Decision Maker

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

Badrodin Haiti lahir di Paleran, Umbulsari, Jember, Jawa Timur, 24 Juli 1958. Ia adalah Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang menjabat sejak 17 April 2015. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakapolri dan Kabaharkam Polri.


Does Kapolri Jenderal Badrodin Haiti have the power to decide or influence something you want to change? Start a petition to this decision maker.Start a petition
Petitioning Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

@jokowi @kepolisian_RI #BebaskanRavio, Ungkap Pelaku Peretasan!

Pagi ini saya kaget dengar berita penangkapan teman dekat saya, Ravio Patra. Sejak 2014, saya bekerja dengan Ravio dalam berbagai inisiatif, khususnya untuk isu perlindungan anak. Ravio memang anak muda yang cerdas dan tidak pernah takut untuk menyuarakan ketidakadilan dan kebenaran.  Ravio ditangkap polisi hari Rabu 22 April 2020 sekitar pukul 21.00 - 22.00. Sampai sekarang, tidak diketahui Ravio ditahan dimana dan berdasarkan apa. Mungkin sebagian besar mengenal Ravio dari cuitan-cuitannya yang kritis di Twitter. Lewat akun @raviopatra, Ravio kritis bahas kebijakan penanganan COVID-19, termasuk konflik kepentingan para staf khusus milenial dalam program Kartu Prakerja.  Selama tiga tahun terakhir, Ravio aktif di Open Government Partnership (OGP) untuk mendorong keterbukaan dan transparansi di Indonesia. Nggak heran kalau dia kritis tentang masalah ini. Penangkapan Ravio ini membuat saya geram, terutama ditengah situasi COVID-19 dimana masyarakat membutuhkan transparansi informasi, khususnya dari Pemerintah.   Sejak Rabu jam 14.00 siang Ravio nggak bisa akses WhatsAppnya. Dan setelah dilaporkan, pihak WhatsApp konfirmasi adanya peretasan atau hacking di akun Ravio. Akun Ravio dipakai untuk sebarkan pesan provokatif ajakan penjarahan pada tanggal 30 April, bahkan ke nomor nggak dikenal. Lanjut sekitar pukul 19.00 malam, ada yang datang mencari Ravio di kostnya. Rekan SAFEnet kemudian meminta Ravio untuk mematikan handphone dan mencabut baterai handphone sesuai prosedur keamanan standar, lalu mengevakuasi diri ke rumah aman. Malam itu juga, Ravio ditangkap di depan rumah aman.  Kalau dilihat dari kronologisnya, peretasan dan penyebaran itu terkesan untuk kambinghitamkan Ravio sebagai penyulut kerusuhan. Pemerintah harus pastikan perlindungan hukum warga negara sesuai UUD 1945. Karena itu, saya mendesak Presiden Joko Widodo dan Kapolri untuk segera melepaskan teman saya, Ravio Patra dan mengungkap siapa pelaku yang meretas handphone Ravio Patra dan memprosesnya sesuai dengan jalur hukum.   Salam,  Ryan Fajar Febrianto

Ryan Febrianto
16,750 supporters
Petitioning Kapolres Surakarta, Joko Widodo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

