Selamatkan Taman Wisata Bukit Jokowi dari Mafia Tanah


Selamatkan Taman Wisata Bukit Jokowi dari Mafia Tanah
Masalahnya
Gambar di Atas merupakan Kesedihan dari Pemilik Taman Bukit Jokowi, Dikarenakan Tanah Warisan Seluas 4 Hektar, yang ingin di renggut oleh Mafia Tanah.
PENDAHULUAN
saya dengan penuh keprihatinan mempublikasikan petisi ini setelah mendengarkan kisah perjuangan yang mengharukan dari keluarga pemilik Taman Wisata Bukit Jokowi di Skyline, Jayapura. Tanah seluas 4 hektar yang mereka miliki telah menjadi bagian integral dari warisan budaya dan ekonomi keluarga tersebut.Kini menghadapi ancaman serius dari mafia tanah yang mencoba merebut hak mereka dengan cara yang sangat tidak adil.
TUJUAN PENTING PETISI INI.
- Mendapatkan Kemenangan di tahap Peninjauan Kembali(PK) di Mahkamah Agung: Kami berjuang untuk memperoleh keadilan yang tepat dan memenangkan Pengajuan Kembali (PK) kasus ini di Mahkamah Agung agar hak kami atas tanah seluas 4 hektar di Skyline, Jayapura, diakui sepenuhnya.
- Meminta Proses Tindak Pidana di Polda Papua: Kami meminta kepada Polda Papua Direktorat Reserse Kriminal Umum (DIRESKRIMUM) untuk memproses tindak pidana yang kami laporkan, yaitu pemalsuan dokumen dan tanda tangan yang dilakukan oleh pihak mafia tanah. Laporan ini telah terdaftar dengan Nomor: B/234/V/RES.1.9./2024/Ditreskrimum.
- Mendapatkan Sertifikat Tanah dari Proses Pengukuran Oleh BPN: Kami berharap agar proses pengukuran tanah yang telah dilakukan oleh BPN sejak tahun 2011 hingga pengukuran terakhir pada bulan Juni 2024 dapat segera diterbitkan sertifikatnya. Sertifikat ini penting untuk memastikan kepemilikan sah atas tanah kami.
SEJARAH KEPEMILIKAN TANAH SELUAS 4 HEKTAR DI SKYLINE,JAYAPURA PAPUA
saya ingin membagikan kisah mereka yang penuh perjuangan. Kakek dan nenek pemilik tanah ini membeli tanah seluas 4 hektar di Skyline, Jayapura, pada tahun 1972, dan secara sah mendapatkan pelepasan tanah pada tahun 1983. Semua transaksi ini didukung oleh surat pelepasan yang sah serta kuitansi-kuitansi lengkap dari tuan tanah di Jayapura. Tanah ini tidak hanya merupakan aset berharga bagi keluarga, tetapi juga simbol dari dedikasi mereka terhadap tanah Papua.
Dan di area tanah dengan luas 4 hektar terdapat taman wisata yang populer 10 tahun kebelakang yaitu TAMAN WISATA BUKIT JOKOWI yang berlokasi di Skyline Jayapura .Sebuah tempat yang penuh dengan sejarah dan keindahan alam di Jayapura, Papua. Taman ini telah menjadi ikon wisata sejak Januari 2015 setelah dikunjungi oleh Bapak Presiden Jokowi 10 tahun yang lalu.
Sudah ratusan ribu penduduk lokal, nasional, dan turis mancanegara mengunjungi serta menikmati keindahan Taman Bukit Jokowi. Buktikan sendiri—cari informasi di Facebook, YouTube, dan media sosial lainnya untuk melihat mengapa Taman Bukit Jokowi harus dilindungi. Tempat ini memiliki nilai istimewa karena dari sinilah Bapak Presiden Joko Widodo memulai langkah-langkah besar untuk membangun Papua.
Sejarah Taman Bukit Jokowi:
- Peluncuran Proyek Jembatan Merah (Jembatan Yotefa): Pada tanggal 28 Desember 2014, pukul 8.30 pagi, Bapak Presiden Joko Widodo meluncurkan proyek pertama di tanah Papua dari bukit ini, menandai dimulainya era baru pembangunan di wilayah ini.
