Neuigkeit zur PetitionDPR dan Presiden Segera Mengesahkan UU Kewarganegaraan Ganda RIMembuka Cakrawala Nasional - DPR dan Presiden Segera Mengesahkan UU Kewarganegaraan Ganda RI

Arnold DjiwatampuJakarta, Indonesien
19.01.2016
Rekan2 se Bangsa dan se Tanah Air yang baik, terima kasih untuk dukungannya. Mohon kita bersama-sama terus menyebarkannya kepada warga kita yang belum mengetahui, ataupun belum merasakan seruan memelas saudara2 kita yang masih WNI maupun telah beralih WNA dengan berat hati..
Saat pendukung kita ini mencapai lebih dari 4.000 (4.240an), ada baiknya kita refleksi kembali apa yang telah sedang, dan akan kita laksanakan selanjutnya.
Mari kita cermati dan dengarkan jeritan komentar para pendukung kita, yang disajikan secara ringkas mewakili ribuan teman2 pendukung dalam Petisi ini, dan jutaan di belakangnya.
Ada diantaranya pendukung dari Petisi pertama yang mencapai 6.000 orang, yang telah disampaikan a.l. ke Wakil Ketua DPR RI dan Pemerintah, dan dijanjikan masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2016 (a.l. Revisi UU no.12 tahun 2006), yang nampaknya kini memudar.
Kita harapkan bahwa dengan mengutip dan meringkas beberapa seruan para pendukung yang mewakili ribuan teman2 pendukung dalam Petisi ini, dan jutaan di belakangnya, Presiden dan DPR RI tergerak hatinya untuk segera disahkannya UU Kewarganegaraan RI Ganda dengan cakrawala yang luas, danke jauh ke depan, demi kemajuan Bangsa dan Negara.
Indonesia telah menerima tantangan globalisai, termasuk MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang terbuka. Sudah saatnya Indonesia berpandangan dengan cakrawala yang luas dalam menerima Kewarganegaraan RI Ganda. Jelas dibuktikan oleh negara-negara maju bahwa kebijakan nasional ini akan sangat menguntungkan, tidak hanya warga diaspora yang tersebar di lebih dari 90 negara, melainkan juga para warga yang tinggal di Indonesia, baik dengan bertambahnya pemasukan dari para warga diaspora, maupun investasi dan keahlian langsung warga yang memeroleh kembali WNInya, yang sangat mereka rindukan, seperti di bawah ini.
• “Sudah saatnya kewarganegaraan ganda disahkan. Apabila tidak negara kita akan semakin kehilangan tenaga kerja yang berbakat, handal, dan berwawasan/ pengalaman internasional (brain drain). .. orang-orang Indonesia yang pintar lebih dihargai dan lebih diberikan kesempatan untuk berkarya oleh negara lain dengan upah tinggi…… Dengan kewarganegaraan ganda maka mereka tetap dapat pulang, tinggal, dan berkarya di Indonesia, demi memajukan ibu pertiwi. Win-win solution untuk semua!”
Nasionalisme adalah suatu pola pikir dan ketulusan hati utk berkarya utk suatu bangsa, terlepas dari paspor apa yg dimiliki.” [WNI di Indonesia]
• “….sudah tinggal 18 tahun di Belanda dan masih memiliki paspor Indonesia. Saya belum bisa menggantinya karena merasa berat melepaskannya. Suami dan anak2 saya warganegara Belanda, dan menyarankan saya utk mengganti WNI saya karena saat berkunjung ke beberapa negara harus mengurus visa, yg kadang2 tak mudah mengurusnya”. [WNI di Belanda]
• “… sudah waktunya memberikan kewarganegaraan ganda, khususnya kepada mereka yang meninggalkan Indonesia karena ketidakstabilan politik di masa lalu, dan kini berharap penuh pada pemerintahan yang sekarang… banyak orang Indonesia yang cinta dan setia pada Indonesia ingin kembali menyumbangkan kepandaiannya kepada negeri ini”. [WNI di Indonesia]
• “Dear Pak Jokowi, Negara yg maju bersumber dari sumber daya manusianya yg bermutu. Banyak warga negara Indonesia di perantauan yg telah banyak menimba ilmu setinggi-tinggi nya, dengan harapan mereka bisa membangun bangsa…..” [warga AS di Kalifornia]
• “…living in Australia since 1973, hoping one day still able to travel to home country with no hassle at all and able to invest.” [WNI di Australia]
• “Sudah 18 tahun tinggal di Austria dengan kedua anak WN Austria. ….ingin juga mengambil kewarganegaraan Austria cuma rasanya sayang sekali kalau saya harus melepaskan WNI saya.” [WNI di Austria]
• “…Saya hanya tidak rela jika masyarakat Indonesia dihadapkan pada 'sophie's choice' - memilih Indonesia atau melepaskan kewarganegaraannya. Itu bukanlah pilihan.” [WNI di Rumania]
• “….pasangan hidup saya orang asing, dan tinggal diluar negeri. ….ingin anak- anak saya tidak hanya bisa memberi kontribusi ke negara kebangsaan pasangan saya tapi juga untuk Indonesia. Pasangan saya juga sangat mencitai Indonesia dan kita ingin suatu saat kembali dan membangun daerah di sana, dengan keahlian dan jaringan yang kami peroleh dari hidup di luar negri selama bertahun tahun.
