Revisi SE “Swab PCR” Gubernur Bali, Selamatkan Pariwisata Bali

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Kebijakan pemerintah provinsi Bali mengeluarkan Surat Edaran (SE) mewajibkan melakukan swab PCR jika melakukan perjalanan ke Bali meluluhlantakkan harapan dan denyut nadi pariwisata Bali di akhir tahun 2020.

Surat Edaran No 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali yang mewajibkan pelaku perjalanan ke Bali wajib melakukan swab berbasis PCR dan rapid test antigen H-2.

SE ini bertolak belakang dengan segala upaya yang dilakukan oleh masyarakat, pemerintah Bali, kementerian pariwisata untuk membangkitkan pariwisata dengan program “We Love Bali” yang menelan biaya Rp 20 miliar.

Program ini seakan menjadi harapan baru di tengah ekonomi Bali yang terpuruk minus 12 persen. Semua menata diri dengan harapan akan panen tahunan jika digarap maksimal, yaitu liburan Natal dan tahun baru 2021.

Semua sudah bersiap, wisatawan domestik mulai booking hotel, maskapai, travel, hotel, restoran bergerak cepat mempersiapkan diri dengan prokes covid-19. Objek wisata berbenah diri dengan raut wajah gembira penuh optimis.

Rasa optimis makin tebal setelah Pilkada 9 Desember 2020 dipenuhi anjuran datang ke TPS. Semua seolah telah berjalan New Normal.

Pilkada usai, semua fokus bersiap menyambut liburan akhir tahun. Tiba-tiba, ada keputusan setelah rapat yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan dengan para gubernur, utamanya Jawa dan Bali.

Usai rapat Gubernur Bali mengeluarkan SE “Swab PCR”. Sah, keputusan Gubernur Bali bahwa jika melakukan perjalanan ke Bali wajib melakukan swab berbasis PCR dan rapid test antigen pada H-2.

Biaya swab PCR membuat melonjak biaya perjalanan ke Bali. Jika wisatawan domestik satu keluarga berlibur ke Bali, terbayang biaya tambahan yang membengkak sangat besar.

SE ini bagaikan petir di siang bolong di tengah persiapan pelaku pariwisata di Bali dan para pelancong yang telah mereka tata dengan baik. Pelaku pariwisata mengalami kerugian besar akibat wisatawan yang mulai membatalkan kunjungan ke Bali setelah dikeluarkannya SE tersebut. 

Ketidaksamaan penerapan dengan wilayah lain menambah sesak masyarakat Bali. DKI yang telah berulangkali menerapkan PSBB saja tidak diterapkan aturan swab PCR namun hanya rapid test antigen.

Bali yang berstatus New Normal sementara DKI yang berstatus PSBB Transisi, kemudian Jateng dan Jatim diberlakukan persyaratan yang berbeda. Bagai anomali dari sebuah kebijakan yang tidak konsisten.

Mengapa hanya Bali yang diberlakukan Swab PCR sementara daerah lain tidak?, tidakkah ada keberpihakan pemerintah Bali kepada para pekerja sektor pariwisata daripada hanya sekadar tunduk dan nurut tanpa perjuangan kepada kebijakan yang tidak adil ini. Apa argumentasinya menerima begitu saja kebijakan pusat ini? Kenapa mengabaikan aspirasi masyarakat Bali? Sangat menyedihkan.

Semua program We Love Bali yang telah dijalankan menjadi sia-sia. Harapan masyarakat Bali sirna. 

Untuk menyelamatkan pariwisata Bali, memberikan harapan baru kepada masyarakat Bali serta pelaku sektor pariwisata, maka petisi ini mendesak agar segera dilakukan revisi SE Gubernur Bali tersebut dengan menghapus syarat Swab berbasis PCR dengan menggunakan syarat yang sama dengan daerah lain yaitu rapid test antigen.

link:

https://disparda.baliprov.go.id/menteri-kemenparekraf-launching-program-we-love-bali/2020/10/?fbclid=IwAR3iQHCrQSQc2BpmgdPROj6hBNRBm5fO2FVekXGs9njL26Ebvi5-4eViQxo

https://m.merdeka.com/uang/133000-wisatawan-batalkan-pesanan-imbas-ke-bali-wajib-tes-pcr-hotel-rugi-rp-317-m.html?fbclid=IwAR1PkO4K2_bXgnpm1B11rokkJM5y6GuuylNmRzMcoLGjWnnLrjuBP7PmKtA

https://m.liputan6.com/bisnis/read/4435174/liburan-ke-pulau-dewata-wajib-tes-pcr-bali-bisa-rugi-rp-967-miliar?fbclid=IwAR3Vnm7V4IoTClVqhJfL7D-qPM84RkqE-wDhNLqNYaxRssFkJNYBL9vS1Zg

https://amp.kompas.com/megapolitan/read/2020/12/16/15533611/mulai-18-desember-keluar-masuk-jakarta-wajib-sertakan-hasil-rapid-test?fbclid=IwAR36Ax0zkfbb5fHQonotMKA4JZcahoLKb-vKERuDVH2HekcPx5AiVHjXtGI

https://m.bisnis.com/amp/read/20201216/77/1331743/catat-masuk-jakarta-wajib-rapid-antigen-mulai-18-desember-2020?fbclid=IwAR13yNDdavLqovX0ZtRcnqY-XXapMsRnRNKPTHftNBs85D-iV1x0ep2z_-4