Bebaskan Faqih Khalifaturrahman

Faqih Khalifaturrahman adalah salah satu orang massa aksi Aliansi Solo Raya Bergerak dalam perayaan Hari Tani Nasional, Kamis kemarin(24/09). Ia ditangkap bersama 45 orang kawan yang lain ditempat berbeda. Massa aksi ditangkap paksa oleh pihak kepolisian sebelum aksi dimulai. Faqih ditangkap bersama 3 orang kawan di dekat Alfamart Baturan, Colomadu. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa Faqih beserta kawannya melakukan penyerangan terhadap petugas. Sedangkan menurut penuturan kawan yang berada dilokasi kejadian, saat pertama mereka dikepung polisi, Faqih bersama yang lainnya langsung lari untuk menyelamatkan diri agar tidak tertangkap. Mereka sempat dikejar sejauh kurang lebih 1 kilometer hingga salah satu diantaranya mengeluh kecapekan. Pada saat mereka sedang beristirahat, tiba-tiba polisi mengepung dan menangkap mereka. Sebelum diangkut, mereka diperintahkan untuk tiarap dan digeledah barang pribadi yang mereka bawa. Saat prosesi penggeledahan, mereka sempat mendapatkan tindakan represif dari aparat dalam bentuk intimidasi verbal dan fisik seperti pukulan serta tendangan. Petugas polisi yang menangkap mereka mengenakan pakaian dan senjata lengkap. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sebuah palu diantara mereka. Sontak, polisi menanyakan milik siapa palu tersebut. Dengan niat melindungi kawannya yang lain, Faqih terpaksa mengaku bahwasannya palu itu miliknya. Tak berselang berapa lama setelah Faqih mengakui palu tersebut, beberapa personel kepolisian mendaratkan pukulan kepadanya. Kejadian tersebut sempat dihentikan oleh salah satu anggota polisi. lantas, Faqih diangkut menggunakan mobil yang berbeda dari ketiga kawannya dan dibawa ke Kantor Polresta Surakarta. Sewaktu massa aksi yang ditangkap paksa dikumpulkan, Faqih sama sekali tidak terlihat diantara mereka. Karena ia diletakkan di ruangan tersendiri oleh pihak kepolisian. Pertemuan terakhir terjadi saat ia melaksanakan sholat maghrib berjamaah di masjid Polresta Surakarta. Beberapa bagian wajahnya lebam, seperti pada pipi dan pelipisnya. Saat ditanya tentang kondisinya oleh salah satu kawan setelah sholat maghrib, ia hanya terdiam sambil menundukkan kepalanya tanpa sepatah kata keluar dari mulutnya. Sejak semua massa yang ditangkap paksa dibebaskan pada pukul 2 dini hari (25/09) Faqih masih ditahan dan kami tidak mengetahui kondisi serta perlakuan apa yang didapat Faqih. Faqih merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia baru saja lulus dari bangku Sekolah Menengah Kejuruan pada tahun 2020 ini. Saat ini fakih belum genap berusia 19 tahun, ia lahir pada tanggal 2 oktober 2001. Tak seberuntung kawan yang lain, ia tak dapat melanjutkan studinya ke jenjang perguruan tinggi. Walaupun ia sempat bercerita kepada beberapa kawan tentang keinginannya untuk berkuliah. Mengingat keadaan keluarganya, ia terpaksa bekerja serabutan (pekerja lepas) demi menghidupi dirinya sendiri dan membantu ekonomi keluarga. Ayahnya telah berhenti bekerja semenjak menderita sakit jantung koroner. Ibunya sehari-hari bekerja dengan membuka jasa laundry di rumah untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Sebagaimana Faqih yang bekerja untuk kebutuhannya sendiri dan sedikit banyak membantu ekonomi keluarganya, kedua kakaknya pun senasib dengannya. Oleh karena itu, dengan ditangkapnya Faqih, kami mengkhawatirkan akan berdampak buruk pada kondisi kesehatan ayahnya. Sampai hari ini Faqih masih belum dibebaskan oleh pihak kepolisian. Ia sekarang ditahan di Rutan Polresta Surakarta dengan tuduhan tindak pidana membawa senjata pemukul (martil/palu). Seperti yang disampaikan diatas, Faqih terpaksa mengaku dengan kekhawatiran kawan-kawannya yang lain menjadi korban represi. Terlebih salah satu diantara mereka ada seorang perempuan. Ia diancam dengan Pasal 2 ayat 1 UU RI No. 12 Tahun 1951 tentang Undang Undang Darurat. Karena hal itu Faqih menjadi tersangka dan harus ditahan selama 20 hari kedepan hingga tanggal 14 Oktober 2020. Saat ini Faqih telah mendapatkan pendampingan hukum dari LBH Solo Raya. Kondisi Faqih seharusnya menjadi kekhawatiran dan keprihatinan kita bersama, bahwa ia dihadapkan dengan hukum serta terancam menjalani masa penahanan dalam usianya yang masih muda. Masa depan yang masih membentang panjang didepannya terpaksa akan hilang dikarenakan ancaman pidana hukum yang dihadapinya. Sebagaimana ia memiliki keinginan untuk menempuh jenjang pendidikan tinggi demi mewujudkan cita-cita dan upaya dalam perbaikan ekonomi keluarga serta harapannya dalam membahagiakan orang tua akan sirna begitu saja dengan ancaman sanksi pidana. Maka dari itu, demi Faqih dan keluarganya, kami mengharapkan solidaritas yang kita bangun bersama untuk menuntut kebebasannya. Sehingga, atas nama masa depan dan kemanusiaan pihak kepolisian dapat membebaskan Faqih segera. Maka dari itu, kami Aliansi Solo Raya Bergerak menyatakan sikap sebagai berikut Menuntutpihak kepolisian segera membebaskan Faqih dan kawan-kawan di kota lain tanpa syarat; Menyesalkantindakan penangkapan paksa terhadap massa aksi Aliansi Solo Raya Bergerak pada peringatan Hari Tani Nasional 2020 yang terjadi sebelum aksi dimulai; Menyesalkantindakan represif aparat terhadap massa aksi Hari Tani Nasional 2020. BANGUN SOLIDARITAS BERSAMA! Yang bersolidaritas: Aliansi Solo Raya Bergerak LBH-YLBHI Yogyakarta LBH Solo Raya

Edho Johan Pratama
6,718 supporters
Petitioning Otoritas Jasa Keuangan, Kominfo, Joko Widodo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