Indonesia telah dan akan kehilangan sumber daya manusia yang berharga dengan tidak mengakui kewarganegaraan ganda.” [WNI di Myanmar]
• “…because I dont want to give up my nationality and I want my kids keep holding Indonesian and Danish nationality even when they are over 18.” [WNI di Denmark]
• “ My wife is Indonesian. Our daughter Jessica loves Indonesia just as much as she loves Australia.”
• “It's about time Indonesia sees the benefits, especially, financially of allowing its citizens to have dual citizenship.” [isteri WNI di Dubai, UAE]
• “….all my families and relatives are still in Indonesia, …. love to visit them often. I'd love to help Indonesia with my knowledge and skill, too…..” [WNI di CA, USA]
• “because i want to have my indonesia citizen back” [WNI di Swedia]
• “….Walau merantau di negeri orang. Namun tidak pupus, tetap ingin berkontribusi positif untuk Indonesia yg lebih baik bagi seluruh Rakyat Indonesia.” [WNI di Indonesia]
• “Sy suka Indonesia,dan smg menjadi Negara yg lebih baik” [WNI di CA, USA]
• “this is only in the benefit of the Indonesian people.” [WNI di Belanda]
• “dukung indonesia sepenhnya. Akuccinta indonesia.” [WNI di Indonesia]
• “Every child from mixed couple should have the right to be part of both parent's heritage, culture and nationality. I don't think is fair if they have to choose between their mother or father.” [WNI di Australia]
• “We love Indonesia, and will be part of Indonesia regardless with what nationality Our journey in life We always want be part of Indonesia also for our childrens. Hope this come true soon.” [WNI di Yunani]
• “Saya mendukung petisi yang dibuat oleh bng Arnold ini, sebab saya juga sedang turut memperjuangkan DwiKewarganegaraan melalui Indonesian Diaspora Network” [WNI di Belanda]
• “I am hoping my baby can be two nationality one day, …. Belgien like his father and indonesian like me (his mother)” [WNI di Semarang]
• “Kepada Yth bapak President, .. lebih dari 15 tahun tinggal di Belgia, dan masih berwarga negara Indonesia. …. 2 orang anak laki laki… khawatir kalau mereka 18th pasti mereka akan memilih warga negara Belgia….ingin sekali membeli rumah di Indonesia, tapi mengingat kalau terjadi sesuatu dengan saya, anak anak akan Kehilangan Haknya setelah mereka berumur 18th. Itu membuat saya Kehilangan motivasi untuk membangun di Indonesia…” [WNI di Belgia]
• “…jika saya dan keempat anak2 saya ingin menengok keluarga di Bali org Indonesia, ….berbelit urusan mengurus ijin masuk ke negara kelahiran yang saya sayangi … gara2 memegang papor asing untuk anak dan cucu2 yang ingin menengok separuh kluarga mereka yang tinggal di Indonesi.” [WNI di Islandia]
• “Sudah waktunya kita kembali tanpa dianggap sebagai pengkhianat bangsa.” [WNI di Kanada]
• “Saya ada anak yg saya harap bisa tetap menjadi WNI setelah umur 18 thn.” [WNI Singapura, Jerman]
• “When I retire, I wanna buy property & spend my life in Indonesia.” [warga NV, AS]
• “still proud and would like to be an Indonesian citizen even though i live in another country.” [WNI di Swedia]
• “ …I'm USA citizen but was born in Indonesia. I love Indonesia and would love to have my Indonesian Citizenship back.” [warga Portland, AS]
• “…truly Javanese Indonesian who lives in The Netherland. It would be wonderful if this planning will be succeeded.(WNI di Belanda]
• “…planning my retirement in Indonesia to be a lecturer.” [WNI di Australia]
