Petition updateTolak Penambangan Pasir di Sungai Serayu, Hentikan Perusakan Ekosistem Sungai

Warga Melakukan Unjuk Rasa Menolak Tambang dan Perusakan Ekosistem Serayu

Arda Dwi RahayuPurwokerto, Indonesia
Sep 18, 2019

Pada Selasa 17 September 2019, warga desa kemangkon di dampingi sejumlah organisasi non pemerintah dan kalangan aktivis lingkungan (KPA, WALHI, FPPI, DEWISRI,PMII) telah melakukn unjuk rasa untuk menolak tambang dan perusakan ekosistem sungai serayu.

Setelah melalui berbagi paksaan, akhirnya camat didampingi polsek, ramil, dan satpol pamong praja meninjau lokasi. Diketemukan fakta bahwa pebambangan TIDAK BERIJIN / ILEGAL. tetapi penemun fakta tersebut tidak menjadikan alat berat yang berada di lokasi tambang disita sebgai barang bukti. 

Camat menyatakan tambang di tutup sementara, sekaligus menunggu adanya surat ijin yang baru akan di urus. Pernyataan ini mengundang kontroversi karena penambangn ilegal yang sudah dilkukan sejak 15 Juli hingga hari unjukrasa tidak diberi sanksi apapun. namun justru diberi asilitas kelonggaran waktu mengurus ijin.


Padahal di kabupaten sebelah (Banyumas) pada 2018 ada penindakan yang cukup tegas berkaitan penambangan liar dengan penggunaan alat sedot.  Pada kasus tersebut ada penangkapn pelaku dan penyitaan alat yang digunakan untuk menambang.

Copy link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X