

Teman-teman, kita MENANG! Pada tanggal 15 Juni 2022 lalu, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palangkaraya akhirnya memberikan putusan bebas kepada Kepala Desa, Willem Hengki.
Itu artinya, Willem Hengki tidak secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum. Sejak awal proses penanganan perkara ini memang terlihat dipenuhi dengan sejumlah permasalahan serius.
Bahkan, tudingan aparat penegak hukum bahwa langkah kepolisian dan kejaksaan terlalu dipaksakan karena hanya didasari penilaian subjektif semata, tanpa bisa membuktikannya secara konkret. Betapa tidak, Willem Hengki dituding melakukan praktik korupsi karena membayar pihak swasta yang sebelumnya membangun jalan di Desa Kinipan. Kemenangan ini setidaknya menjadi angin segar bagi para pejuang HAM.
Sebab, kriminalisasi terhadap Willem Hengki diduga keras erat kaitannya dengan sepak terjangnya selama ini dalam mendukung perjuangan masyarakat adat Kinipan. Sebagai gambaran umum, masyarakat ada Kinipan saat ini diketahui sedang menghadapi persoalan perihal tindakan korporasi yang telah merampas wilayah adat mereka.
Satu dari sekian banyak masyarakat yang konsisten memperjuangkan hal tersebut adalah Willem Hengki. Keberhasilan ini juga tentu tidak terlepas dari dukungan teman-teman yang turut menandatangani petisi ini. Kalian semua adalah bukti bahwa perubahan itu sangat mungkin terjadi jika kita bersuara bersama.
Namun, teman-teman, perjuangan kita semua belum selesai. Kasus Willem Hengki ini setidaknya menjadi gambaran bahwa kriminalisasi terhadap orang-orang jujur akan terus terjadi. Dan perjuangan masyarakat adat Kinipan untuk mempertahankan desanya dari kerusakan lingkungan masih terus berlanjut. https://www.change.org/p/humas-polda-ktg-dpr-ri-kementerianlhk-stop-deforestasi-hutan-adat-dan-kriminalisasi-masyarakat-adat-savekinipan
Jadi, jangan sampai semangat kita pudar. Semoga teman-teman semua senantiasa bersedia memberi dukungan agar iklim demokrasi di Indonesia terjaga dengan baik.
Salam,
Bung Kris.