TOA Masjid from masjid speakers in Kali Anyar


TOA Masjid from masjid speakers in Kali Anyar
Masalahnya
Masyarakat Kali Anyar sedang menghadapi masalah serius terkait polusi suara yang disebabkan oleh suara keras dari pengeras suara masjid, terutama dari Masjid Jami Atthoyyibat. Kebisingan ini tidak hanya mempengaruhi telinga kami, tetapi juga mengganggu waktu istirahat dan kualitas hidup sehari-hari.
Kajian dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa paparan kebisingan melebihi 85 desibel selama periode yang panjang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pendengaran. Berdasarkan penelitian terbaru, volume suara dari pengeras suara masjid sering kali melebihi batas tersebut, terutama saat adzan subuh dan acara-acara tertentu yang berlangsung hingga larut malam.
Ini bukan tentang merendahkan nilai religiusitas atau menghentikan kegiatan ibadah, tetapi tentang menyelaraskan kebutuhan spiritual dengan kesehatan masyarakat. Kami meminta pengurus Masjid Jami Atthoyyibat dan pihak berwenang terkait untuk mengambil langkah tegas dengan melakukan pengaturan dan peredaman suara yang lebih baik.
Adopsi teknologi modern dalam sistem pengeras suara, seperti pengendali volume otomatis dan panel peredam suara dapat menjadi solusi efektif untuk masalah ini. Negara-negara seperti Malaysia dan Saudi Arabia telah berhasil menerapkan sistem semacam ini.
Mari kita sama-sama mendukung solusi yang harmonis untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan kita. Tandatangani petisi ini dan sampaikan suara Anda kepada pihak berwenang, sehingga kita dapat hidup lebih tenang dan damai di Kali Anyar.
Kajian dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa paparan kebisingan melebihi 85 desibel selama periode yang panjang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pendengaran. Berdasarkan penelitian terbaru, volume suara dari pengeras suara masjid sering kali melebihi batas tersebut, terutama saat adzan subuh dan acara-acara tertentu yang berlangsung hingga larut malam.
Ini bukan tentang merendahkan nilai religiusitas atau menghentikan kegiatan ibadah, tetapi tentang menyelaraskan kebutuhan spiritual dengan kesehatan masyarakat. Kami meminta pengurus Masjid Jami Atthoyyibat dan pihak berwenang terkait untuk mengambil langkah tegas dengan melakukan pengaturan dan peredaman suara yang lebih baik.
Adopsi teknologi modern dalam sistem pengeras suara, seperti pengendali volume otomatis dan panel peredam suara dapat menjadi solusi efektif untuk masalah ini. Negara-negara seperti Malaysia dan Saudi Arabia telah berhasil menerapkan sistem semacam ini.
Mari kita sama-sama mendukung solusi yang harmonis untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan kita. Tandatangani petisi ini dan sampaikan suara Anda kepada pihak berwenang, sehingga kita dapat hidup lebih tenang dan damai di Kali Anyar.

iskandar zakinalPembuka Petisi
94
Masalahnya
Masyarakat Kali Anyar sedang menghadapi masalah serius terkait polusi suara yang disebabkan oleh suara keras dari pengeras suara masjid, terutama dari Masjid Jami Atthoyyibat. Kebisingan ini tidak hanya mempengaruhi telinga kami, tetapi juga mengganggu waktu istirahat dan kualitas hidup sehari-hari.
Kajian dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa paparan kebisingan melebihi 85 desibel selama periode yang panjang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pendengaran. Berdasarkan penelitian terbaru, volume suara dari pengeras suara masjid sering kali melebihi batas tersebut, terutama saat adzan subuh dan acara-acara tertentu yang berlangsung hingga larut malam.
Ini bukan tentang merendahkan nilai religiusitas atau menghentikan kegiatan ibadah, tetapi tentang menyelaraskan kebutuhan spiritual dengan kesehatan masyarakat. Kami meminta pengurus Masjid Jami Atthoyyibat dan pihak berwenang terkait untuk mengambil langkah tegas dengan melakukan pengaturan dan peredaman suara yang lebih baik.
Adopsi teknologi modern dalam sistem pengeras suara, seperti pengendali volume otomatis dan panel peredam suara dapat menjadi solusi efektif untuk masalah ini. Negara-negara seperti Malaysia dan Saudi Arabia telah berhasil menerapkan sistem semacam ini.
Mari kita sama-sama mendukung solusi yang harmonis untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan kita. Tandatangani petisi ini dan sampaikan suara Anda kepada pihak berwenang, sehingga kita dapat hidup lebih tenang dan damai di Kali Anyar.
Kajian dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa paparan kebisingan melebihi 85 desibel selama periode yang panjang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pendengaran. Berdasarkan penelitian terbaru, volume suara dari pengeras suara masjid sering kali melebihi batas tersebut, terutama saat adzan subuh dan acara-acara tertentu yang berlangsung hingga larut malam.
Ini bukan tentang merendahkan nilai religiusitas atau menghentikan kegiatan ibadah, tetapi tentang menyelaraskan kebutuhan spiritual dengan kesehatan masyarakat. Kami meminta pengurus Masjid Jami Atthoyyibat dan pihak berwenang terkait untuk mengambil langkah tegas dengan melakukan pengaturan dan peredaman suara yang lebih baik.
Adopsi teknologi modern dalam sistem pengeras suara, seperti pengendali volume otomatis dan panel peredam suara dapat menjadi solusi efektif untuk masalah ini. Negara-negara seperti Malaysia dan Saudi Arabia telah berhasil menerapkan sistem semacam ini.
Mari kita sama-sama mendukung solusi yang harmonis untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan kita. Tandatangani petisi ini dan sampaikan suara Anda kepada pihak berwenang, sehingga kita dapat hidup lebih tenang dan damai di Kali Anyar.

iskandar zakinalPembuka Petisi
Dukung sekarang
94
Pengambil Keputusan

Chairman house committee on F.C.T
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 20 Maret 2026