- Pemberian Nama Taman Bukit Jokowi: Pada tanggal 30 Desember 2014, keluarga pemilik taman ini memberi nama tempat tersebut sebagai Taman Bukit Jokowi. Nama ini diberikan untuk mengenang perjuangan pertama di Papua oleh Bapak Presiden Joko Widodo, mencerminkan cinta beliau kepada masyarakat Papua, dan sebagai simbol bahwa pembangunan Papua yang maju dimulai dari bukit ini.
Penasaran Alasan dinamakan Taman Bukit Jokowi!! Tonton vidio Tiktok ini,yang menjelaskan tentang kenapa sihh?dinamakan Taman Bukit Jokowi [Asal mula Nama Taman Bukit Jokowi]
Namun, saat ini, Taman Wisata Bukit Jokowi terancam oleh mafia tanah yang tidak segan-segan menggunakan segala cara untuk merebut tanah mereka.
Tempat ini bukan hanya sekadar sepetak tanah; tempat ini adalah sumber penghidupan keluarga pemilik taman, tempat mereka mencari nafkah, dan cara mereka membiayai pendidikan anak-anak mereka.
Tempat ini adalah simbol cinta dan perjuangan Bapak Jokowi untuk orang Papua. Beliau pernah berkata, "Demi negeri ini, semua aku pertaruhkan," dan kata-kata ini sangat dirasakan oleh masyarakat Papua dari generasi ke generasi.
PERJUANGAN HUKUM DAN ANCAMAN MAFIA TANAH
Keluarga pemilik Taman Wisata Bukit Jokowi telah menghadapi ancaman serius dari mafia tanah yang menggunakan segala cara untuk merebut tanah mereka, termasuk pemalsuan dokumen dan tanda tangan. Meskipun mereka memenangkan kasus di Pengadilan Negeri Jayapura, mereka kalah di Pengadilan Tinggi dan Kasasi di Mahkamah Agung.
Berikut adalah nomor-nomor Putusan Persidangan di Pengadilan:
- Pengadilan Negeri Jayapura: Putusan No. 124/PDT.G/2022/PN.Jap
- Pengadilan Tinggi Jayapura: Putusan No. 89/PDT/2022/PT JAP
- Mahkamah Agung (Putusan Kasasi): Putusan No. 3998 K/Pdt/2023 tanggal 7 Desember 2023
Proses hukum yang panjang dan melelahkan ini telah menguras banyak biaya dan energi. Saat ini, kasus mereka berada di tahap Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, yang merupakan harapan terakhir untuk mendapatkan keadilan.
Karena hal itu, Pemilik Taman Bukit Jokowi memohon kepada Bapak Presiden Indonesia, Bapak Menteri Pertanahan Indonesia, dan pihak-pihak terkait untuk menindak tegas mafia tanah di Provinsi Papua dan seluruh Indonesia.
Dan Kami juga mengundang Bapak Presiden Jokowi dalam petisi ini untuk meresmikan Taman Bukit Jokowi sebagai taman wisata di Jayapura sebelum masa jabatan beliau berakhir.
Dan oleh karena itu, pemilik Taman Bukit Jokowi sangat membutuhkan dukungan kalian.Tolong tandatangani dan sebarkan petisi ini agar suara kita semua dapat didengar oleh Bapak Presiden Joko Widodo dan Calon Presiden Bapak Prabowo Subianto, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono Mentri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia dan Pihak Pihak terkait.
Dukungan kalian sangat berarti bagi mereka,pemilik Taman Bukit Jokowi dan seluruh masyarakat kecil yang terancam oleh mafia tanah. Bersama-sama, kita dapat melawan ketidakadilan ini dan mempertahankan Taman Wisata Bukit Jokowi demi keadilan.
Untuk memahami lebih lanjut tentang perjuangan mereka, Tonton vidio Tiktok ini.!! Pemilik Taman Wisata Bukit Jokowi, yang merupakan Korban dari Mafia Tanah, Angkat Suara.!!!
[Perjuangan Pemilik Taman Bukit Jokowi melawan Mafia Tanah]
Mari dukung perjuangan Pemilik Taman Bukit Jokowi. Setiap tanda tangan dan dukungan sangat berarti bagi mereka.
