
(Post in English dan Bahasa Indonesia)
Waktunya telah datang.
Terima kasih banyak atas dukungan Anda sejauh ini. Saya berharap Anda bisa membantu sekali lagi usaha menghentikan kekerasan dalam bentuk tes keperawanan terhadap calon tentara wanita dan juga sebagian calon istri tentara di Indonesia. Sebelas hari yang lalu, kampanye global #16days untuk melawan kekerasan berbasis gender mulai berjalan untuk tahun 2020. Kampanye ini akan berakhir pada Hari HAM Internasional di tanggal 10 Desember. Perhatian media kepada kekerasan terhadap perempuan disaat ini adalah kesempatan yang tepat untuk mengirim petisi ini beserta suratnya ke Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Dengan itu, saya mohon bantuan Anda untuk mencapai 50,000 tanda tangan sampai tanggal 10 Desember dengan cara share petisi ini ke kerabat-kerabat. Tanggal itu hanya lima hari lagi tapi saya yakin kita bisa.
The time has come.
Thank you very much for your help thus far. I hope you can show support one more time towards ending the violence that is virginity testing for female military candidates and a portion of military wives in Indonesia. Eleven days ago, the global #16days campaign focusing on gender-based violence commenced for year 2020. It will end on International Human Rights Day on December 10. The media's attention on violence against women at the moment is the perfect time to send this petition and its accompanying letter to President Joko Widodo, Vice President Ma'ruf Amin, and Commander of the Indonesian Armed Forces INAF Air Chief Marshal Hadi Tjahjanto. With that, I ask for your help to reach 50,000 signatures by December 10; please share this petition with your peers. That date is only five days away but I believe we can do it.