Petisi Orang Tua Santri Thursina IIBS: Memohon Pertimbangan Pencabutan Skorsing Fajar


Petisi Orang Tua Santri Thursina IIBS: Memohon Pertimbangan Pencabutan Skorsing Fajar
Masalahnya
Kepada Yth.
Pimpinan dan Dewan Sekolah Thursina IIBS,
Kami, para wali santri Thursina IIBS, dengan ini mengajukan permohonan kepada pihak sekolah untuk mempertimbangkan kembali skorsing yang diberikan kepada ananda Muhammad Fajar Hidayat, santri kelas 9 Thursina IIBS, dengan alasan sebagai berikut:
1. Kesalahan yang terjadi baru pertama kali
Kami memahami bahwa Fajar telah melakukan kesalahan berupa perkelahian, namun kejadian tersebut tidak mengakibatkan luka serius pada pihak lain. Sebagai siswa yang sedang belajar, wajar jika anak-anak kadang melakukan kekeliruan. Kami percaya bahwa kesalahan ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi Fajar tanpa harus memberlakukan skorsing yang berlebihan.
2. Fokus mempersiapkan kelulusan
Saat ini, Fajar sedang berada di masa-masa krusial dalam pendidikan, yakni persiapan ujian kelulusan. Skorsing yang berkepanjangan dapat mengganggu fokus belajarnya dan berisiko menurunkan prestasi akademisnya, yang akan memengaruhi masa depannya.
3. Dampak mental dan akademis
Kami khawatir skorsing ini akan berdampak negatif pada mental Fajar, mengingat tekanan yang dialami di tahun terakhir sekolah. Hal ini juga bisa mencederai rasa keadilan dan kebersamaan di antara siswa lain.
Kami sepenuhnya mendukung penegakan disiplin di Thursina IIBS. Namun, kami juga percaya bahwa pendekatan yang bijaksana dan berimbang lebih efektif untuk mendidik serta memberikan teladan kepada para siswa. Hukuman yang terlalu berat justru dapat menjadi kontra produktif.
Oleh karena itu, kami memohon dengan hormat agar pihak sekolah mempertimbangkan untuk mencabut skorsing Fajar atau mengganti hukuman dengan pendekatan yang lebih mendidik, seperti konseling atau pembinaan. Kami percaya bahwa sekolah mampu memberikan keputusan yang adil, bijaksana, dan penuh kasih sayang, demi kebaikan bersama.
Demikian permohonan ini kami sampaikan. Besar harapan kami agar pihak sekolah dapat merespons dengan positif dan bijaksana.
Hormat kami,
Wali Santri Thursina IIBS
Masalahnya
Kepada Yth.
Pimpinan dan Dewan Sekolah Thursina IIBS,
Kami, para wali santri Thursina IIBS, dengan ini mengajukan permohonan kepada pihak sekolah untuk mempertimbangkan kembali skorsing yang diberikan kepada ananda Muhammad Fajar Hidayat, santri kelas 9 Thursina IIBS, dengan alasan sebagai berikut:
1. Kesalahan yang terjadi baru pertama kali
Kami memahami bahwa Fajar telah melakukan kesalahan berupa perkelahian, namun kejadian tersebut tidak mengakibatkan luka serius pada pihak lain. Sebagai siswa yang sedang belajar, wajar jika anak-anak kadang melakukan kekeliruan. Kami percaya bahwa kesalahan ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi Fajar tanpa harus memberlakukan skorsing yang berlebihan.
2. Fokus mempersiapkan kelulusan
Saat ini, Fajar sedang berada di masa-masa krusial dalam pendidikan, yakni persiapan ujian kelulusan. Skorsing yang berkepanjangan dapat mengganggu fokus belajarnya dan berisiko menurunkan prestasi akademisnya, yang akan memengaruhi masa depannya.
3. Dampak mental dan akademis
Kami khawatir skorsing ini akan berdampak negatif pada mental Fajar, mengingat tekanan yang dialami di tahun terakhir sekolah. Hal ini juga bisa mencederai rasa keadilan dan kebersamaan di antara siswa lain.
Kami sepenuhnya mendukung penegakan disiplin di Thursina IIBS. Namun, kami juga percaya bahwa pendekatan yang bijaksana dan berimbang lebih efektif untuk mendidik serta memberikan teladan kepada para siswa. Hukuman yang terlalu berat justru dapat menjadi kontra produktif.
Oleh karena itu, kami memohon dengan hormat agar pihak sekolah mempertimbangkan untuk mencabut skorsing Fajar atau mengganti hukuman dengan pendekatan yang lebih mendidik, seperti konseling atau pembinaan. Kami percaya bahwa sekolah mampu memberikan keputusan yang adil, bijaksana, dan penuh kasih sayang, demi kebaikan bersama.
Demikian permohonan ini kami sampaikan. Besar harapan kami agar pihak sekolah dapat merespons dengan positif dan bijaksana.
Hormat kami,
Wali Santri Thursina IIBS
Kemenangan
Sebarkan petisi ini
Petisi dibuat pada 26 November 2024