Berikan Keadilan Untuk SDA dari PT Marafuji Kenzai!

Berikan Keadilan Untuk SDA dari PT Marafuji Kenzai!

Masalahnya

SDA (inisial), alumni dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, tengah mengalami diskriminasi dalam internal perusahaan. Sebelas tahun ia bekerja di PT. Marufuji Kenzai Indonesia sebagai staff purchasing, kini ia harus rela mengganti barang salah beli dengan gaji pendapatannya sendiri.


Pada bulan Juli 2022, gajinya tidak turun sebagai akibat dari penandatangan surat pernyataan tanggal 29 Juni 2022. Isi dari surat tersebut kompleks dan dilematis, ibu rumah tangga dengan dua anak tersebut dituntut untuk menutupi seluruh kerugian perusahaan dengan gajinya yang bahkan tidak mencapai dua digit tersebut.


Unsur ancaman tersebut sesungguhnya ada. Atas permintaan petingginya, SDA dituntut untuk menandatangani surat pernyataan tersebut sebagai wujud kesanggupan untuk menutupi seluruh kerugian perusahaan tersebut dan masalah tersebut tidak akan dibawa ke kepolisian. Diketahui jumlah kerugian yang dialami perusahaan sebesar Rp 9.7 juta.


Semenjak Juli 2022, SDA berstatus tidak aktif atau non-job dalam perusahaan tersebut. Tercatat bahwa mulai dari bulan Juli hingga Agustus 2022, SDA tidak menerima gaji sepeserpun. Pada bulan September hingga Desember 2022, ia hanya menerima separuh dari nominal gaji yang seharusnya dia terima.


SDA tetap datang bekerja sesuai dengan jam normal perusahaan hanya untuk menerima perlakuan buruk, dimulai dari ejekan hingga sindiran dari kolega. Kondisi tersebut membuatnya tertekan, mengingat adanya bullying dan diskriminasi dalam internal perusahaan tersebut. Segala olokan, tekanan sosial, dan perlakuan buruk tidak pernah lepas dari ibu dengan dua anak tersebut semenjak bulan Juli 2022.

 

Oleh karenanya, perlu adanya pengakhiran diskriminasi yang didapatkan oleh SDA, petisi ini memberikan tuntutan untuk:

  • Mencabut tuntutan pidana kepada SDA.
  • Mendesak HRD dan tatanan PT Marufuji Kenzai untuk meminta maaf ke pihak SDA.
  • Memberikan kompensasi kepada pihak SDA terhadap kerugian yang telah diterima.
avatar of the starter
Pejuang Kaum TertindasPembuka PetisiMari ikut memperjuangkan hak-hak para kaum tertindas! Panjang umur perlawanan! Merdeka!
Petisi ini mencapai 161 pendukung

Masalahnya

SDA (inisial), alumni dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, tengah mengalami diskriminasi dalam internal perusahaan. Sebelas tahun ia bekerja di PT. Marufuji Kenzai Indonesia sebagai staff purchasing, kini ia harus rela mengganti barang salah beli dengan gaji pendapatannya sendiri.


Pada bulan Juli 2022, gajinya tidak turun sebagai akibat dari penandatangan surat pernyataan tanggal 29 Juni 2022. Isi dari surat tersebut kompleks dan dilematis, ibu rumah tangga dengan dua anak tersebut dituntut untuk menutupi seluruh kerugian perusahaan dengan gajinya yang bahkan tidak mencapai dua digit tersebut.


Unsur ancaman tersebut sesungguhnya ada. Atas permintaan petingginya, SDA dituntut untuk menandatangani surat pernyataan tersebut sebagai wujud kesanggupan untuk menutupi seluruh kerugian perusahaan tersebut dan masalah tersebut tidak akan dibawa ke kepolisian. Diketahui jumlah kerugian yang dialami perusahaan sebesar Rp 9.7 juta.


Semenjak Juli 2022, SDA berstatus tidak aktif atau non-job dalam perusahaan tersebut. Tercatat bahwa mulai dari bulan Juli hingga Agustus 2022, SDA tidak menerima gaji sepeserpun. Pada bulan September hingga Desember 2022, ia hanya menerima separuh dari nominal gaji yang seharusnya dia terima.


SDA tetap datang bekerja sesuai dengan jam normal perusahaan hanya untuk menerima perlakuan buruk, dimulai dari ejekan hingga sindiran dari kolega. Kondisi tersebut membuatnya tertekan, mengingat adanya bullying dan diskriminasi dalam internal perusahaan tersebut. Segala olokan, tekanan sosial, dan perlakuan buruk tidak pernah lepas dari ibu dengan dua anak tersebut semenjak bulan Juli 2022.

 

Oleh karenanya, perlu adanya pengakhiran diskriminasi yang didapatkan oleh SDA, petisi ini memberikan tuntutan untuk:

  • Mencabut tuntutan pidana kepada SDA.
  • Mendesak HRD dan tatanan PT Marufuji Kenzai untuk meminta maaf ke pihak SDA.
  • Memberikan kompensasi kepada pihak SDA terhadap kerugian yang telah diterima.
avatar of the starter
Pejuang Kaum TertindasPembuka PetisiMari ikut memperjuangkan hak-hak para kaum tertindas! Panjang umur perlawanan! Merdeka!

Perkembangan Terakhir Petisi