HAPUS PRINSIP "YANG PENTING RATING"

The Issue

The second god, internet.

Bahkan bos di kantor saya kalau mau tau sesuatu, tanya internet dulu. Apalagi bocah yang tingkat ke kepo-annya masih melejit ? Bocah bocah jaman sekarang bisa dibilang fakir etika dan buta kosakata. Role model yang mereka lihat dan dengar di media setiap hari belum siap untuk menjadi panutan. Mereka terlalu egois, masih memprioritaskan popularitas. Bukan pendidikan dan perbaikan.

Seperti para youtubers yang kepengen lucu tapi gagal maning - gagal maning. Contohnya ya kaya gambar diatas tulisan ini. Dari segi challenge sih oke oke aja, tapi ide yang mereka buat dalam videonya bisa dibilang "ga ngotak". Oke jika konsep "ga ngotak" di bungkus dalam kemasan yang positif dan sangat menghibur, tapi ini benar benar pembodohan. Jelas jelas judulnya "Dog Food". Kalau mereka manusia, seharusnya mereka paham.

Belum lagi youtubers yang hobi menyapa viewersnya dengan memakai sapaan sapaan kotor. Merasa keren kah kalian bertutur dengan kata kata kelas teri di depan orang banyak ? By the way, kalian juga ga akan diberi award karena berbicara senajis itu. Ironis...Apa itu mulut yang kalian pakai untuk mencium kedua orang tua kalian ?

Isi kepala mereka hanya "bagaimana caranya mendapat jutaan likers dan subcribers."  bermodal kata kata kasar plus action yang menyimpang, tanpa berpikir panjang. Mereka sama sekali tidak memikirkan dampak sekitar. Boro boro ke masyarakat, ke diri sendiri saja cuek. 

Catat:

Media, terutama internet, bukan perkara enteng. Media adalah raksasa terbesar abad ini.

Saya rasa tayangan televisi saja sudah sangat merusak. Lebih banyak dampak negatif ketimbang positif. Televisi dan youtubers sama sama bengis, keduanya memegang prinsip "yang penting rating, selebihnya ngga penting". Sebuah tayangan, apalagi hiburan harus diolah dengan sangat cerdik agar menjadi suatu tayangan yang berbobot. Nilai sebuah karya bukan dari banyaknya tidak jumlah jempol. Karya tidak sedangkal itu, bung ! 

Jika para youtubers memang bercita cita menjadi role model, pelajari dulu etika dengan baik. Baik lisan maupun perbuatan. Ibaratnya, di dalam sebuah perusahaan. Jika kinerja karyawannya buruk, maka yang patut di pertanyakan adalah becus atau tidaknya si pemimpin dalam mendidik anak buahnya.

Untuk yang terhormat, para youtubers.

Kalian pasti tau televisi sudah sangat tercemar, jadi tolong jangan buat internet seperti televisi. Jangan buang sampah di sekolah kedua kami !

Think about the future of your unborn child.

Gimana kalo kalian nanti jadi orang tua ? Emang mau liat anak anak kalian makan makanan anjing seperti challenge di salah satu youtube video, yang kalian anggap lucu itu ? Sampai hati kah kalian ketika melihat anak anak kalian setara derajatnya dengan anjing ?

This petition had 272 supporters

The Issue

The second god, internet.

Bahkan bos di kantor saya kalau mau tau sesuatu, tanya internet dulu. Apalagi bocah yang tingkat ke kepo-annya masih melejit ? Bocah bocah jaman sekarang bisa dibilang fakir etika dan buta kosakata. Role model yang mereka lihat dan dengar di media setiap hari belum siap untuk menjadi panutan. Mereka terlalu egois, masih memprioritaskan popularitas. Bukan pendidikan dan perbaikan.

Seperti para youtubers yang kepengen lucu tapi gagal maning - gagal maning. Contohnya ya kaya gambar diatas tulisan ini. Dari segi challenge sih oke oke aja, tapi ide yang mereka buat dalam videonya bisa dibilang "ga ngotak". Oke jika konsep "ga ngotak" di bungkus dalam kemasan yang positif dan sangat menghibur, tapi ini benar benar pembodohan. Jelas jelas judulnya "Dog Food". Kalau mereka manusia, seharusnya mereka paham.

Belum lagi youtubers yang hobi menyapa viewersnya dengan memakai sapaan sapaan kotor. Merasa keren kah kalian bertutur dengan kata kata kelas teri di depan orang banyak ? By the way, kalian juga ga akan diberi award karena berbicara senajis itu. Ironis...Apa itu mulut yang kalian pakai untuk mencium kedua orang tua kalian ?

Isi kepala mereka hanya "bagaimana caranya mendapat jutaan likers dan subcribers."  bermodal kata kata kasar plus action yang menyimpang, tanpa berpikir panjang. Mereka sama sekali tidak memikirkan dampak sekitar. Boro boro ke masyarakat, ke diri sendiri saja cuek. 

Catat:

Media, terutama internet, bukan perkara enteng. Media adalah raksasa terbesar abad ini.

Saya rasa tayangan televisi saja sudah sangat merusak. Lebih banyak dampak negatif ketimbang positif. Televisi dan youtubers sama sama bengis, keduanya memegang prinsip "yang penting rating, selebihnya ngga penting". Sebuah tayangan, apalagi hiburan harus diolah dengan sangat cerdik agar menjadi suatu tayangan yang berbobot. Nilai sebuah karya bukan dari banyaknya tidak jumlah jempol. Karya tidak sedangkal itu, bung ! 

Jika para youtubers memang bercita cita menjadi role model, pelajari dulu etika dengan baik. Baik lisan maupun perbuatan. Ibaratnya, di dalam sebuah perusahaan. Jika kinerja karyawannya buruk, maka yang patut di pertanyakan adalah becus atau tidaknya si pemimpin dalam mendidik anak buahnya.

Untuk yang terhormat, para youtubers.

Kalian pasti tau televisi sudah sangat tercemar, jadi tolong jangan buat internet seperti televisi. Jangan buang sampah di sekolah kedua kami !

Think about the future of your unborn child.

Gimana kalo kalian nanti jadi orang tua ? Emang mau liat anak anak kalian makan makanan anjing seperti challenge di salah satu youtube video, yang kalian anggap lucu itu ? Sampai hati kah kalian ketika melihat anak anak kalian setara derajatnya dengan anjing ?

The Decision Makers

Laurentius Rando
Laurentius Rando
youtubers

Petition Updates

Share this petition

Petition created on 24 June 2016