TUTUP BANDARA DAN PELABUHAN DI PAPUA DAN PAPUA BARAT

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Dilihat dari Data Terbaru 25 Maret 2020, Sebanyak  790 kasus positif COVID-19 di Indonesia. Di antara 790 kasus itu, ada 58 orang yang meninggal dunia.

Sebentara Di Provinsi Papua dan Papua barat Belum Bisa Pastikan Beberapa Jumlah Kasus Virus Corona 19, Karena Kekurangan Alat Medis.

Dilihat dari Data Rumah sakit yang ditetapkan dari Pemerintah untuk  MeRujukan Pasien Juga Hanya  Satu (1) Yaitu RSU Jayapura.

Dengan Kekurangan Alat Medis dan Kekurangan Rumah sakit Rujukan Masyarakat  Papua Dan Papua barat Akan terkena dampak Lebih Parah dari Kota-Kota Indonesia lain.

Dilihat dari Rumah sakit Rujukan Hanya Satu untuk Seluruh Papua dan Peralatan Medis Juga Tidak Ada, Bagaimana Mau Mengetahui Orang yang Terinfeksi Virus Corona?

Jika Pemerintah Peduli dengan Rakyat Papua, Segera Melakukan LOCKDOWN agar Masyarakat Papua selamat dari virus Corona 19 ini.

Jika Pemerintah biarkan Akses Penerbangan dan Pelabuhan dari luar Papua dan dari dalam Papua , Maka Pemerintah Angkap Tidak membedulikan Masyarakat Papua.

Dilihat dari Budaya Hidup orang Papua dan Papua barat Sangat Berbeda dengan Budaya dari daerah Indonesia lain, Orang PAPUA Hidup Berkelompok, Suka Berkumpul, Suka Makan Bersama-sama, suka Berjabatan tangan. Hal ini Akan Memberburuk Terinfeksi Virus Corona 19.

Terimakasih Atas Perhatian

Nipson Murib