Bebaskan Bu Ramsiah dari Jeratan UU ITE

0 telah menandatangani. Mari kita ke 75.000.


Bu Ramsiah adalah dosen UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan yang menjadi korban UU ITE karena sikap kritisnya terhadap pejabat kampus.

Kasus ini bermula pada Mei 2017. Saat itu mahasiswa melakukan siaran di Radio Kampus Syiar UIN Alauddin, Makassar. Radio Kampus berlangsung mulai jam 6 pagi sampai 6 sore. Aktivitas ini rupanya membuat marah Mantan Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi Nur Syamsiah. Ia kemudian menutup radio tersebut.

30 dosen termasuk Bu Ramsyiah kemudian membahas penutupan radio di grup WA. “Kami hanya membahas seharusnya tidak boleh seperti itu Bu Wakil Dekan III karena itu tupoksinya Wakil Dekan I, jadi tidak ada niat mencemarkan nama baik, ini curhat (curahan hati)” ucap Bu Ramsiah.

Nur Syamsiah (Mantan Wakil Dekan III) melaporkan kasus ini pada tahun 2017 lalu. Beliau kemudian mengambil dialog WA melalui Ibu Hamriani yang merupakan salah satu anggota grup WA. Dialog tersebut dijadikan barang bukti di Polres Gowa.

Namun, hanya Bu Ramsiah yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Gowa pada Oktober 2019.

Bu Ramsiah udah meminta Rektor UIN Alauddin Prof. Hamdan Juhannis agar memediasi kasus tersebut dan udah sempat minta maaf ke Ibu Nur Syamsiah 2018 lalu.

Kini Bu Ramsiah hanya meminta perlindungan dari pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB).

Kepala Divisi Hak Sipil dan Politik LBH Makassar, Abdul Azis Dumpa bilang “Kasus ini sangat dipaksakan sekali, karena percakapan yang dilakukan oleh Ibu Ramsiah dalam grup WA yang dilaporkan bukanlah tindakan yang ilegal atau melanggar hukum. Melainkan pendapat atau ekspresi yang sah yang merupakan hak asasi manusia yang dijamin dan dilindung dalam konstitusi berbagai undang-undang”.

Hal itu sesuai Pasal 310 Ayat (3) KUHP tertulis, "Tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis, jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri".

Melalui petisi ini saya mengajak kamu mendorong Kapolres Gowa untuk mencabut status tersangka yang ditimpakan kepada Ibu Ramsiah.

Apa yang diperjuangkan Bu Ramsiah adalah bagian dari kebebasan akademik yang dilindungi UU dan HAM. Pemidanaan terhadap Ibu Ramsiah dengan jerat UU ITE menambah korban yang semakin mengancam demokrasi di Sulawesi Selatan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Jangan lagi ada kriminalisasi terhadap upaya kebebasan berekspresi.

Salam, 

Azzahra Damayanti

 

#SaveDosenRamsiah #LindungiDosenRamsiah #ITEMusuhDemokrasi

https://regional.kompas.com/read/2019/10/18/22374711/kritik-radio-kampus-di-grup-wa-dosen-uin-makassar-jadi-tersangka-uu-ite

https://makassar.kompas.com/read/2019/10/18/22374711/kritik-radio-kampus-di-grup-wa-dosen-uin-makassar-jadi-tersangka-uu-ite?page=all

https://nasional.tempo.co/read/1261924/begini-awal-mula-dosen-uin-makassar-jadi-tersangka-uu-ite