Tolak Bawaslu Loloskan Koruptor Nyaleg

0 telah menandatangani. Mari kita ke 300.000.


KPU mau buat peraturan agar mantan terpidana korupsi dilarang nyaleg. Tapi usulan itu ditentang mayoritas partai politik!

Sebentar lagi kita akan menggelar Pemilu 2019. Artinya, kita akan punya DPR, DPD, dan DPRD formasi baru periode jabatan 2019-2024. Daftar calonnya akan mulai diajukan pada 4-17 Juli 2018 mendatang. Sudah sebentar lagi!

Saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah merancang Peraturan KPU tentang Pencalonan Anggota Legislatif. Kerennya, KPU mengusulkan mantan terpidana korupsi tidak dapat menjadi calon anggota legislatif. 

Kata KPU, larangan ini untuk mendorong pemilu yang lebih berintegritas dari sisi kandidatnya. Selain itu, larangan ini juga ditujukan untuk mendorong DPR, DPD, dan DPRD yang lebih bersih dari korupsi.

Masih ingat, kan, berapa banyak anggota DPR dan DPRD kita yang telah terbukti terlibat kasus korupsi? Bahkan, di beberapa daerah seperti Provinsi Sumatera Utara dan Kota Malang, puluhan anggota legislatif terlibat kasus korupsi yang sama. Artinya, korupsi di lembaga legislatif sudah sedemikian parah!

Dengan desain peraturan yang berlaku saat ini, mantan terpidana korupsi dapat menjadi calon anggota legislatif. Oleh karena itu, usulan KPU ini sangat penting dan diperlukan. Sayangnya, mayoritas partai politik yang tidak setuju dengan usulan KPU ini.

Dengan kondisi ini, Kami meminta kepada KPU untuk tetap konsisten menolak pencalonan mantan narapidana korupsi oleh partai politik. Bersamaan dengan itu juga, Kami mendesak kepada Bawaslu untuk permohonan sengketa proses pemilu yang diajukan mantan narapidana korupsi, dan meminta Bawaslu RI mengkoreksi putusan Bawaslu daerah yang sudah meloloskan beberapa mantan narapidana korupsi untuk bisa menjadi calon anggota legislatif.

Kalau kamu tidak rela lembaga legislatif diisi oleh orang-orang yang sudah terbukti pernah korupsi, ayo dukung KPU agar konsisten memasukkan larangan mantan terpidana korupsi dalam PKPU Pencalonan. Langkah sederhana yang bisa kamu lakukan adalah dengan menandatangani dan menyebarkan petisi ini!

Petisi ini didukung oleh:

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih

(Indonesia Corruption Watch/ ICW; Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi/ Perludem; Komite Pemantau Legislatif/ Kopel/Pusako Andalas)

 



Hari ini: Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih mengandalkanmu

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Tolak @bawaslu_RI loloskan koruptor nyaleg! #KoruptorKokNyaleg". Bergabunglah dengan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih dan 252.138 pendukung lainnya hari ini.