JANGAN BIARKAN JEJAK LELUHUR HILANGMari Bangun Marka(Penanda) Makam Leluhur Raja Manurung

25

Ayo dapatkan 50 tanda tangan!
Petisi dengan lebih dari 1.000 pendukung 5 kali lebih mungkin untuk menang!

Masalahnya

SERUAN BERSAMA KETURUNAN RAJA MANURUNG
MARI KITA BANGUN MARKA MAKAM PARA LELUHUR
Menjaga Jejak Sejarah, Menghormati Leluhur, dan Mewariskan Identitas kepada Generasi Mendatang
Horas kepada seluruh keturunan Raja Manurung, keluarga besar Manurung, para pomparan, tokoh adat, pemerhati sejarah dan budaya Batak, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap sejarah leluhur kita.

Ada satu pertanyaan sederhana yang perlu kita renungkan bersama:

Apakah kita akan membiarkan sejarah leluhur hanya hidup dalam cerita, sementara jejak tempat mereka berada perlahan hilang dari ingatan generasi?

Kita mengenal nama-nama leluhur melalui tarombo, cerita keluarga, tradisi lisan, dan berbagai catatan sejarah. Namun, sejarah tidak hanya membutuhkan cerita. Sejarah juga membutuhkan jejak yang dapat dilihat, dikenali, dirawat, dan diwariskan.

Karena itu, kita mengajak seluruh keturunan Raja Manurung untuk bersama-sama mengurus dan mewujudkan marka makam para leluhur, sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya nyata menjaga warisan sejarah keturunan.

MAKAM YANG AKAN KITA URUS
Marka yang akan kita perjuangkan mencakup rangkaian makam leluhur yang menjadi bagian penting dari sejarah keturunan, yaitu:

Makam Datu Pejel
Makam Boru Tantan Debata
Makam Raja Mangarerak dan istrinya
Makam Raja Manurung dan istrinya
Makam Similing-iling dan Raja Tambun
Makam Pinta Haomasan
Makam Raja Hutagurgur dan istrinya
Makam Raja Sihutagaol dan istrinya
Makam Raja Simanoroni dan istrinya
Rangkaian makam tersebut bukan sekadar tempat pemakaman.

Bagi keturunan, tempat-tempat tersebut merupakan jejak fisik yang menghubungkan generasi sekarang dengan sejarah leluhur.

MENGAPA MARKA INI PERLU KITA BANGUN?
Marka bukan sekadar batu, papan nama, tugu, atau bangunan.

Marka adalah penanda sejarah.

Ketika seseorang datang ke lokasi makam, ia harus dapat mengetahui dengan jelas:

Siapa yang dimakamkan di sana, apa arti tempat tersebut, dan mengapa generasi setelahnya harus menjaga dan menghormatinya.

Tanpa penanda yang jelas, sebuah situs sejarah dapat perlahan kehilangan identitasnya.

Generasi berganti.

Orang-orang yang mengetahui sejarah secara langsung semakin sedikit.

Cerita yang dahulu disampaikan oleh orang tua kepada anak dapat terputus.

Dan ketika ingatan itu hilang, tempatnya pun dapat kehilangan makna.

Karena itu, kita ingin meninggalkan sesuatu yang dapat berbicara kepada generasi berikutnya.

MARKA INI ADALAH:
Penanda lokasi makam leluhur.

Penjaga ingatan sejarah.

Penghubung antara tarombo dan jejak nyata leluhur.

Media pendidikan bagi generasi penerus.

Simbol penghormatan kepada leluhur.

Dan warisan yang dapat dilihat oleh anak cucu kita.

INI BUKAN HANYA TENTANG GENERASI KITA
Kita mungkin masih mengetahui nama-nama leluhur tersebut.

Kita masih dapat bertanya kepada orang tua.

Kita masih dapat mencari informasi dari para tetua.

Tetapi suatu saat nanti, generasi yang mengetahui cerita itu secara langsung tidak lagi bersama kita.

Apa yang akan tersisa?

Tarombo.

Dokumen.

Cerita.

Dan jejak fisik yang kita tinggalkan hari ini.

Karena itu, apa yang kita bangun sekarang sesungguhnya bukan hanya untuk kita.