Mendesak KOMINFO & OJK menutup semua applikasi Fintech P2P ilegal di Indonesia

Petisi ini dibuat untuk Mendesak pihak berwajib untuk menutup applikasi Fintech P2P ilegal karena telah meresahkan masyarakat. Sebab pihak OJK, telah merilis ada 227 fintech P2P lending yang saat ini tergolong ilegal, dengan perkiraan masing-masing platform punya sekitar 100 ribu anggota. Dalam penelusuran OJK, dari 227 fintech lending ilegal tersebut dikembangkan oleh 155 developer, sebagian besar dari China. Artinya, ada satu perusahaan yang punya lebih dari satu aplikasi fintech P2P Lending. Selain bunga tinggi, tak ada jaminan kalau pengelolanya bakal tetap berada di Indonesia saat ada masalah, karena sebagian besar ada di luar negara.  1 Aku Rupiah (Developer Fnsudai FintechLtd.) 2 Angel Yuk - NineTree Technology Company 3 Angelku - PT Moneta Prima Kualiti 4 Ayo Uang - PT. Zeta Indonesia 5 Ayopop - Ayopop teknologi Indonesia  6 AyoRupiah - PT Inspirasi Global Indonesia 7. BambuLoan - ayo pinjaman 8 Bantuan Pinjaman - yoyochou 9 Bee Cash - wangjunhua 10 BizLoan - CBA Services 11 Bos Tunai - Waves Technology Indonesia/ PT Waves Teknologi Indonesia 12 Bos Uang - Bos uang 13 BosPinjaman - Bospinjaman 14 BosRupiah - ATH Studio 15 BusKas - 王丙涛  16 Cara Pinjam Uang Online - Alfarizi Dev 17 Cari Dana - Cari Dana 18 Cari Rupiah - wumoka 19 Cash - Adclick Corporation Limited 20 Cash Bon - Pinjaman 21 Cash Kilat - Pinjaman 22 Cash loan 2 minutes - Loan Instant & fast 23 CASH LOAN 2 MINUTES - Loan Instant & fast 24 CashDana - akurupiah 25 CashDay Pinjaman - cashday  26 Cashstore - Firestorm-sea 27 CashStore - Sanjay Bankar 28 Cepat Pinjaman - ind Fintech 29 Cepatuang - Serious fintech 30 Cinta Rupiah - LiChen 31 Dana Berkat - Pinjam 32 Dana Cash - Dana Cash 33 Dana Cepat - Happy Money 34 Dana Cepat - Plus Happy Money 35 "Dana Cepat plus - ahli pinjaman cepat" - Happy Money  36 Dana Instan Mandiri - TB Dev 37 Dana Kilat - Pinjaman uang online cepat cair 38 Dana Pinjam - Anugrah Digital Niaga 39 Dana Pintar - Jingga Digital 40 Dana Saku - Xinhe 41 Dana Tunai - Pinjaman Tunai Team 42 Dana Uang - Zhu Xia 43 Danaku - LiChen 44 DanaNow - DanaNow 45 DanaSegar - DompetTechnology 46 DMS Mobile Syariah - Alfa Technosoft  47 DokterUang - Doctor Dana Limited 48 DokterUang - Doctor Dana Limited 49 Dompet Pinjaman - LiChen 50 DompetKamu - Tupulian 51 Duit Instan - Xiehualei 52 Duit Mudah - Duitmudah 53 DuitDuit - Karya Bangsa LTD 54 Duit-in - Koperasi Dana Sahabat Mandiri 55 Dunia Pinjaman - Xinhe 56 Easy Credit - yaojiaxi 57 Easy Loans : Payday - BrandDesign 58 easycredit - yaojiaxi 59 EasyRupiah - EasyRupiah  60 E-Kasbon - Global Dinamika Internusa 61 eRupiah - Wangcong 62 eTunai - wangcong1 63 Go Card - Go Card Indonesia 64 Go Dana - Go Dana 65 Go Go Uang - PT Indo Guna Sejahtera/ PT Asia Cahaya Makmur 66 Go Pinjaman - Cepatcash 67 Go Tunai - Meixin 68 Go Tunai - Dajing Inc. 69 Go-go Money - NineTree Technology Company 70 Go-go Rupiah - NineTree Technology Company 71 GoLoan - GoLoan Inc 72 GoPinjaman - Anminxincheng tech 73 GoUang - GoUang 74 Hai Uang - Go Dompet 75 Indkota - indkota informasi  76 IndoMoney - feixiang 77 Kas Online - yaojiaxi01 78 Kasbon - Kasbon 79 KooCash - KooCash 80 Kotak Uang - Bagusit 81 Kredit Nusantara - Kredit Nusantara 82 Kredit Pinjaman - Best Rock KCH 83 "Kredit Pinjaman Tanpa Agunan Mudah Dan Cepat" - Anira 84 Kredit Pinjaman Uang - Indonesia Maju 85 Kredit Pinjaman Uang - Afiqa.org  86 Kredit Pinjaman Uang Online - Kredit Online 87 Kredit Pinjaman Uang Online - Afiqa.org 88 Kredit Tanpa Agunan - Keishandro corp. 89 Kreditkilat - liuzhiman 90 KTA Bos Tunai - PT Alvus Smart 91 KTA Kilat - PT PTN 92 ManCep - Delfina Dev Team 93 MangoCash - Mangocash 94 masBro - PT Kanal Koneksi Nusantara 95 Mesin Uang - mesinguang 96 MiniRupiah - MiniRupiah  97 Modal Bersama - NineTree Technology Company 98 modal pinjaman - NineTree Technology Company 99 ModalPinjaman - doubletan 100 Oklik Cash - Oklik Private Limited 101 Onloan - Onloan 102 PasarRupiah - Webeye Fintech/Fintech ltd. 103 Payday Loans - malolepskaya 104 Payday Loans - BrandDesign 105 P-Cash / Uang Bayi - Shanghai Cool Ben Network Technology Co, LTD 106 Personal Loans - BigBoss Studio 107 Personal loans online - BrandDesign 108 Pinjam Cepat - Vay Muon  109 Pinjam Dana - jasonhua 110 Pinjam Duit - onlinepinjam 111 Pinjam Mart - pinjam mart pinjam 112 Pinjam Plus - pinjam tunai cepat 113 Pinjam Rupiah - Pinjaman Rupiah 114 Pinjam Uang - Bangla