Bentuk TGPF Independen dan Ungkap Aktor Intelektual di balik Penyerang Novel Baswedan

Bentuk TGPF Independen dan Ungkap Aktor Intelektual di balik Penyerang Novel Baswedan

0 telah menandatangani. Mari kita ke 75.000.


Pak Presiden, Segera Bentuk TGPF Independen dan Ungkap Aktor Intelektual di balik Penyerangan Novel Baswedan.

Kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan telah diputus oleh Hakim pada Kamis, (16/07), Putusan ini semakin membuktikan kepada publik apa yang menjadi kritikan di masyarakat sipil selama ini atas banyaknya kejanggalan selama proses persidangan.

Pada putusan secara terang telah menampakkan keadilan belum berpihak  pada korban dan semangat pemberantasan korupsi. Negara gagal mengungkap aktor Intelektual dibalik serangan terhadap Novel Baswedan, Hal ini menambah daftar panjang absennya negara dalam menghadirkan rasa keadilan.

Negara seolah ingin lepas tanggungjawab ketika kedua terdakwa yang merupakan Anggota Polri sudah divonis selama 2 tahun dan 1 tahun 6 bulan penjara.

Kami menagih komitmen Presiden Joko Widodo dalam mengungkap kasus ini, karena Presiden bertanggungjawab penuh atas kekacauan penegakan hukum yang dilakukan bawahannya, Polri dan Kejaksaan RI.

Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan sudah menjadi kewajiban  Presiden Jokowi  memastikan  penegakan hukum berjalan secara benar dan adil  oleh karena itu kami mendesak Presiden untuk segera membentuk TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) Independen tanpa unsur Institusi yang memiliki afiliasi dan konflik kepentingan terhadap kasus ini untuk segera menuntaskan  dan mengungkap aktor intelektual di balik penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan. 

Mari kita tetap bergandeng tangan, merapatkan barisan dan mengambil nafas panjang untuk terus memperjuangkan keadilan untuk Novel Baswedan dan masa depan pemberantasan korupsi guna mengembalikan rasa keadilan di tengah-tengah publik.

"Indonesia Menuntut Keadilan"

Salam, 

Komunitas SAKTI Indonesia Corruption Watch

SAKTI 2018: (Muhammad Nasir, Mona Ervita, Alif Fikri, Sufyan Tsauri Wahid, Eva Nurcahyani, Nursidah, Muh Afit Khomsani, Muhammad Siddiq, Muhamammd Ichsan,Andi Siswanto, Yohanes Ronald Mardana, Rahmawati Silvia Riani, Theresa Yolanda Sirait, Dio Bravelie Rampen, Wilingga, Usep Taryana, Muhammad Kamal Mashar, Hendro Velence Luhulima,Adi Rahmad, Dicky Adra Pratama