Bebaskan Puluhan Mahasiswa yang Masih Ditahan di Polda Metro Jaya

0 have signed. Let’s get to 25,000!


Perkenalkan, nama saya Baskara Putra. Sebelumnya teman baik saya, Rara Sekar, memulai petisi untuk pembebasan Ananda Badudu. Ananda ditangkap polisi karena mentransfer sejumlah dana untuk mahasiswa yang demo di depan Gedung DPR RI beberapa hari lalu. 

Bahkan sehari sebelumnya, jurnalis dan sutradara “Sexy Killers”, Dandhy Laksono, juga ditangkap polisi karena postingannya di Twitter. Sekjen AJI Indonesia, Revolusi Riza, pun memulai petisi untuk pembebasan Dandhy.

Kedua kejadian ini membuktikan bahwa masa depan demokrasi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Bahwa kepedulian dan keinginan masyarakat untuk merawat demokrasi, seperti yang dilakukan Dandhy dan Ananda, bisa berakhir ke permasalahan hukum.

Tapi baik Dandhy maupun Ananda sudah dipulangkan. Walaupun Dandy tetap berstatus sebagai tersangka dan penangkapan Ananda menguras energinya, paling tidak mereka berdua sudah bisa pulang tanpa lupa untuk terus kita kawal proses keadilannya. 

Namun masih banyak mahasiswa yang ditahan di Polda Metro Jaya. Ini sesuai data dari tim hukum yang terdiri dari Amnesty International Indonesia, LBH Jakarta, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, KontraS, Imparsial, LBH Pers, dan Ammar.

Para mahasiswa juga sama seperti Dandhy dan Ananda, peduli dan menyuarakan aspirasinya untuk merawat demokrasi bangsa. Namun mereka masih ditahan; berbeda dengan Dandhy dan Ananda, mereka mungkin tidak mendapatkan perhatian yang pantas karena tidak dikenal oleh publik.

Opini kita bisa berbeda-beda perihal berbagai hal yang terjadi di Bumi Pertiwi belakangan ini. Namun, bersuara dan proses hukum yang pantas adalah hak seluruh warga negara, tanpa terkecuali. Dandhy Laksono, Ananda Badudu atau siapapun pantas mendapatkan perhatian dan proses hukum yang layak.

Setelah Dandhy dan Ananda, sekarang saat kita juga memperhatikan para mahasiswa yang sampai sekarang nasibnya tak menentu di tahanan Polda Metro Jaya.

Oleh karena itu, saya mengajak teman-teman semua untuk menandatangani petisi ini, agar Kapolda Metro Jaya segera membebaskan para mahasiswa, memberikan pendamping hukum, dan menghentikan segala proses yang tidak etis terhadap mereka.

Jika kita tidak bergerak, sewaktu-waktu hal ini dapat terjadi ke kita semua. Mungkin karena cuitanmu di media sosial, mungkin karena bantuanmu ke pergerakan-pergerakan yang berjuang di berbagai isu, yang entah kenapa dianggap memiliki muatan kebencian dan provokasi. Tunjukkan bersama-sama bahwa amanah datang dari kita. Bahwa sekarang kita tak lagi buta akan apapun yang terjadi di negeri ini. Bahwa ini merupakan gerakan bersama, tanpa kepala, tanpa ulterior motive apapun. Bahwa kekuatan terbesar selalu berada di tangan publik. 

Tunjukkan bahwa kita berdiri bersama dengan 7 Desakan dan 4 Maklumat Mahasiswa yang sudah kita perjuangkan habis-habisan di berbagai sudut ruang publik akhir-akhir ini. Jangan malu jika kamu dibilang baru saja ‘melek’ politik, karena memang sekarang keadaan memaksa kita semua untuk bangun. Jangan menunggu waktu habis untuk ketidakadilan.

Akhir kata, terima kasih untuk seluruh teman-teman yang telah berjuang akhir-akhir ini dalam bentuk apapun dan dari manapun. Seperti kata Rara Sekar, tetap berani, jangan lupa istirahat, dan jangan lupa saling jaga. A luta continua.

Salam,

Baskara Putra