Sanksi Yahya Staquf - Tegakkan Amanah Konstitusi Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina

0 have signed. Let’s get to 25,000!


Konflik antara Palestina dan Israel Zionist adalah salah satu masalah peradaban yang berlarut-larut sejak puluhan tahun yang lalu. Lebih jauh lagi di tanah Yerusalem, Ibu kota Palestina yang kini di klaim sebagai ibu kota Israel, memiliki sejarah konflik yang lebih panjang lagi sejak ratusan bahkan ribuan tahun lalu. Berikut ini adalah ringkasan sejarah singkat konflik kedua negara tersebut:

1. Ide pembentukan rumah nasional (homeland) untuk bangsa Yahudi oleh Theodor Herzl yang direalisasikan dalam deklarasi Balfour tanggal 2 November 1917 oleh Menlu Inggris Arthur Balfour, yang ditujukan kepada Lionel Walter Rothschild, seorang figur komunitas Yahudi di Inggris, pasca perang dunia I. Sehingga wilayah lawan (yang ketika itu dalam kendali adalah Jerman, Austria-Hongaria, Turki Usmani dan Bulgaria), jatuh ke tangan pemenang perang yaitu Inggris dan sekutunya. Isi deklarasi Balfour bisa diakses di sini (https://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/14/11/03/nefzse-begini-isi-deklarasi-balfour

2. Sejak deklarasi itu, 1917 hingga tahun 1947 terjadi eksodus besar-besaran warga Yahudi dari berbagai wilayah di dunia ke Palestina membawa semangat Zionisme kembali ke tanah yang dijanjikan. Penduduk asli palestina pun masih memiliki pemerintahan yang lemah karena Khilafah Turki Utsmani yang sudah diambang kehancuran, yang kemudian benar-benar runtuh pada tahun 1924. 

3. Konflik demi konflik mulai terjadi di tanah Palestina antara penduduk asli dan pendatang (Yahudi).

4. Pada tanggal 27 November 1947, PBB memberikan resolusi dua negara. Pembagian wilayah antara Israel dan Palestina. Yahudi setuju, namun Palestina dan seluruh negara Arab menolak.

5. Pada tanggal 14 Mei 1948, terjadi deklarasi berdirinya Negara Israel di atas tanah Palestina. 

6. Tahun 1948 terjadi perang Arab vs Yahudi Israel yang diawali dengan Hari Nakhbah (15 Mei 1948) bagi Palestina. 

7. Rentang waktu 1948 - 2012, telah banyak terjadi pertempuran yang melibatkan Israel yang didukung Amerika, melawan Palestine dengan dukungan Arab maupun lembaga/ormas masyarakat Gaza. Perang Suez, Perang 6 hari, Intifadha jilid 1, jilid 2, perang-perang kecil yang melibatkan penduduk sipil Palestina, perang Hijaratul Sijjil, dan konflik-konflik lain yang banyak menewaskan dan merugikan Palestina.

8. Hingga hari ini, telah banyak terjadi pembunuhan, parampasan tanah, pengusiran, dan teror kepada warga Palestina setiap harinya. 

Beberapa referensi tentang sejarah konflik Israel - Palestine bisa diakses di sini:

1. Ide Mendirikan Negara Yahudi Israel Zionist : https://youtu.be/7iv3d37Piz4
2. Awal Terjadinya Konflik Israel Palestina - iNews : https://www.youtube.com/watch?v=pceUev4Ixpk
3. Konflik Israel vs Palestina dalam Infografik Animasi Singkat : https://youtu.be/Y58njT2oXfE
4. Konflik panjang Israel Palestina: https://internasional.kompas.com/read/2017/12/11/07000091/konflik-israel-palestina-1-zionisme-dan-imigrasi-bangsa-yahudi?page=all
5. كيف بدأت قضية فلسطين : https://www.youtube.com/watch?v=T3UQV6UK-KQ
6. Overview Palestine Pasca Perang Dunia I : https://www.youtube.com/watch?v=S5UuGEKDPao
7. Infografik Penjajahan dan Perampokan Israel atas Palestina : https://visualizingpalestine.org/visuals/an-ongoing-displacement-the-forced-exile-of-the-palestinians https://masbadar.com/20-infografik-konflik-palestina-israel/
8. Bukti kekejaman Israel, https://news.okezone.com/read/2018/06/14/18/1910340/120-negara-pbb-kecam-tindakan-brutal-israel-terhadap-warga-gaza

Menilik sejarah yang panjang tersebut, sesungguhnya kita bisa mengetahui akar masalahnya. Konflik ini menjadi berlarut-larut, karena adanya ketidakseimbangan pengaruh politik negara adidaya yang kini sedang berkuasa di dunia. Dalam konteks Palestina-Israel, Bung Karno pun pernah berkata, "Selama kemerdekaan itu beloem diserahkan kepada bangsa Palestina, maka selama itoelah bangsa Indonesia berdiri melawan penjajah Israel". Narasi dan sikap yang sangat tegas dan jelas.

