Tolak Fatwa Haram & Pemblokiran PUBG

0 telah menandatangani. Mari kita ke 35.000.


Kejadian penembakan 50 orang muslim di New Zealand yang lalu bukan merupakan kesalahan game PUBG. Jelas hal itu adalah kebodohan yang dilakukan oleh pelaku itu tersendiri karena menyamakan game dengan kehidupan nyata. Bahkan sejak pubg season 1 pun tidak ada muncul perasaan kami untuk membunuh orang karena bermain game ini. Game ini murni untuk melatih taktik dalam berperang, bukan untuk membunuh satu sama lain dalam kehidupan nyata. Game ini murni menunjukkan peperangan antara tiap kubu yang bersenjata, bukan antara satu orang bersenjata yang membabi-buta orang-orang tidak bersalah di dalam rumah ibadah. Hal itu sangat berbeda 180 derajat. Game tembak-tembakan menurut saya sudah lazim dimainkan sejak dari zaman dahulu sekalipun. Bahkan film yang diputar di bioskop dan televisi pun banyak yang masih menyuguhkan tindak kekerasan ataupun kriminal. Meskipun begitu saya setuju game PUBG diblokir, asalkan, semua game bertema peperangan dan tembak-tembakan di media apapun (smartphone dan tempat bermain di mall) juga dihilangkan, bukan hanya PUBG, semua film yang bertemakan peperangan dan perkelahian bersenjata (baik itu di bioskop maupun di televisi) juga diblokir. Sekalian kalau memungkinkan pabrik pisau dapur juga ditutup di Indonesia sebab sangat berisiko mengakibatkan pembunuhan dan penusukan di lingkungan.

Mungkin itu saja yang saya ingin sampaikan pada petisi ini. Semoga suara dari bocah 16 tahun yang baru turun rank menjadi Platinum V karena pergantian season ini mewakili suara teman-teman sebangsa setanah air lainnya.