Pidanakan Ahok Atas Penistaan Agama


Pidanakan Ahok Atas Penistaan Agama
Masalahnya
HUKUMAN BAGI PENISTA ISLAM HARUS DITEGAKKAN
Assalamu'alaikum wrwb, Saudara-saudariku sekalian warga negara Indonesia, dimanapun anda berada,
Mengutip kalimat Ahok:
”… Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu enggak bisa pilih saya, ya kan. Dibohongin pakai surat al Maidah 51, macem-macem itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan enggak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya..”.
Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu pada hari Selasa, tanggal 27 September 2016 adalah bentuk Penghinaan terhadap Al-Quran yang terjerat dalam UU PNPS No.1 Th.1965, KUHP Pasal 156a dengan ancaman pidana 5 (lima) tahun penjara.
UU 1/PNPS/1965
“Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan dan mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan dari pokok-pokok ajaran agama itu.”
KUHP 156
Pasal 156a
Dipidana dengan pidana penjara selama-lumanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan:
a. yang pada pokoknya bcrsifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia;
Fakta terjadi. Ahok melakukan Penistaan Agama yg sudah klop dengan pasal-pasal diatas. Atas perbuatannya Ahok harus mendapatkan hukuman pidana 5 tahun penjara sesuai UU yg berlaku saat ini.
Jika hukum Islam yang diterapkan, Ahok harus mendapatkan hukuman mati. Umat Islam tidak boleh diam, atau menjadi malah galau dengan analisa- analisa simpang siur dari yang justru membuat umat Islam ketakutan membela agama nya sendiri.
Umat Islam harus menjadikan Islam sebagai tolok ukur perbuatan. Hal-hal yang salah dalam Islam, maka harus dikatakan salah, dan mana yang benar harus ditegakkan sebagai kebenaran.
Ketakutan dan keragu-raguan membela Agama Allah SWT sesungguhnya adalah bisikan Syaithan. Jangan jadi SETAN BISU. Segera bertindak, lakukan apa yang bisa silakukan sesuai syariah.
_"Barang siapa tidak peduli terhadap nasib agama, berarti ia tidak punya agama, barang siapa yang semangatnya tidak ber-kobar-kobar jika agama Islam ditimpa suatu bencana, maka Islam tidak butuh kepada mereka"._
(Imam al-Ghazali).
_"Kedzaliman akan terus ada, bukan karena banyaknya orang-orang jahat. Tapi karena "diam"nya orang-orang baik"._
(Ali bin Abi Thalib RA).
Mengutip kalimat Umi Irena Handono: “Persoalan pelecehan Al-Quran yang dilakukan Ahok bukan hanya persoalan Muslim DKI, tapi UMMAT ISLAM.”
Maka kami IRENA CENTER sebagai lembaga ISLAM yang membina Muallaf, mengajak saudara-saudariku sekalian, dimanapun anda berada untuk mendukung lembaga kami, menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke KEPOLISIAN RI atas tindakan Ahok tersebut.
Cara Dukung:
Sebarkan Petisi ini seluasnya.
Mohon kirim NAMA LENGKAP & COPY KTP ke: WA: +62 82210245710 atau email: umiirenahandono@gmail.com.
Demikian, semoga Allah SWT Ridho atas apa yg kita lakukan.
Wassalamualaikum wrwb,
(Sally Sety - IRENA CENTER)
NB: Kami hanya memproses data yang lengkap (Nama lengkap + KTP).
