Selamatkan Anak-anak Kota Tual — Usut Tuntas Kekerasan Brimob!

Masalahnya

Seorang anak berusia 14 tahun di Kota Tual, Provinsi Maluku meninggal akibat dugaan kekerasan oleh oknum Brimob Polri dan salah seorang anak lainnya mengalami luka parah hingga patah tulang. Kami, masyarakat Kota Tual menyatakan dukacita mendalam dan kecaman keras atas peristiwa ini.

Peristiwa ini adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, nilai kemanusiaan, dan perlindungan anak yang seharusnya dijunjung tinggi oleh negara. Anak-anak adalah masa depan bangsa, dan tidak boleh ada satu pun nyawa mereka melayang akibat kekerasan atau penyalahgunaan wewenang.

Tuntutan Kami
Kami menuntut seluruh pihak berwenang untuk:

  1. Mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan independen.
  2. Menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku, tidak hanya berakhir pada pelanggaran kode etik. 
  3. Memberikan pendampingan hukum & psikologis bagi korban dan keluarga.
  4. Menyampaikan hasil penyelidikan secara terbuka kepada publik.
  5. Evaluasi prosedur aparat agar kejadian serupa tidak terulang.

Pernyataan Sikap

  • Aparat negara adalah pelindung rakyat, bukan ancaman.
  • Keadilan adalah hak setiap warga negara.
  • Kebenaran tidak boleh ditutup-tutupi.
  • Kemanusiaan harus selalu dijunjung tinggi.

Kami mengajak seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan elemen untuk menandatangani petisi ini.

Tanda tangan Anda = suara untuk keadilan.
Tanda tangan Anda = harapan bagi keluarga korban.

Bersatu kita suarakan keadilan — jangan biarkan anak-anak menjadi korban!

[TANDA TANGAN PETISI SEKARANG]
Demi keadilan, demi kemanusiaan, demi masa depan anak-anak kita.

avatar of the starter
Jihan MadubunPembuka Petisi

9.620

Masalahnya

Seorang anak berusia 14 tahun di Kota Tual, Provinsi Maluku meninggal akibat dugaan kekerasan oleh oknum Brimob Polri dan salah seorang anak lainnya mengalami luka parah hingga patah tulang. Kami, masyarakat Kota Tual menyatakan dukacita mendalam dan kecaman keras atas peristiwa ini.

Peristiwa ini adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, nilai kemanusiaan, dan perlindungan anak yang seharusnya dijunjung tinggi oleh negara. Anak-anak adalah masa depan bangsa, dan tidak boleh ada satu pun nyawa mereka melayang akibat kekerasan atau penyalahgunaan wewenang.

Tuntutan Kami
Kami menuntut seluruh pihak berwenang untuk:

  1. Mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan independen.
  2. Menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku, tidak hanya berakhir pada pelanggaran kode etik. 
  3. Memberikan pendampingan hukum & psikologis bagi korban dan keluarga.
  4. Menyampaikan hasil penyelidikan secara terbuka kepada publik.
  5. Evaluasi prosedur aparat agar kejadian serupa tidak terulang.

Pernyataan Sikap

  • Aparat negara adalah pelindung rakyat, bukan ancaman.
  • Keadilan adalah hak setiap warga negara.
  • Kebenaran tidak boleh ditutup-tutupi.
  • Kemanusiaan harus selalu dijunjung tinggi.

Kami mengajak seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan elemen untuk menandatangani petisi ini.

Tanda tangan Anda = suara untuk keadilan.
Tanda tangan Anda = harapan bagi keluarga korban.

Bersatu kita suarakan keadilan — jangan biarkan anak-anak menjadi korban!

[TANDA TANGAN PETISI SEKARANG]
Demi keadilan, demi kemanusiaan, demi masa depan anak-anak kita.

avatar of the starter
Jihan MadubunPembuka Petisi

Perkembangan terakhir petisi