Tolak Pencabutan GoJek Tasikmalaya!

0 have signed. Let’s get to 10,000!


Dikutip dari Tasikzone:

Supir Angkot Lega, GoJek Akhirnya di Tolak

Kota Tasikmalaya, tasikzone.com – Para supir angkutan dari semua jurusan yang ada di Kota Tasikmalaya merasa lega saat Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Agus Wahyudin menyatakan penolakan dengan keberadaan Go Jek beroperasi di Kota Tasik, dikatakan agus wahyudin didepan ratusan supir angkot yang hadir di depan Gedung DPRD. Rabu (26/07/2017).

Agus wahyudin mengatakan harus Segera dilakukan penertiban kepada Gojek oleh aparat yang berwenang, “rekan angkutan harus sabar tidak boleh main hakim sendiri biarkan urusan ini diserahkan kepada yang berwajib”ungkapnya

Lanjut agus, dirinya berterimakasih karena sudah menyampaikan aspirasi dengan kondusif “Saya atas nama pimpinan dprd menyampaikan terimakasih karena menyampaikan aspirasinya dengan suasana aman”tandasnya. (Rian)

Sumber: http://www.tasikzone.com/supir-angkot-lega-gojek-akhirnya-di-tolak/

Kenapa kami menuntut pencabutan penolakan terhadap GoJek:

1.Kami Masyarakat menilai bahwa Transportasi berbasis Online adalah salah satu tolak ukur suatu kota terhadap laju pertumbuhan ekonomi suatu daerah yang tentunya akan sangat berpengaruh pada kemajuan daerah tersebut.

2.Kami Masyarakat Menilai bahwa Transportasi berbasis Online lebih "Nyaman,Aman,Dan Efisien" daripada Transportasi Umum Lainnya dikarenakan Cara Mengemudi yang Tidak Ugal-Ugalan, Safety First, ID Card pengemudi yang Terjamin keasliannya, dan perlindungan Customer oleh Driver dan Perusahaan Transportasi berbasis Online tersebut.

3. Kami Masyarakat Menilai Transportasi Umum / Konfensional lain membuat Jalan Macet dan Semrawut, contoh: Angkot yang Ngetem, Angkot yang Ugal-Ugalan dan Angkot yang Seenaknya menurunkan / Menaikan Penumpang dijalan tanpa melihat dibelakang ada apa yang dapat mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas.

 

Kami Juga menilai, Penolakan GoJek ini berdampak Negatif, Baik Para Driver maupun Masyarakat Sebagai Pengguna Jasa Transportasi berbasis Online ini.

Selain itu kami juga tak harus berjalan kaki untuk sampai ketempat dimana lajur angkot biasa dilalui, dan itu cukup membuang tenaga dan waktu.

Kami sebagai masyarakat menyarankan 3 Opsi sebelum Izin GoJek benar-benar Dibekukan / Dicabut yaitu:

1. Membentuk BUMD 

Membentuk BUMD khususnya dalam bidang transportasi sebagai wadah seluruh Organda di tempat tersebut, yang sejatinya digunakan untuk menjadi tempat berdiskusi bersama para Petinggi Organda dengan Petinggi Transportasi berbasis Online tersebut.

2. Penyesuaian Tarif

Penyesuaian tarif ini sejatinya telah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Bandung sebagai langkah cepat untuk mengurangi gelombang protes para Supir Angkot/Ojek Konvensional/Becak yang mengeluh karena Tarif Ojek Online yang Cenderung "lebih murah", oleh karena itu Kami menyarankan agar penyesuaian tarif ini segera dilakukan agar tidak terciptakan "Iri" terhadap Driver Ojek Online.

3. Edukasi

Edukasi adalah salah satu hal yang kuat bagi penyebaran suatu informasi, terlebih kita saat ini telah menginjak dimana Teknologi sudah menjadi teman sehari-hari pada kehidupan bersama, alangkah baiknya Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan Edukasi kepada Masyarakat maupun Para Supir angkutan umum lainnya untuk sejatinya "bisa menerima" kehadiran Transportasi berbasis Online, tentunya dengan regulasi-regulasi yang sudah tersusun secara penuh tanpa adanya diskriminasi terhadap Angkutan Umum / Konvensional dengan Angkutan berbasis Online tersebut.

Kami harap dengan dibuatnya Petisi ini Bapak Wali Kota Tasikmalaya dan DPRD Tasikmalaya Kembali memikirkan aspirasi dari Masyarakat sebagai Pengguna Transportasi berbasis Online ini.



Today: Iwan is counting on you

Iwan Fauzi needs your help with “Hapus Pencabutan GoJek di Kota Tasikmalaya!”. Join Iwan and 9,653 supporters today.