Data sementara yg sudah masuk pada kami,
1. Umi Hj. Irena Handono
2. Hj. Navitri Ciptotomo
3. Moh Ichsan, SH.,MH
4. Sally Setianingsih
5. Aftar Latif
6. Cucu Musyarrofah
7. Mutia Widjaja
8. Taufik Asyari
9. Yati Sumiati
10. Syarif Hidayat
11. Yeyen Shobariyah
12. Muhammad Nurdin
13. Ririe Granita
14. Lathifah zulaekha
15. Irwan Perwira Sembiring
16. Ucu Fadhilah
17. Tety Rahmawati
18. Nenden Yatnawati
19. Ishmah Cholil.
20. Nirmala A. Muis
21. Nonong sulaiman
22. Veri Firdiyanto
23. Sucipno
24. Febry suprapto
25. Baby Rmayanti.
26. Sumiaty Syne
27. Nunung Nuriyah
28. Zubaidah Husen
29. Lanang Andyka
30. Nuraini
31. Irnawati. S
32. Kristina Arini
33. Eko Wahyudi Anto
34. Prih Sulistiyani
35. Chairunis Ninis
36. August M Siregar
37. Noer Khalilul Rachman
38. Dwi Retno Rindiantika
39. Dani Swandani
40. Dahlanafiko
41. Istikomah
42. Ratna Adinda
43. Rachmatullah
44. Djadjat Sudradjat
45. Joko Tri Wardhono
46. Widayati
47. Candra Kirana Sinuraya
48. Bima Maulana
49. Dewi anggraeni
50. Dina Apriana
51. Nicco Ardiansyah Putra
52. Virra Iminda Dewi
53. Muhamad Aditya Iranda
54. Tania Deviany Putri
55. Dwi Susilowati
56. Fika Andryani
57. Prasasti Ngethiwidya
58. Anita
59. Muchammad Subchan
60. Muhammad Hubban Kamily
61. Ichsan Gunawan
62. Elfirina
63. Beni Dianisyar
64. Riza Muhammad Ramli
65. Sofwan Hadi
66. Octaviany
67. Raden Gunawan
68. Fathullah
69. Elvia elawati
70. M.Masyhuri
71. Noviarti
72. Helfa
73. Noviarti Yerri
74. Nani RH Iriani
75. Kunrad Suratman
76. Nining Ratnaningsih
77. Etty Sumiarsih
78. Chau Rangkuti
79. Novi Dianisyah
80. Saeful Imam
81. Oki Rahmawati
82. Dodo S.Hidayat
83. R.Tessa Mardhiyani
84. Galuh fergyani
85. Heri Rosyadi
86. Novinda Sabrina
87. Firda Adelina
88. Hella Widayati
89. Erijati Prihati
90. Hafshah Maria rachel
91. Angga Apriandana
92. Elfirina
93. Beni Dianisyar
94. Veni Vitriani
95. Dede achyati
96. Nani R.H.Iriani
97. Vitrie Ariamitha
98. Jaka Pebrian
99. Chintami
100. Syahrial Syahputra
101. Wilda Satia
102. Muhammad Arifin
103. Penni Puspita
104. Erick
105. Hosviaty
106. Rulita Fauninta
107. Lusiana Ika
108. Nurul komariah
109. Ageng kartikaRifan Ardiyanto
110. Isna Siskawati
111. Marisa Puspitasari
112. Ruswa
113. Endang Susilowati
114. dr. Rita Khairani
115. Melli melani
116. Dewi Wulandari
117. Ahmad Ibadi hanif
123. Dodo S Hidayat
124. Lina Herlina
125. Yitno
126. Hj. Solita Titi Sinyar
127. Laily
128. Yuli Kurniawati
129. Ny. Tati Ratnawati
130. Elvina Evzha Silviany, SE
131. Hery Sanjaya
132. Meidy Imannovia
133. Anita sulistyorini
134. Kamarudin
135. Wahyu
136.
137.
138.
Dst...

Masalahnya
HUKUMAN BAGI PENISTA ISLAM HARUS DITEGAKKAN
Assalamu'alaikum wrwb, Saudara-saudariku sekalian warga negara Indonesia, dimanapun anda berada,
Mengutip kalimat Ahok:
”… Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu enggak bisa pilih saya, ya kan. Dibohongin pakai surat al Maidah 51, macem-macem itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan enggak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya..”.
Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu pada hari Selasa, tanggal 27 September 2016 adalah bentuk Penghinaan terhadap Al-Quran yang terjerat dalam UU PNPS No.1 Th.1965, KUHP Pasal 156a dengan ancaman pidana 5 (lima) tahun penjara.
UU 1/PNPS/1965
“Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan dan mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan dari pokok-pokok ajaran agama itu.”
KUHP 156
Pasal 156a
Dipidana dengan pidana penjara selama-lumanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan:
a. yang pada pokoknya bcrsifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia;
Fakta terjadi. Ahok melakukan Penistaan Agama yg sudah klop dengan pasal-pasal diatas. Atas perbuatannya Ahok harus mendapatkan hukuman pidana 5 tahun penjara sesuai UU yg berlaku saat ini.
Jika hukum Islam yang diterapkan, Ahok harus mendapatkan hukuman mati. Umat Islam tidak boleh diam, atau menjadi malah galau dengan analisa- analisa simpang siur dari yang justru membuat umat Islam ketakutan membela agama nya sendiri.
Umat Islam harus menjadikan Islam sebagai tolok ukur perbuatan. Hal-hal yang salah dalam Islam, maka harus dikatakan salah, dan mana yang benar harus ditegakkan sebagai kebenaran.
Ketakutan dan keragu-raguan membela Agama Allah SWT sesungguhnya adalah bisikan Syaithan. Jangan jadi SETAN BISU. Segera bertindak, lakukan apa yang bisa silakukan sesuai syariah.
_"Barang siapa tidak peduli terhadap nasib agama, berarti ia tidak punya agama, barang siapa yang semangatnya tidak ber-kobar-kobar jika agama Islam ditimpa suatu bencana, maka Islam tidak butuh kepada mereka"._
(Imam al-Ghazali).
_"Kedzaliman akan terus ada, bukan karena banyaknya orang-orang jahat. Tapi karena "diam"nya orang-orang baik"._
(Ali bin Abi Thalib RA).