Oleh karenanya Indonesia sebagai negara muslim terbesar dunia seyogiyanya berperan penting dalam melaksanakan cita-cita kemerdekaan, yakni "ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial" (mewujudkan perdamaian dunia). Hal tersebut tertuang dalam amanah konstitusi, Piagam Jakarta, tertanda 22 Juni 1945, setelah melalui musyawarah tim 9 perumus konstitusi Indonesia yang kita kenal dengan founding fathers, yang kemudian diumumkan pada tanggal 17 Agustus 1945, hari kemerdekaan. Di dalamnya mencantumkan prinsip-prinsip yang harus kita pegang teguh karena telah disepakati sebagai sumber hukum dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Selain mewujudkan perdamaian dunia, amanah penting lainnya adalah berbunyi "Bahwa Sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan pri keadilan"

Kehadiran Yahyah Cholil Tsaquf dalam undangan negara Israel penjajah Palestina dalam acara American Jewish Committee (AJC) Global Forum di Yerusalem, jelas telah melanggar amanah konstitusi tertinggi bangsa dan negara kita. Apa yang ia lakukan telah masuk dalam perbuatan inkonstitusional. Kemdian kami juga memberikan pertimbangan tambahan, setelah kami meneliti lebih lanjut, ada beberapa poin yang sangat perlu dicermati karena menyebabkan kerugian non materiil yang begitu luas: 

1. Yahya Staquf bagaimanapun secara pribadi memiliki atribut yang berhubungan dengan elemen bangsa Indonesia. Wajah, budaya dan identitas yang ia bawa adalah Indonesia. Di era ini, identitas adalah salah satu definisi terpenting untuk kemudian menentukan sikap dan pemikiran dalam perang peradaban (clash of civilization). Perbuatannya yang inkonstitusional telah menciderai bangsa Indonesia sebagai negeri muslim terbesar di dunia, baik secara kultur maupun politis identitas bangsa.

2. Sikap dan kunjungan Yahya Staquf telah menciderai prinsip politik luar negeri Republik Indonesia yang bebas aktif yaitu menolak segala bentuk penjajahan karena melanggar prinsip kemanusiaan dan keadilan dalam amanah konstitusi.

3. Yahya Staquf sedang aktif menjabat setidaknya di dua institusi penting di Indonesia. Yaitu sebagai bagian dari PBNU, ormas Islam terbesar di Indonesia, dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). Dua institusi ini adalah lembaga penting di negara ini.

4. Yahya Tsaquf mengingkari janjinya yang sebelumya menginformasikan akan membatalkan undangan tersebut.

5. Pengingkaran/penolakan sikap MUI dan PBNU atas kunjungan Yahya Staquf di Israel. (https://news.detik.com/berita/d-4065982/maruf-amin-nu-tak-mendukung-langkah-yahya-staquf-ke-israel ; https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/06/12/pa7tjq349-ketum-pbnu-pertemuan-kiai-staquf-di-israel-tak-mewakili-nu ; https://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/18/06/13/pa8knn377-pejabat-mui-langkah-staquf-tak-sejalan-dengan-sikap-ri ; https://kumparan.com/ananda-wardhiati-teresia/ma-ruf-amin-nu-dan-mui-tak-dukung-dialog-gus-yahya-di-israel ; video = https://twitter.com/nu_online/status/1006551149787299840

6. Penolakan pemerintah maupun sikap pemerintah diwakili oleh Menlu RI. (https://news.detik.com/berita/4066220/yahya-staquf-ke-israel-menlu-tegaskan-indonesia-di-sisi-palestina

7. Terbukti kehadirannya telah digunakan sebagai legitimasi Israel Zionist dalam diplomasi politik luar negeri negaranya. Hal ini sangat merugikan dan menyakiti ummat Islam seluruh dunia. (https://twitter.com/netanyahu/status/1007272500689096704

8. Mengemukakan pidato bersayap, memilih terminologi RAHMAH untuk mengakomodasi kepentingan penjajah Israel.

9. Jika Gus Yahya beralasan membela Palestina dengan diplomasi tingkat tinggi, sungguh kami telah menyimak dengan seksama seluruh pidato Gus Yahya dan tidak kami temukan pernyataan yang tegas dan jelas membela Palestina. 

10. Penolakan keras dari pihak-pihak Palestina (Fatah, Hamas, Menlu, Mufti Al Quds, dll) serta ungkapan kekecewaan yang sangat mendalam atas kunjungan Gus Yahya ke Israel. (http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=26232 ; http://www.islamedia.id/2018/06/pemerintah-palestina-kecam-staquf.html )

Oleh karena itu kami menuntut adanya sanksi yang ditegakkan terhadap Gus Yahya Cholil Staquf. Diantaranya adalah:

1. Teguran keras dan sanksi dari Presiden, berupa pemecatan dari Watimpres
2. Teguran keras dan sanksi dari PBNU, berupa pemecatan dari kenggotaan NU dan seluruh jabatan yang ia miliki.

Sanksi tersebut untuk menunjukkan sekaligus bukti keseriusan komitmen pemerintah dalam menentukan sikap politik pembelaan terhadap satu-satunya bangsa/negara yang masih terjajah di muka bumi ini, yaitu Palestina, dan menindak tegas kepada siapapun yang mendukung teror, penjajahan Israel. Kemudian sikap PBNU adalah untuk memberikan pelajaran bahwa menjaga marwah/izzah Islam adalah hal prinsip sebagai seorang muslim. Kunjungan dan sikap Yahya Staquf dinilai dan terbukti telah menyakiti ummat Islam seluruh dunia, mencoreng kehormatan Islam yang tertindas di bumi Palestina, menegasikan para korban, pejuang tanah Palestina dan Baitul Maqdis yang diberkahi dalam keyakinan Islam, sejak puluhan tahun lalu hingga hari ini.

Salam hormat,
Agastya Harjunadhi bersama seluruh ummat Islam dan pemuda Indonesia
( ig @agastyaharjunadhi )



Today: Agastya is counting on you

Agastya Harjunadhi needs your help with “Presiden: Sanksi Yahya Staquf - Tegakkan Amanah Konstitusi Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina”. Join Agastya and 16,590 supporters today.