Segera di Syahkan Revisi UU ASN

0 telah menandatangani. Mari kita ke 5.000.


Di bukanya seleksi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terkadang diwarnai dengan tuntutan pegawai honorer agar bisa ikut diseleksi atau bisa diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Alasannya beragam, misalnya karena pegawai honorer sudah mengabdi lebih dulu atau sudah mengabdi bertahun tahun. Ada juga yang memberi alasan kalau mereka sudah terbiasa, mampu dan telah teruji dalam bekerja dan mengabdi.

Pengabdian itu karena tidak sedikit dari kami menerima honor atau gaji dibawah standar upah minimum pemerintah. Atas kondisi demikian dirasa cukup beralasan jika pegawai honorer termasuk pegawai tetap non PNS meminta perhatian lebih pemerintah memperbaiki nasib kami.

Terkait tanda tanya tersebut pemerintah beralasan dalam Undang undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), tidak ada satu pasal pun yang dapat dijadikan dasar mengangkat pegawai honorer termasuk pegawai tetap Non PNS untuk menjadi PNS. Hanya yang paling memungkinkan mereka bisa diikutsertakan sebagai ASN dengan perjanjian kerja atau secara normatif disebut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Peraturan lebih lanjut sedang dipersiapkan oleh pemerintah sehingga jika mereka tidak lulus dalam seleksi CPNS masih bisa diupayakan menjadi P3K.

Komite Nasional Aparatur Sipil Negara (KNASN), Forum Nasional Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (FORGASN) dan FKH Lampung sudah menyampaikan kepada Ketua DPR agar pemerintah segera menbahas mensyahkan Revisi UU (RUU) Nomor 5 Tahun 2014/Revisi UU ASN yang selama ini seperti berhenti karena Pandemik Covid19 yang membuat proses ini menjadi lambat.

Ayo kawan-kawan honorer non katagori agar bisa memberikan dukungan dan tanda tangannya agar Anggota DPR RI segera bergerak dan bekerja untuk mensyahkan Revisi UUD ASN.