STOP BULLYING !!! Hapuskan Bentuk Diskriminatif terhadap Para Penyandang Disabilitas

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Kasus bullying merupakan suatu hal yang sudah tidak asing lagi dan hal ini dianggap menjadi salah satu kasus yang sangat diperhatikan di seluruh dunia. Bullying atau perudungan merupakan perilaku atau sikap buruk yang dilakukan terhadap orang lain secara fisik, verbal, dan sosial yang dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung (dunia maya).

Tipe perilaku bullying yang dapat diperhatikan, yaitu :

1.     Bullying Fisik

Bullying yang dilakukan dengan melibatkan kontak fisik, seperti menendang, memukul, menampar, menjambak, dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kekerasan fisik.

2.     Bullying Verbal

Bullying yang dilakukan untuk menyakiti perasaan atau hati korban, seperti mengejek, memfitnah, membentak

3.     Bullying Sosial

Bullying yang dilakukan untuk memutus hubungan korban dengan orang disekitarnya, seperti mengucilkan, mendiamkan, menghindari.

4.     Cyber Bullying

Cyber Bullying merupakan kegiatan bullying yang dilakukan melalui dunia maya atau media elektronik, seperti mengejek melalui media sosial, membuat akun palsu untuk menghina seseorang.

Contoh dari kasus bullying di Indonesia adalah kasus bullying yang terjadi di SMP di Purworejo. Seorang siswi SMP Muhammadiyah Butuh berinisial CA menjadi korban perudungan di sekolahnya itu. Perudungan ini dilakukan oleh 3 siswa di SMP tersebut yang berinisial TP,DF, dan UHA yang terjadi pada saat jeda pelajaran. Korban perudungan tersebut ternyata merupakan anak berkebutuhan khusus. Kejadian ini terekspos setelah ada video kejadian tersebut yang tersebar di media sosial dan menjadi viral. (https://regional.kompas.com/read/2020/02/17/06060091/7-fakta-di-balik-kasus-bullying-siswi-smp-di-purworejo-berkebutuhan-khusus?page=all)

Dampak dari bullying :

1.     Gangguan mental, depresi

2.     Rendah diri

3.     Menjadi takut untuk bersosialisasi

4.     Menurunnya rasa percaya diri

5.     Resiko bunuh diri

Dampak bullying dapat mempengaruhi pribadi atau keadaan mental seseorang. Salah satu korban dari kasus bullying ini adalah para penderita disabilitas atau anak berkebutuhan khusus dan banyak dari mereka yang mengalami diskriminasi maupun pengucilan. Anak berkebutuhan khusus atau disabilitas biasanya lebih sensitif jika dibandingkan dengan seseorang yang normal, bisa kita bayangkan bahwa dampak dari bullying yang terjadi terhadap anak berkebutuhan khusus atau disabilitas akan lebih besar apabila dibandingkan dengan dampak bullying terhadap anak normal.

Dalam petisi ini, kami berharap dapat meningkatkan pentingnya kesadaran terhadap menjaga keharmonisan antara anak berkebutuhan khusus dengan orang lain, sehingga tidak menyebabkan hal-hal yang bisa merugikan korban bullying maupun pengidap disabilitas baik dari segi fisik maupun psikis mereka.