Kita sedang membangun untuk anak-anak kita.

Untuk cucu kita.

Untuk cicit kita.

Dan untuk seluruh generasi keturunan Raja Manurung yang akan datang.

MARI KITA JADIKAN INI GERAKAN BERSAMA
Pembangunan marka makam leluhur tidak boleh dipandang sebagai kepentingan satu keluarga atau satu kelompok keturunan saja.

Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa keturunan Raja Manurung memiliki kepedulian terhadap sejarah leluhurnya.

Karena itu kami mengajak seluruh keturunan untuk mengambil bagian.

Tidak harus dengan jumlah yang sama.

Tidak harus dengan cara yang sama.

Yang memiliki kemampuan material dapat membantu secara material.

Yang memiliki kemampuan dalam bidang sejarah dapat membantu dokumentasi.

Yang memiliki kemampuan teknis dapat membantu perencanaan dan pembangunan.

Yang memiliki jaringan dapat membantu menggerakkan keturunan di berbagai daerah.

Dan siapa pun yang belum dapat memberikan dukungan material dapat memberikan sesuatu yang tidak kalah penting:

dukungan moral dan menyebarkan gerakan ini kepada saudara-saudara kita.

Sebab sebuah warisan besar tidak selalu dibangun oleh satu orang.

Ia dibangun oleh banyak orang yang memiliki kepedulian yang sama.

KITA INGIN MEMBANGUN DENGAN TRANSPARANSI
Gerakan ini harus dilakukan dengan prinsip terbuka, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Apabila nantinya diperlukan dukungan dana untuk pembangunan marka, maka kebutuhan biaya, rancangan pembangunan, sumber dana, penggunaan dana, serta laporan pelaksanaannya harus dapat diketahui oleh para pendukung.

Kita tidak hanya ingin membangun marka yang baik.

Kita juga ingin membangun kepercayaan di antara sesama keturunan.

SERUAN KEPADA SELURUH KETURUNAN RAJA MANURUNG
Kepada seluruh keturunan Raja Manurung di mana pun berada:

Mari kita berhenti hanya membicarakan sejarah leluhur dan mulai melakukan sesuatu untuk menjaganya.

Mari kita rawat makam mereka.

Mari kita beri penanda yang layak.

Mari kita dokumentasikan sejarahnya.

Mari kita kenalkan kepada anak-anak kita.

Dan mari kita tinggalkan sesuatu yang kelak dapat mereka lihat dengan mata kepala sendiri.

Ketika suatu hari anak cucu kita datang ke makam para leluhur dan melihat nama yang terpahat pada sebuah marka, mereka akan mengetahui bahwa sebelum mereka lahir, ada generasi yang telah berusaha menjaga sejarah.

Dan mereka akan mengerti:

“Leluhur kami tidak dilupakan.”

MARI KITA WUJUDKAN BERSAMA
Kami mengajak seluruh keturunan Raja Manurung untuk memberikan dukungan terhadap rencana pengurusan dan pembangunan marka makam:

Datu Pejel
Boru Tantan Debata
Raja Mangarerak dan istrinya
Raja Manurung dan istrinya
Similing-iling dan Raja Tambun
Pinta Haomasan
Raja Hutagurgur dan istrinya
Raja Sihutagaol dan istrinya
Raja Simanoroni dan istrinya

Mari kita jadikan makam-makam tersebut sebagai jejak sejarah yang dikenali, dihormati, dirawat, dan diwariskan.

SATU GENERASI MENJAGA JEJAK.
GENERASI BERIKUTNYA MENERIMA WARISAN.
DAN KITA SEMUA ADALAH BAGIAN DARI SEJARAH ITU.
Mari bersama-sama kita bangun marka makam leluhur.

Bukan hanya untuk mengenang mereka yang telah mendahului kita, tetapi untuk memastikan bahwa generasi setelah kita tidak kehilangan jejak tentang siapa leluhur mereka dan dari mana sejarah mereka berasal.

Horas.

Ronggur H. Manurung
Penggagas Gerakan Pelestarian Jejak Sejarah Leluhur Raja Manurung

avatar of the starter
Ronggur ManurungPembuka Petisi

Perkembangan Terakhir Petisi