Confirmed victory
Petitioning Walikota Bandung Dada Rosada
This petition was delivered to:
Walikota Bandung
Dada Rosada

Walikota Bandung, Batalkan IMB PT. EGI atas Hutan Kota Babakan Siliwangi

PETISI BABAKAN SILIWANGI

"Selamatkan Hutan Kota Dunia dari Ancaman Komersialiasi!"

Sampurasun, salam adil lestari,
Saudara-saudara dan rekan-rekan,

Ancaman mengerikan sedang bergentayangan di Bandung. Ancaman itu membayangi kelestarian lingkungan hayati Kota Kembang, yang sebelumnya juga dikenal sebagai kota seribu taman. Gejalanya sangat kentara: penyusutan ruang terbuka hijau, petualangan bisnis properti, dan penyelewengan kebijakan publik.

Hari-hari ini gejala seperti itu semakin terasa di Babakan Siliwangi, hutan kota yang luasnya kini tinggal sekitar 3,8 hektare. Hutan kota itu dikhawatirkan akan semakin berkurang luasnya dan beralih fungsinya. Hutan beton, restoran, atau sarana komersial lainnya akan dibangun di situ oleh Pemerintah Kota Bandung yang bekerjasama dengan PT Esa Gemilang Indah (EGI).

Balai Kota telah mengabaikan mandat undang-undang. Sebagaimana amanat Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, Pemerintah Kota Bandung seharusnya menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik minimal 30% dari seluruh wilayahnya. Nyatanya, Kota yang luasnya sekitar 17.000 hektare ini baru memenuhi sekitar 7% RTH.

Pemerintah Kota juga mengkhianati komitmennya sendiri. Pada tahun 2011, ketika Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Anak dan Remaja Internasional Tunza, yang diparakasai oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNEP), Pemerintah Kota Bandung bersama lembaga dunia itu menyatakan bahwa Babakan Siliwangi adalah salah satu “hutan kota dunia” (world city forest). Izin yang diberikan oleh Balai Kota kepada PT EGI untuk mengubah fungsi lahan di Babakan Siliwangi jelas dapat merusak keberadaan hutan kota dunia.

Babakan Siliwangi merupakan salah satu “green belt” kota Bandung dan Kawasan Bandung Utara. Sabuk hijau ini berupa hutan yang rimbun oleh pepohonan, semak dan perdu. Babakan Siliwangi juga memiliki sekitar tujuh mata air, keanekaragaman flora dan fauna, serta beragam jenis pohon dan primata yang penting diselamatkan dan dikonservasi. Demi masa depan bersama, Hutan Kota Babakan Siliwangi harus dikelola untuk kepentingan publik dan dilestarikan fungsi lingkungan hidupnya. Untuk itu Babakan Siliwangi harus terbebas dari kepentingan komersialisasi.

Mempertahankan kelestarian hutan kota Babakan Siliwangi Bandung memiliki nilai materiil yang lebih besar dibandingkan menggantinya dengan bangunan seperti restoran atau mall dan bangunan beton lainnya. Berdasarkan hitungan Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia-Jawa Barat, 1 hektare area yang dipenuhi pohon, perdu, semak, dan rumput akan menghasilkan kanopi seluas 5 hektare. Dalam 12 jam, kanopi ini dapat menarik 1.800 kilogram karbon dioksida (CO2) dan melepaskan 1.200 kilogram oksigen (O2), setara dengan 1.560 liter O2. Dengan perkiraan harga oksigen Rp. 25.000 per liter, maka nilai ekonomi oksigen yang dihasilkan dari lahan seluas satu hektar adalah Rp. 39 juta per hari.

Berdasarkan perhitungan tersebut, lahan Babakan Siliwangi seluas 3,8 hektar dalam sehari mampu menghasilkan oksigen senilai Rp. 117 juta. Bila dihitung dalam setahun, Babakan Siliwangi menghasilkan oksigen senilai Rp. 42,7 miliar. Artinya jika 20 persen lahan di Babakan Siliwangi dijadikan bangunan, maka kerugian minimalnya mencapai Rp. 8,5 miliar per tahun. Secara ekonomi, tidak sebanding dengan pendatapatan daerah yang akan diterima dari PT EGI selama 20 tahun sebesar Rp. 7 milyar atau setiap tahun sekitar Rp. 350 juta.

Karena itu, melalui PETISI DUKUNGAN ini, kami mengajak Bapak, Ibu, Saudara, Kawan, dan Rekan sekalian untuk memberikan dukungan penolakan atas rencana pemanfaatan Hutan Kota Dunia Babakan Siliwangi yang dilakukan oleh PT EGI yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung untuk kepentingan komersil dengan menandatangani PETISI ini.

Demi kelestarian lingkungan hayati, dan demi keselamatan umat manusia, bersatulah kawan sekalian dalam petisi untuk membela Babakan Siliwangi!

Terimakasih.

Salam Adil dan Lestari
#SaveBabakanSiliwangi


Letter to
Walikota Bandung Dada Rosada
Kami Forum Warga Peduli Babakan Siliwangi:

1. Menolak segala bentuk intervensi pembangunan, komersialisasi, dan privatisasi Hutan Kota Babakan Siliwangi

2. Mendesak Pemkot Bandung dan Walikota Bandung untuk mencabut segala bentuk perijinan yang telah melegalisasi pembangunan sarana komersil di Babakan Siliwangi kepada PT EGI.