Tolak Eksploitasi dan proyek Geothermal Gunung Lawu di Jenawi.


Tolak Eksploitasi dan proyek Geothermal Gunung Lawu di Jenawi.
Masalahnya
Rencana kementrian ESDM dengan melelang Gunung Lawu sebagai salah satu proyek PLTPB di daerah kecamatan JENAWI kabupaten Karanganyar adalah rencana tolol yg jelas akan merusak ekologi, ekosistem bentang alam yg ada di gunung Lawu dengan segala keindahannya serta habitat2 Endemic yg ada di gunung Lawu..
Berikut adalah potensi dampak buruk dari pengeboran/geothermal di Jenawi, lereng Gunung Lawu (Karanganyar, Jawa Tengah) — berdasarkan kekhawatiran masyarakat setempat dan kajian umum terhadap dampak proyek eksplorasi dan pengeboran panas bumi:
🌱 1. Gangguan terhadap sumber air dan ketersediaan air bersih
Warga di Jenawi dan komunitas lokal khawatir bahwa kegiatan pengeboran dan operasi geothermal bisa mengganggu aliran air tanah dan mata air yang menjadi sumber air minum serta irigasi pertanian di lereng Gunung Lawu.
Pengeboran sering menggunakan dan memompa air dalam jumlah besar, serta dapat berdampak pada tekanan air bawah tanah jika tidak dikelola dengan hati-hati.
🚜 2. Ancaman bagi lahan pertanian dan mata pencaharian
Banyak warga hidup dari bertani dan menggantungkan hidupnya pada tanah subur di lereng Gunung Lawu. Mereka khawatir proyek seperti geothermal bisa merusak lahan produktif, mengurangi hasil panen, dan pada akhirnya mengancam mata pencaharian mereka.
🐾 3. Rusaknya ekosistem dan lingkungan hidup
Pembangunan infrastruktur — termasuk akses jalan, sumur bor, dan fasilitas pendukung — berpotensi membuka lahan, mengurangi ruang hidup flora/fauna, serta mengubah ekosistem setempat jika tidak direncanakan dengan baik.
Disrupsi habitat bisa berdampak negatif terutama pada wilayah lereng yang kaya biodiversitas.
🔬 4. Potensi risiko geologis & perubahan alam bawah tanah
Aktivitas pengeboran yang melibatkan penetrasi tanah dalam skala besar dapat mengubah tekanan bawah tanah, yang meskipun jarang, dapat memicu aktivitas seismik ringan atau pergeseran tanah.
Sekalipun Gunung Lawu bukan gunung api aktif, perubahan struktural akibat aktivitas manusia tetap menjadi perhatian masyarakat.
🧪 5. Kontaminasi air & limbah drilling
Proses pengeboran geothermal berpotensi menghasilkan limbah cair yang mengandung mineral, garam, atau bahan berbahaya, serta jika terjadi kebocoran casing atau injeksi air, hal ini bisa mencemari air tanah dan permukaan.
Sumber lain juga mencatat potensi keluarnya gas sulfur atau emisi lain selama fase konstruksi atau pengeboran jika tidak terkelola dengan baik.
🏡 6. Dampak sosial, budaya, dan konflik lokal
Banyak warga dan organisasi lokal, seperti gerakan Jaga Lawu dan Muhammadiyah, telah menyatakan penolakan terhadap proyek karena khawatir terhadap risiko ekologis, keselamatan warga, serta lemahnya sosialisasi terhadap masyarakat.
Proyek ini juga dianggap sensitif karena bersinggungan dengan kearifan lokal, nilai budaya, serta sumber kehidupan masyarakat yang telah turun-temurun.
✅
Serta pembukaan lahan besar2an otomatis akan ada pembabatan pohon dengan skala besar di lereng lawu yg jelas akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas air yg sangat di butuhkan oleh rakyat sekitar gunung Lawu terutama para petani serta dampak ketakutan akan bencana banjir bandang dan longsor yg jelas akan menghantui pikiran rakyat lereng Lawu seperti yg terjadi di Sumatra dan bnyak tempat lainya.
Lawu adalah gentong air bagi masyarakat di lereng nya bahkan sampai kota2 5 kabupaten di bawahnya.
Perusakan masif akibat dalih pariwisata saja yg notabene Lbh kecil skalanya di banding proyek panas bumi saja sudah sangat terasa dmpaknya bagi masyarakat sekitar lereng Lawu.
Dampak dampak buruk yg akan terjadi di belakangnya yg jelas sudah banyak contoh yg terjadi di berbagai tempat di Indonesia yg acap kali di abaikan oleh pemerintah pusat yg tidak bisa kami sebutkan satu persatu..
Maka dari itu kami buat petisi ini untuk Dengan keras Menolak segala bentuk eksploitasi di Gunung Lawu terutama Proyek Panas bumi di gununglawu..
Tekat kita masih sama..
Lawulestari tak bisa di tawar lagi..
Lawu lestari adalah hargaati.
SAK DUMUK BATHuK Sak nyari Bumi bakal tak tohi tekanan Gusti nyeluk nggo matuk..
Mari kita jaga berAsama2 agar Lawu tetap lestari karna Lawu adalah titipan dari anak cucu kita kelak..
RAKYAT BERSATU...
JAGALAWU
#JAGALAWU
#DEMIANAKCUCU

