

Hingga Selasa, 4 Oktober 2022 kemarin, sebanyak 131 orang dinyatakan tewas dalam tragedi Kanjuruhan.
Banyaknya korban jiwa yang berjatuhan dalam tragedi itu banyak disorot oleh dunia internasional. Bahkan, media-media asing mengkritik sikap berlebihan aparat kepolisian yang menembakan gas air mata ke arah suporter.
Sementara dari dalam negeri, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule didesak mundur oleh publik.
Menjawab hal ini, Iwan Bule justru menuduh publik tak memahami regulasi sepak bola di Indonesia.
Iwan Bule mengatakan, setiap pertandingan merupakan tanggung jawab panitia pelaksana (Panpel).
"Kalau mereka komentar ini, mungkin tidak tahu regulasi. Tolong baca di aturan itu. Bagaimana mau mengaitkan dengan saya, kan setiap pertandingan di suatu tempat Panpel yang harus bertanggung jawab," kata Iwan Bule pada Selasa, 4 Oktober 2022 di Malang.