Ramadhan 115 Pinjam Uang - Happy Money 116 Pinjam Uang - Dana Sera Happy Money 117 Pinjam Uang Cepat - mei info 118 Pinjaman Cash - "PT Alfa Information Development"  119 Pinjaman cepat - PT Alvus Smart 120 Pinjaman Cepat - Kredit Panda 121 Pinjaman cepat - Kredit Panda 122 Pinjaman Dana - Xinhe 123 Pinjaman Dana - LiChen 124 Pinjaman Dana Cepat - Happy Money 125 Pinjaman Dana Cepat Dana tunai - Happy Money 126 Pinjaman Dana Online - mei info 127 Pinjaman Dana Tunai - Pinjaman Dana Tunai 128 Pinjaman Duit - Waves Technology Indonesia/ PT Waves Teknologi Indonesia 129 Pinjaman Flash - pinjaman flash  130 Pinjaman Kilat - PT Monetary Sejahtera 131 Pinjaman Kredit Mandiri - Kredit Online 132 Pinjaman Kredit Tanpa Agunan-  Delfina Dev Team 133 "Pinjaman KTA Ok dan terpercaya" - idea Corp 134 Pinjaman Mandiri - Dev Co.id 135 Pinjaman Mantap - NineTree Technology Company 136 Pinjaman online - rahtala tech 137 Pinjaman Online - Keishandro corp. 138 "Pinjaman Online - Rupiah cash cepat cair" - Orion Inc  139 Pinjaman Online Cepat - Jammas Done Apps 140 Pinjaman Online Cepat - Mei Info 141 Pinjaman Online Cepat - Kredit Online 142 Pinjaman Online Cicilan - Matt Cash 143 "Pinjaman Online Dengan Cicilan" - Matt Cash 144 Pinjaman Online KUR 2018 - Kredit Online 145 Pinjaman Online Syariah - Kredit Online 146 "Pinjaman Online Tanpa Jaminan" - Jammas Done Apps 147 Pinjaman - P2P G20N 148 Pinjaman Personal - idea Corp  149 Pinjaman Pintar - Xinhe 150 Pinjaman - RG tayeeb zebbara 151 Pinjaman Rupiah - weiwa technical company 152 Pinjaman Rupiah - Xinhe 153 Pinjaman Rupiah Pertama - Pinjaman Pertama 154 Pinjaman Sahabat - Orion Inc 155 Pinjaman Sukses - Xinhe 156 Pinjaman Super - Xinhe 157 "Pinjaman Syariah Online Tanpa Riba" - Keishandro corp. 158 Pinjaman Syariah Tanpa Riba - rahtala tech 159 Pinjaman Syariah Tanpa Riba - Programindo Dev Team 160 Pinjaman Tanpa Jaminan - Indonesia Maju  161 Pinjaman Top - LiChen 162 Pinjaman Tunai BCA Kredit - TRI KTA Online 163 Pinjaman Tunai tanpa Jaminan - Creative Media Dev 164 Pinjaman Uang - PT Sakut Cepiat Technology 165 Pinjaman Uang Mandiri - ST18 Developer 166 PinjamanKilat - PT Monetary Sejahtera 167 Pinjamku - PT Digital Berhans Indonesia 168 Pinjem Aja - Pinjem Aja 169 Pinjem Aja - Pinjem Aja  170 pinjemDong - aplikasi Pinjem Dong 171 PiPipi - PiPipi 172 Praktis Pinjaman - TB Dev 173 Quick Cash Loans - BrandDesign 174 Raja Pinjaman - Mr HengGuang 175 RajaRupiah - HiMoneyTechnology 176 RajaUang - PT Sayap Utama Teknologi 177 Rakredit - Rakredit 178 Rakredit - Jumao Technology Private Limited / PT Rakredit Mitra Indonesia 179 RpNow - RpNowTeam  180 RumahPinjaman - HiMoneyTechnology 181 Rupiah - Avenue Shanghai Zhuyu Information Technology Co., Ltd. 182 Rupiah - Bijak Xinhe 183 Rupiah Kilat - NineTree Technology Company 184 Rupiah Kita - Mo9 185 Rupiah Oke - Xinhe 186 Rupiah On - NineTree Technology Company 187 Rupiah Sapi - Loan4now 188 Rupiah Teman - Gist Finance Co. Ltd 189 Rupiah-Ayo - Xinhe 190 RupiahKilat - Happy Money 191 RupiahKita - mo9  192 Saku Pinjaman - onlinepinjam 193 Saku Pinjaman - Waves Technology Indonesia/ PT Waves Teknologi Indonesia 194 Sakuku Rupiah - LiChen 195 Solusi KTA - Aku idea Corp 196 Solusi KTAku - idea Corp 197 Super Kredit - NineTree Technology Company 198 Super Rupiah - make money 4 now 199 Super Uang Pinjam - Rupiah Market 200 Super Uang Pinjam - Rupiah Market 201 Supermoneyshop Pinjam - Rupiah Market 202 SuperPinjam - Pinjam Rupiah Market 203 Terbuka Pinjaman Indonesia-  Open Loans Indonesia Viva Property Solutions/ Viva PS 204 TokoRupiah - League Tech  205 Tunai Plus - Dajing Inc. 206 TunaiCepat - XH 207 TunaiTunai - Dajing Inc. 208 Uang Cash - Alison 209 Uang Cepat - PT Cash Express Indonesia 210 Uang Express - PT Second Installent Financial Technology 211 Uang Kilat - Beijing Huirong Tianxia Information Technology Co., Ltd./ Huirong Technology/ Network Engineering Co., Ltd. 212 Uang Plus - Uang Plus 213 UangInstan - XH 214 UangMart - Dua Hari Grup 215 UangOnline -Pinjaman Worldpeace 216 UangPinjaman - Pinjaman Kredit uang Dana cepat dan aman 217 UangSaku - DanielDeng 218 Usaha Modal Kecil - DewaDev  219 Uuang -Pinjam Uang Uuang Team 220 We Cash - PT Tokovips Teknologi 221 We Cash Partner - We Cash Partner 222 Wesal Keuangan Syariah - Alfa Technosoft 223 Yes Kredit - uscompany 224 YesRupiah - HiMoneyTechnology 225 Yuk Rupiah - Xinhe 226 Yuk Rupiah - NineTree Technology Company 227 Zidisha - Zidisha Inc.

