.

 

Note : Mohon berikan opini masyarakat dalam petisi ini,karena sangat berpengaruh terhadap adanya taxi online. Dan mohon kritik pemerintah supaya pemerintah lebih aware terhadap sarana transportasi umum berbasis online yang tersedia 24 jam non stop untuk masyarakat, bukannya lebih mempolitisir keadaan seperti ini. APAKAH PEMERINTAH PERNAH BERPIKIR LEBIH AWARE UNTUK TRANSPORTASI UMUM BERBASIS ONLINE SEPERTI SEKARANG ?

SALAM SATU ASPAL

Yogyakarta 28/12/2017

Hormat saya

Dony Putra Pratama



Hari ini: Dony Putra mengandalkanmu

Dony Putra Pratama membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "PT. Gojek Indonesia: Hentikan Permenhub 108". Bergabunglah dengan Dony Putra dan 20.814 pendukung lainnya hari ini.