Tolak penggusuran kompleks tunanetra di Palembang

Penandatangan terbaru:
Poni Seftiana dan 19 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

 

Kami adalah warga Kompleks Tunanetra yang beralamat di Jalan Seduduk Putih, RT 30 RW 05, Kelurahan 8 Ilir, Palembang. Kami menulis petisi ini dengan penuh kecemasan dan ketidakpastian tentang masa depan kami sehubungan dengan rencana penggusuran yang akan mengubah tempat tinggal kami menjadi rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Tempat tinggal kami bukan sekadar pemukiman. Di sini, komunitas kami bertumbuh dan saling mendukung. Kehidupan sehari-hari kami terpadu erat dengan masyarakat dan lingkungan sekitar. Selain menjadi tempat tinggal, kompleks ini juga menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak dari kami. Penutupan kompleks ini tidak hanya akan merenggut rumah kami, tetapi juga mengancam kelangsungan hidup dan integritas komunitas kami yang sudah terjalin bertahun-tahun.

Kami sebagai penyandang disabilitas merasa diabaikan atas segala kebutuhan dan hak kami. Keputusan ini tidak terklarifikasi atau terdengar seperti ditimbang dari sisi kami, sebaliknya mencerminkan ketidakpekaan terhadap kesejahteraan dan keberlangsungan hidup kami. Pemerintah seharusnya menjadi solusi, bukan menjadi sumber masalah baru.

Kami memohon kepada para pengambil keputusan untuk mendengarkan suara kami, mempertimbangkan kembali rencana penggusuran ini, dan mencari solusi yang lebih inklusif dan berkeadilan. Kami mengajak semua pihak untuk bergabung dalam perjuangan ini agar tempat tinggal dan kehidupan kita tetap utuh.

Dukung petisi ini apakah Anda peduli dengan hak asasi manusia, keadilan sosial, atau hanya ingin berdiri di sisi yang benar dalam membantu mereka yang rentan. Tandatangani petisi ini sekarang untuk memastikan suara kami didengar. Terima kasih atas dukungan Anda yang berarti.

 

avatar of the starter
M. YusufPembuka PetisiSeorang tunanetra yang hampir tergusur

61

Penandatangan terbaru:
Poni Seftiana dan 19 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

 

Kami adalah warga Kompleks Tunanetra yang beralamat di Jalan Seduduk Putih, RT 30 RW 05, Kelurahan 8 Ilir, Palembang. Kami menulis petisi ini dengan penuh kecemasan dan ketidakpastian tentang masa depan kami sehubungan dengan rencana penggusuran yang akan mengubah tempat tinggal kami menjadi rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Tempat tinggal kami bukan sekadar pemukiman. Di sini, komunitas kami bertumbuh dan saling mendukung. Kehidupan sehari-hari kami terpadu erat dengan masyarakat dan lingkungan sekitar. Selain menjadi tempat tinggal, kompleks ini juga menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak dari kami. Penutupan kompleks ini tidak hanya akan merenggut rumah kami, tetapi juga mengancam kelangsungan hidup dan integritas komunitas kami yang sudah terjalin bertahun-tahun.

Kami sebagai penyandang disabilitas merasa diabaikan atas segala kebutuhan dan hak kami. Keputusan ini tidak terklarifikasi atau terdengar seperti ditimbang dari sisi kami, sebaliknya mencerminkan ketidakpekaan terhadap kesejahteraan dan keberlangsungan hidup kami. Pemerintah seharusnya menjadi solusi, bukan menjadi sumber masalah baru.

Kami memohon kepada para pengambil keputusan untuk mendengarkan suara kami, mempertimbangkan kembali rencana penggusuran ini, dan mencari solusi yang lebih inklusif dan berkeadilan. Kami mengajak semua pihak untuk bergabung dalam perjuangan ini agar tempat tinggal dan kehidupan kita tetap utuh.

Dukung petisi ini apakah Anda peduli dengan hak asasi manusia, keadilan sosial, atau hanya ingin berdiri di sisi yang benar dalam membantu mereka yang rentan. Tandatangani petisi ini sekarang untuk memastikan suara kami didengar. Terima kasih atas dukungan Anda yang berarti.

 

avatar of the starter
M. YusufPembuka PetisiSeorang tunanetra yang hampir tergusur
Dukung sekarang

61


Perkembangan terakhir petisi

Bagikan petisi ini

Petisi dibuat pada 28 September 2025