Dampak sampah plastik pada lingkungan


Dampak sampah plastik pada lingkungan
Masalahnya
A. LATAR BELAKANG
Sampah plastik merupakan
salah satu permasalahan utama di Indonesia yang masih belum ditemukan solusinya yang paling optimum. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Indonesia menyebutkan bahwa pada tahun 2007, 194 kabupaten dan kota yang tersebar di Indonesia telah menghasilkan 666 juta liter atau 42 juta kilogram sampah. Sebuah riset dari organisasi non-pemerintahan Greeneration menyebutkan setiap tahun di Indonesia rata-rata setiap orang dapat menghasilkan 700 kantong sampah plastik per tahun. Permasalahan sampah plastik di Indonesia ini bahkan diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang membuang sampah ke sungai, sehingga akan menyebabkan pencemaran di sepanjang aliran sungai hingga akhirnya akan bermuara di laut. Kebiasaan ini bahkan telah menghantarkan Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbesar ke laut nomor dua di dunia setelah China.
Permasalahan sampah di Indonesia diharapkan dapat diselesaikan dengan jalan Recovery. Recovery merupakan suatu usaha untuk memperoleh kembali suatu komponen yang masih bermanfaat dalam suatu limbah baik dengan cara fisika, kimia ataupun biologi. Dalam permasalahan ini, recovery dimaksudkan dengan suatu usaha untuk merubah sampah menjadi energi yang ramah lingkungan serta tidak membahayakan bagi kelangsungan hidup manusia.
Recovery adalah salah satu cara yang sangat mungkin ditempuh agar permasalahan sampah dapat ditanggulangi dan diselesaikan, salah satu cara recovery yang paling umum diterapkan adalah dengan membakar sampah tersebut. Dewasa ini sangat banyak ditemukan di lingkungan sekitar adanya pembakaran sampah yang dilakukan oleh masyarakat, baik itu dalam skala kecil ataupun menengah, selain ini telah menjadi kebiasaan masyarakat sejak dahulunya, cara ini juga merupakan salah satu cara recovery konvensional yang telah dikenal luas oleh masyarakat, karena biasanya abu hasil pembakaran dapat digunakan untuk menjadi kompos. Biasanya sebebagian besar pembakaran ini dilakukan dilahan terbuka tanpa ada nya wadah khusus yang disediakan untuk membakar sampah tersebut.
B. TUJUAN
Tujuan dari petisi ini adalah untuk menemukan data tentang strategi mengurangi dampak sampah plastik dengan cara recovery. Untuk mendorong kebiasaan hidup bersih dan sehat bagi masyarakat dan mengubah persepsi terhadap dampak sampah plastik. Target dalam petisi ini adalah untuk mengubah sampah menjadi energi yang ramah lingkungan serta tidak membahayakan bagi kelangsungan hidup manusia.
C. ISI PETISI
Dampak ini ternyata sangat signifikan sebagaimana yang diketahui, Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta pohon ditebang.
Konsumsi berlebih terhadap plastik pun mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi. Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi/terurai dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara.
Kantong plastik terbuat dari penyulingan gas dan minyak yang disebut ethylene. Minyak, gas dan batu bara mentah adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbarui. Semakin banyak penggunaan palstik berarti semakin cepat menghabiskan sumber daya alam tersebut.
Maka dari itu,kita membuat petisi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak terlalu sering memakai kantong dengan bahan plastik. Mari bantu dan dukung saya untuk menyebarkan petisi ini kepada masyarakat lainnya,agar pemakaian plastik dapat berkurang di dunia ini.
Masalahnya
A. LATAR BELAKANG
Sampah plastik merupakan
salah satu permasalahan utama di Indonesia yang masih belum ditemukan solusinya yang paling optimum. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Indonesia menyebutkan bahwa pada tahun 2007, 194 kabupaten dan kota yang tersebar di Indonesia telah menghasilkan 666 juta liter atau 42 juta kilogram sampah. Sebuah riset dari organisasi non-pemerintahan Greeneration menyebutkan setiap tahun di Indonesia rata-rata setiap orang dapat menghasilkan 700 kantong sampah plastik per tahun. Permasalahan sampah plastik di Indonesia ini bahkan diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang membuang sampah ke sungai, sehingga akan menyebabkan pencemaran di sepanjang aliran sungai hingga akhirnya akan bermuara di laut. Kebiasaan ini bahkan telah menghantarkan Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbesar ke laut nomor dua di dunia setelah China.
Permasalahan sampah di Indonesia diharapkan dapat diselesaikan dengan jalan Recovery. Recovery merupakan suatu usaha untuk memperoleh kembali suatu komponen yang masih bermanfaat dalam suatu limbah baik dengan cara fisika, kimia ataupun biologi. Dalam permasalahan ini, recovery dimaksudkan dengan suatu usaha untuk merubah sampah menjadi energi yang ramah lingkungan serta tidak membahayakan bagi kelangsungan hidup manusia.
Recovery adalah salah satu cara yang sangat mungkin ditempuh agar permasalahan sampah dapat ditanggulangi dan diselesaikan, salah satu cara recovery yang paling umum diterapkan adalah dengan membakar sampah tersebut. Dewasa ini sangat banyak ditemukan di lingkungan sekitar adanya pembakaran sampah yang dilakukan oleh masyarakat, baik itu dalam skala kecil ataupun menengah, selain ini telah menjadi kebiasaan masyarakat sejak dahulunya, cara ini juga merupakan salah satu cara recovery konvensional yang telah dikenal luas oleh masyarakat, karena biasanya abu hasil pembakaran dapat digunakan untuk menjadi kompos. Biasanya sebebagian besar pembakaran ini dilakukan dilahan terbuka tanpa ada nya wadah khusus yang disediakan untuk membakar sampah tersebut.
B. TUJUAN
Tujuan dari petisi ini adalah untuk menemukan data tentang strategi mengurangi dampak sampah plastik dengan cara recovery. Untuk mendorong kebiasaan hidup bersih dan sehat bagi masyarakat dan mengubah persepsi terhadap dampak sampah plastik. Target dalam petisi ini adalah untuk mengubah sampah menjadi energi yang ramah lingkungan serta tidak membahayakan bagi kelangsungan hidup manusia.
C. ISI PETISI
Dampak ini ternyata sangat signifikan sebagaimana yang diketahui, Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta pohon ditebang.
Konsumsi berlebih terhadap plastik pun mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi. Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi/terurai dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara.
Kantong plastik terbuat dari penyulingan gas dan minyak yang disebut ethylene. Minyak, gas dan batu bara mentah adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbarui. Semakin banyak penggunaan palstik berarti semakin cepat menghabiskan sumber daya alam tersebut.
Maka dari itu,kita membuat petisi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak terlalu sering memakai kantong dengan bahan plastik. Mari bantu dan dukung saya untuk menyebarkan petisi ini kepada masyarakat lainnya,agar pemakaian plastik dapat berkurang di dunia ini.
Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 26 Agustus 2021