Kembalikan Nama Stadion Papua Bangkit, bukan Lukas Enembe

Kembalikan Nama Stadion Papua Bangkit, bukan Lukas Enembe

0 telah menandatangani. Mari kita ke 7.500.
Dengan 7.500 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin direspon oleh pembuat keputusan!
Jhon Miduk Sitorus memulai petisi ini kepada Presiden Joko Widodo dan

Awalnya, Stadion ini bernama Stadion Papua Bangkit setelah selesai dibangun pada akhir tahun 2019 oleh Kementerian PUPR. Dengan kapasitas 40 ribu kursi, Stadion ini tampak ikonik dengan nuansa kedaerahan Papua karena corak diluar stadion yang identik dengan Papua

Nama salah satu stadion terbaik di Indonesia ini kemudian diubah menjadi Lukas Enembe Stadium, alasannya Legislatif menyarankan nama tersebut atas usaha Lukas sebagai Gubernur bisa menjadikan Papua sebagai tuan rumah PON XX 2021.

Tetapi, pada tahun 2021, Lukas Enembe justru melakukan berbagai hal kontroversial, seperti melarikan diri ke Papua Nugini dengan menggunakan jalur tikus (Ilegal). Lalu, Lukas juga tidak setuju pemberian label kelompok Terorisme kepada KKB OPM Papua yang semakin hari semakin memakan banyak korban.

Lazimnya nama stadion adalah nama Pahlawan, Olahragawan legendaris dan nama Tokoh yang sudah meninggal. Lukas Enembe bahkan hampir tak memiliki kebijakan inovatif untuk Papua semasa pemerintahannya.

Saya pikir, nama Stadion Papua Bangkit wajib dikembalikan karena mewakili Papua secara Universal, apalagi uang untuk membangun Stadion itu adalah uang Negara, bukan Uang Pribadi Lukas Enembe.

Jika tidak dengan nama Papua Bangkit, ada beberapa pilihan nama seperti Frans Kaiseipo, Pahlawan Irian Jaya dengan segudang jasa besarnya untuk Papua. Ada nama lain seperti Mandala Stadium atau Trikora Stadium, nama yang melekat dengan operasi pembebasa Irian Barat 1961-1962.

Bahkan nama Legenda Persipura dan Timnas Indonesia, Boaz Salossa lebih layak menjadi nama Stadion dibanding Lukas Enembe. Nama Boaz bahkan selalu menjadi inspirasi anak-anak Papua dalam berkarya, menambah semangat dan percaya diri di berbagai bidang utamanya olahraga.

Apapun alasannya, nama Lukas Enembe sangat tidak layak untuk disematkan di stadion Megah. Semoga Presiden Jokowi, Menteri Basuki serta rakyat Papua mendengarkan usulan baik dan universal ini.

0 telah menandatangani. Mari kita ke 7.500.
Dengan 7.500 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin direspon oleh pembuat keputusan!