Pembuktian "kesaktian" Youtuber Chintya candranaya

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Salam olahraga,

Saya Yusri wijaya S.H dalam hal ini mewakili AMPIBI (Aliansi Masyarakat Peduli Beladiri Indonesia), Membuat petisi ini agar mendapatkan tanggapan dari beberapa pihak antara lain :

1KEMENPORA

2.MENKOMINFO

Tujuan dibuatnya petisi ini di karenakan saat ini telah terjadi polemik dan keresahan 2 kubu yang pro dan kontra, sehingga mulai banyak cacian, hujatan, dan kata kata bernada kebencian yang bertebaran di media sosial baik YOUTUBE, FACEBOOK dan INSTAGRAM.

Hal ini terjadi karena di beberapa video yang di unggah oleh YOUTUBER CHINTYA CANDRANAYA di CHANNEL YOUTUBE nya memperlihatkan aksi aksi "SUPER" yang dimana menurut kami tidak bisa di terima dengan LOGIKA SEHAT kami.

1. Aksi pukul duren dengan sekali pukulan.

2. Aksi meninju dan menendang pilar beton sampai hancur.

3. Aksi push up 1 jari 

4. Aksi handstand 1 jari

5. Aksi menebas golok "MENEMBUS" tiang pipa besi

6. Aksi menghindari peluru yang di tembakkan dengan senjata laras panjang dengan jarak tembak 2 meter.

Kami sudah menanyakan kepada YOUTUBER CHINTYA CANDRANYA apakah AKSI itu REAL atau REKAYASA?

Jawaban yang di berikan oleh YOUTUBER CHINTYA CANDRANAYA bahwa seluruh adegan yang dia lakukan dalam video tersebut adalah REAL dan proses editan hanya penambahan frame ataupun audio saja.

Setelah kami semua mendengarkan jawaban dari YOUTUBER tersebut kami mengajukan untuk melakukan PEMBUKTIAN di depan PUBLIK dan di jawab oleh YOUTUBER CHINTYA CANDRANAYA akan membuktikannya.

Namun hingga PETISI ini di buat JANJI PEMBUKTIAN dari YOUTUBER CHINTYA CANDRANAYA tersebut belum juga di penuhi.

Sehingga membawa DAMPAK BURUK adanya 2 kubu PRO dan KONTRA sampai saat ini yang masih merebak di media sosial. Bahkan video aksi aksi tersebut telah di reaksi oleh beberapa YOUTUBER dari MALAYSIA dan juga YOUTUBER dari AMERIKA, sehingga PESILAT INDONESIA tercoreng namanya oleh aksi YOUTUBER CHINTYA CANDRANAYA ini.

Apalagi di video tersebut kami tidak melihat DISCLAIMER ataupun PEMBATASAN USIA, sehingga yang kami kuatirkan apabila ada ANAK ANAK yang melihat dan termotivasi melakukan hal yang serupa sehingga dapat menimbulkan KORBAN akibat kelalaian YOUTUBER tersebut.

Mari Teman semuanya terutama  praktisi beladiri kita dukung PETISI ini agar segara mendapat tanggapan dari beberapa pihak terkait, supaya keresahan dan kericuhan ini bisa segera di hentikan dengan penjelasan yang baik dari YOUTUBER CHINTYA CANDRANAYA.

#StopPembodohanPublik

#StopPembohonganPublik

TERTANDA

YUSRI WIJAYA, S.H