
Teman-teman, masih ingat Benni Eduward dan Joniar M. Nainggolan?
Mereka adalah Youtuber yang dipenjara karena upload video mobil oknum polisi yang nunggak pajak.
Tahun lalu mereka dituntut 8 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Berbagai usaha udah kita lakukan untuk bantu Benni dan Joniar bebas. Petisi ini salah satunya. Sampai sekarang udah didukung 32 ribu lebih tanda tangan. Terima kasih ya.
Tapi, putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan mengecewakan. Benni dan Joniar ditetapkan bersalah mencemarkan nama baik dan dipidana penjara 8 bulan.
3 hari sejak vonis tersebut masa tahanan Benni dan Joniar sudah habis. Yah, soalnya mereka udah ditahan sejak tahun lalu loh.
Gak kebayang kerugian yang harus mereka terima. Benni kehilangan pekerjaan. Istrinya terpaksa, pinjam uang kesana kemari. Belum lagi anaknya masih kecil.
Baru-baru ini, Benni diundang Haris Azhar untuk cerita pengalamannya selama proses pengadilan dan ketidakadilan yang diterimanya selama itu.
Lewat Youtube Haris Azhar, Benni menilai putusan Majelis Hakim tidak adil. Benni cerita banyak kejanggalan selama proses persidangan. Barang bukti utama, yaitu video yang diunggah Benni di akunnya gak pernah diputar selama persidangan.
Benni juga cerita ada oknum kepolisian yang ngancam nyawanya dan paksa menandatangani BAP palsu yang sudah direkayasa. BAP palsu inilah yang jadi alasan kepolisian menahan dan memberatkannya di pengadilan.
Dan hal ini gak pernah terungkap di pengadilan. Kita kan jadi bertanya-tanya, apakah ancaman pembunuhan seperti ini wajar dan lazim dilakukan saat BAP?
Pemenjaraan Benni dan Joniar adalah tamparan keras terhadap sistem hukum dan keadilan negara kita. Seharusnya orang seperti Benni diperbanyak dan diberikan penghargaan dari negara karena berhasil menguak pelanggaran dalam badan aparat. Namun, yang terjadi malah sebaliknya: ia malah dikriminalisasi dan dipukuli dalam penjara.
Karena itulah Benni masih memperjuangkan keadilan. Benni berencana akan melakukan sidang banding agar ia dinyatakan tidak bersalah. Dukung terus petisi ya teman-teman.
Bukan hanya untuk Benni dan Joniar. Tapi untuk kebebasan berpendapat dan demokrasi kita sebagai warga negara.
Jangan sampai putusan bersalah Benni dan Joniar malah jadi bikin kita takut untuk kritis ke aparat yang melanggar hukum.
Semoga nama baik Benni dan Joniar dapat segera dipulihkan dan oknum-oknum yang terlibat segera mendapat sanksi tegas. Polri harus bersih dan steril dari tangan-tangan nakal yang mempermainkan hukum.
Panjang umur perjuangan!
Salam
Koalisi Anti Pungli & Korupsi