署名活動についてのお知らせStop illegal gold mining in Korowai, West Papua (Tolak Tambang Emas Ilegal di Korowai)DPRP kunjungi Korowai (berita dari Jubi)

Anggrek Hitam Papua
2018/04/23
ADA TAMBANG EMAS ILEGAL, DPRP BENTUK TIM KE KOROWAI
Minggu, 22 April 2018
Jayapura, Jubi - DPR Papua telah bersepakat untuk membentuk tim dan akan menuju ke Danowage, Korowai, akibat adanya dugaan pertambangan emas ilegal, di daerah tersebut.
Hal tersebut di sampaikan Laurensuz Kadepa kepada awak media, Minggu (22/4/2018) di Jayapura, Papua.
"Sempat saya diskusikan terkait masalah ini bersama teman-teman saya di komisi dan kami sudah sepakat akan bentuk tim dan dalam waktu dekat akan ke Korowai tapi mungkin sampai di Boven Digoel," katanya.
Kehadiran mereka di sana kata Kadepa, untuk bertemu dan mendesak Pemda setempat menangani penambangan liar ini.
"Cukup di Degeuwo saja, kami tidak mau dengan Korowai terjadi hal yang sama. Kantor Imigrasi Jayapura baru tahu tentang masalah pertambangan emas ilegal di daerah Korowai, setelah diceritakan oleh Pendeta Trevor waktu itu," kata Kadepa.
Kadepa menegaskan, akan terus membantu Pendeta Trevor, dan sejumlah misionaris lainnya yang akan mendukung pelayanan di Papua. Karena tidak hanya melakukan pelayanan, misionaris juga melihat langsung ketimpangan di daerah pelayanan, seperti pengerukan sumber daya alam, dengan cara ilegal.
"Saya takutkan ada tangan-tangan besar di balik pendulangan emas ilegal di Korowai, karena di sana potensi SDA-nya sangat menjanjikan, jangan sampai ada tangan-tangan besar mengintervensi hal ini jadi harus saya dampingi," ujarnya.
Sementara itu Pendeta Trevor mengatakan, kondisi masyarakat di Korowai saat ini sudah teracuni akibat penggunaan kimia merkuri dari air raksa yang dibuang ke sungai Daeram. Padahal sungai tersebut kata Trevor, selain menjadi jalur transportasi, juga digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini menurutnya bisa membuat orang yang berada di hilir sungai dan pedalaman terancam penyakit, akibat mengonsumsi air yang terpapar air raksa.
Tak habis itu saja, kondisi sosial seperti kelaparan, miskin dan juga membutuhkan pelayanan kesehatan, menjadi sebagain besar masalah di Korowai, yang berbanding terbalik dengan sumber daya alam yang dimiliki oleh mereka, namun dikuasai oleh segelintir orang, itupun dengan cara ilegal.
"Saya awalnya mau diam terkait emas karena itu bukan tugas saya, tetapi setiap minggu orang lewat di kampung kami, sungai kami dan ada bukti mereka pakai kimia merkuri yang meracuni sungai Daeram, bagaimana saya bisa diam?," ujarnya.
Pendeta Trevor mengatakan, tugasnya hanya melaporkan bukti yang ada di Danowage, namun harus ada orang lain yang bisa meneliti dan melakukan investigasi ke lapangan.
"Saya tidak mau masuk dalam hal politik. Saya mau diam soal ini tapi saya terpaksa untuk laporkan soal emas karena kalau saya diam sama saja saya berdosa. Kalau membiarkan orang lain berdosa kami juga ikut dalam dosa," ujar Misionaris GIDI asal Amerika ini kepada media. (*)
Sumber Berita : www.tabloidjubi.com
声を届けよう
今すぐ賛同
リンクをコピー
Facebook
WhatsApp
X(旧:Twitter)
Eメール