Petition update

Vaksinasi bulan Januari?

Yohanes Cakrapradipta Wibowo
Indonesia

Jan 6, 2021 — 

Salam

Kabar yang ditunggu-tunggu bagi kita semua akhirnya datang. Bulan Januari ini, rencananya Pemerintah akan mulai melakukan vaksinasi yang dimulai dari prioritas pertama yaitu tenaga kesehatan. Vaksin yang akan digunakan ada fase awal ini berasal dari Cina yaitu vaksin Sinovac (setelah pembelian CanSino dan Sinopharm dikabarkan batal).

Namun ada sayangnya, yaitu data keamanan serta efikasi sementara dari uji klinis fase III vaksin Sinovac belum dapat diakses secara transparan. Izin penggunaan darurat/Emergency Use of Authorization (EUA) dari BPOM belum dikeluarkan dan masih diproses.


Tentu saja ada yang berdalih jika uji fase I dan II, keamanan vaksin tidak perlu diragukan lagi. Padahal, data keamanan vaksin adalah salah satu komponen utama. Sampai fase III maupun fase IV postmarketing sekalipun, data keamanan selalu menjadi perhatian. Terkait efikasi memang ada berita mengenai efikasi vaksin Sinovac di Turki, namun jika diperhatikan lebih teliti ternyata laporan tersebut bukan didapatkan dari hasil yang utuh.


Oleh sebab itu, diwaktu yang krusial ini, mari kita semua kawal proses agenda vaksinasi serta proses review yang sedang dilakukan oleh BPOM agar BPOM dapat dijaga independensinya sehingga dapat mengeluarkan EUA dengan keterangan yang transparan serta jelas terkait keamanan dan efikasi vaksin khususnya yang akan dipakai di fase awal ini.

Semoga Tuhan melindungi kita semua.
Salam sehat untuk kita.

Anggota petisi


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.