Bangun Widiatmono
1,193 supporters
Petitioning Joko Widodo, Kepala Mahkamah Agung, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Kejaksaan Tinggi, Yasonna Laoly, Menteri Sosial, MENTERI KESEHATAN, Kepala Badan Narkotika Nasional, Kepala Komisi Yudisial

Bebaskan Wendra!

Pemuda berumur 22 tahun penyandang disabilitas dengan keterbelakangan intelektual dan mental itu bernama Wendra Purnama. Ditangkap dan dipaksa mengakui diri sebagai pengedar dan penguasa narkotika jenis sabu – sabu seberat 0,23 gram. Sejak 25 November Wendra mendekam didalam kurungan jeruji besi. Setelah lebih dari 2 bulan hanya didampingi paralegal Drug Policy Reform Indonesia (IDPR), akhirnya pada tanggal 25 Januari 2019, Wendra dapat didampingi kuasa hukum dari LBH Masyarakat. Mendapat dukungan ini keluarga mengajukan permohonan agar Wendra mendapatkan layanan tim asesmen terpadu yang menjadi proses penentuan apakah seseorang itu pecandu atau pengedar dan sekaligus memohon asesmen psikologis dikarenakan dia semakin murung dan kerjanya hanya menangis.  Tak disangka, permohonan asesmen psikologis yang diajukan oleh keluarga, ditolak tegas oleh jaksa penuntut umum dengan alasan berkas sudah dilimpahkan ke kejaksaan, IDPR mengandeng Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIPSI) wilayah Banten dan muncullah hasil yang menjelaskan IQ Wendra berada di bawah nilai 55 yang menjelaskan sehingga diterjemahkan bahwa Wendra tidak mampu membedakan antara hak dan kewajiban.  Mengabaikan seluruh fakta yang ada, persidangan dipaksa jalan entah untuk tujuan apa. Tanpa rasa takut, dengan melawan Undang – Undang No 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa, penegak hukum yang menangkap, jaksa penuntut umum yang menentukan kelayakan kasus hingga PN Kelas I Tangerang beserta hakim yang ada melanjutkan dugaan keji tanpa melihat fakta dan bukti ahli mengenai disabilitas Wendra. Ini preseden buruk penegakan hukum dan instrumen pengadilan pidana, akan lahir yurisprudensi yang merusak penyelenggaraan Hukum Acara Pidana di Indonesia. Kita harus tegakkan keadilan yang benar. Proses ini telah menciderai rasa dan narasi keadilan di Indonesia.  Atas seluruh proses ini, kami ingin Presiden RI; Jaksa Agung; Kapolri; Menkumham; Menkes; Mensos, Kepala BNN dan Komisi Yudisial untuk menindaklanjuti persoalan ini dengan segera membebaskan Wendra demi tegaknya hukum dan rasa keadilan. Kami mendesak agar sanksi (teguran lisan; teguran tertulis; pembekuan kegiatan; pencabutan izin; atau penutupan) diberikan kepada institusi pelayanan di luar sektor kesehatan yang telah dengan sengaja mengagalkan hak Wendra mengakses kesehatan jiwa pada awal proses hukum sesuai dengan Pasal 31 Ayat (1) dan Ayat (2) UU No. 18 Tahun 2014. Jangan biarkan Wendra menjadi tumbal kejahatan sistim peredaran gelap narkotika dan kerancuan penegakan hukumnya.   Bebaskan Wendra.

Drug Policy Reform
862 supporters
Victory
Petitioning Joko Widodo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Jaksa Agung, Komisi Yudisial, Ketua dan Para Wakil Ketua DPR RI, Ridwan Kamil