132
Masalahnya
Gambar di Atas merupakan Kesedihan dari Pemilik Taman Bukit Jokowi, Dikarenakan Tanah Warisan Seluas 4 Hektar, yang ingin di renggut oleh Mafia Tanah.
PENDAHULUAN
saya dengan penuh keprihatinan mempublikasikan petisi ini setelah mendengarkan kisah perjuangan yang mengharukan dari keluarga pemilik Taman Wisata Bukit Jokowi di Skyline, Jayapura. Tanah seluas 4 hektar yang mereka miliki telah menjadi bagian integral dari warisan budaya dan ekonomi keluarga tersebut.Kini menghadapi ancaman serius dari mafia tanah yang mencoba merebut hak mereka dengan cara yang sangat tidak adil.
TUJUAN PENTING PETISI INI.
- Mendapatkan Kemenangan di tahap Peninjauan Kembali(PK) di Mahkamah Agung: Kami berjuang untuk memperoleh keadilan yang tepat dan memenangkan Pengajuan Kembali (PK) kasus ini di Mahkamah Agung agar hak kami atas tanah seluas 4 hektar di Skyline, Jayapura, diakui sepenuhnya.
- Meminta Proses Tindak Pidana di Polda Papua: Kami meminta kepada Polda Papua Direktorat Reserse Kriminal Umum (DIRESKRIMUM) untuk memproses tindak pidana yang kami laporkan, yaitu pemalsuan dokumen dan tanda tangan yang dilakukan oleh pihak mafia tanah. Laporan ini telah terdaftar dengan Nomor: B/234/V/RES.1.9./2024/Ditreskrimum.
- Mendapatkan Sertifikat Tanah dari Proses Pengukuran Oleh BPN: Kami berharap agar proses pengukuran tanah yang telah dilakukan oleh BPN sejak tahun 2011 hingga pengukuran terakhir pada bulan Juni 2024 dapat segera diterbitkan sertifikatnya. Sertifikat ini penting untuk memastikan kepemilikan sah atas tanah kami.
SEJARAH KEPEMILIKAN TANAH SELUAS 4 HEKTAR DI SKYLINE,JAYAPURA PAPUA
saya ingin membagikan kisah mereka yang penuh perjuangan. Kakek dan nenek pemilik tanah ini membeli tanah seluas 4 hektar di Skyline, Jayapura, pada tahun 1972, dan secara sah mendapatkan pelepasan tanah pada tahun 1983. Semua transaksi ini didukung oleh surat pelepasan yang sah serta kuitansi-kuitansi lengkap dari tuan tanah di Jayapura. Tanah ini tidak hanya merupakan aset berharga bagi keluarga, tetapi juga simbol dari dedikasi mereka terhadap tanah Papua.
Dan di area tanah dengan luas 4 hektar terdapat taman wisata yang populer 10 tahun kebelakang yaitu TAMAN WISATA BUKIT JOKOWI yang berlokasi di Skyline Jayapura .Sebuah tempat yang penuh dengan sejarah dan keindahan alam di Jayapura, Papua. Taman ini telah menjadi ikon wisata sejak Januari 2015 setelah dikunjungi oleh Bapak Presiden Jokowi 10 tahun yang lalu.
Sudah ratusan ribu penduduk lokal, nasional, dan turis mancanegara mengunjungi serta menikmati keindahan Taman Bukit Jokowi. Buktikan sendiri—cari informasi di Facebook, YouTube, dan media sosial lainnya untuk melihat mengapa Taman Bukit Jokowi harus dilindungi. Tempat ini memiliki nilai istimewa karena dari sinilah Bapak Presiden Joko Widodo memulai langkah-langkah besar untuk membangun Papua.
Sejarah Taman Bukit Jokowi:
- Peluncuran Proyek Jembatan Merah (Jembatan Yotefa): Pada tanggal 28 Desember 2014, pukul 8.30 pagi, Bapak Presiden Joko Widodo meluncurkan proyek pertama di tanah Papua dari bukit ini, menandai dimulainya era baru pembangunan di wilayah ini.