251
Masalahnya
Rencana kementrian ESDM dengan melelang Gunung Lawu sebagai salah satu proyek PLTPB di daerah kecamatan JENAWI kabupaten Karanganyar adalah rencana tolol yg jelas akan merusak ekologi, ekosistem bentang alam yg ada di gunung Lawu dengan segala keindahannya serta habitat2 Endemic yg ada di gunung Lawu..
Berikut adalah potensi dampak buruk dari pengeboran/geothermal di Jenawi, lereng Gunung Lawu (Karanganyar, Jawa Tengah) — berdasarkan kekhawatiran masyarakat setempat dan kajian umum terhadap dampak proyek eksplorasi dan pengeboran panas bumi:
🌱 1. Gangguan terhadap sumber air dan ketersediaan air bersih
Warga di Jenawi dan komunitas lokal khawatir bahwa kegiatan pengeboran dan operasi geothermal bisa mengganggu aliran air tanah dan mata air yang menjadi sumber air minum serta irigasi pertanian di lereng Gunung Lawu.
Pengeboran sering menggunakan dan memompa air dalam jumlah besar, serta dapat berdampak pada tekanan air bawah tanah jika tidak dikelola dengan hati-hati.
🚜 2. Ancaman bagi lahan pertanian dan mata pencaharian
Banyak warga hidup dari bertani dan menggantungkan hidupnya pada tanah subur di lereng Gunung Lawu. Mereka khawatir proyek seperti geothermal bisa merusak lahan produktif, mengurangi hasil panen, dan pada akhirnya mengancam mata pencaharian mereka.
🐾 3. Rusaknya ekosistem dan lingkungan hidup
Pembangunan infrastruktur — termasuk akses jalan, sumur bor, dan fasilitas pendukung — berpotensi membuka lahan, mengurangi ruang hidup flora/fauna, serta mengubah ekosistem setempat jika tidak direncanakan dengan baik.
Disrupsi habitat bisa berdampak negatif terutama pada wilayah lereng yang kaya biodiversitas.
🔬 4. Potensi risiko geologis & perubahan alam bawah tanah
Aktivitas pengeboran yang melibatkan penetrasi tanah dalam skala besar dapat mengubah tekanan bawah tanah, yang meskipun jarang, dapat memicu aktivitas seismik ringan atau pergeseran tanah.
Sekalipun Gunung Lawu bukan gunung api aktif, perubahan struktural akibat aktivitas manusia tetap menjadi perhatian masyarakat.
🧪 5. Kontaminasi air & limbah drilling
Proses pengeboran geothermal berpotensi menghasilkan limbah cair yang mengandung mineral, garam, atau bahan berbahaya, serta jika terjadi kebocoran casing atau injeksi air, hal ini bisa mencemari air tanah dan permukaan.
Sumber lain juga mencatat potensi keluarnya gas sulfur atau emisi lain selama fase konstruksi atau pengeboran jika tidak terkelola dengan baik.
🏡 6. Dampak sosial, budaya, dan konflik lokal
Banyak warga dan organisasi lokal, seperti gerakan Jaga Lawu dan Muhammadiyah, telah menyatakan penolakan terhadap proyek karena khawatir terhadap risiko ekologis, keselamatan warga, serta lemahnya sosialisasi terhadap masyarakat.
Proyek ini juga dianggap sensitif karena bersinggungan dengan kearifan lokal, nilai budaya, serta sumber kehidupan masyarakat yang telah turun-temurun.
✅
Serta pembukaan lahan besar2an otomatis akan ada pembabatan pohon dengan skala besar di lereng lawu yg jelas akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas air yg sangat di butuhkan oleh rakyat sekitar gunung Lawu terutama para petani serta dampak ketakutan akan bencana banjir bandang dan longsor yg jelas akan menghantui pikiran rakyat lereng Lawu seperti yg terjadi di Sumatra dan bnyak tempat lainya.
Lawu adalah gentong air bagi masyarakat di lereng nya bahkan sampai kota2 5 kabupaten di bawahnya.
Perusakan masif akibat dalih pariwisata saja yg notabene Lbh kecil skalanya di banding proyek panas bumi saja sudah sangat terasa dmpaknya bagi masyarakat sekitar lereng Lawu.
Dampak dampak buruk yg akan terjadi di belakangnya yg jelas sudah banyak contoh yg terjadi di berbagai tempat di Indonesia yg acap kali di abaikan oleh pemerintah pusat yg tidak bisa kami sebutkan satu persatu..
Maka dari itu kami buat petisi ini untuk Dengan keras Menolak segala bentuk eksploitasi di Gunung Lawu terutama Proyek Panas bumi di gununglawu..
Tekat kita masih sama..
Lawulestari tak bisa di tawar lagi..
Lawu lestari adalah hargaati.
SAK DUMUK BATHuK Sak nyari Bumi bakal tak tohi tekanan Gusti nyeluk nggo matuk..
Mari kita jaga berAsama2 agar Lawu tetap lestari karna Lawu adalah titipan dari anak cucu kita kelak..
RAKYAT BERSATU...
JAGALAWU
#JAGALAWU
#DEMIANAKCUCU

251
Pengambil Keputusan
Petisi dibuat pada 10 Februari 2026