Tolak Pailit Grand Asia Afrika Residence

TOLAK PAILIT GRAND ASIA AFRIKA RESIDENCE BANDUNG Pemilik Grand Asia Afrika Residence (GAAR) Bandung memohon kepada Presiden Joko Widodo, DPR RI, komisi Yudisial, Gubernur Jabar, Walikota Bandung, serta pihak-pihak terkait lainnya, untuk ikut terlibat dalam upaya menghentikan proses pailt yang kini tengah dihadapi PT Kagum Lokasi Emas (KLE), sebagai developer GAAR. Gugatan pailit yang kini tengah bergulir di PN Niaga Jakarta Pusat dirasaakan sangat tidak beralasan dan tidak masuk diakal. Sebab, permohonan pailit yang dilayangkan dua orang konsumen sangat kental dilatarbelakangi oleh usur rekayasa dari pihak-pihak tertentu yang mengaku kurator (pengakuan saksi). Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua konsumen yang mengajukan gugatan pailit sebenarnya tidak sungguh-sungguh berniat utk menggugat ke pengadilan. Meski mereka merasa kecewa atas keterlambatan serah terima apartemen, namun mereka hanya menginginkan agar pihak developer mengembalikan uang (refund) atau melakukan pergantian unit di tower yang sudah selesai dibangun. Akan tetapi, kekecewaan mereka justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengail di air keruh. Sebab, faktanya proses negosiasi damai yang diinginkan kedua konsumen tidak dapat dilaksanakan karena adanya keterlibatan pihak lain yang seolah-olah menghalangi proses damai tersebut. Akibatnya, munculah gugatan pailit yang kini menyeret 1756 pembeli unit di GAAR.Indikasi rekayasa semakin tampak tatkala kedua konsumen pada akhirnya mencabut gugatannya di pengadilan. Namun, lagi-lagi proses damai yang diupayakan antara penggugat dan seluruh pemilik apartemen GAA menemui jalan buntu. Sebab, meski sudah mencabut gugatannya, hakim PN Niaga ternyata tidak mengakomodir proses damai tersebut dengan alasan bahwa pihak tergugat tidak mengajukan proposal perdamaian. Sungguh ironis. 1756 konsumen yang membeli unit sarusun dengan cara menyicil kini nasibnya diujung tanduk. Meski dalam proses voting mayoritas kreditur menyatakan dukungan untuk tolak pailit, akan tetapi hal itu tidak memberi jaminan bahwa unit yang dimiliki benar-benar aman dari kemungkinan pailit. Sebab, persidangan yang semula berawal dari kekecewaan konsumen kemudian menyeret dua bank besar yang memberi jaminan pembiayaan kepada developer, yakni Bank Bukopin dan Bank ICBC. Inilah pangkal persoalan yang sesungguhnya. Salah satu bank pemberi kredit, yakni Bank ICBC menolak menyetujui proposal perdamaian dengan alasan bahwa developer sebagai debitur tidak mentaati perjanjian kredit. Artinya, proses pembayaran cicilan sering diabaikan pihak developer sehingga bank merasa dirugikan. Berbagai upaya telah dilakukan agar negosiasi damai berhasil dilaksanakan. Pihak developer menawarkan untuk menjual asset-aset yang diagunkan agar hutang-hutang developer bisa terbayar. Namun, lagi-lagi proses perdamaian terbentur berbagai kendala. Antara lain, asset yang dijaminkan tidak kunjung terjual sehingga developer tidak bisa secepat mungkin memenuhi kewajibannya. Sementara permohonan perpanjangan waktu (grace period) dalam pembayaran hutang, juga tidak disetujui oleh pihak ICBC.Akibatnya sudah bisa ditebak. Sidang pembacaan putusan yang rencananya akan digelar Senin, 6 Agustus 2018, menimbulkan kekhawatiran dari para pemilik unit GAAR. Meski kenyataannya sebagian besar kreditor (termasuk pihak dari bank Bukopin) menyatakan dukungan untuk tercapainya perdamaian, namun palu hakim tentu tak bisa ditebak. Ada banyak kekhawatiran bahwa putusan yang nanti dibacakan hakim tidak akan berpihak kepada para pemilik unit. Ada kekhawatiran bahwa tangan-tangan jahil ikut berperan dalam pembacaan putusan nanti? Kekhawatiran tsb tentu bukan tanpa alasan. Meski berdasarkan hasil voting 99,79% kreditur konkuren menyetujui proposal perdamaian, namun dari pihak kreditur separatis yang menyetujui hanya satu bank, yakni Bank Bukopin (69,17%), seharusnya Proses PKPU berakhir dengan putusan damai dan tidak berakhir Pailit. Tapi ternyata ada pihak yang berdalih, menurut pasal 281 ayat (1) UU KPKPU Bab III tentang Penundaan Pembayaran Kewajiban Utang, syarat perdamaian dapat diterima bila: ½ dari jumlah kreditor konkuren dan mewakili 2/3 tagihan yang diakui, mengakui dan menyetujui perdamaian. Dan, ½+1 dari kreditur separatis yang mewakili 2/3 tagihan kreditor, menyetujui perdamaian. Permasalahannya, dalam voting tersebut syarat ½+1 belum terpenuhi karena jumlah kreditor separatis hanya ada dua. Jadi khusus untuk kreditur separatis seolah-olah posisinya masih fifty fifty. Padahal memang posisi kreditor separatis hanya ada 2, kalau 1 menolak dan 1 setuju, mau diputar bagaimanapun Tidak Mungkin dibuat keputusan yg menghasilkan 2/3 suara atau ½+1, dan harusnya mengacu ke PP no 10 tahun 2005 mengenai Perhitungan Hak Jumlah Suara Kreditor.Celah inilah yang dikhawatirkan akan di gunakan pihak tidak bertanggung jawab untuk mendrive keputusan hakim. Tentu tanpa bermaksud berprasangka buruk terharap aparat penegak hukum. Namun, semua kemungkinan bisa terjadi, termasuk diantaranya kemungkinan bahwa hakim justru berpihak kepada bank pemberi kredit, yakni Bank ICBC. Jika demikian yang terjadi, maka ujung-ujungnya bisa ditebak. 1756 konsumen pembeli unit sarusun GAAR, nasib kepemilikannya akan semakin suram. Sebab, jika putusan pailit yang dijatuhkan hakim, secara otomatis tanah dan bangunan GAAR akan jatuh ke tangan curator yang kemudian akan masuk dalam proses lelang. Lantas bagaimana hak-hak 1756 konsumen yang telah membeli unit di GAAR? Entahlah. Yang pasti bercermin pada berbagai kasus yang pernah muncul di republik ini, jika putusan sampai pada kata “pailit”, maka yang paling banyak menelan pil pahit adalah para pembeli unit. Dan itu bukan lagi rahasia umum, ratusan juta dari keringat yg mereka kumpulkan setiap hari untuk membeli unit rusunami tsb akan lenyap. Oleh karena itulah, melalui tulisan ini kami para pemilik unit di Grand Asia Arika Residence, memohon dengan sangat kepada pihak-pihak terkait agar turut medukung dan mengawal pengambilan keputusan sidang ini, karena nasib kami yang tengah dihadapkan pada masalah yang jelas sangat merugikan dan tidak adil. Esensi hukum adalah keadilan. Tugas penegak hukum adalah menegakkan keadilan. Oleh karena itu, #BERIKAN KAMI KEADILAN YANG SESUNGGUHNYA#.

