JANGAN BIARKAN DATOK MATI SIA-SIA! (Datok Medina) Evakuasi BONITA SECEPATNYA!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 75.000.


sehubungan dengan kejadian pembantaian terhadap seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Batang Natal 4 Maret 2018 kemarin. 

 

Juga pernyataan dari Saudara Sumarlin Lubis, berkenaan dengan Harimau.

Lalu kasus BONITA, harimau betina di kec. Pelangiran, Riau yang sudah menyerang 2 manusia. Mengalami inhabituasi setelah penyerangan pertama. 

Diduga karena anak Bonita disantap oleh oknum masyarakat sekitar. 

 

KAMI MENUNTUT:

1. usut tuntas kasus Harimau Medina! apa yang mereka sudah lakukan :

- membunuh satwa dilindungi dengan berbekal surat pernyataan yang dibuat atas dasar tekanan (mengada-ada) dan menghalangi evakuasi oleh petugas, padahal petugas yang mau mengevakuasi sudah datang dan malah ditolak.

- menyekap dan mengancam aparatur negara (pihak berwenang).

ada apa ini? kenapa sampai sebegitu tidak maunya si harimau dievakuasi??

kronologi kejadian dapat di cek di  link di bawah ini:

https://bbksdasumaterautara.com/2018/03/05/press-release-penanganan-konflik-harimau-sumatera-di-kabupaten-madina/

2. pemerintah berikan sanksi tegas kepada pelaku, bukan hanya saat ini tapi juga semua kasus jika ada penangkapan apalagi pembunuhan terhadap satwa yang dilindungi. terutama jika pelaku adalah aparat hukum!

3. edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat pedalaman tentang jenis-jenis satwa dilindungi beserta hukumnya, info kontak lembaga yang bisa dihubungi untuk evakuasi, dan media seperti baligho atau plang di setiap desa tentang jenis-jenis satwa dilindungi dan hukumnya! 

4. saudara SUMARLIN LUBIS, politisi dan kader Partai Demokrat, agar membuat klarifikasi dan pernyataan permohonan maaf atas pernyataannya di akun Facebooknya yang menyatakan bahwa masyarakat Kec. Batang Natal tidak butuh harimau (babiat), yang pastinya akan semakin membuat masyarakat menjadi semakin gencar memburu harimau dan melenyapkan harimau dari minimal Kec. Batang Natal. dan seolah melegalkan perbuatan masyarakat yang melanggar hukum tsb.

“Kami tidak butuh harimau”
Itu anda!
hutan masih butuh harimau..
Kami masih butuh harimau kami..
Hidupnya terlalu berharga lebih dari sekedar suvenir yang anda ambil dari tubuhnya.

Surat?
Lantas bisa cuci tangan dengan surat?
Bukan surat itu yang bertanggungjawab bung!!
Surat itu keluar karena adanya tekanan untuk mengeluarkan surat itu.
Dan lagi, adanya surat itu semakin menunjukkan kebutuhan untuk membunuh harimau malang itu sampai harus menekan, menyandera, memaksa petugas untuk membuat surat itu.
Siapa yang menekan??
Kenapa memaksa??
Untuk apa??

Ada apa ini sebenarnya??
Kenapa isu itu ada..
Siapa yang menyergapnya..
Untuk apa memasuki rumah mereka..
Mengapa mengganggu mereka..
Kenapa harus membunuh mereka..
Jangan berkelit karena mereka sudah menyerang manusia..karena kenyataannya isu murahan lah yang menyerang manusia!!

Akankah ada jawaban untuk itu semua? Entah!
Karena yang ada kini hanya..
Mereka sudah menyerang kerabat manusia..
Mereka sudah merugikan..
Mereka sudah meresahkan..
Mereka sudah keluar dari hutan..
merekalah yang selalu salah..
Merekalah yang harus tiada..
Padahal sejatinya korban..
Adalah yang terbunuh dalam keadaan tak mampu membela diri..
Dan masih tak sadar..
Manusialah yang akhirnya merugi dengan ketiadaan mereka.

Indonesia tanpa harimau, bukanlah Indonesia bung!!

 

5. Bonita segera dievakuasi, tanpa pengecualian! Dan full proteksi dari pemerintah, bahkan jika perlu pemerintah pusat turun tangan langsung!

6. Pemerintah harus mengadakan pengkajian ulang soal anak.Bonita yang disantap. Usut tuntas siapa pelaku dan ditindak sesuai dengan hukum berlaku! 

 

kejadian seperti ini terus terulang dan terulang.. sampai kapan kita terus DIAM???

apakah kita harus tunggu sampai negara ini tinggal debu dan tanah??

apakah kita harus menunggu sampai harimau itu habis dan hanya tinggal sejarah seperti saudaranya, harimau jawa?

ayo kawan-kawan! 

buktikan bahwa kita INDONESIA punya suara dan masih PEDULI terhadap lingkungan kita!

mari berjuang bersama kami, di sisi kami!

bantu kami agar ketidak adilan ini berakhir!

JANGAN BIARKAN DATOK MATI SIA-SIA!!

 

by: 

Pramuka Sahabat Satwa (Prabawa)



Hari ini: PRABAWA mengandalkanmu

PRABAWA membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "@SitiNurbayaLHK, JANGAN BIARKAN DATOK MATI SIA-SIA! Evakuasi BONITA SECEPATNYA!". Bergabunglah dengan PRABAWA dan 56.768 pendukung lainnya hari ini.