KEMENDIKBUD! Turunkan Biaya UKT yang Melonjak Drastis

The Issue

Saya Agustiawan, seorang dokter dan pendidik serta abang yang memiliki adik yang sedang kuliah di Perguruan Tinggi Negeri. Tahun ini terdapat satu kejutan dimana banyak kampus yang meningkatkan biaya uang kuliah tunggal (UKT) secara serentak, bahkan ada yang meningkatkan nominal UKT-nya sampai 5 kali lipat dari biaya sebelumnya.

 

Kementerian Pendidikan melalui Dirjen Dikti melontarkan statment yang sangat tidak elok, yaitu pendidikan tinggi adalah pendidikan tersier yang tidak diwajibkan bagi semua orang. Hal ini tentunya sangat mengecewakan dan menyakiti hati kami yang memotivasi orang-orang di lingkungan kami atau guru-guru yang memotivasi muridnya untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi.

Kenaikan drastis ini sangat memberatkan mahasiswa dan keluarga mereka, terutama hal ini terjadi setelah masa-masa pandemi, dimana banyak orang mengalami kesulitan ekonomi. Selain itu, kenaikan yang tiba-tiba ditengah krisis yang dihadapi masyarakat dan kenaikan bahan pangan juga sangat memberatkan.

Pendidikan tinggi seharusnya menjadi hak setiap warga negara untuk mendapatkan kesempatan belajar tanpa harus terbebani oleh biaya yang terlalu tinggi.

Kami meminta Kementerian Pendidikan untuk meninjau kembali kebijakan kenaikan UKT ini dan mencari solusi agar pendidikan tetap terjangkau bagi semua kalangan masyarakat. Mohon tanda tangani petisi ini untuk mendukung perjuangan kami dalam menurunkan biaya UKT!

Salam 

Agustiawan

https://www.instagram.com/agustiawan28 

 

Sumber berita:

https://nasional.kompas.com/read/2024/05/17/10201251/pernyataan-kemendikbud-soal-pendidikan-tinggi-sifatnya-tersier-dinilai-tak

https://news.detik.com/berita/d-7344949/jppi-kritik-kemendikbud-sebut-pendidikan-tinggi-tertiary-education

https://www.kompas.tv/video/507720/respons-kemendikbudristek-soal-ukt-mahal-perguruan-tinggi-itu-tersier-bukan-wajib-belajar

avatar of the starter
Agustiawan AgustiawanPetition StarterKomedian yang kebetulan dokter dan dosen
Victory
This petition made change with 595 supporters!

The Issue

Saya Agustiawan, seorang dokter dan pendidik serta abang yang memiliki adik yang sedang kuliah di Perguruan Tinggi Negeri. Tahun ini terdapat satu kejutan dimana banyak kampus yang meningkatkan biaya uang kuliah tunggal (UKT) secara serentak, bahkan ada yang meningkatkan nominal UKT-nya sampai 5 kali lipat dari biaya sebelumnya.

 

Kementerian Pendidikan melalui Dirjen Dikti melontarkan statment yang sangat tidak elok, yaitu pendidikan tinggi adalah pendidikan tersier yang tidak diwajibkan bagi semua orang. Hal ini tentunya sangat mengecewakan dan menyakiti hati kami yang memotivasi orang-orang di lingkungan kami atau guru-guru yang memotivasi muridnya untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi.

Kenaikan drastis ini sangat memberatkan mahasiswa dan keluarga mereka, terutama hal ini terjadi setelah masa-masa pandemi, dimana banyak orang mengalami kesulitan ekonomi. Selain itu, kenaikan yang tiba-tiba ditengah krisis yang dihadapi masyarakat dan kenaikan bahan pangan juga sangat memberatkan.

Pendidikan tinggi seharusnya menjadi hak setiap warga negara untuk mendapatkan kesempatan belajar tanpa harus terbebani oleh biaya yang terlalu tinggi.

Kami meminta Kementerian Pendidikan untuk meninjau kembali kebijakan kenaikan UKT ini dan mencari solusi agar pendidikan tetap terjangkau bagi semua kalangan masyarakat. Mohon tanda tangani petisi ini untuk mendukung perjuangan kami dalam menurunkan biaya UKT!

Salam 

Agustiawan

https://www.instagram.com/agustiawan28 

 

Sumber berita:

https://nasional.kompas.com/read/2024/05/17/10201251/pernyataan-kemendikbud-soal-pendidikan-tinggi-sifatnya-tersier-dinilai-tak

https://news.detik.com/berita/d-7344949/jppi-kritik-kemendikbud-sebut-pendidikan-tinggi-tertiary-education

https://www.kompas.tv/video/507720/respons-kemendikbudristek-soal-ukt-mahal-perguruan-tinggi-itu-tersier-bukan-wajib-belajar

avatar of the starter
Agustiawan AgustiawanPetition StarterKomedian yang kebetulan dokter dan dosen

The Decision Makers

Joko Widodo
Presiden Republik Indonesia
Prof. Dr. Muhadjir Effendy
Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia
Ristek Dikti
Ristek Dikti

Petition Updates

Share this petition

Petition created on 17 May 2024