Nugroho Aji
779 supporters
Closed
Petitioning Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

Copot Budi Waseso dari Kabareskrim #copotbuwas

Copot Budi Waseso dari Kabareskrim #copotbuwas Sebagai warga negara Indonesia kami merasakan keresahan dan keguncangan dalam penegakan hukum terutama pemberantasan korupsi sejak Budi Waseso menjabat menjadi Kabareskrim. Baru satu hari saja Kabareskrim yang dipanggil Buwas menjabat sudah membuat kontroversi dan menyatakan Ada Penghianat di tubuh Polri. Dan setelah itu selanjutnya begitu banyak kontroversi yang dihasilkan Buwas antara lain : - 4 Pimpinan KPK langsung menjadi terancam untuk menjadi Tersangka - 3 Deputi KPK dan Kepala Biro Hukum KPK terancam menjadi tersangka - 21 Penyidik KPK diancam karena katanya memiliki Senpi Ilegal (Senjata Api tanpa izin). - Media seperti Tempo langsung ditarget untuk di bredel - Komnas HAM disomasi oleh beberapa penyidik Bareskrim (anak buah Buwas). - 3 Mantan pejabat negara dikriminalisasi - 5 Dosen dan Penggiat Anti Korupsi juga terancam dijadikan Tersangka - 2 Pimpinan KPK Non Aktif Abraham Samad dan Bambang Widjojanto diancam dipenjarakan untuk kasus-kasus yang sepele. - Melawan Kesepakatan antara Kapolri dengan Pimpinan KPK untuk cooling down dan memperbaiki hubungan KPK dengan Polri. - Penyidik KPK Novel Baswedan ditangkap petugas-petugas Kabareskrim di rumahnya di Kelapa Gading Jakarta. - Berusaha membohongi publik dengan mengatakan Novel Baswedan punya 4 Rumah Mewah. - Ngawur dalam memberi keterangan ke public soal Novel Baswedan tanpa pertimbangan Asas Praduga Tidak Bersalah - Melakukan Pembangkangan tanpa ragu-ragu terhadap Presiden Jokowi yang meminta Polri untuk tidak menahan Novel. - Melecehkan Presiden Jokowi yang dikatakan Lebay dan melakukan Intervensi ke Penyidik. - Dua komisioner Komisi Yudisial (KY) terancam di penjara dan masih banyak hal lain yang membuat ketidakpercayaan dan keguncangan dalam pemberantasan korupsi. Atas dasar hal-hal tersebut, kami sebagai warga negara melihat Budi Waseso atau yang kerap disapa Buwas telah sewenang-wenang menggunakan jabatannya untuk mengkriminalisasi aktivis dan aparat penegak hukum lain teritama dalam pemnerantasan korupsi. Untuk itu meminta Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jendera Badrodin Haiti mencopot Budi waseso sebagai Kabareskrim Polri. Pernyataan ini juga telah diminta oleh : 1. Pernyataan Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syafii Maarif, yang meminta ketegasan Presiden Joko Widodo atas dugaan kriminalisasi terhadap penegak hukum.http://nasional.kompas.com/read/2015/07/13/20452791/Syafii.Maarif.Kenapa.Sulit.Sekali.Jokowi.Suruh.Kapolri.Ganti.Bawahannya. 2. Permintaan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak agar Presiden Jokowidodo dan Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti untuk segera mencopot Komjen Budi Waseso dari jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.http://nasional.kompas.com/read/2015/07/15/06020051/Pemuda.Muhammadiyah.Desak.Jokowi.dan.Kapolri.Copot.Budi.Waseso 3. Permintaan Rachmati Soekarnoputir mencopo Budi Waseso http://www.merdeka.com/peristiwa/rachmawati-minta-badrodin-haiti-copot-kabareskrim-budi-waseso.html 4. Pernytaan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Miko Ginting http://keamanan.rmol.co/read/2015/05/01/201065/Jokowi-Diminta-Perintahkan-Kapolri-Copot-Budi-Waseso- 5. Pernyataan Aktivis Lingkar Madani Ray yang menyatakan Buwas sebagai Sumber masalah Rangkuti http://nasional.kompas.com/read/2015/03/04/21441051/Jokowi.Diminta.Copot.Komjen.Budi.Waseso.karena.Jadi.Sumber.Masalah 6. Pernyataan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Desak Jokowi Copot Budi Waseso http://konsillsm.or.id/?p=2830〈=en 7. Pernyataan Forum Advokat yang meminta Kapolrin mencopot buwas http://www.islamtoleran.com/forum-advokat-minta-badrodin-copot-budi-waseso/Buwas 8. Pernytaan Yenni Wahid yang meminta Copot Kabareskrim Irjen Budi Waseso! http://www.batamnews.co.id/berita-1609-yenny-wahid-copot-kabareskrim-irjen-budi-waseso-.html 9. Pernyataan Eks Wakapolri http://www.kabarsatu.co/archives/6757 10. Pernyataan FAKSI http://www.covesia.com/berita/7356/faksi-desak-kapolri-copot-kabareskrim-budi-waseso.html