- Pemberian Nama Taman Bukit Jokowi: Pada tanggal 30 Desember 2014, keluarga pemilik taman ini memberi nama tempat tersebut sebagai Taman Bukit Jokowi. Nama ini diberikan untuk mengenang perjuangan pertama di Papua oleh Bapak Presiden Joko Widodo, mencerminkan cinta beliau kepada masyarakat Papua, dan sebagai simbol bahwa pembangunan Papua yang maju dimulai dari bukit ini.
Penasaran Alasan dinamakan Taman Bukit Jokowi!! Tonton vidio Tiktok ini,yang menjelaskan tentang kenapa sihh?dinamakan Taman Bukit Jokowi [Asal mula Nama Taman Bukit Jokowi]
Namun, saat ini, Taman Wisata Bukit Jokowi terancam oleh mafia tanah yang tidak segan-segan menggunakan segala cara untuk merebut tanah mereka.
Tempat ini bukan hanya sekadar sepetak tanah; tempat ini adalah sumber penghidupan keluarga pemilik taman, tempat mereka mencari nafkah, dan cara mereka membiayai pendidikan anak-anak mereka.
Tempat ini adalah simbol cinta dan perjuangan Bapak Jokowi untuk orang Papua. Beliau pernah berkata, "Demi negeri ini, semua aku pertaruhkan," dan kata-kata ini sangat dirasakan oleh masyarakat Papua dari generasi ke generasi.
PERJUANGAN HUKUM DAN ANCAMAN MAFIA TANAH
Keluarga pemilik Taman Wisata Bukit Jokowi telah menghadapi ancaman serius dari mafia tanah yang menggunakan segala cara untuk merebut tanah mereka, termasuk pemalsuan dokumen dan tanda tangan. Meskipun mereka memenangkan kasus di Pengadilan Negeri Jayapura, mereka kalah di Pengadilan Tinggi dan Kasasi di Mahkamah Agung.
Berikut adalah nomor-nomor Putusan Persidangan di Pengadilan:
- Pengadilan Negeri Jayapura: Putusan No. 124/PDT.G/2022/PN.Jap
- Pengadilan Tinggi Jayapura: Putusan No. 89/PDT/2022/PT JAP
- Mahkamah Agung (Putusan Kasasi): Putusan No. 3998 K/Pdt/2023 tanggal 7 Desember 2023
Proses hukum yang panjang dan melelahkan ini telah menguras banyak biaya dan energi. Saat ini, kasus mereka berada di tahap Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, yang merupakan harapan terakhir untuk mendapatkan keadilan.
Karena hal itu, Pemilik Taman Bukit Jokowi memohon kepada Bapak Presiden Indonesia, Bapak Menteri Pertanahan Indonesia, dan pihak-pihak terkait untuk menindak tegas mafia tanah di Provinsi Papua dan seluruh Indonesia.
Dan Kami juga mengundang Bapak Presiden Jokowi dalam petisi ini untuk meresmikan Taman Bukit Jokowi sebagai taman wisata di Jayapura sebelum masa jabatan beliau berakhir.
Dan oleh karena itu, pemilik Taman Bukit Jokowi sangat membutuhkan dukungan kalian.Tolong tandatangani dan sebarkan petisi ini agar suara kita semua dapat didengar oleh Bapak Presiden Joko Widodo dan Calon Presiden Bapak Prabowo Subianto, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono Mentri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia dan Pihak Pihak terkait.
Dukungan kalian sangat berarti bagi mereka,pemilik Taman Bukit Jokowi dan seluruh masyarakat kecil yang terancam oleh mafia tanah. Bersama-sama, kita dapat melawan ketidakadilan ini dan mempertahankan Taman Wisata Bukit Jokowi demi keadilan.
Untuk memahami lebih lanjut tentang perjuangan mereka, Tonton vidio Tiktok ini.!! Pemilik Taman Wisata Bukit Jokowi, yang merupakan Korban dari Mafia Tanah, Angkat Suara.!!!
[Perjuangan Pemilik Taman Bukit Jokowi melawan Mafia Tanah]
Mari dukung perjuangan Pemilik Taman Bukit Jokowi. Setiap tanda tangan dan dukungan sangat berarti bagi mereka.
132
Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 23 Juli 2024