Confirmed victory
7,420
Supporters

Dengan rata-rata 25 bom per hari, sudah sekitar 2250 bom diledakan di laut di Siberut Barat Daya, Mentawai, Sumbar.

Hal ini mulai ramai kira-kira sebulan yang lalu, pada saat hari natal. Nelayan-nelayan dari luar Mentawai mulai berdatangan dan melakukan praktek pemboman untuk mendapatkan ikan.

Praktek ini menghancurkan terumbu karang, menghabiskan ikan-ikan, sehingga nelayan lokal Mentawai terancam kehilangan mata pencahariannya.

Wisata lokal pun sangat terancam, karena banyak turis lokal maupun luar yang datang untuk menikmati alam, berenang, snorkeling, dan surfing.

Yang dibutuhkan untuk menghentikan praktek ini adalah kapal-kapal patroli yang lebih banyak beserta Sumber Daya Manusianya.

Bantu kami menyelamatkan Mentawai, keindahan alamnya, dan masyarakat lokal.

English Version: www.change.org/MentawaiBombs

Letter to
Polisi Sumbar Kapolda Sumbar
Direktur Jenderal kelautan pesisir dan pulau-pulau kecil Sudirman Saad
Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Gellwyn D. H. Yusuf
and 7 others
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Kepala Perikanan Mentawai Edi Sukarni
Bupati Kepulauan Mentawai Pak Yudas
Dirjen Perikanan Tangkap Heriyanto Marwoto
Direktur Sumber Daya Ikan Agus Apun Budhiman
Dirjen perikanan budidaya Slamet Subyakto
Direktur Penanganan Pelanggaran, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan & Perikanan Yulistio Mudho
Sejak tahun 1980an, nelayan dari luar Mentawai datang ke sini untuk menangkap ikan menggunakan peledak. Sebulan terakhir keadaan semakin parah.

Rata-rata 25 bom diledakkan per hari. Artinya bulan ini sudah 2250 bom yang diledakkan pada laut Mentawai.

Hal ini bukan saja melanggar hukum, tapi merusak habitat, ekologi dan populasi ikan yang menjadi kekayaan alam Mentawai.

Tolong bantu kami, komunitas peduli Mentawai, pemerintahan lokal Mentawai, untuk menjaga kekayaan alam Indonesia. Kami butuh lebih banyak kapal patroli dan sumber daya manusia untuk mencegah dan menindak pelanggar hukum.