TOLAK GALON SEKALI PAKAI

0 telah menandatangani. Mari kita ke 50.000.


Teman-teman,

Kantong plastik sekali pakai udah dilarang. Ehhh, tiba-tiba sekarang muncul galon sekali pakai.

Sebagai anak SMA kami diajari untuk peduli lingkungan. Di SMA saya pun ada program Envirochallenge untuk ngurangin botol air mineral sekali pakai. Ada galon isi ulang di sekolah. Jadi gak perlu beli air mineral kemasan lagi.

Pas pertama lihat iklan le minerale, jujur kami sedih. Upaya kami buat mengurangi wadah plastik sekali pakai dengan galon isi ulang seakan dipatahkan oleh hadirnya galon sekali pakai le minerale. 

Belum lagi sekarang lagi pandemi. Kegiatan yang lebih lama dihabiskan di rumah menyebabkan konsumsi sampah yang berlebih dari tiap-tiap rumah tangga. 

Terutama sampah yang membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai, YES! SAMPAH PLASTIK!

Bukan rahasia juga, penanganan sampah plastik masih sulit. Soalnya konsumen yang sebenarnya ingin mengurangi pakai plastik sekali pakai pun sulit. Soalnya pilihan non-plastik dari vendor pengirim barang, makanan, maupun kurir masih minim.

Udah sulit mengurangi wadah plastik sekali pakai, eh malah muncul produk galon sekali pakai. Alasannya demi higienitas. Jadi maksudnya galon isi ulang dari produsen lain gak higienis gitu? 

Tapi kita gak boleh nyerah teman-teman. 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebenarnya sudah mengatur phase out beberapa jenis produk dan kemasan produk sekali pakai dalam Permen LHK No P 75/2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen. 

Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, mengatakan bahwa langkah perusahaan produsen air kemasan tersebut kontraindikasi dengan kebijakan pemerintah. Tapi KLHK kelihatannya belum ambil langkah nih.

Karena itulah kami bikin petisi. Kami ingin mendorong agar PT Tirta Frisindo Jaya untuk menarik produk galon sekali pakai ini. Jangan sampai kita mengalami “krisis” baru di tengah pandemi Covid19 ini! Kita semua berhak mendapatkan lingkungan bebas dari sampah plastik sekali pakai.

Sama seperti dulu, suaramu bisa membuat perubahan dan berhasil mendorong kebijakan plastik berbayar.

Kini kami butuh suaramu untuk dukung petisi ini agar PT Tirta Frisindo tidak lagi memproduksi kemasan galon sekali pakai. 

Salam, 

Elhan dan Helfia