Referendum for Sumatera - Republik Federal Sumatera

58.744

Penandatangan terbaru:
Abu dan 19 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

Sumatra merupakan sebuah pulau yang dihuni oleh 60 juta jiwa penduduk yang terdiri dari berbagai suku dan agama.

sumatra yang terletak sangat strategis, di selat malaka, jalur yang sibuk dengan perdagangan internasional.


saat ini sumatra dibawah otoritas republik Indonesia tak berkembang sama sekali. 
5.67 juta penduduknya hidup kemiskinan. ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah republik Indonesia yang lebih mengutamakan penggunaan lahan untuk perusahaan dari pada Masyarakat setempat.

rempang dan galang adalah kasus terbaru perihal itu. dan banyak tempat lain juga dimana rakyat adat terusir dari tempat asalnya karena tanah mereka diberikan kepada perusahaan oleh republik Indonesia.


lain hal dalam sisi sejarah, sebelum Indonesia merdeka. sumatera mempunyai beberapa negara atau kerajaan yng berdaulat seperti kerajan aceh, lingga, siak, Palembang dan beberapa kerajaan lainnya.

 kala Indonesia merdeka, para sultan dan raja tersebut mendukung kemerdekaan indonesia untuk kemanusiaan dan persatuan.


namun kini, setelah 78 tahun Indonesia merdeka. tak ada perubahan yang signifikan pada perkembangan hidup rakyat Sumatera.

bukanlah hal yang berlebihan jika rakyat Sumatera dari Aceh hingga lampung menyeru untuk memisahkan diri dari Indonesia.

pilihan referendum adalah opsi terbaik untuk menatap masa depan sumatera yang lebih baik.


sumatera adalah rumah kita, referendum.. merdeka.

 

 

***

Sumatra is an island inhabited by 60 million people consisting of various ethnicities and religions.

Sumatra is very strategically located, in the Malacca Strait, a busy route with international trade.


Currently, Sumatra under the authority of the Republic of Indonesia is not developing at all.
5.67 million people live in poverty. This is caused by the policy of the Republic of Indonesia government which prioritizes land use for companies rather than local communities.

Rempang and Galang are the latest cases of this. and many other places where indigenous people were expelled from their places of origin because their land was given to companies by the Republic of Indonesia.


Another thing in terms of history, before Indonesia's independence. Sumatra has several sovereign states or kingdoms such as the kingdom of Aceh, Lingga, Siak, Palembang and several other kingdoms.

When Indonesia became independent, the sultans and kings supported Indonesian independence for the sake of humanity and unity.


but now, after 78 years of Indonesia's independence. there have been no significant changes in the development of life for the people of Sumatra.

It is not an exaggeration if the people of Sumatra from Aceh to Lampung call for separation from Indonesia.

The referendum option is the best option to look at a better future for Sumatra.


Sumatra is our home, referendum... independence

 

 

 

avatar of the starter
Sumatra InstitutePembuka Petisi

Pengambil Keputusan

António Guterres
Secretary General of the United Nations
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto
Presiden Indonesia
Mahkamah Konstitusi Indonesia
Mahkamah Konstitusi Indonesia

Perkembangan Terakhir Petisi