Kemenangan

Cabut Pengurangan Hukuman Pembunuh Jurnalis AA Prabangsa

Petisi ini membuat perubahan dengan 50.749 pendukung!


Presiden Joko Widodo baru saja beri pengurangan hukuman (remisi) ke Nyoman Susrama, yang terbukti membunuh jurnalis Radar Bali AA Narendra Prabangsa.

Pembunuhan itu karena Susrama marah. Prabangsa menulis artikel dugaan korupsi dan penyelewengan yang melibatkan Susrama. Pria yang merupakan keluarga politisi itu perintahkan anak buahnya bawa Prabangsa ke rumahnya, menganiayanya, dan mayatnya dibuang ke laut pada 11 Februari 2009. Jenazah Prabangsa ditemukan lima hari kemudian dalam keadaan mengapung di Teluk Bungsil, Bali. 

Pembunuh yang melakukan aksinya dengan terencana dan kejam itu kini dikurangi hukumannya dari seumur hidup jadi 20 tahun. Kami dan para pendukung kebebasan pers mengkritik pemberian remisi itu karena melukai tidak hanya perasaan keluarga, tapi juga komunitas pers Indonesia.

Remisi ini adalah kebijakan yang berbahaya dan berdampak buruk bagi pers. Wartawan akan lebih takut menulis berita korupsi atau informasi yang berisi kritik terhadap pejabat publik. Orang juga tidak akan takut melakukan kekerasan serupa terhadap jurnalis di masa depan. Berdasarkan data Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI), setidaknya ada 10 kasus pembunuhan terhadap jurnalis sejak 1996 lalu, dan hanya kasus Prabangsa inilah yang otak pelakunya diadili dan divonis cukup adil, yaitu seumur hidup.

Karenanya, pemberian remisi terhadap pembunuh jurnalis sama saja dengan sikap tidak mendukung kemerdekaan pers.

Untuk itulah AJI butuh dukungan kamu untuk desak Presiden Jokowi mencabut pemberian remisi itu. Agar para pelaku kekerasan terhadap jurnalis akan jera dan kasus semacam ini tak terus berulang di masa depan. Harapannya, ini akan membuat pers Indonesia bisa berfungsi maksimal sebagai kontrol sosial.

Salam,

Abdul Manan

Ketua AJI



Hari ini: Abdul mengandalkanmu

Abdul Manan membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Presiden @Jokowi, jangan kurangi hukuman pembunuh jurnalis! #CabutRemisiPembunuh". Bergabunglah dengan Abdul dan 50.748 pendukung lainnya hari ini.