Mengutip kalimat Umi Irena Handono: “Persoalan pelecehan Al-Quran yang dilakukan Ahok bukan hanya persoalan Muslim DKI, tapi UMMAT ISLAM.”
Maka kami IRENA CENTER sebagai lembaga ISLAM yang membina Muallaf, mengajak saudara-saudariku sekalian, dimanapun anda berada untuk mendukung lembaga kami, menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke KEPOLISIAN RI atas tindakan Ahok tersebut.
Cara Dukung:
Sebarkan Petisi ini seluasnya.
Mohon kirim NAMA LENGKAP & COPY KTP ke: WA: +62 82210245710 atau email: umiirenahandono@gmail.com.
Demikian, semoga Allah SWT Ridho atas apa yg kita lakukan.
Wassalamualaikum wrwb,
(Sally Sety - IRENA CENTER)
NB: Kami hanya memproses data yang lengkap (Nama lengkap + KTP).
Data sementara yg sudah masuk pada kami,
1. Umi Hj. Irena Handono
2. Hj. Navitri Ciptotomo
3. Moh Ichsan, SH.,MH
4. Sally Setianingsih
5. Aftar Latif
6. Cucu Musyarrofah
7. Mutia Widjaja
8. Taufik Asyari
9. Yati Sumiati
10. Syarif Hidayat
11. Yeyen Shobariyah
12. Muhammad Nurdin
13. Ririe Granita
14. Lathifah zulaekha
15. Irwan Perwira Sembiring
16. Ucu Fadhilah
17. Tety Rahmawati
18. Nenden Yatnawati
19. Ishmah Cholil.
20. Nirmala A. Muis
21. Nonong sulaiman
22. Veri Firdiyanto
23. Sucipno
24. Febry suprapto
25. Baby Rmayanti.
26. Sumiaty Syne
27. Nunung Nuriyah
28. Zubaidah Husen
29. Lanang Andyka
30. Nuraini
31. Irnawati. S
32. Kristina Arini
33. Eko Wahyudi Anto
34. Prih Sulistiyani
35. Chairunis Ninis
36. August M Siregar
37. Noer Khalilul Rachman
38. Dwi Retno Rindiantika
39. Dani Swandani
40. Dahlanafiko
41. Istikomah
42. Ratna Adinda
43. Rachmatullah
44. Djadjat Sudradjat
45. Joko Tri Wardhono
46. Widayati
47. Candra Kirana Sinuraya
48. Bima Maulana
49. Dewi anggraeni
50. Dina Apriana
51. Nicco Ardiansyah Putra
52. Virra Iminda Dewi
53. Muhamad Aditya Iranda
54. Tania Deviany Putri
55. Dwi Susilowati
56. Fika Andryani
57. Prasasti Ngethiwidya
58. Anita
59. Muchammad Subchan
60. Muhammad Hubban Kamily
61. Ichsan Gunawan
62. Elfirina
63. Beni Dianisyar
64. Riza Muhammad Ramli
65. Sofwan Hadi
66. Octaviany
67. Raden Gunawan
68. Fathullah
69. Elvia elawati
70. M.Masyhuri
71. Noviarti
72. Helfa
73. Noviarti Yerri
74. Nani RH Iriani
75. Kunrad Suratman
76. Nining Ratnaningsih
77. Etty Sumiarsih
78. Chau Rangkuti
79. Novi Dianisyah
80. Saeful Imam
81. Oki Rahmawati
82. Dodo S.Hidayat
83. R.Tessa Mardhiyani
84. Galuh fergyani
85. Heri Rosyadi
86. Novinda Sabrina
87. Firda Adelina
88. Hella Widayati
89. Erijati Prihati
90. Hafshah Maria rachel
91. Angga Apriandana
92. Elfirina
93. Beni Dianisyar
94. Veni Vitriani
95. Dede achyati
96. Nani R.H.Iriani
97. Vitrie Ariamitha
98. Jaka Pebrian
99. Chintami
100. Syahrial Syahputra
101. Wilda Satia
102. Muhammad Arifin
103. Penni Puspita
104. Erick
105. Hosviaty
106. Rulita Fauninta
107. Lusiana Ika
108. Nurul komariah
109. Ageng kartikaRifan Ardiyanto
110. Isna Siskawati
111. Marisa Puspitasari
112. Ruswa
113. Endang Susilowati
114. dr. Rita Khairani
115. Melli melani
116. Dewi Wulandari
117. Ahmad Ibadi hanif
123. Dodo S Hidayat
124. Lina Herlina
125. Yitno
126. Hj. Solita Titi Sinyar
127. Laily
128. Yuli Kurniawati
129. Ny. Tati Ratnawati
130. Elvina Evzha Silviany, SE
131. Hery Sanjaya
132. Meidy Imannovia
133. Anita sulistyorini
134. Kamarudin
135. Wahyu
136.
137.
138.
Dst...

Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 12 Oktober 2016