• “[sebagai] WN Phillipine banyak yang mendapat hidup yang lebih baik karna bs memiliki kewarganegaraan ganda. bs mengais rejeki di negara yg lebih maju, dan berinvestasi di Indonesia. serta mudah mengakses pendidikan di Luar negri.” [WNI di Jakarta]
• “…pelaku kawin campur …. mengingunkan anak saya tetap bisa memiliki kewarganegaraan Indonesia tanpa batas waktu atau umur.” [WNI di Indonesia]
• “Bapak Presiden tolong sahkan Undang Undang dwi kewarganegaraan karena saya cinta tanah air dan juga cinta keluarga dan berat untuk memilih salah satu dari kedua pilihan tsb, karena keduanya adalah darah daging yang melekat di hati sanubari…” [WNI di Belanda]
• “ Anak saya berwarga negara Jerman dan sangat Cinta IndoneSia dan Bangga Akan Warga negara Ibu kandungnya dan sangat ingin Punya warga negara Indonesia juga seperti Ibu yg melahirkannya.” [WNI di Jerman]
• “…2 sons, hopefully my sons can have 2 citizenship Indonesian and British so they will not be a guest in their mother country because they also have Indonesian blood” [WNI di Inggris]
• “…stil want be indonesian. My big family always want me back to stay in indonesia.” [warga di Norwegia]
• sudah menetap di U.S. untuk lebih dari 20 tahun. Keinginan untuk pulang dan menetap supaya saya bisa membantu negara lahir saya selalu ada….. untuk menjadikan kenyataan akan menjadi rumit dengan kehilangan warga negara Indonesia saya.” [warga AS di Kalifornia]
• “…13 tahun tinggal Di Belanda dan masih memegang passport hijau. Di Belanda saya bekerja di perusahaan Amerika Inggris. .. mendapatkan kendala Visa apabila akan duty travel ke Inggris atau Amerika. Beberapa orang menyarankan ganti warganegara cuma hati saya belum tergerak.”
• “…Indonesian citizen …. a job in Dublin for more than 7 years ! .. struggling every time going holiday to other countrys …..because of my indonesian passport …” [WNI di Irlandia]
• “Negara2 maju dengan mobilitas besar pasti memberlakukan dwi kewarganegaraan” [WNI di Yogyakarta]
• “The dual citizenship will bring the benefits for both Indonesia and the Indonesian who need to live abroad for many reasons in their life and eventually want to contribute their knowledge and skills to their beloved country in the future.”[WNI di Bogor]
• “Naturalized U.S. citizen - but Indonesia, the country of my birth, is forever in my heart.” [WN AS asal Indonesia]
• “Indonesian living and working in melbourne Australia for 8 years now, … lack of the Indonesian support on the well being and support facilities for us living abroad, and if not once, many times have been thinking of switching my nationality and apply a citizenship as an Australian.” [WNI di Australia]
• “…time Indonesia sees the benefits, especially, financially of allowing its citizens to have dual citizenship.” [WNI di Dubai, UAE]
• “…banyak anak bangsa yang belajar atau berada di luar negeri dan ingin kembali ke tanah air namun menjadi sulit karena birokrasi.” [WN AS asal Indonesia]
• “Every child from mixed couple should have the right to be part of both parent's heritage, culture and nationality. I don't think is fair if they have to choose between their mother or father.” [WNI di Australia]
Salam dari seorang warga biasa yang ingin melihat Indonesia Jaya,
Arnold Djiwatampu
Jetzt unterstützen
Petition unterschreiben
Link kopieren
WhatsApp
Facebook
E-Mail
X