Hirmen Hirmen
602 supporters
Petitioning Ketua dan Para Wakil Ketua DPR RI, Joko Widodo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

SEGERA SAHKAN UU PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA TERORISME - KAMI INGIN HIDUP TENANG !

Segera Sahkan UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme - Kami Ingin Hidup Tenang! Internet Marketers Nahdlatul Ulama (IMNU) mengajak semua elemen masyarakat Bangsa Indonesia untuk mendesak DPR segera mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang saat ini masih terganjal di tahap pembahasan di DPR. Sementara itu, jika mengacu pada aturan yang lama, polisi hanya bisa menindak teroris atau kelompoknya jika telah melakukan aksi. Apakah kita akan hanya menunggu sampai datangnya korban lagi? TIDAK! Masih ingatkah kita dengan reangkaian pemboman yang ini : 1. Bom Bali, 12 Oktober 2002. Tiga ledakan mengguncang Bali. 202 korban yang mayoritas warga negara Australia tewas dan 300 orang lainnya luka-luka. 2. Bom JW Marriott, 5 Agustus 2003. Bom menghancurkan sebagian Hotel JW Marriott. Sebanyak 11 orang meninggal, dan 152 orang lainnya mengalami luka-luka. 3. Bom Kedubes Australia, 9 September 2004. Ledakan besar terjadi di depan Kedutaan Besar Australia. 5 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. 4. Bom Bali, 1 Oktober 2005. Bom kembali meledak di Bali. Sekurang-kurangnya 22 orang tewas dan 102 lainnya luka-luka akibat ledakan yang terjadi di R.AJA's Bar dan Restaurant, Kuta Square, daerah Pantai Kuta dan di Nyoman Café Jimbaran. 5. Bom Jakarta, 17 Juli 2009. Dua ledakan dahsyat terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta. Ledakan terjadi hampir bersamaan, sekitar pukul 07.50 WIB 6. Bom dan baku tembak Jakarta, 14 Januari 2016. Ledakan dan baku tembak di sekitar Plaza Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. 7. Peristiwa di Mako Brimob Depok tanggal 10 Mei 2018 yang menewaskan 5 orang Polisi dan 1 Orang Napi 8. Bom 3 Gereja di Surabaya, 13 Mei 2018. Sampai saat ini ada 13 orang meninggal dan 41 lainnya luka-luka. 9. Bom Rusunawa di Sidoarjo 13 Mei 2018 yang menelan korban 3 orang tewas 10. Bom Polrestabes Surabaya 14 Mei 2018. Hingga saat ini ada 4 polisi dan 6 warga jadi korban Rentetan peristiwa dan banyaknya korban yg tidak bersalah, bahkan sekarang wanita dan anak-anak pun dilibatkan dalam aksi mereka, makin menyadarkan kita bahwa Teroris adalah KEJAHATAN YANG LUAR BIASA. Oleh karenanya, Terorisme harus ditangani dengan CARA-CARA YANG TIDAK BIASA, dan cara yg tidak biasa membutuhkan PAYUNG HUKUM dalam pelaksanaannya, yakni UU Terorisme. Singapura dan Malaysia sudah punya “Internal Security Act”, yakni UU yg mampu mencegah aksi terorisme. Demikian pula negara-negara lainnya, karena mereka sadar betul rakyatnya harus dilindungi dari kejahatan luar biasa yang jelas-jelas mengancam keutuhan bangsa dan negara. Bukan tidak mungkin aksi terorisme akan terulang di masa yang akan datang, ancaman itu nyata adanya, dan bukan tidak mungkin pula korban berikutnya adalah orang-orang terdekat kita: anak, istri, orang tua atau saudara dan sahabat kita. Ke depan, aksi terorisme ini bisa dicegah apabila revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme segera di sahkan oleh DPR. AYO MARI KITA BERPERAN SERTA MENANDATANGANI PETISI INI UNTUK MENDESAK DPR SEGERA SAHKAN REVISI UU NO 15/2003 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA TERORISME DAN BIARKAN TNI DAN POLRI MEMBERIKAN PERLINDUNGAN KEPADA KITA YANG SEBAIK-BAIKNYA. AYO! KALAU TIDAK SALAH, KENAPA HARUS TAKUT?

Cariban Gaban
431 supporters